cover
Contact Name
Muhammad Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan Website. //http:www.pusdikrara-publishing.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Ability : Journal of Education and Social Analysis
ISSN : 27742431     EISSN : 27468216     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Ability mengundang para Dosen, sarjana, peneliti, dan mahasiswa untuk menyumbangkan hasil studi dan penelitiannya di bidang yang berkaitan dengan Pendidikan, yang meliputi studi tekstual dan lapangan dengan berbagai perspektif, Manajemen Pendidikan, Kebijakan Pendidikan, Teknologi Pendidikan, Psikologi Pendidikan, Pengembangan Kurikulum dan Strategi Pembelajaran serta hasil-hasil penelitian kontemporer dalam bidang Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Volume 4 No 3 Juli 2023" : 5 Documents clear
Hakikat Kurikulum Pendidikan Islam Zaidan Aimar Khadafi, Cindy Oktariani, Muhammad Asri, Salsa Bila Pridai Silalahi
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 4 No 3 Juli 2023
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v4i3.1395

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini untuk memaparkan hakikat kurikulum pendidikan islam. Dimana kurikukulum pendidikan islam memainkan peran sentral dalam membentuk identitas dan pengembangan keilmuwan dalam konteks pendidikan berbasis agama. Penelitian ini merupakan penelitian literature dengan mengkaji tentang hakikat kurikulum pendidikan Islam. Metode kajian pustaka meliputi observasi tidak langsung atau melihat platform internet, buku dan sumber lainnya, lalu dilakukan analisis terhadap fakta-fakta yang relevan dengan topik yang ditentukan. Hakikat kurikulum pendidikan islam merupakan kegiatan yang menyangkut mengenai rencana pembelajaran, isi materi dan strategi metode belajar siswa yang dilaksanakan dengan baik maka akan menciptakan generasi yang taat dan patuh terhadap Allah swt, memiliki sikap religius yang tinggi, menjadi manusia yang berkemampuan tinggi, memiliki minat dan bakat yang sesuai.
Analysis of Career Awareness of Elementary School Students Peni Okto Randi
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 4 No 3 Juli 2023
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v4i3.1421

Abstract

Kesadaran karir penting dikembangkan sejak anak di sekolah dasar (SD), kemudian semakin ditingkatkan dengan variasi yang lebih luas di sekolah menengah dengan tambahan tugas perkembangan karir yaitu eksplorasi dan perencanaan aktivitas yang mendukung pengembangan potensi, bakat dan minat serta mengarah pada pemilihan pekerjaan apa yang cocok untuk diri individu. Penekanan perhatian terhadap perkembangan karir siswa SD diarahkan pada pencapaian tujuan secara keseluruhan pada tercapainya pemahaman dan kesadaran atas dirinya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesadaran karir siswa berdasarkan gender, latarbelakang budaya serta pekerjaan orangtua. Rancangan penelitian menggunakan desain faktorial 2 x 2 x 3. Populasi penelitian yaitu siswa SD Cahaya Madani Pasaman kelas V-VI sebanyak 30 orang siswa. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling yaitu sebanyak 30 orang siswa. Alat pengumpul data yang digunakan yaitu skala dikotomi (dichotomous scale) kesadaran karir siswa dengan opsi jawaban Ya atau Tidak. Data analysis was performed using IBM SPSS Statistic Version 24. Hasil Penelitian menunjukan tidak terdapat perbedaan kesadaran karir siswa berdasarkan jenis kelamin, sedangkan pada factor latarbelakang budaya dan pekerjaan orangtua memiliki perbedaan yang signifikan. Implikasi dari penelitian ini bahwa individu yang tidak memiliki kesadaran karir sebagai pemenuhan tugas perkembangan karir pada tahap growth akan mengalami permasalahan pada tahapan perkembangan karir selanjutnya.
Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk Membentuk Sikap Multikultural Pada Mahasiswa Ikhac Pacet Mojokerto Anisa Nur Aziza
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 4 No 3 Juli 2023
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v4i3.1424

