cover
Contact Name
Rina Darojatun
Contact Email
rina.darojatun@uinbanten.ac.id
Phone
+6282116610809
Journal Mail Official
jurnaladzikra@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jalan Jenderal Sudirman No. 30, Ciceri, Kota Serang Provinsi Banten Kode Pos 42118
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
AdZikra: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
ISSN : 20878605     EISSN : 27465446     DOI : http://dx.doi.org/10.32678/adzikra.v10i1
Jurnal AdZikra merupakan jurnal unggulan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Jurnal AdZikra menyediakan artikel ilmiah hasil penelitian empiris dan analisis reflektif dari para akademisi dan praktisi untuk pengembangan teori dan pengenalan konsep-konsep baru di bidang Komunikasi dan Dakwah.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 2 (2021): Juli-Desember" : 5 Documents clear
IMPLEMENTASI DAKWAH MELALUI INTERNET Wawan Setiawan
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 12 No 2 (2021): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v12i2.5016

Abstract

Islam has provided everything that humans need including the need to build their civilization, if humans want to think and meditate on His verses; both qauliyah and kauniyah verses. So it is true, if Islam is called a religion that is always relevant in all places and times. However, it needs to be implemented by mankind. Therefore, warmly, efforts to convey and understand Islamic teachings to people who do not understand and understand are important things that must be done. Efforts to convey this through various means and various media. One of them is preaching via the internet. The position of this research is to develop from previous studies that are correlated with preaching via the internet. Da'wah through the internet is a good step or action to be developed, because apart from being easily disseminated through the internet, it can also be known by people all over the world. The implementation of da'wah via the internet is the latest innovation in the syiar of Islam, and of course it will make it easier for preachers to spread their da'wah wings.
PROFESIONALISME WARTAWAN AGAMA DI TVRI JAWA BARAT Saifal saifal
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 12 No 2 (2021): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v12i2.4940

Abstract

Abstrak Kemajuan zaman seiring dengan perkembangan industri media televisi yang begitu pesat. Perkembangan teknologi ini mengubah cara kerja para pekerja media khususnya di televisi. Kecepatan dalam mengirimkan hasil liputan para jurnalis langsung dari lapangan dan masyarakat bisa menonton kejadian tersebut secara langsung dengan proses live report. Live report sudah tidak asing lagi bagi para jurnalis, Yang udah satu bulan dimana banyak kegiatan menarik untuk diliput yaitu pada bulan suci Ramadan. Kegiatan di bulan suci Ramadan menarik untuk diliput sejak awal penentuan Ramadan hingga penentuan 1 Syawal. Persoalan yang muncul menjadi fokus penelitian ini, yang terkait dengan profesionalisme wartawan agama di TVRI Jawa Barat saat meliput kegiatan-kegiatan keagamaan khususnya di bulan Ramadan. Untuk menjawabnya dalam penulisan ini bedanya dengan pendekatan fenomenologi, tradisi penelitian kualitatif. Gulali wawancara mendalam dan pengamatan langsung di lapangan dengan narasumber wartawan TVRI Jawa Barat. Hasilnya menentukan wartawan agama di TVRI Jawa Barat secara garis besar sudah profesional. Namun ada beberapa catatan bagi wartawan junior di mana masih harus lebih banyak belajar untuk memahami kode etik jurnalistik dan istilah agama di bulan suci Ramadan. Kata kunci : Profesionalisme, Wartawan Agama, TVRI Jawa Barat Abstract The progress of the times is in line with the rapid development of the television media industry. The development of this technology has changed the way media workers work, especially on television. The speed in sending the reports of journalists directly from the field and the public can watch the incident directly with the live report process. Live reports are familiar to journalists. It's been a month where many interesting activities have been covered, namely during the holy month of Ramadan. Activities in the holy month of Ramadan are interesting to cover from the beginning of the determination of Ramadan to the determination of 1 Shawwal. The problems that arise are the focus of this research, which are related to the professionalism of religious journalists at TVRI West Java when covering religious activities, especially in the month of Ramadan. To answer it in this paper, it is different from the phenomenological approach, the tradition of qualitative research. Gulali in-depth interviews and direct observations in the field with TVRI journalists from West Java. The results determined that religious journalists at TVRI West Java were generally professional. However, there are some notes for junior journalists where they still have to learn more to understand the journalistic code of ethics and religious terms in the holy month of Ramadan. Keywords: Professionalism, Religious Journalists, TVRI West Java
EKSISTENSI WAYANG KULIT SEBAGAI MEDIA DAKWAH MULTIKULTURAL M. Fauzan Ali; Zulva Ismawati
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 12 No 2 (2021): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v12i2.4870

