cover
Contact Name
Rina Darojatun
Contact Email
rina.darojatun@uinbanten.ac.id
Phone
+6282116610809
Journal Mail Official
jurnaladzikra@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jalan Jenderal Sudirman No. 30, Ciceri, Kota Serang Provinsi Banten Kode Pos 42118
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
AdZikra: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
ISSN : 20878605     EISSN : 27465446     DOI : http://dx.doi.org/10.32678/adzikra.v10i1
Jurnal AdZikra merupakan jurnal unggulan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Jurnal AdZikra menyediakan artikel ilmiah hasil penelitian empiris dan analisis reflektif dari para akademisi dan praktisi untuk pengembangan teori dan pengenalan konsep-konsep baru di bidang Komunikasi dan Dakwah.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2012): Januari-Juni" : 7 Documents clear
WILAYAH PENELITIAN ILMU DAKWAH Purwanti, Eneng
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 3 No 1 (2012): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa sekarang ini, agama dihadapkan pada problematika zamanbaik sosial atau lingkungan seperti saat ini, yang disinyalir sebagaikrisis global, dalam era dunia yang serba absurd dan tidak menentu,dengan segala kompleksitas permasalahannya terutama bidang bioteknologi,dibutuhkan da’i yang “tercerahkan” yang mampumenampilkan Islam secara kaffah (prima) baik dalam segi eksoterismaupun esoterisnya. Seorang da’i yang mempunyai kualifikasi ululalbab, mengenali sasaran dakwah, memahami materi dakwah, mampumemanfaatkan media dakwah, menguasai metode dakwah, dan tidakmengabaikan efek dakwah.
PROBLEMATIKA KOMUNIKASI DAKWAH DAN HAMBATANNYA Hadisaputra, Samian
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 3 No 1 (2012): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hambatan dan tantangan dalam melaksanakan komunikasi dakwahadalah merupakan sebuah sunatullah yang mesti dihadapi oleh setiappendakwah. juru dakwah harus memiliki jiwa yang totalitas tidaksetengah-setengah, tidak menjadikan profesi dakwah hanya pekerjaansampingan, diperlukan kesiapan mental dan material, sehinggamelaksanakan dakwah bukan untuk mencari penghidupan sematamelainkan benar-benar menjalankan tugas suci dari Allah Swt.Disamping harus memahami beberapa prinsip metodologi dakwahyang harus dijadikan pertimbangan, para juru dakwah juga dituntutuntuk terlebih dahulu memahami dan mengantisipasi beberapa faktoryang menjadi hambatan komunkasi dakwah.
EFEK MEDIA MASSA TERHADAP KHALAYAK Widowati, Dewi
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 3 No 1 (2012): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi yang amat pesat disebut dengan“mediamorfosis”, media terus berkembang sesuai dengan perubahanzaman. Mediamorfosis sebagai transformasi media komunikasi,biasanya sebagai akibat dari hubungan timbal balik yang rumit antaraberbagai kebutuhan yang dirasakan, tekanan persaingan dan politik,serta berbagai inovasi sosial dan teknologis. anak-anak menjadisasaran dari dampak kuat teknologi komunikasi. Apalagi usia anakanakmerupakan usia yang masih memiliki kemampuanduplikasi/meniru yang tinggi, sehingga apapun yang ditontonnyacenderung akan diterima mentah-mentah tanpa di”filter” lebih dahulu.Pertimbangan inilah yang kemudian menjadi awal untuk mencarijalan keluar menangani masalah ini. Berbagai cara terus dijalankanoleh pihak stasiun televisi untuk setidaknya mengurangi dampaknyaterhadap anak-anak, sebab antara aturan dan kenyataan tidak sejalan,sebab tayangan yang muncul di media massa khususnya televisisebagian besar menayangkan tayangan yang cenderung bersifatkekerasan, pornografi, bahkan pornoaksi. Ini sesuai dengan hasilpenelitian yang dilakukan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)terhadap acara-acara yang ditayangkan oleh media televisi diIndonesia.
