cover
Contact Name
Mukhamad Irfan
Contact Email
semnasplp.wg@ugm.ac.id
Phone
+6281802668223
Journal Mail Official
semnasplp.wg@ugm.ac.id
Editorial Address
Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Indonesian Journal of Laboratory
ISSN : 26554887     EISSN : 26551624     DOI : 10.22146/ijl.v3i1
Jurnal ini bersifat open acces, bertujuan untuk membantu pengembangan profesi bagi Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia. Adapun ruang lingkupnya meliputi: 1. Bidang Agrokompleks dan Biologi, meliputi berbagai bidang disiplin ilmu, seperti kedokteran hewan, kehutanan, pertanian, peternakan, teknologi pertanian dan biologi 2. Bidang Kesehatan, meliputi bidang disiplin ilmu farmasi, keperawatan, kedokteran dan kedokteran gigi 3. Bidang Sains (MIPA), meliputi bidang disiplin ilmu matematika dan ilmu pengetahuan alam dan geografi, 4. Bidang Teknik, meliputi bidang disiplin ilmu arsitektur, komputer, teknologi informasi, elektro, kimia, industri, nuklir, permesinan, dan geodesi
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 Tahun 2019" : 7 Documents clear
Pengaruh Waktu Distilasi Minyak Biji Pala (Myristica fragrans) dengan Metode Distilasi Uap dan Identifikasi Komponen Kimiawi Rini Astuti
Indonesian Journal of Laboratory Vol 1 No 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i2.44741

Abstract

Tanaman Pala (Myristica fragrans) adalah tanaman asli Indonesia. Indonesia merupakan negara pengekspor biji dan fuli terbesar di dunia. Biji Pala menghasilkan fixed oil 20-40% yang terdiri dari asam miristat, trimiristin dan gliserida dari asam laurat, stearat dan palmitat. Diperoleh kandungan minyak terbanyak pada lama distilasi 3 jam.Trimiristisin yang terkandung dalam biji pala mencapai 85% dan dimanfaatkan pada industri kosmetik. Minyak atsiri dari biji pala diperoleh dengan metode distilasi uap dan dianalisis komponen kimia minyak atsiri dengan metode GC-MS. . Dalam penelitian ini, lama waktu distilasi yang dilakukan adalah 1 jam, 2 jam dan 3 jam. Diperoleh minyak 1ml , 1,5 ml dan 1,8 ml. Dari hasil penelitian diperoleh minyak atsiri yang terbanyak 1,8 ml pada waktu 3 jam lama distilasi uap dan  berwarna kuning jernih dan beraroma khas pala. Identifikasi komponen kimiawi dengan metode GC-MS menunjukkan minyak atsiri biji pala hasil isolasi mengandung Sabinene (42,76%), α-Pinene (3,61%), cyclobutane (15,01%), β Phelladrene (6,94%); Gamma Terpinene (5,41%), Terpinolene(1%); Terpineol-4 (4,98%), Safrene (4,12%); α Phellandrene (3,32%); Myristicin (0,95%).
Aplikasi Metode Aktivasi Fisika dan Aktivasi Kimia pada Pembuatan Arang Aktif dari Tempurung Kelapa (Cocos nucifera L) Farida Aryani
Indonesian Journal of Laboratory Vol 1 No 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i2.44743

Abstract

Kebutuhan arang aktif di Indonesia semakin meningkat, seiring dengan kemajuan teknologi dan industri  di tanah air. Kebutuhan yang meningkat ini harus didukung pula oleh peneliti dan pengusaha yang berkecimpung dibidang arang aktif agar dapat memproduksi arang aktif yang bermutu baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Dalam rangka mengembangkan metode pembuatan arang aktif dilaboratorium maka dilakukan penelitian pembuatan arang aktif dengan menggunakan dua metode aktivasi  yaitu metode aktivaasi fisika dan metode aktivasi kimia.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui evektivitas dari metode aktivasi fisika dan kimia pada pembuatan arang aktif tempurung kelapa.  Aktivasi fisika dilakukan dengan pembakaran pada suhu 500° C selama 4 jam, sedang aktivasi kimia dilakukan dengan melakukan perendaman menggunakan larutan NaOH 0,2 N selama 18 jam.  Pengujian kualitas mengacu pada SNI 06-3730-1995 tentang syarat mutu dan pengujian arang aktif.  Hasil Analisis arang aktif metode aktifasi fisika diperoleh rendemen sebesar 86.7%, kadar abu 8,46%, kadar air 6,0%, kadar zat mudah menguap 37,12%, dan daya serap iodium sebesar 555,32mg/g. Metode aktifasi kimia menghasilkan rendemen sebesar 63,7%, kadar abu 0,75%, kadar air 3,6%, kadar zat mudah menguap 35,06%, dan daya serap iodium sebesar 317,25mg/g.
Optimasi Waktu Ekstraksi Lemak dengan Metode Soxhlet Menggunakan Perangkat Alat Mikro Soxhlet Pargiyanti Pargiyanti
Indonesian Journal of Laboratory Vol 1 No 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i2.44745

