cover
Contact Name
Muh. Arief Maulana
Contact Email
maulgonzalez89@gmail.com
Phone
+6285800002059
Journal Mail Official
maulgonzalez89@gmail.com
Editorial Address
Jalan Letjen Sudjono Humardani, Kampus No.1, Gadingan, Jombor, Kec. Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57521
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 26859130     EISSN : 26859122     DOI : 10.32585/advice.v2i2.1250
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling is a scientific journal managed by the Guidance and Counseling Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Veteran Bangun Nusantara. This journal is a vehicle that can be used as a medium to share research results and ideas in the field of guidance and counseling. Which focuses on the following issues: 1. Group Guidance and Counseling 2. Individual Guidance and Counseling 3. Culture-based guidance and counseling 4. Religion-based Guidance and Counseling 5. Technology-based guidance and counseling 6. Media Guidance and Counseling 7. Evaluation and assessment of Guidance and Counseling 8. Research and development of Guidance and Counseling
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2021)" : 6 Documents clear
Meningkatkan Perilaku Disiplin Siswa Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Metode Diskusi Asniasita, Naraditya Ajeng
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v3i1.1273

Abstract

Siswa memerlukan sikap disiplin sebagai wujud tanggungjawab pada diri. Siswa yang tidak disiplin menyebabkan rasa malas melanda dan akan mempengaruhi prestasi akademiknya. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan perilaku disiplin siswa melalui layanan Bimbingan Kelompok dengan Metode Diskusi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Upaya meningkatkan perilaku disiplin melalui layanan bimbingan kelompok ini dilakukan sampai dengan dua siklus, yaitu siklus satu dan siklus dua. Masing-masing siklus menggunakan tahapan yang meliputi tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil pra siklus I diperoleh Siswa yang memiliki kecenderungan perilaku disiplin rendah sejumlah 10 orang, dan semua akan dilibatkan dalam penelitian, peneliti juga melibatkan 2 orang siswa yang mempunyai kecenderungan perilaku disiplin sedang. Setelah dilakukan tindakan, didapat hasil refleksi siklus I secara prosentase keberhasilan maka dapat dihitungan bahwa kualitas layanan Bimbingan Kelompok pada pertemuan 1 mendapatkan nilai 57,5% sedangkan pada kondisi pra siklus 51,5% dengan kenaikan 6%. Kemudian dari refleksi tersebut maka dilakukan tindakan pada siklus II. Hasil refleksi pada siklus II didapat dihitungan bahwa skor layanan Bimbingan Kelompok pada pertemuan pertama mendapatkan nilai 57,5% sedangkan pada pertemuan kedua menyentuh nilai 72% sehingga mengalami peningkatan sebesar 14,5%. Dengan demikian dapat disimpulkan perilaku disiplin siswa dapat ditingkatkan melalui Layanan Bimbingan Kelompok Metode Diskusi.
Kemandirian Belajar dalam Pembelajaran Jarak Jauh Panggih Wahyu Nugroho; Muhammad Arief Maulana
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v3i1.1429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum mengenai kemandirian belajar dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran jarak jauh seperti yang sering kita dengar merupakan pembelajaran yang mengutamakan kemandirian. Guru dapat menyampaikan materi ajar kepada peserta didik tanpa harus bertatap muka langsung di dalam suatu ruangan yang sama. Pada peridoe awal pelaksanaan pembelajaran jarak jauh pastinya meiliki beberapa hal yang menjadi perhatian salah satunya yaitu kesiapan siswa dalam menerima dan mengikuti pembelajaran jarak jauh. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan. Hasil penelitian memberikan pemahaman bahwa kemandirian belajar ditunjukkan dengan adanya kemampuan untuk dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan tingkah laku. Dengan adanya perubahan tingkah laku maka anak memiliki peningkatan dalam berfikir, belajar untuk bisa mandiri tanpa mengandalkan bantuan dari orang lain dan tidak menggantungkan belajar hanya dari guru, karena guru berperan sebagai fasilitator dan konsultan sehingga guru bukanlah satu-satunya sumber ilmu, dan dapat mempergunakan berbagai sumber dan media untuk belajar. Pembelajaran jarak jauh yang menuntut siswa untuk lebih proaktif dalam mencari materi pendukung aktivitas belajar, mengambil keputusan yang tepat, bertanggung jawab atas aktvitas yang dilakukan dalam memenuhi tugas dan mengikuti pembelajaran, serta tetap kompetitif mesikipun dengan berbagai keterbatasan dama pelaksanaan PJJ.
Profil Kreativitas Peserta Didik Di SMP Negeri 34 Padang Rahma Suryani; Ahmad Zaini; Rila Rahma Mulyani
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v3i1.1360

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya peserta didik yang kreativitasnya masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kreativitas peserta didik yang dilihat dari dua aspek sebagai berikut: 1). Aspek Kognitif : adapun yang termasuk dalam aspek kognitif yaitu  keterampilan berfikir lancar, keterampilan berfikir luwes, keterampilan berfikir orisinal, keterampilan berfikir rinci atau memperinci, dan keterampilan menilai. 2).Aspek Afektif : adapun yang terkait dalam aspek afektif yaitu sifat berani mengambil resiko, bersifat menghargai, rasa ingin tahu yang tinggi, serta imajinasi/firasat. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah 240 peserta didik. Untuk penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu rekomendasi dari guru bimbingan dan konseling kelas VII SMP Negeri 34 Padang  dengan jumlah 71 peserta didik. Instrumen yang digunakan yaitu angket, sedangkan untuk analisis data menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian tentang Profil Kreativitas Peserta Didik di Kelas VII SMP Negeri 34 Padang yang dilihat dari dua aspek yaitu: 1). Aspek kognitif berada pada kategori cukup tinggi. 2). Aspek afektif berada pada kategori cukup tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan pada peserta didik agar lebih meningkatkan kembali kreativitasnya untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya.
Meningkatkan Rasa Percaya Diri Berbicara Di Depan Umum Melalui Bimbingan Kelompok Dengan Media Ular Tangga Pada Siswa SMP Negeri 1 Randudongkal Gilang Ditya Setyaji
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v3i1.1431