Abstract

Indonesia terdapat beragam suku, ras, budaya dan agama. Sebab itu indonesia sering disebut sebagai negara multikultural. Bebagai budaya sering menyebabkan perpecahan antara individu. Dalam hal ini, pendidikan memegang peranan penting, khususnya pendidikan agama islam, yang berkontribusi dalam penanaman dan pemahaman multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis model pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Institut Pesantren KH. Abdul Chalim, 2) Menganalisis implikasi model pembelajaran Pendidikan Agama islam untuk membentuk sikap multikultural, 3) Menganalisis Faktor penghambat dan Faktor Pendukung Model Pembelajaran PAI Untuk Membentuk Sikap multikultural pada Mahasiswa IKHAC. Jenis penelitian yang diguanakan dalam penelitian ini penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelituan menunjukkan bahwa Pendidikan agama Islam diajarkan dengan 1) Model pembelajaran Multidisipliner (Pendidikan Agama Islam dan Sains, Politik, Ekonomi, Aswaja dan PAI Multikultural), 2) Model pembelajaran Eksperimen (Makalah), 3) Model Pembelajaran Konvesional (Ceramah), 4) Model pembelajaran kontekstual (contextual teaching) dari materi perkuliahan dikaitkan dan dianalisis dalam kondisi nyata dalam kehidupanmereka sebagai anggota keluarga, masyarakat dan negara. Nilai-nilai multikultural telah diimplementasikan secara efektif dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di Institut Pesantren KH. Abdul Chalim. Terbukti telah terjalin sikap saling 1) Menghormati, 2) Menghargai, 3) Toleransi, 4) Kerukunan dan perilaku lainnya antar mahasiswa, dosen bahkan masyarakat. Adapun Faktor Pendukung dan Penghambat Model Pembelajaran PAI untuk Membentuk sikap Multikultural adalah kurikulum pendidikan yang terpadu dan pelajaran yang bermuatan konten multikultural sedangkan faktor eksternal adalah lingkungan yang kondusif dan agamis baik di dalam Institut maupun di lingkungan luar Institut, Sementara yang menjadi penghambat dalam pelaksanaan Penerapan Model pembelejaran PAI Untuk membentuk sikap multikultural pada mahasiswa IKHAC adalah tingkat kemampuan dan kematangan emosional mahasiswa yang tidak sama, dan keterbatasan waktu dalam pembelajaran.
Strategi Guru PAI Dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Dan Spritual Siswa: (Studi Kasus SMA Negeri 1 Pacet) M. Ikhwan, Abdul Halim
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 4 No 3 Juli 2023
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v4i3.1531

