cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2022)" : 20 Documents clear
Efektivitas Ekstrak Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L) Dan Daun Pandan (Pandanus Amaryllifolius) Dalam Membunuh Jentik Aedes Aegypti Sutriarti; Ella Andayanie; Ayu Puspitasari
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.376

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang tergolong Arthropod-Borne Virus, genus Flavivirus, dan family Flaviviridae. Dengue adalah virus penyakit yang ditularkan melalui gigitan dari nyamuk Aedes Aegypti, upaya pengendalian jentik Aedes aegypti dapat dilakukan dengan penggunaan insektisida alami dari buah belimbing wuluh dan daun pandan. Berbagai macam manfaat yang dimiliki Avverhoa Bilimbi L tumbuhan belimbing wuluh dan daun pandan memiliki banyak sekali kandungan senyawa. Zat toksik yang berperan dalam kematian nyamuk pada buah belimbing wuluh adalah alkaloid, saponin, dan flavonoid. Senyawa flavonoid dapat mempengaruhi kerja system pernapasan tersebut Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keefektifan dari buah belimbing wuluh dan daun pandan dalam membunuh jentik nyamuk Aedes aegypti. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, sampel dalam penelitian ini adalah 480 ekor jentik dengan menggunakan 20 ekor jentik setiap perlakuan dengan konsentrasi 0,3%, 0,6%, dan 0,9% dengan pengulangan sebanyak 3 kali replikasi yang diamati setiap 60 menit selama 24 jam. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa semakin tinggi dosis yang digunakan maka persentase kematian jentik Aedes aegypti juga semakin meningkat, pada konsentrasi 0,3%, 0,6%, dan 0,9% untuk ekstrak buah belimbing wuluh dan ekstrak daun pandan dikatakan efektif dalam membunuh jentik nyamuk Aedes aegypti dengan persentase lebih dari 50% dalam waktu 24 jam berdasarkan Standar LC50. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak buah belimbing wuluh dan ekstrak daun pandan efektif dalam membunuh jentik nyamuk aedes aegypti pada konsentrasi yang digunakan dalam waktu 24 jam dengan persentase melebihi 50% berdasarkan standar LC50
Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Pajanan Timbal Dan Kromium Pada Masyarakat Yang Mengonsumsi Kerang Marcia hiantina Di Perairan Selat Makassar Irma Fatmayani; Abd. Gafur; Arman
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.384

Abstract

Perairan Selat Makassar merupakan salah satu perairan yang telah mengalami pencemaran dikarenakan kompleksnya aktivitas di pesisir Kota Makassar. Bahan pencemar yang cukup mengkhawatirkan adalah logam berat seperti timbal (Pb) dan kromium (Cr). Mengonsumsi biota laut seperti Marcia hiantina yang tercemar logam berat akan membahayakan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko kesehatan lingkungan akibat pajanan timbal (Pb) dan kromium (Cr) pada masyarakat yang mengonsumsi kerang Marcia hiantina di perairan Selat Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan analisis risiko kesehatan lingkungan (ARKL). Populasi manusia dalam penelitian ini adalah masyarakat yang tinggal di Kelurahan Bira RT 03/RW 06 yaitu 100 orang. Besar sampel yang diperoleh menggunakan rumus Slovin yaitu 80 orang. Pengambilan sampel kerang menggunakan metode selected sampling sebanyak 5 titik yang tersebar di sepanjang pesisir lantebung dan diambil 10 ekor kerang pada setiap titik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Pb dalam kerang berkisar antara 0,68-1,20 mg/kg sedangkan konsentrasi Cr berkisar antara 0,70-1,08 mg/kg. Intake Pb melalui konsumsi kerang bakalang sebesar 0,964 mg/kg/hari sedangkan Cr sebesar 0,828 mg/kg/hari. Dari 80 responden diketahui nilai RQ Pb dan Cr ≤1 sebanyak 7 responden (8,7%) sedangkan yang memiliki RQ >1 sebanyak 73 responden (91,3%). Penelitian ini menyarankan kepada pemerintah agar meningkatkan pemantauan konsentrasi logam berat di Selat Makassar.
Mikrobial Risk Assasment (MRA) Air Minum Isi Ulang Pada Depot Air Minum (DAM) Di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar Andi Asyra Ainun; Ulfa Sulaeman; Abd. Gafur
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.385

