cover
Contact Name
Otto Fajarianto
Contact Email
ofajarianto@gmail.com
Phone
+6281296890687
Journal Mail Official
ofajarianto@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pemuda Raya No.32, Sunyaragi, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45132
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Agroswagati : Jurnal Agronomi
Core Subject : Agriculture,
JURNAL AGROSWAGATI diterbitkan oleh Sekolah Pascasarjana Universitas Swadaya Gunung Jati. JURNAL AGROSWAGATI tujuannya merupakan kumpulan karya tulis ilmiah hasil riset maupun konseptual bidang agronomi dengan ruang lingkup Budidaya tanaman, Aspek tanah, OPT, Mekanisasi, Pemuliaan, Ilmu dasar tanaman. JURNAL AGROSWAGATI menerima tulisan dari para akademisi maupun praktisi dengan proses blind review, sehingga dapat diterima disetiap kalangan dengan penerbitan jurnal ilmiah berkala terbit setiap dua kali dalam setahun periode Maret dan Oktober dengan nomor p-ISSN 2339-0085 serta e-ISSN 2580-5185.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2018)" : 6 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOMPOS PADA TIGA VARIETAS KEDELAI (Glycine max L. Merril) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN Endang Tadjudin; Umi Trisnaningsih; Jojo Subagja
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v6i2.1973

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui : (1) pengaruh pemberian pupuk kompos pada beberapa varietas kedelai terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai, (2) takaran pupuk kompos dan varietas kedelai yang berpengaruh baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai, dan (3) Korelasi antara komponen pertumbuhan dengan hasil tanaman kedelai. Penelitian  dilaksanakan di UPTD Balai Pengembangan Benih Palawija Desa Plumbon, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, dari bulan April sampai dengan bulan Juli 2017. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Kombinasi perlakuan yang diuji di lapangan adalah : A (6.000 kg kompos/ha, varietas Grobogan), B (7.500 kg kompos/ha, varietas Grobogan), C (9.000 kg kompos/ha, varietas Grobogan), D (6.000 kg kompos, varietas Anjasmoro), E (7.500 kg kompos, varietas Anjasmoro), F (9.000 kg kompos, varietas Anjasmoro), G (6.000 kg kompos, varietas Devon 1), H (7.500 kg kompos, varietas Devon 1), dan I (9.000 kg kompos, varietas Devon 1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat pengaruh yang nyata antara kombinasi takaran pupuk kompos dan tiga varietas kedelai, (2) kombinasi pupuk kompos takaran 7.500 kg/ha memberikan bobot biji kering per petak tertinggi pada tanaman kedelai varietas Grobogan dan Anjasmoro yaitu 3,22 kg/petak atau setara dengan 2,15 ton/ha dan 3,25 kg/petak atau setara dengan 2,17 ton/ha, dan (3) terdapat korelasi yang nyata antara tinggi tanaman umur 21 HST dan volume akar umur 21 HST dengan bobot biji kering per petak.
PENGARUHKONSENTRASI MIKROORGANISME EFEKTIF (EM4) DAN TAKARAN KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT MAHONI ( Swietenia macrophylla ) Raden Eviyati; Dede R
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v6i2.1978

Abstract

Percobaan dilaksanakan di persemaian kelompok tani penghijauan Mulia Jaya Desa Sukadana, kecamatan Pabuaran Kabupaten Cirebon. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh interaksi antara konsentrasi mikroorganisme efektif (EM4) dan takaran kompos terhadap pertumbuhan bibit mahoni. Percobaan ini menggunakan rancangan Acak Kelompok Pola faktorial terdiri dari dua faktor perlakuan yaitu faktor Mikroorganisme Efektif (EM4) dan kompos dan diulang tiga kali. Faktor pertama konsentrasi EM4 (M) terdiri tiga taraf yaitu m1 (20 ml EM4/l air), m2 (30 ml EM4/l air), dan m3 (40 ml EM4/ l air), faktor kedua yaitu takaran kompos (K) terdiri dari tiga traf yaitu k1 (200 gram/polibag), k2 (300 gram/polibag) dan k3 (400 gram/polibag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara konsentrasi EM4 dan takaran kompos terhadap bobot segar bibit mahoni. Secara mandiri konsentrasi EM4 dan takaran kompos berpengaruh terhadap tinggi bibit, jumlah daun dan diameter batang bibit mahoni. Konsentrasi EM4 30 ml/ l air dengan takaran kompos 300 gram/polibag memberikan pengaruh terbaik terhadap bobot segar bibit mahoni yaitu 1.10 kg.
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADA TIGA KULTIVAR KUBIS BUNGA (Brassica oleraceae L) DATARAN RENDAH Trio Ahdiyanto; Amran Jaenudin; Achmad Faqih
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v6i2.1974