Abstract

Wayang saat ini menjadi salah satu budaya warisan peninggalan Indonesia dan masih menjadi salah satu primadona masyarakat ketika menonton hiburan. Namun seringkali wayang kulit hanya dipandang sebagai pertunjuknan kesenian semata namun dibalik pertunjukannya ada pembelajaran dan hikmah dari wayang kulit tersebut. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengambil sumber dari beberapa artikel jurnal, buku, E-Book dsb. Tujuan penulisan ini adalah untuk membenarkan pemahaman tetang wayang kulit yang hanya dipandang sebagai pertunjukan kesenian dan cerita saja namun ada pembelajaran dibalik kisah, cerita dan filosofinya. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa wayang kulit saat ini masih eksis dimata masyarakat dengan dijadikan salah satu primadona masyarakat dalam menonton kesenian, dan media dakwah multikultural/pendekatan budaya menjadi salah satu metode yang efektif untuk berdakwah yang dipelopori oleh Walisongo saat mengsiarkan Agama islam dijawa, bahkan sampai saat ini seni wayang kulit juga masih digemari banyak masyarakat Indonesia. Kesimpulanya adalah wayang kulit dari dulu sampai saat ini merupakan ikon dan primadona masyarakat dari zaman hindu-budha, islam hingga modern, terutama menjadi salah satu media dakwah yang berhasil menyebarkan agama islam diindonesia, maka kita sebagai generasi muda harus menjaga dan melestarikan budaya bangsa agar tidak hilang ditelan zaman dan tidak lupa jatidiri bangsa.
KOMUNIKASI KREATIF DI ERA PANDEMI Ilah Holilah
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 12 No 2 (2021): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v12i2.5267

Abstract

Komunikasi kreatif semakin beragam dan inovatif meskipun di seluruh penjuru dunia masih dilanda pandemi Covid-19, termasuk Indonesia. Pandemi tidak menghalangi dan menurunkan kreatifitas masyarakat dalam berkomunikasi, melainkan membuat masyarakat lebih terpacu dalam menciptakan komunikasi kreatif. Meskipun pada satu sisi pandemi ini menimbulkan berbagai aspek negatif, namun di sisi lainnya terdapat aspek-aspek positif yang dapat diambil, salah satunya adalah meningkatnya komunikasi kreatif di kalangan masyarakat. Dengan hadirnya komunikasi kreatif, masyarakat semakin terdorong dan mandiri dalam komunikasi, sehingga kemampuan yang dimiliki secara tidak langsung meningkat dan terlatih dalam hal menerima, mengolah, dan menafsirkan pesan yang disampaikan dalam komunikasi, terutama dalam kegiatan yang berhubungan dengan advertising, komunikasi interpersonal, komunikasi organisasi, komunikasi kelompok, maupun komunikasi antarbudaya.
MANAJEMEN PEMBIMBINGAN USTADZ DALAM MENERAPKAN DISIPLIN SANTRI DI PESANTREN Hana Fawziyah Ramadhan
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 12 No 2 (2021): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v12i2.5151

Abstract

The Teacher guidance in applying discipline is an important element in Islamic boarding schools. Ustadz is one of the educators who becomes a role model and has a certain personality that includes responsibility, authority, independence and discipline. The application of student discipline is the most effective means to improve noble character in Islamic boarding schools. Guidance in implementing student discipline, all this cannot be separated from the management in it, so that everyone involved in the Islamic boarding school, from Ustadz, students and boarding school caregivers can follow it well. The focus of the problem in this research are: 1) the managerial weakness of the ustadz in applying the discipline of students to improve noble character at the Al-Ihsan Islamic Boarding School Mathla'ul Huda. 2) to describe improvement efforts in implementing student discipline at Al-Ihsan Islamic Boarding School and Mathla'ul Huda Islamic Boarding School. The research objectives in this study are 1) to describe the Ustadz's obstacles in applying student discipline to improve noble character in both Islamic boarding schools. 2) to describe the improvement efforts made by the ustadz in applying the discipline of students to improve noble character in both pesantren. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques used are interviews and observation. The steps in compiling this research by analyzing the data that have been obtained include reducing the data, presenting the data, and verifying the data. The results of this study The results of this study indicate that the management of Ustadz's guidance in the discipline of santri learning is very influential on increasing noble character in Bandung Regency. For this reason, in general, the author recommends for Teacher at Al-Ihsan and Mathla'ul Huda Islamic Boarding Schools to always seek improvements in instilling discipline in students. The distribution of the results of this study is expected to be useful for the two pesantren studied. Noble morality is the main goal in Islamic moral education that is expected from Teacher, one of which is by applying discipline

Page 1 of 1 | Total Record : 5