Abstract

Depot air minum adalah usaha industri yang melakukan proses pengolahan air baku menjadi air minum dan menjualnya langsung kepada konsumen, yang murah dann praktis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui risiko mikroba pada air minum isi ulang yang dikonsumsi masyarakat di wilayah kerja puskesmas antang kota Makassar tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan penilaian Microbial Risk Assasment (MRA) pada DAMIU. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh usaha depot air minum di wilayah kerja puskesmas antang sebanyak 21 depot. Pengambilan menggunakan teknik total sampling. Untuk pemeriksa keberadaan bakteri Escherichia coli dengan metode Most Probable Number (MPN), sedangkan untuk variabel sanitasi tempat, sanitasi peralatan dan hygiene penjamah dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 21 sampel yang diteliti tidak ada yang memenuhi syarat kualitas bakteriologi. Sebanyak 48% kondisi bangunan, 4,8% sanitasi peralatan, dan 8% hygiene penjamah depot air minum kategori kurang baik. Berdasarkan Penilaian Risiko Kuantitatif, disimpulkan bahwa dari 21 sampel DAMIU memiliki konsentrasi dan tingkat risiko yang tinggi, untuk jumlah estimasi bakteri Escherichia coli pada Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar. Peneliti menyarankan kepada pihak pengelolah hendaknya selalu mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Bagi konsumen demi keamanan dan keselamatan sebelum konsumsi air minum isi ulang sebaiknya air tersebut dimasak terlebih dahulu, karena pencemaran atau kontaminasi bisa saja terjadi mulai dari proses pengambilan air pengolahan maupun pengemasan.
Efektivitas Karbon Aktif Dalam Menurunkan Konsentrasi COD Pada Limbah Cair RSUD Massenrempulu Kabupaten Enrekang Dina Fajrina Nurhaliq; Rahman; Hidayat
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.386

Abstract

Limbah cair rumah sakit terdiri dari limbah cair medis dan limbah cair non medis. Air limbah dapat mengandung bibit penyakit bawaan air (waterborne disease). Limbah cair yang tidak dikelola dengan baik juga dapat menjadi sarang vektor penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas karbon aktif tempurung kelapa dalam menurunkan kosentrasi kadar COD pada limbah cair RSUD Massenrempulu Kab. Enrekang. Jenis penelitian ini bersifat eksperimen dengan desain pre test dan post test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian COD pada air limbah RSUD Massenrempulu kadar COD sebelum pelakuan yaitu sebesar 67,36 mg/L. Pengolahan yang dilakukan oleh peneliti yaitu dengan penambahan karbon aktif tempurung kelapa dengan dosis berbeda dengan menggunakan pengadukan cepat 100 rpm selama 15 menit kemudian diendapakan selama 2,5 jam. Kadar COD dengan dosis 15 gr mengalami penurunan sebesar 64,66%. Pada dosis 25 gr mengalami penurunan sebesar 41,3%. Pada dosis 30 gr juga mengalami penurunan sebesar 39,33%. Diharapkan pihak rumah sakit melakukan pemeriksaan limbah cair minimal 3 bulan kali. Perluadanya penelitian lanjutan mengenai media adsorben dalam menurunkan parameter yang lainnya. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan media adsorben dalam menurunkan kadar COD pada air limbah yang lainnya.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Kota Makassar Putri Aighina Chikita Nanda; Reza Aril Ahri; Nurmiati Muchlis
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.387

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis, yang artinya muncul sebagai akibat dari keadaan kurang gizi yang terakumulasi dalam waktu yang cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar Tahun 2021. Jenis Penelitian ini mengunakan penelitian Kuantitatif dengan Pendekatan Cross Sectional. Lokasi penelitian di wilayah kerja puskesmas kassi-kassi. Pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 52 orang dan selanjutnya di survey berdasarkan Quesioner. Pengolahan data menggunakan progam SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu dengan kejadian stunting (p=0,237 > α = 0.05), ASI Eksklusif dengan kejadian stunting yaitu (p= 0,027 < α = 0,05), Pola Asuh dengan kejadian stunting (p= 0,702 < α = 0,05). Dari hasil analisis didapatkan kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting, ada hubungan antara ASI Eksklusif dengan kejadian stunting dan tidak ada hubungan antara Pola asuh dengan kejadian stunting. Saran : Diharapkan Ibu untuk memberikan ASI Eksklusif dan MP-ASI sesuai umurnya, Diharapkan kepada Ibu hamil untuk memperhatikan asupan makanan dan diharapkan kepada Ibu untuk memberikan ASI sampai umur dua tahun.
Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Perawat Di Ruang Inap Rsud Haji Kota Makassar Nurul Pratiwi Basir; Ella Andayanie; Nurgahayu
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.390