PRINSIP-PRINSIP POLITIK DAN EKONOMI DALAM MEMBANGUN MASYARAKAT MUSLIM MEMBANGUN MASYARAKAT MUSLIM Mahfudz, A
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 3 No 1 (2012): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Islam, tidak ada pemisahan antara agama dengan politik(negara). Keduanya secara organis berhubungan, bahkan juga integraldengan struktur ekonomi suatu negara Islam. Agama dan politikkeduanya saling berkaitan, bahkan keduanya saling membutuhkan.Ketika Islam datang, masalah pertama yang dihadapinya adalahpolitik. Tanpa peranan politik, tentu Islam tak akan berkembang sepertisaat ini. Oleh sebab itu, Islam harus memiliki kekuasaan demikelancaran mekanisme pengembangan agama. Prinsip-prinsipkekuasaan dalam Islampun harus menjadi landasan utama dalampolitik Islam. Keterbelakangan ekonomi yang dihadapi negeri-negeriMuslim, memang tidak semata-mata faktor ekonomi, dan, kemajuanmaterial hanyalah salah satu sisi yang tidak akan memuaskan aspek-aspekspiritual manusia; akan tetapi, kehampaan spiritual bisa menjadifaktor dominan. Jiwa manusia, yang terdapat dalam tubuh materialyang fana, merupakan unsur yang paling murni yang dikaruniakanAllah kepada manusia. Oleh karena itu, upaya-upaya pembangunanyang tidak mempertimbangkan kebutuhan-kebutuhan spiritualmanusia, niscaya menyebabkan manusia merana
POWER, INFLUENCE, DAN AUTHORITY Toha, Mohamad
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 3 No 1 (2012): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekuasaan (power) yang memberikan seseorang memiliki wewenang(authority) merupakan syaraf yang berfungsi sebagai penggerak daripada kegiatan-kegiatan untuk mempengaruhi orang lain, gunamencapai suatu tujuan. Bila kekuasaan yang dijalankan secara benardengan menerapkan wewenangnya secara tepat diharapkan akanmemberikan pengaruh yang benar sesuai harapan komunikatornya.Dalam konteks politik, kekuasaan memberikan wewenang untukmelakukan tindakan sehingga wewenang inilah yang berdampak kuatdalam mempengaruhi orang lain, baik suka atau tidak suka.
KONSEP TANGGUNG JAWAB DAKWAH DALAM ISLAM Rodani, Rodani
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 3 No 1 (2012): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dakwah adalah merupakan unsur terpenting dalam perjalananhidup manusia, karena dakwah memiliki fungsi, membimbing,mengarahkan dan memberikan pengetahuan kepada umat, agar umatdapat melakukan perubahan dan perbaikan dalam hidupnya.Rasulullah SAW telah memberikan contoh dan suri tauladan yang baikkepada umat manusia untuk menjadi pembimbing dan pendidik(penyeru kebaikan), sebagai manusia pilihan yang memiliki kompetensiuntuk membimbing umat manusia, melakukan amar ma’ruf dan nahimunkar.Dakwah sebagai aktivitas muncul semenjak diturunkan olehAllah atas manusia, sementara ilmu dakwah muncul dan berkembangsehubungan dengan semakin berkembangnya area dakwah sebagaiaktivitas yang harus dihadapi, jadi kemunculan dakwah sebagai ilmubukanlah berangkat dari konsep ilmu dalam perspektif pengetahuanmodern, melainkan dakwah sebagai aktivitas (praktek) danmembutuhkan ilmu sebagai pijakan.Dengan demikian, maka tanggung jawab dakwah dalam Islamadalah membentuk manusia muslim yang dapat melaksanakan ibadahmahdloh dan dapat juga melaksanakan muamalah dalamkedudukannya sebagai orang perorang atau sebagai anggotamasyarakat dalam lingkungan tertentu. Serta membentuk wargaNegara yang bertanggung jawab kepada masyarakat dan bangsanyadalam rangka bertanggung jawab kepada Allah penciptanya, yangharus dilakukan oleh semua umat manusia sesuai dengan kemampuandan forsinya.
PEMAHAMAN TEKSTUAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP GERAKAN DAKWAH FRONT PEMBELA ISLAM (FPI) Dzawafi, Agus Ali
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 3 No 1 (2012): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mencoba untuk melacak pola pemahaman FrontPembela Islam (FPI) dalam menafsirkan nash al-Quran atau Sunnahyang cenderung bersifat tekstual yang selanjutnya diharapkan mampumemahami bagaimana dampak pemahaman tekstual tersebut terhadapgerakan dakwah FPI yang lebih mengutamakan “kekuatan tangan”daripada cara-cara yang lain, di samping itu sebagai upaya untukmengetahui dimana posisi pemahaman FPI jika dibandingkan denganpemahaman kelompok-kelompok Islam yang lain, bukan untuk menilaiapakah FPI itu ormas yang baik atau buruk apalagi sampaimemberikan rekomendasi perlu dibubarkan atau tidak.

Page 1 of 1 | Total Record : 7