Abstract

Kecerdasan Emosional dan Spiritual memiliki peran penting dalam kehidupan. kecerdasan emosional untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi dengan baik, memperbaiki hubungan sosial, mengurangi stres, dan meningkatkan kesejahteraan mental. di sisi lain. Kecerdasan spiritual memberikan wawasan tentang makna dari tujuan hidup dan berhati-hati dalam mengambilan keputusan, serta menciptakan ketenangan hati dengen mendekatkan diri kepada Allah. kedua jenis kecerdasan ini saling melengkapi dan berkontribusi pada kesejahteraan hidup. adanya penelitian ini untuk mengetahui Strategi Guru PAI Dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional dan Spritual Siswa di SMA Negeri 1 Pacet. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang diperoleh dalam penelitian ini bersumber dari kepala sekolah, guru PAI dan beberapa siswa SMA Negeri 1 Pacet. serta menggunakan beberapa teknik pengumpulan data diantaranya; observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua strategi yang digunakan guru PAI dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa. yaitu pembelajaran kooperatif dan Afektif. Dimana tujuan dari pembeljaran kooperatif membantu siswa terbiasa dalam bekerja sama mencapai suatu tujuan secara aktif. Hal ini dapat meningkatkan pemahaman kerja tim, keterampilan sosial, memperkuat mental dan percaya diri siswa, melatih kepemimpinan, serta arti dari kerja sama. Yang merupakan Inti dari mengembangkan kecerdasan emosional. sementara pembelajaran afektif menekankan sikap dan nilai dalam tindakan siswa. Pada sisi kecerdasan spiritual, strategi yang dijalankan meliputi praktek bacaan shalat, istighosah bersama, dan shalat berjamaah. Serta adanya beberapa aktivitas ekstrakurikuler lainya seperti Al-banjari dan remaja masjid yang berperan dalam mengembangkan kecerdasan spiritual siswa. Namun, dalam proses pengembangan ini, terdapat faktor-faktor yang mendukung dan menghambat. Faktor pendukung mencakup dukungan kepala sekolah terhadap kegiatan guru, antusias siswa dalam pembelajaran, serta adanya sifat kepedulian dan keterbukaan terhadap sesama. Sementara itu, faktor penghambat meliputi faktor lingkungan masyarakat yang tidak mendukung, dan pengaruh teman sebaya yang negatif.
Internalisasi Nilai-Nilai Aswaja Dalam Kegiatan Kederisasi Annajah Sidogiri Untuk Membentuk Karakter Murid Di Madrasah Miftahul Ulum Tsanawiyah Pondok Pesantren Sidogiri Kraton Pasuruan Muhammad Aminulloh, Rahmat
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 4 No 3 Juli 2023
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v4i3.1532

Abstract

Penelitian ini membahas Internalisasi Nilai-Nilai Aswaja dalam Kegiatan Kaderisasi Annajah Sidogiri untuk Membentuk Karakter Murid di Madrasah Miftahul Ulum Pondok Pesantren Sidogiri Kraton Pasuruan. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan wawancara dengan Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, Wakil III Madrasah, Pemateri, dan Murid Madrasah.Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Rumusan permasalahan dalam penelitian ini meliputi: 1) Bagaimana pelaksanaan Internalisasi Nilai-Nilai Aswaja dalam Kegiatan Annajah Sidogiri di Madrasah Miftahul UlumPondok Pesantren Sidogiri Kraton Pasuruan? 2) Bagaimana Implikasi dari Kegiatan Annajah Sidogiri dalam Membentuk Karakter Murid di Madrasah Miftahul UlumPondok Pesantren Sidogiri Kraton Pasuruan?. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui Pelaksanaan Internalisasi Nilai-Nilai Aswaja dalam Kegiatan Annajah Sidogiri di Madrasah Miftahul Ulum Pondok Pesantren Sidogiri Kraton Pasuruan 2) Menganalisis Implikasi dari Kegiatan Annajah Sidogiri untuk membentukan Karakter Murid di Madrasah Miftahul Ulum Pondok Pesantren Sidogiri Kraton Pasuruan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus, analisis data dilakukan sejak penelitian menentukan fokus penelitian sampai dengan penyusunan laporan penelitian. Analisis data dilakukan dengan mengorganisasikan data, memecahnya menjadi unit-unit, mensintesis, menyusun pola, memilih dan memilah apa yang penting dan apa yang akan dipelajari serta membuat kesimpulan yang dapat diceritakan kepada orang lain. Ada tiga lini kegiatan analisis penelitian kualitatif yang terjadi secara bersamaan, yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau bisa disebut verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Ada Tiga Konsep ajaran yang Diinternalisasi dalam Kegiatan Annajah Sidogiri, a) Akidah. b) Syaria. c) Akhlaq 2) Implikasi dari Kegiatan Annajah Sidogiri untuk Membentuk Karakter Murid di Madrasah Miftahul Ulum Pondok Pesantren Sidogiri Kraton Pasuruan. a) Ibadillah Assholihin. b) Ummatan.Wasathon c) Akidah, Syariah dan Akhlak yang kuat.

Page 1 of 1 | Total Record : 5