Abstract

Lemak dan minyak terdapat pada hampir semua jenis bahan pangan dan masing-masing mempunyai jumlah kandungan yang berbeda-beda. Oleh karena itu analisis kadar lemak suatu bahan pangan sangat penting dilakukan untuk menghitung kalori suatu bahan makanan. Penentuan kadar lemak menggunakan metode Soxhlet memerlukan waktu ekstraksi antara 4 sampai 6 jam untuk mencapai 5 - 6 sirkulasi. Pada penelitian ini analisis lemak menggunakan perangkat alat ekstraksi mikro soxhlet sehingga untuk mencapai 1 kali sirkulasi membutuhkan waktu yang lebih pendek. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lama waktu ekstraksi sehingga analisis lemak dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien. Sampel yang dianalisis adalah jagung, kedelai dan wijen dengan variasi waktu ekstraksi selama 0,5; 1; 1,5; dan 2 jam, dibandingkan dengan 4 jam. Hasil menunjukkan bahwa analisa lemak sampel jagung memerlukan waktu selama 1 jam (3,62 ±0,05%), sampel kedelai memerlukan waktu 1,5 jam (19,40 ±0,11%) sedangkan untuk sampel wijen memerlukan waktu 2 jam (19,40 ±0,11%) untuk mendapatkan hasil yang sama dengan lama ekstraksi 4 jam. Lama ekstraksi lemak pada sampel bisa dilakukan selama 2 jam.
Rancang Bangun 7-Band Graphic Equalizer Sebagai Penunjang Praktikum Dasar Sistem Komunikasi Eko Supriyanto; Aestatica Ratri
Indonesian Journal of Laboratory Vol 1 No 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i2.44746

Abstract

Rangkaian Filter merupakan salah satu rangkaian yang sangat penting baik dibidang audio maupun telekomunikasi. Oleh karena itu pengetahuan tentang rangkian filter ini perlu diajarkan kepada mahasiswa pada saat praktikum. Baik itu dari jenis filter, cara merancang hingga bagaimana cara mengukur dan menggambarkan karakteristik dari filter itu sendiri. Pada penelitian ini, dikenalkan tentang rangkaian ekualiser. Yang merupakan pengembangan dari rangkaian filter dasar yang telah dikenalkan sebelumnya kepada mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengamati output dari rangkaian ekualiser, kemudian memplot hasil pengukurannya dalam bentuk grafik dengan skala semilog. Dan dari sini nantinya mahasiswa diharapkan bisa menganalisa output dari rangkaian ekualiser tersebut sekaligus bisa memahami salah satu bentuk modifikasi dari sebuah rangkaian filter dasar. Selanjutnya diharapkan mahasiswa bisa mengaplikasikan pengembangan rangkaian filter ini dalam sebuah kegiatan diluar praktikum.
Sistem Dokumentasi Pengelolaan Limbah Cair Beracun dan Berbahaya (B3) di Laboratorium Jasa Uji Tia Amina Setiawati
Indonesian Journal of Laboratory Vol 1 No 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i2.44747

Abstract

Laboratorium sebagai sarana utama dalam kegiatan tri darma perguruan tinggi, menghasilkan limbah beracun dan berbahaya (B3). Limbah B3 tersebut selalu bertambah setiap harinya sehingga perlu dibuatkan sistem pengelolaannya. Laboratorium jasa Uji FTIP sebagai laboratorium layanan pengujian pangan melayani 28 jenis parameter uji kimia, dihasilkan 22 jenis limbah cair B3 pula. Sebagai langkah awal pengelolaan, perlu dibuatkan sistem pendokumentasian agar pendataan terhadap limbah bisa lebih tertata. Pada penelitian ini, pendokumentasian pengelolaan limbah dikhususkan untuk limbah cair B3 yang dihasilkan oleh laboratorium jasa Uji yang berada di lingkungan Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran. Sistem dokumentasi limbah cair B3 berdasarkan bahan dasar penyusun limbah yang pendokumentasiannya disesuaikan dengan yang tertera pada dokumen KAN-P-15, tentang Pedoman Teknis untuk Pengelolaan Limbah Laboratorium untuk Akreditasi Laboratorium Lingkungan. Hasil pendokumentasian telah dapat mengelompokkan limbah cair B3 menjadi 6 kelompok, yaitu A (kelompok yang mengandung pelarut organik, 50%), B (kelompok yang mengandung sianida, 4,5%), C (kelompok yang mengandung Fluorida dan Fosfor,9,1%), F (kelompok yang mengandung logam berat, 4,5%), G (kelompok yang mengandung asam dan basa, 22,7%) dan H (kelompok yang mengandung senyawa lainnya, 9,1%). Pendokumentasian ini memudahkan dalam pengelompokkan dan pendataan limbah.
Pembuatan Alat Pengukur Keempukan Daging (Meat Shear Force) dari Modifikasi Dudukan Alat Bor (Vertical Drill Stand) Mugianton Mugianton; Bambang Wahyudi
Indonesian Journal of Laboratory Vol 1 No 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i2.44749