Abstract

Perawat sebagai profesi dalam bidang kesehatan dituntut untuk memberikan pelayanan yang professional dan berorientasi pada paradigma sehat sesuai dengan paradigma keperawatan yang dimiliki. Perawat memberikan pelayanan di rumah sakit 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu, serta mempunyai kontak yang konstan dengan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja perawat di Ruang Rawat Inap RSUD Haji Kota Makassar Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional study. Dan besar sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 81 perawat pns berdasarkan rumus slovin Data dianalisis dengan menggunakan univariat dan bivariat untuk mendeskripsikan karakterisitik responden dan mengetahui pengaruh setiap variabel. Penelitian ini menggunakan uji t regresi sederhana untuk melihat pengaruh antar variable. Hasil penelitian yang di peroleh ada pengaruh antara kondisi kerja terhadap kinerja perawat dengan nilai sig = 0,040. Adanya pengaruh kompensasi terhadap kinerja perawat dengan nilai sig = 0,026. Adanya pengaruh komunikasi interpersonal terhadap kinerja perawat dengan nilai sig = 0,011. Adanya pengaruh supervise terhadap kinerja perawat dengan hasil nilai sig = 0,005. Dari hasil penelitian ini, disarankan kepada instansi rumah sakit untuk selalu memperhatikan dan meningkatkan dengan baik motivasi para perawatnya sehingga dapat menghasilkan kinerja yang baik. Dengan adanya kinerja yang baik dapat memberikan pelayanan sehingga masyarakat yang merasakan bisa merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh perawat.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Kesehatan Keselamatan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PLN ULP Panakkukang Makassar Namira Ilham; Ikhram Hardi S; Muhammad Ikhtiar
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.394

Abstract

Perusahaan dituntut untuk dapat membuat lingkungan kerja yang baik, dengan cara memperhatikan lingkungan kerja fisik dan non fisik. Lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif ini berpengaruh terhadap karyawan dalam melaksanakan tugasnya dan secara bersamaan menurunkan tingkat stres karyawan, sebaliknya apabila lingkungan kerja tidak kondusif dan tidak baik maka akan berdampak pada tingginya stress kerja karyawan. Untuk meningkatkan kinerja karyawan agar dapat berkualitas dan bekerja dengan baik salah satu faktor terpenting yaitu lingkungan kerja tempat karyawan tersebut bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan kesehatan keselamatan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN ULP Panakukkang Makassar Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional Study. Jumlah populasi 86 karyawan dengan menggunakan metode total sampling dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat,bivariat menggunakan uji chi square dan multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 3 variabel diteliti terdapat 1 variabel yang tidak berhubungan yaitu keselamatan kerja (p=0,134) sedangkan variabel lingkungan kerja (p=0,000) dan kesehatan kerja (p=0,000) memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN ULP Panakukkang Makassar Selatan. Perusahaan agar lebih memperhatikan lingkungan kerja sebab kondisi lingkungan kerja yang aman dan nyaman dapat membuat karyawan menjadi sehat dan produktif, semakin produktif karyawan akan meningkatkan kinerja dan hasil yang tinggi. Kesehatan kerja perlu diperhatikan lagi, terutama sarana penyediaan air bersih, kamar mandi dan menyediakan fasilitas kesehatan karyawan.
Perilaku Pencarian Pengobatan Selama Pandemi Covid-19 Wilayah Kerja Puskesmas Bantimurung Kabupaten Maros Nur Naningsi; Nurgahayu; Sumiaty
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.395