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Desa Bakunglor Blok Sigludug Kecamatan Jamblang Kabupaten Cirebon pada bulan Mei sampai dengan Juli 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah metode percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari: faktor pertama konsentrasi pupuk organik cair yang terdiri dari empat taraf yaitu: K0 =  0 ml/l air, K1 =  5 ml/l air, K2 = 10 ml/l air, dan K3 = 15 ml/l air. Faktor kedua macam kultivar Kubis Bunga yang terdiri dari tiga taraf yaitu: V1 = Kultivar Snow White, V2 = Kultivar White Shot, dan V3 = Kultivar Best 50 Hibrida F1. Percobaan yang dilakukan terdapat kombinasi perlakuan sebanyak 12 dan masing-masing perlakuan diulang 3 kali, sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Kombinasi perlakuan konsentrasi pupuk organik cair terhadap tiga kultivar Kubis Bunga berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil Kubis Bunga. Hasil terbaik kombinasi perlakuan pupuk organik cair konsentrasi 15 ml/l air pada kultivar Best 50 Hibrida F1 menghasilkan kombinasi terbaik pada tinggi tanaman Kubis Bunga yaitu 51,53 cm dan jumlah daun sebanyak 22 helai. Sedangkan kombinasi perlakuan pupuk organik cair konsentrasi 15 ml/l air pada kultivar White Shot menghasilkan kombinasi terbaik pada diameter Kubis Bunga yaitu 25,33 cm dan bobot segar Kubis Bunga seberat 677,21 g. (2) Konsentrasi pupuk organik cair 15 ml/l air pada berbagai kultivar dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil Kubis Bunga, (3) Kultivar Best 50 Hibrida F1 memberikan respon yang baik pada tinggi dan jumlah daun kembang kol, sedangkan kultivar White Shot memberikan respon yang baik pada diameter dan bobot segar tanaman Kubis Bunga.
PENGARUH PERENDAMAN PADA BERBAGAI KONSENTRASI LARUTAN GIBERELIN (GA3) TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH PALEM MERAH (Cyrtostachys renda) Rani Fujianti; Wijaya Wijaya; Siti Wahyuni
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v6i2.1975

Abstract

Percobaan dilaksanakan di Desa Klayan, Kabupaten Cirebon  pada  Bulan Juli sampai dengan Agustus 2014. Metode percobaan yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Percobaan terdiri dari 9 taraf perlakuan konsentrasi giberelin (GA3), yakni: 0 ppm, 25 ppm, 50 ppm, 75 ppm, 100 ppm, 125 ppm, 150 ppm, 175 ppm, dan 200 ppm. Masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Hasil percobaan menunjukan, bahwa pemberian giberelin (GA3) memberikan pengaruh yang nyata terhadap persentase perkecambahan, keserempakan benih berkecambah, panjang plumula, panjang akar, dan bobot akar. Pemberian giberelin (GA3) dengan konsentrasi 150 ppm menghasilkan persentase perkecambahan hingga 21,33 % dan panjang plumula sebesar 0,97 cm. GA3 konsentrasi 125 ppm, menghasilkan keserempakan berkecambah sebesar 17,33 % pada umur 30 HSS. Panjang akar tertinggi dihasilkan oleh perlakuan tanpa GA3, yakni sepanjang 0,81 cm dengan bobot akar sebesar 0,13 gram.
PENGARUH KOMBINASI TAKARAN DAN JENIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAYAM (Amaranthus tricolor L.) Nur Septiyanti
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v6i2.1976

