cover
Contact Name
herlinda
Contact Email
jurnalkeb.basurek1@gmail.com
Phone
+6285367262277
Journal Mail Official
jurnalkeb.basurek1@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mahakam Raya No.16, Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Bengkulu 38225
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Basurek
ISSN : 25273698     EISSN : 26214393     DOI : https://doi.org/10.51851/jkb.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal kebidanan Besurek merupakan jurnal yang menyediakan tulisan ilmiah untuk bertukar gagasan tentang teori, metodelogi dan inovasi berhubungan dengan dunia kesehatan khususnya lingkup Kebidanan yang tertulis dan mengandung manfaat tersurat untuk pembaca.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2019)" : 6 Documents clear
HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN KEKAMBUHAN PADA KLIEN PERILAKU KEKERASAN Latifah; Annisa Khoiriah
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v4i2.142

Abstract

Perilaku kekerasan atau agresifitas adalah perilaku yang mencederai diri sendiri, orang lain dan lingkungan baik secara verbal, verbal fisik dan psikologis yang dapat mengakibatkan kerugian seperti trauma fisik, psikologis bahkan sampai pada kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan kekambuhan klien perilaku kekerasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi dengan pendekatan crossectional. Populasi penelitian adalah keluarga pasien yang mengantar atau mendampingi klien perilaku kekerasan. Jumlah sampel penelitian sebanyak 50 responden dengan metode pengambilan sampel accidental sampling. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa dari 50 responden yang menerapkan pola asuh otoriter sebanyak 21 responden (42%), sebanyak 19 responden (38%) menerapkan pola asuh demokratif dan sebanyak 10 responden (30%) menerapkan pola asuh permisif. Dari hasil uji chi square untuk variabel pola asuh dan kekambuhan klien perilaku kekerasan didapatkan ρ value = 0,012 < α = 0,05 yang berarti ada hubungan antara pola asuh dengan kekambuhan klien perilaku kekerasan. Dari hasil penelitian ini disarankan agar orang tua serta keluarga klien berperan aktif dalam proses penyembuhan klien dengan gangguan jiwa, khususnya pada klien perilaku kekerasan.
PERBEDAAN EFEKTIVITAS JUS JAMBU BIJI DENGAN JUS DAUN BAYAM MERAH TERHADAP PENINGKATAN KADAR HB IBU HAMIL TRIMESTER III Nispi Yulyana
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v4i2.146

Abstract

Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin di bawah 11 gr% pada trimester I dan III atau kadar Hb <10,5 gr% pada trimester II. Dampak anemia dalam kehamilan yang kurang baik bagi ibu, baik selama masa kehamilan, masa persalinan maupun selama masa nifas dan masa yang selanjutnya, seperti partus lama karena inersia uteri, perdarahan antenatal, perdarahan postpartum karena atonia uteri, infeksi intrapartum dan postpartum. Tujuan Penelitian ini adalah Mengetahui perbedaan efektivitas jus jambu biji dengan jus daun bayam merah terhadap peningkatan kadar HB ibu hamil trimester III. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimental yang membandingkan antara dua kelompok yaitu kelompok intervensi jus jambu biji dan kelompok intervensi jus daun bayam merah untuk meningkatkan kadar HB ibu Hamil trimester III yang mengalami anemia ringan. Dilakukan penilaian perbedaan peningkatan kadar HB sebelum dan sesudah perlakuan (Pretest and Postest two Group Design). Analisis data terdiri dari analisis univariat, dan bivariat. Hasil analisis tidak terdapat perbedaan efektivitas Pemberian jus jambu biji dengan jus daun bayam merah terhadap peningkatan kadar Hb ibu hamil TM III , tetapi pemberian jus jambu biji lebih banyak meningkatkan kadar Hb ibu hamil TM III dibandingkan pemberian jus daun bayam merah dalam meningkatan kadar Hb pada ibu hamil TM III. Diharapkan pada pihak Puskesmas memfasilitasi tenaga kesehatan (Bidan) dalam informasi pemberian jus jambu biji dengan jus daun bayam merah sebagai alternatif pencegahan dan penatalaksanaan anemia pada kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Padang Serai Kota Bengkulu
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWI KEBIDANAN TENTANG PERSALINAN DENGAN HYPNOBIRTHING DI AKADEMI KEBIDANAN MANNA Eka Rati Astuti
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v4i2.147

Abstract

Hypnobirthing merupakan sebuah paradigma baru dalam pengajaran melahirkan secara alami dengan rasa sakit yang minimal. Wanita yang memiliki pengalaman bersalin menggunakan metode hypnobirthing akan jauh lebih tenang dan nyaman serta rasa sakit akan berkurang sampai 70%. Berdasarkan survei awal terhadap 10 orang mahasiswi diketahui bahwa 3 orang (30%) tingkat pengetahuan mahasiswi tentang hypnobirthing berada dalam kategori baik, 5 orang (50%) dalam kategori cukup dan hanya 2 orang (20%) yang memiliki pengetahuan kurang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mahasiswi kebidanan tentang persalinan dengan hypnobirthing di Akademi Kebidanan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan. Rancangan penelitian menggunakan metode deskriptif, lokasi penelitian diambil di Akademi Kebidanan Manna. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi di Akademi Kebidanan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan yang berjumlah 103 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan mahasiswi kebidanan tentang persalinan dengan hypnobirthing sebanyak 67 mahasiswi (65,1%) memiliki pengetahuan dalam kategori cukup, 19 mahasiswi (18,4%) memiliki pengetahuan dalam kategori baik, dan hanya 17 mahasiswi (16,5%) yang memiliki pengetahuan dalam kategori kurang. Simpulannya bahwa sebagian besar mahasiswi Akademi Kebidanan Manna memiliki pengetahuan tentang persalinan dengan hypnobirthing dalam kategori cukup.
HUBUNGAN MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH OBSTETRI MAHASISWA DIII KEBIDANAN Dita Selvianti; Erli Zainal
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v4i2.149

