cover
Contact Name
herlinda
Contact Email
jurnalkeb.basurek1@gmail.com
Phone
+6285367262277
Journal Mail Official
jurnalkeb.basurek1@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mahakam Raya No.16, Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Bengkulu 38225
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Basurek
ISSN : 25273698     EISSN : 26214393     DOI : https://doi.org/10.51851/jkb.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal kebidanan Besurek merupakan jurnal yang menyediakan tulisan ilmiah untuk bertukar gagasan tentang teori, metodelogi dan inovasi berhubungan dengan dunia kesehatan khususnya lingkup Kebidanan yang tertulis dan mengandung manfaat tersurat untuk pembaca.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2021)" : 5 Documents clear
Pengaruh Teknik Genggam Jari Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Dewi Aprilia Ningsih; Yeni Sri Wahyuni
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v6i2.287

Abstract

Teknik mengenggam jari merupakan bantuan sederhana dan ampuh untuk menyelaraskan danmembawa tubuh menjadi seimbang. Relaksasi genggam jari digunakan untuk memindahkan energi yangterhambat menjadi lancar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik genggam jariterhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri di SMPN 1 Kabupaten Bengkulu Tengah Tahun2020. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment dengan menggunakan rancangan one grouppretest-postet design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswi SMPN 1 Kabupaten BengkuluTengah yang mengalami dismenore sebanyak 30 orang. Analsis data menggunakan uji wilcoxon sign rank.Hasil penelitian didapatkan rata rata nyeri Dismenore sebelum intervensi adalah 4.33, nilai terendah 2 dantertinggi 6, setelah dilakukan intervensi rata rata nyeri Dismenore adalah 2.73, nilai terendah 1 dan tertinggi5 dengan nilai beda mean 1.6. Ada pengaruh teknik genggam jari terhadap nyeri dismenore p=0.000.Berdasarkan hasil penelitian diharapkan pihak Puskesmas melalui unit PKPR dan pihak sekolah melaluiunit UKS dapat melatih remaja melalui PIK-R SMPN 1 untuk terapi teknik genggam jari sebagai upayamengurangi nyeri dismenore dan meminimalkan penggunaan obat farmakologi.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Dalam Pemberian Imunisasi BCG Di Puskesmas Sembawa Nelly Mariyam; Annisa Khoiriah; Latifah Latifah
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v6i2.288

Abstract

Menurut data dari Puskesmas Sembawa program imunisasi BCG telah mengalami penurunan dari tahunketahun. Penelitian bertujuan untuk mengetahui Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Ibu TerhadapPemberian Imunisasi BCG di Wilayah Puskesmas Sembawa. Metode yang digunakan adalah metodekuantitatif dengan desain penelitian ini yaitu desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalahibu yang mempunyai bayi dengan umur ≤ 12 bulan yang berkunjung ke puskesmas sembawa, denganjumlah sampel 51 responden. Hasil penelitian univariat dari 51 responden yang berpendidikan tinggisebanyak 32 responden (62,7%), dari 51 responden yang tidak bekerja sebanyak 26 responden (51%), dandari 51 responden yang berpengetahuan baik sebanyak 32 responden (62,7%). Analisis bivariat hubunganantara pendidikan dengan pemberian imunisasi BCG, (p value 0,000). Ada hubungan antara pekerjaandengan pemberian imunisasi BCG, (p value 0,013). Ada hubungan antara pengetahuan dengan pemberianimunisasi BCG, (p value 0,009). Dari hasil penelitian diharapkan pada pihak Puskesmas Sembawa untuklebih meningkatkan kegiatan promosi kesehatan kepada masyarakat, adanya penyuluhan dan pendidikantentang imunisasi akan membantu kepedulian ibu terhadap pemberian imunisasi terutama imunisasi BCG.
Hubungan Umur Ibu Hamil Dengan Kejadian Abortus di RSUD Kota Madiun Cintika Yorinda Sebtalesy; Heni Eka Puji Lestari
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v6i2.289