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi takaran dan jenis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bayam (Amaranthus tricolor L.) dan juga untuk mengetahui pada kombinasi takaran dan jenis pupuk kandang yang dapat memberikan pertumbuhan dan hasil yang tinggi bagi tanaman bayam (Amaranthus tricolor L.). Percobaan dilaksanakan di SMK Negeri 5 Kuningan, Desa Ciawilor, Kecamatan Ciawi Gebang, Kabupaten Kuningan, ketinggian tempat 450 m di atas permukaan laut (dpl) dengan suhu 20°C – 30°C, dan pH tanah 6,7. Metode penelitian yang digunakan adalah metode percobaan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 9 kombinasi perlakuan. Perlakuan takaran pupuk kandang terdiri dari 3 taraf, yaitu 5 ton/ha, 10 ton/ha dan 15 ton/ha. Pupuk kandang yang digunakan adalah pupuk kandang ayam, pupuk kandang kambing dan pupuk kandang sapi. Masing-masing perlakuan diulang 3 kali, sehingga terdapat 27 petak percobaan. Kombinasi takaran dan jenis pupuk kandang memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bayam. Pada pertumbuhan memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun pada umur 14, 21 dan 28 HST serta diameter batang pada umur 21 dan 28 HST. Pada hasil tanaman bayam memberikan pengaruh yang nyata terhadap bobot segar per tanaman dan bobot segar per petak. Bobot segar per petak yang paling baik diperoleh pada perlakuan pupuk kandang ayam dan pupuk kandang sapi dengan takaran 10 ton/ha dan 15 ton/ha. Pada perlakuan 15 ton/ha pupuk kandang ayam menghasilkan bobot segar per petak 3,91 kg atau setara dengan 19,55 ton/ha.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DAN PUPUK MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) PADA LAHAN BEKAS TEBANGAN HUTAN JATI Mugni Mugni
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v6i2.1977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui interaksi antara perlakuan pupuk organik dan pupuk majemuk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.) di lahan hutan bekas tebangan jati. (2) Untuk mengetahui hasil terbaik dari pupuk organik dan pupuk majemuk pada pertumbuhan dan hasil jagung (Zea mays L.) di tanah hutan jati bekas tebangan. (3) Untuk mengetahui perkembangan dan hasil panen jagung (Zea mays L.) di tanah hutan jati bekas tebangan.Penelitian ini dilakukan di Pelak 95 BKPH Margasari Perum Perhutani KPH Kabupaten Balapulang Tegal. Lokasi tersebut berada pada ketinggian 102 meter di atas permukaan laut, suhu rata-rata 22-28oC, tipe hujan menurut Schmidt dan Fergusson (1951) termasuk tipe hujan D (sedang). Waktu penelitian dilakukan pada bulan Maret hingga Maret hingga Juni 2017. Metode eksperimen yang digunakan adalah metode. Perawatan terdiri dari dua faktor, yaitu pupuk organik Petroganik (P) dan dosis pupuk NPK (16:16:16) (N) yang terdiri dari tiga tingkatan. Pupuk organik petroganik: P1 (0,5 ton / ha), P2 (1,0 ton / ha), dan P3 (1,5 ton / ha). Pupuk NPK (16:16:16): N1 (200 kg / ha), N2 (300 kg / ha), dan N3 (400 kg / ha).Hasil penelitian menunjukkan bencana antara pupuk organik Petroganik dan pupuk NPK (16: 16: 16) dengan parameter pertumbuhan tinggi tanaman berumur 35 dan 42 HST, diameter batang 28 HST, dan volume akar umur 35 dan 42 HST, pada Semua parameter tidak menghasilkan interaksi. Berat kering per hektar tertinggi pada tahap perlakuan P2, P3, dan N3 adalah 8,02 kg / plot, 8,04 kg / plot dan 8,03 kg / plot sama dengan 9,20 ton / ha, 9, 23 ton / ha dan 921 ton / ha dan tanah efektif 70%. Lalu ada yang antara pertumbuhan (tinggi tanaman 35 dan 42 HST, jumlah daun 28, 35, dan 42 HST, diameter batang 35 HST dan rasio tajuk akar 28 HST) dengan hasil berat kering pipilan per plot.

Page 1 of 1 | Total Record : 6