Abstract

Peningkatan kualitas berhubungan dengan berbagai unsur/pihak yang terlibat dalam kegiatan pendidikan perlu terus dilakukan agar mencapai hasil yang bagus. Salah satu indikator keberhasilan dalam pembelajaran adalah peserta didik memperoleh hasil belajar yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) distribusi frekuensi minat belajar tehadap mata kuliah obstetri. (2) distribusi frekuensi motivasi belajar tehadap mata kuliah obstetri. (3) distribusi frekuensi hasil belajar tehadap mata kuliah obstetri. (4) hubungan minat terhadap hasil belajar mata kuliah obstetri. (5) hubungan motivasi belajar terhadap hasil belajar mata kuliah obstetri mahasiswa DIII Kebidanan Semester III Universitas Kader Bangsa Palembang. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Kader Bangsa Palembang. Metode yang digunakan adalah observasional analitik. Populasi dalam penelitian ini 114 mahasiswa semester III Universitas Kader Bangsa Palembang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling, maka didapat jumlah sampel 88 mahasiswi. Pengambilan data tentang Motivasi Belajar dan Minat Bekerja Pasca Studi menggunakan instrumen penelitian berupa angket. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa, (1) Hasil persentase menunjukkan bahwa minat mahasiswa terhadap mata kuliah obstetri hampir sebagian baik (30,7 %). (2) Motivasi mahasiswa terhadap hasil belajar mata kuliah obstetri hampir sebagian baik (38,6 %). (3) Tingkat hasil belajar mahasiswa terhadap mata kuliah obstetri sebagian besar cukup (54,5 %). (4) Dari perhitungan diperoleh r hitung = 0,88, sedangkan harga r tabel adalah 0,248. Karena r hitung = 0,88 > 0,248 = r tabel, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna dari minat belajar terhadap hasil belajar mata kuliah obstetri. (5) Dari perhitungan diperoleh r hitung = 0,92, sedangkan harga r tabel adalah 0,243. Karena r hitung = 0,92 > 0,243 = r tabel, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna dari motivasi belajar terhadap hasil belajar mata kuliah obstetri.Perlu dikembangkan penelitian berikutnya untuk memecahkan faktor- faktor lain yang sangat mempengaruhi hasil belajar obstetri guna meningkatkan kualitas KBM.
HUBUNGAN MOTIVASI IBU, DUKUNGAN KELUARGA, PERAN KADER, DUKUNGAN TOKOH MASYARAKAT DAN UMUR BALITA DENGAN KEIKUTSERTAAN IBU DALAM KEGIATAN POSYANDU BALITA Herlinda
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v4i2.151

Abstract

Keberadaan Posyandu sudah menjadi hal yang sangat penting ada di tengah masyarakat. Hal ini karena keberadaan Posyandu sangat diperlukan dalam mendekatkan upaya promotif dan preventif kepada masyarakat, terutama terkait dengan upaya peningkatan status gizi masyarakat serta upaya kesehatan ibu dan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan faktor-faktor keikutsertaan ibu dalam kegiatan posyandu balita secara simultan di Posyandu Melati dan Posyandu Mawar Wilayah Kerja Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah 100 orang ibu dari balita yang diambil dengan teknik proporsional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan schi square..Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi (p=0,000), dukungan keluarga (p=0,000), peran kader (p=0,000), dukungan tokoh masyarakat (p= 0,000), umur balita (0,00). Sedangkan variabel yang paling dominan berhubungan yaitu motivasi ibu dan peran kader dengan keikutsertaan ibu dalam kegiatan posyandu balita. Simpulan penelitian ini adalah dari lima faktor yang diteliti semua faktor yang ada hubungan signifikan dengan keikutsertaan ibu dalam kegiatan posyandu balita. Meningkatkan pengelolaan manajemen posyandu di tingkat masyarakat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS PRIMIPARA DENGAN PERAWATAN TALI PUSAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SURULANGUN Metha Fahriani; Dewi Aprilia Ningsih
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v4i2.152

Abstract

Penanganan perawatan tali pusat yang tidak tepat dapat berakibat pada terjadinya infeksi yang berujung pada kematian bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas Primipara dengan Perawatan Tali Pusat di Puskesmas Surulangun Kabupaten Musi Rawas Utara Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif desain penelitian cross sectional serta pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil responden yang kebetulan ada atau tersedia di suatu tempat. Variabel dependen (Perawatan Tali Pusat) dan variabel independen (Pengetahuan) secara bersamaan. Populasi pada penelitian ini adalah 63 responden. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling sebanyak 35 orang ibu nifas Primipara. Data yang digunakan data primer dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan uji Chi-Square (2). Berdasarkan hasil penelitian dari 35 responden terdapat 21 orang (60%) yang melakukan perawatan tali pusat dilakukan namun kurang tepat, 20 orang (57,1%) yang memiliki pengetahuan kurang, ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perawatan tali pusat dengan kategori hubungan sedang. Diharapkan petugas kesehatan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan dan memberikan informasi yang berguna dalam melaksanakan asuhan kebidanan khususnya perawatan tali pusat bagi ibu nifas primipara.

Page 1 of 1 | Total Record : 6