Abstract

Abortus adalah berakhirnya kehamilan sebelum janin dapat hidup di dunia luar dengan umur kehamilan20 minggu atau berat janin >500 gram. Abortus merupakan salah satu penyebab perdarahan yang terjadipada kehamilan trimester pertama dan kedua. Umur yang kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun,berisiko tinggi untuk melahirkan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan Usia Ibu Hamildengan kejadian abortus di RSUD Kota Madiun. Jenis penelitian yang digunakan yaitu analitik dengandesain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil Trimester I di RSUD KotaMadiun 126 orang. Sampel sejumlah 38 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara SimpleRandom Sampling. Instrumen yang digunakan yaitu data rekam medis.Variabel independen penelitianini adalah usia ibu hamil. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kejadian abortus. Analisa datamenggunakan uji chi square. Hasil penelitian dari 38 ibu diperoleh ibu dengan usia tidak beresikodengan terjadi abortus sebanyak 16 orang (42,1%), sedangkan ibu dengan usia tidak beresiko denganterjadi tidak abortus sebanyak 12 orang (32,6%). Dan untuk Usia Ibu yang beresiko dengan terjadiabortus, abortus sebanyak 5 orang (13,2%), dan Ibu yang usia beresiko dengan terjadi abortus sebanyak5 orang (13,2%).Hasil uji Chi-Square didapatkan hasil ρ= 0,697< α =0,05 sehingga dapat disimpulkanbahwa H1 ditolak dan tidak ada hubungan antara usia ibu hamil dengan kejadian abortus di RSUD KotaMadiun. Berdasarkan keterangan diatas dapat disimpulkan bahwa usia ibu yang beresiko tidak hanyaberpengaruh pada terjadinya abortus tetapi dapat mempengaruhi bahaya kehamilan lainnya. Menurutpeneliti bahaya kehamilan yang dapat terjadi seperti Pre Eklamsi, Anemia dll. Dengan demikian PetugasKesehatan Diharapkan lebih meningkatkan Konseling Tentang Bahaya Kehamilan.
Effectiveness Of Yoga Training On Anxiety And Self Efficacy Of Primigravid Mother Susanti E; Andini IF; Kurniyati
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v6i2.290

Abstract

Kecemasan adalah proses adaptasi fisiologis menghadapi persalinan. Yoga kehamilan adalah latihan yangbukan hanya melatih fisik, tetapi melatih mengenali diri, pikiran, fokus dan pengontrolan diri dalam mencapaikeseimbangan fisik dan mental. Penelitian ini bertujuan mengetahui Efektivitas Latihan yoga terhadapkecemasan dan self efficacy menghadapi persalinan. Populasi penelitian semua ibu Primigravida di Praktikmandiri Bidan Kota curup. Pengambilan sampel concecutive sampling sebanyak 30 orang. Desain penelitianQuasi experiment pre and posttest design with control group. Intervensi latihan yoga dilakukan 8 minggusebanyak 2 kali seminggu. Hasil penelitian pre dan post kecemasan pada kelompok penelitian rerata±s.d pre33.03±14.24 dan post 16.40±10.48 nilai p 0.000 (< 0.05). Hasil pre dan post self efficacy pada kelompokpenelitian rerata±s.d pre 115.80 ±25.52 dan post 140.53±22.68 dengan nilai p 0.000 (< 0.05). Kesimpulan:latihan yoga efektif menurunkan kecemasan dan meningkatkan self efficacy ibu primigravida.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ibu Hamil Gangguan Tidur Dengan Melakukan Prenatal Yoga Tri Endah Suryani; Erli Zainal
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v6i2.291

Abstract

Asuhan kebidanan Continuity Of Care (COC) merupakan asuhan kebidanan secara berkesinambungandari hamil sampai dengan keluarga berencana sebagai upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) danAngka Kematian Bayi (AKB). Asuhan yang diberikan bertujuan untuk membantu memantau danmendeteksi kemungkinan timbulnya komplikasi yang menyertai ibu dan bayi. Diagnosa pada kasus iniadalah Ny. “R”, umur 26 tahun, G2P1A0, hamil 21 minggu dengan gangguan tidur, akan diberikan asuhankomprehensif prenatal yoga dari kehamilan sampai KB pasca salin. Pelaksanaan asuhan yang diberikankepada Ny. “R” telah sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, ANC dilakukan sebanyak 4 kalikunjungan rumah, ibu bersalin di PMB secara APN, kunjungan nifas 4 kali dan neonatus 3 kali kunjunganrumah, konseling KB dilakukan di rumah pasien. Hasil asuhan komprehensif pada Ny. R selama kehamilanpada TM II ibu mengalami gangguan susah tidur. Asuhan kehamilan telah dilakukan dengan tindakankomplementer prenatal yoga, selama 1 minggu pertama ibu melakukan prenatal yoga dengan caradidampingi dan hasilnya tidur ibu sudah mulai membaik dan ibu tetap dianjurkan untuk melakukan prenatalyoga secara mandiri. Persalinan berjalan dengan normal didampingi dengan komplementer gymball danprenatal yoga. Asuhan neonatus tidak ditemukan komplikasi, komplementer yang diberikan berupa penkesASI eklusif. Asuhan nifas tidak ditemukan kelainan. Asuhan keluarga berencana telah dilakukan dan ibumemutuskan menjadi asptor KB MAL. Diharapkan setiap ibu hamil dapat mendeteksi dini dan mencegahterjadinya komplikasi pada kehamilannya. Dan bagi pemilik praktik dapat melakukan standar asuhan 10Tpada setip ibu hamil dan dapat meningkatkan pelayanan asuhan di lapangan dan di masyarakat agar dapatmembantu menurunkan AKI dan AKB.

Page 1 of 1 | Total Record : 5