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan alat pengukur keempukan daging/meat shear force (MSF). Tujuan penelitian adalah mengembangkan peralatan laboratorium yang lebih murah, bermanfaat dan dapat diaplikasikan pada kegiatan praktikum maupun penelitian.   Alat ini merupakan modifikasi dudukan bor /vertikal drill stand dengan  menambahkan : dudukan timbangan/scales holder, dudukan plat pemotong dan penutup alas. Penelitian diawali dari membuat rancangan dan menggambar desain alat, persiapan alat, bahan dan proses pembuatan, uji coba kinerja alat, menyusun instruksi kerja, evaluasi alat menggunakan kuisoner dari responden mahasiswa. Data pengukuran oleh responden mahasiswa menggunakan alat meat shear force (MSF) dan alat Warner-Bratzler shear force (WBS) pada sampel sosis merek tertentu menunjukkan nilai rerata keempukan relatif sama sekitar 0,8 kg/cm2, sehingga alat pengukur keempukan daging dapat digunakan untuk menentukan nilai keempukan suatu sampel dengan baik.
Kalibrasi Spektrofotometer Sebagai Penjaminan Mutu Hasil Pengukuran dalam Kegiatan Penelitian dan Pengujian Anom Irawan
Indonesian Journal of Laboratory Vol 1 No 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i2.44750

Abstract

Kalibrasi menentukan perbedaan (deviasi) antara pembacaan alat ukur dengan bahan ukur (sebagai standar) dengan (taksiran) nilai benar. Tujuan kalibrasi spektrofotometer adalah untuk mengetahui nilai perbedaan dari pembacaan alat dengan membandingkan nilai standar, sehingga dapat menjamin data yang benar dan valid.            Bahan standar/kalibrator untuk mengkalibrasi Spektrofotometer meliputi, akurasi panjang gelombang dengan Holmium oxide (liquid atau solid) dan Dydimium solid. Sedang untuk akurasi fotometri dengan bahan acuan K2Cr2O7 0,006% dalam larutan HClO4 0,001N (range lamda 235 nm-350 nm) dan K2Cr2O7 0,06% dalam larutan HClO4 0,001N (lamda 430 nm). Straylight dengan larutan KCl 1,2%.  Daya pisah/ Resulotion menggunakan larutan Toluen dalam Heksan 0,02%. Linieritas Detektor menggunakan larutan komlpeks standar Phospat untuk dibuat kurva baku.            Hasil kegiatan kalibrasi Spektrophotometer  Shimadzu UV 1800 yaitu Akurasi panjang gelombang dengan Holmium oxide pada lamda yang ditentukan tidak terjadi pergeseran puncak dengan toleransi ±1 nm rentang UV dan ±3 nm visible (Pharmacopeia Eropa). Akurasi Fotometri dengan larutan K2Cr2O7 0,006% dalam HClO4 0,001 N nilai absorbansi masih dalam range. Toleransi absorbansi adalah ±0,01 dari pembacaan alat terhadap nilai sertifikat standar. Pengukuran Straylight dengan Larutan KCl 1,2%  pada lamda 198 nm memberikan nilai absorbansi >2. Pengukuran Resolution dengan larutan Tolluen dalam Hexan antara panjang gelombang 268,7 nm dengan 267,0 nm memberikan nilai absorbansi yang berbeda. Nilai perbedaan >- 1,5 (Pharmacopeia Eropa). Kalibrasi Spektrofotometer  Shimadzu UV 1800 di LPPT UGM, nilai pengukuran yang di dapat dan di bandingkan dengan nilai standar masih masuk dalam toleransi, sehingga alat masih valid digunakan dalam kegiatan penelitian dan pengujian sampel di LPPT UGM.

Page 1 of 1 | Total Record : 7