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berbicara di depan umum melalui layanan bimbingan kelompok dengan media ular tangga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Upaya meningkatkan perilaku disiplin melalui layanan bimbingan kelompok ini dilakukan sampai dengan dua siklus, yaitu siklus satu dan siklus dua. Masing-masing siklus menggunakan tahapan yang meliputi tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil pra siklus I, terdapat 6 siswa yang masuk kriteria “sangat rendah” berdasarkan analisis hasil angket kepercayaan diri. Hasil siklus I kondisi kepercayaya diri siswa dalam berbicara di depan umum mengalami peningkatan dengan kriteria “cukup” sebanyak 2 siswa dan 4 siswa lainnya masih dalam kriteria “rendah”. Hasil refeleksi siklus I sebagai dasar dalam merencanakan kegiatan di siklus II, hasilnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan yaitu, seluruh siswa mengalami peningkatan dan masuk dalam kriteria “sangat tinggi” berdasarkan data dari angket kepercayaan diri. Bila dilihat peningkatan skor dari kondisi pra siklus, dan siklus II, seluruh siswa mengalami peningkatan lebih dari 50% dari kondisi awal. Jadi layanan bimbingan kelompok dengan media ulat tangga mampu meningkatkan rasa keercayaan diri siswa berbicara di depan umum di SMP Negeri 1 Randudongkal.
Survey Produk Permainan Simulasi Untuk Kematangan Karir Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan Billdy Saputra; Suwarjo Suwarjo
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v3i1.1430

Abstract

Pemberian layanan Bimbingan dan Konseling telah memasuki era digitalisasi atau dapat terkoneksi dalam satu genggaman. Istilah ini sering kita sebut dengan era disruptif atau revolusi industri 4.0. Terjadinya implementasi teknologi di berbagai sektor termasuk pendidikan memiliki dampak langsung maupun tidak langsung bagi peserta didik dalam proses pemenuhan tugas perkembangan karirnya. Sinergitas implementasi teknologi dan pemenuhan tugas perkembangan dalam hal ini kematangan karir yaitu pengembangan aplikasi permainan simulasi, untuk itu agar efektif dan tepat sasaran diperlukan data penguat berdasarkan kebutuhan peserta didik dalam mematangkan karir mereka sesuai tahapan tugas perkembangannya. Dengan kata lain, tujuan dari penelitian ini untuk menggali kebutuhan peserta didik tentang kematangan karir melalui bantuan media yaitu aplikasi permainan simulasi. Peserta didik yang dijadikan subjek penelitian yaitu peserta didik di SMK Veteran Sukoharjo.Metode penelitian yang digunakan yaitu survei dengan menggunakan alat pengumpulan data yaitu angket kebutuhan aplikasi permainan simulasi. Random sampling dipilih dalam menentukan sampel penelitian karena penelitian ini tidak mengklasifikasikan sampel berdasarkan aspek tertentu hanya saja dibatasi pada domisili sampel.Hasil daripada penelitian ini diketahui peserta didik mayoritas telah mendapatkan layanan karir yang diberikan guru BK secara klasikal, kelengkapan informasi mayoritas tergategori cukup, dan telah mengimplementasikan media online dalam memberikan materi. Kemudahan penyerapan informasi oleh peserta didik apabila pengemasan menggunakan aplikasi pada smartphone masing-masing lebih-lebih dalam bentuk permainan. Aplikasi yang diinginkan oleh peserta didik memiliki karakteristik seperti memiliki tampilan 2 dimensi, berkarakter kartun, interaktif, berwarna soft/pastel, dan memiliki konsep reward and punishment. Berdasarkan hasil temuan tersebut maka akan dikembangkan aplikasi mengacu pada temuan data untuk dapat diteruskan pada penelitian selanjutnya.
KEEFEKTIFAN TEKNIK MODELING DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR PESERTA DIDIK SMP N 3 POLOKARTO Akhmad Setyawan
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v3i1.1798

Abstract

Tujuan penelitian ini diharapkan mampu mengembangkan keilmuan bimbingan dan konseling dalam hal bentuk layanan konseling. Utamanya yang berguna baik secara keilmuan ataupun untuk memberikan solusi tas persoalan yang terjadi dalam Pendidikan. Sedangkan khusus tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan layanan bimbingan kelompok melalui teknik modeling dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik SMP N 03 Polokarto.  Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan menggunakan teknik pengumpulan data menggunakan inventori sebagai pretes dan pasca tes. Random sampling dipilih dalam menentukan sampel penelitian karena penelitian ini tidak mengklasifikasikan sampel berdasarkan aspek tertentu hanya saja dibatasi pada domisili sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa layanan bimbingan konseling melalui Teknik modeling dapat mengatasi kesulitan belajar peserta didik SMP N 3 Polokarto

Page 1 of 1 | Total Record : 6