Abstract

Perilaku pencarian pengobatan adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu yang menganggap diri mereka memiliki masalah kesehatan atau sakit dan dimaksudkan untuk menemukan pengobatan yang tepat. Berdasarkan data dari Puskesmas Bantimurung dari bulan januari hingga bulan oktober 2020 terjadi penurunan kunjungan pasien rawat jalan selama pandemi COVID-19. %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku pencarian pengobatan selama pandemic COVID-19 pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Bantimurung Kabupaten Maros Metode penelitian mengunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis rancangan cross sectional study. Jumlah populasi 596 responden dan sample 103 responden. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa perilaku pencarian pengobatan masyarakat adalah pengobatan sendiri. Berdasarkan hasil analisis uji chi-square dengan α=0,05 menunjukkan bahwa nilai Ƿ-value untuk persepsi keseriusan Ƿ = 0.009, persepsi kerentanan Ƿ = 0.045, persepsi manfaat Ƿ = 0.001 dan persepsi hambatan Ƿ = 0.002 terhadap perilaku pencarian pengobatan. Kesimpulan dalam penelitian ini didapatkan bahwa terdapat hubungan antara persepsi manfaat dan persepsi hambatan dengan perilaku pencarian pengobatan. Saran dalam penelitian ini agar masyarakat melakukan deteksi dini terhadap gangguan kesehatan yang dialaminya di layanan kesehatan agar gangguan kesehatan yang dialaminya bertambah parah.
Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Bengkel Toyota di PT. Hadji Kalla Cabang Urip Sumohardjo Anugrah Awaliah Julianti; Ikhram Hardi S; Ella Andayanie
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.399

Abstract

Kelelahan kerja merupakan suatu permasalahan umum yang sering kali kita jumpai pada pekerja ditempat kerja. Kata lelah (fatigue) menunjukan keadaan tubuh fisik dan mental yang berbeda, tetapi semuanya berakibat kepada penurunan daya kerja dan berkurangnya ketahanan tubuh untuk bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja bengkel mobil Toyota di PT. Hadji Kalla Cabang Urip Sumohardjo Makassar. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan metode observasi analitik berdesain Cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 40 orang yang merupakan semua tenaga kerja bagian teknisi General Repair (GR) di bengkel mobil Toyota PT. Hadji Kalla Urip Sumohardjo Makassar. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan antara beban kerja dengan kelelehan kerja (p=0,017), tidak ada hubungan antara lama kerja dengan kelelahan kerja (p=0,527), tidak ada hubungan masa kerja dengan kelelahan kerja (p=0,267), ada hubungan masa kerja dengan kelelahan kerja (p=0,044), tidak ada hubungan status gizi dengan kelelahan kerja (p=0,272) di PT. Hadji Kalla cabang Urip Sumohardjo Makassar Tahun 2021. Penelitian ini menyarakan kepada pimpinan perusahaan diharapkan agar melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk meminimalisir terjadinya risiko gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh beban kerja dan pekerja agar lebih memperhatikan keselamatan dan kesehatan serta waktu yang telah diberikan kepada pekerja untuk mengurangi terjadinya kelelahan kerja.
Hubungan Kinerja Kader dengan Keaktifan Posyandu pada Masa Pandemi COVID-19 di Puskesmas Tamamaung Kota Makassar Andi Dianita; Nurgahayu; Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.400

Abstract

Posyandu merupakan salah satu upaya kesehatan yang bersumber daya masyarakat, yang dilaksanakan oleh kader kesehatan yang telah mendapatkan pendidikan dan pelatihan.di tengah pandemic covid-19 pelayanan posyandu cenderung terabaikan, sebab seluruh konsentrasi pelayanan dan Kesehatan tertuju pada covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kinerja kader dengan keaktifan posyandu pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Tamamaung Kota Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 92 Responden. Metode analisis data menggunakan uji bivariat dengan uji chi-square dan Fisher,s Exact Test. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan keaktifan posyandu, yaitu (p value = 0,015 <0,05), ada hubungan bermakna antara motivasi dengan keaktifan posyandu, yaitu (p value = 0,006 <0,05). Ada hubungan bermakna antara insentif dengan keaktifan posyandu (p value = 0,039 <0,05) di wilayah kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar. Penelitian ini menyarankan agar lebih meningkatkankan lagi pengetahuan dan motivasi agar dapat meningkatkan kualitas mutu pelayanan kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat yang harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik.

Page 2 of 2 | Total Record : 20