INTELEKTIVA
INTELEKTIVA Jurnal Ekonomi,Sosial dan Humaniora adalah media diseminasi pemikiran dari berbagai disiplin ilmu. Intelektiva menerbitkan artikel yang berbasis pemikiran ( konseptual ) maupun berbasis riset empirik. Redaksi menerima artikel dengan tema ekonomi dan sosial-humaniora, namun tidak terbatas pada tema itu. Tema-tema komunikasi,politik, pendidikan, kesehatan, teknik, komputer dan sebagainya dipersilahkan untuk dikirim. Redaksi akan sangat mempertimbangkan tulisan – tulisan yang diuraikan dengan perspektif sosial atau real impact di dalam masyarakat.
Articles
764 Documents
IMPLEMENTASI MEDIA KARTU KOSAKATA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS V SD NEGERI 096113 TANJUNG SARIBU
JOHAN R MATONDANG;
CATHERINE SARAGIH
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 2 No 12 (2021): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA (EDISI - JULI 2021 )
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purposes of this study are (1) to find out how to improve speaking skills using vocabulary card media in fourth grade students of SD Negeri 096113 in the 2020/2021 academic year; (2) to determine the form of planning and implementation of learning to speak using vocabulary card media: (3) to find out the obstacles and results obtained from learning to speak using vocabulary card media, consisting of 20 students. This study uses a qualitative approach, because the study seeks to examine more deeply about the improvement of learning outcomes in speaking skills using vocabulary cards in Indonesian learning, which aims to help students express ideas and ideas well. This study also uses 2 (two) cycles starting from February to May 2021. From the results of the learning activities, it can be concluded as follows: (1) learning by using vocabulary card media has a positive impact on improving speaking skills marked by an increase in students' speaking in each cycle, namely the first cycle obtained an average of 66.25 and in the second cycle obtained an average of 80; (2) the application of vocabulary card media in speaking skills has a positive influence, namely students are able to express and express ideas, and the results of students' scores meet the minimum completeness criteria.
LITERASI MEDIA DIGITAL TENTANG HOAKS BAGI KARANG TARUNA DUKUH BANJARASRI , NGLOROG, KABUPATEN SRAGEN
MUH ISA AL MANSYUR
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 2 No 01 (2020): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA (EDISI, VOL 02, N0 01 AGUSTUS
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jejaring sosial , dengan berbagai ragam platform media digital, adalah salah satu realitas teknologis yang paling populer di kalangan anak muda saat ini. Tingginya penggunaan media sosial ini tidak disadari oleh berbagai dampak yang terjadi dan dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Oleh karena itu, berbagai efek positif dari penggunaan jejaring sosial telah dirasakan,tetapi efek negatif dari jejaring sosial tersebut seringkali luput dari perhatian, bahkan mungkin tidak diperhitungkan. Deawasa ini kasus pencemaran nama baik, berita palsu, dan informasi hoaks sangat menonjol dalam wacana sosial dan dunia media digital. Perkembangan dampak negatif hoax tentunya sangat dipengaruhi oleh rendahnya tingkat literasi media sosial. Untuk itu penulis mengadakan sosialisasi terkait dengan literasi tentang hoaks pada para anggota Karang Taruna Kampung Banjarasri, Nglorog, Kabupaten Sragen. Penulis berusaha memberikan pengetahuan terkait literasi media sosial, khususnya kesadaran akan dampak hoax dan kemampuan mengidentifikasi dan merespon hoaks.
MEMBANGUN BUDAYA RAMAH LINGKUNGAN DENGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL
BEDJO SUKARNO;
FERY SETYAWAN
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 1 No 08 (2020): INTELEKTIVA : Jurnal Ekonomi, Sosial dan Humaniora E-ISSN 2686-5661
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Menciptakan budaya gaya hidup peduli ramah lingkungan tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena menyangkut perubahan baik pola pikir maupun perilaku yang selama ini jarang diperhatikan bahkan cenderung bertolak belakang dengan kebiasaan yang selama ini dilakukan oleh kebanyakan orang. Di tengah canggihnya saluran komunikasi, maka bentuk komunikasi interpersonal ini merupakan salah satu tipe komunikasi yang memegang peranan penting dalam proses pencapaian yang baik dalam usaha membangun budaya ramah lingkungan.
KEBUTUHAN SETIAP ORANG DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN YAITU DENGAN MEMBACA
BEDJO SUKARNO;
KUNASIROH
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 1 No 12 (2020): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA (EDISI, JULI 2020 )
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Untuk meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia biasa kita mulai dari sekolah dan dari lingkungan keluarga yang mana sekolah itu merupakan tempat/lembaga yang dirancang untuk melaksanakan proses pembelajaran yang dilakukan oleh siswa yang tentunya kegiatan itu tidak terlepas dari aktifitas membaca. Maka dari sinilah pentingnya mengembangkan budaya membaca di masyarakat yang dibiasakan sejak dari lingkungan dalam keluarga dan masyarakat sekitarnya
Pentingnya Komunkasi Interpersonal Dalam Membangun Keluarga Ideal
BEDJO SUKARNO;
NUZULIA SITI FATIMAH
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 2 No 08 (2021): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA (EDISI - MARET 2021 )
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Komunikasi Keluarga adalah suatu pengorganisasian yang menggunakan kata-kata, sikap tubuh (gesture), intonasi suara, tindakan untuk menciptakan harapan image, ungkapan perasaan serta saling membagi pengertian. Komunikasi dalam keluarga juga dapat diartikan sebagai kesiapan membicarakan dengan terbuka setiap hal dalam keluarga baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan, juga siap menyelesaikan masalah-masalah dalam keluarga dengan pembicaraan yang dijalani dalam kesabaran dan kejujuran serta keterbukaan
PERAN KARAKTERISTIK BUDAYA DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT
BEDJO SUKARNO;
JOKO LARSONO
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 2 No 12 (2021): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA (EDISI - JULI 2021 )
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peranan lebih banyak menunjuk pada fungsi, penyesuaian diri, dan sebagai suatu proses. Jadi, seseorang menduduki suatu posisi dalam masyarakat serta menjalankan suatu peranan. Karakteristik kebudayaan sendiri merupakan sesuatu yang dapat dipelajari, dapat ditukar dan dapat berubah, itu terjadi hanya jika ada jaringan interaksi antar manusia atau antar masyarakat dalam bentuk komunikasi antarpribadi maupun antar kelompok budaya yang terus menerus.
PELATIHAN PUBLIK SPEAKING PADA GENERASI MUDA DESA KIRINGAN BOYOLALI
WAHYUNING CHUMAESON
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 1 No 08 (2020): INTELEKTIVA : Jurnal Ekonomi, Sosial dan Humaniora E-ISSN 2686-5661
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemahaman tentang Publik Speaking adalah sebuah proses komunikasi yang dilakukan di hadapan orang atau sekelompok orang, khalayak ramai. Pada umumnya public speaking bertujuan untuk memberikan informasi, mempengaruhi, atau menghibur banyak orang.sehingga dapat dikatakan bahwa public speaking adalah tata cara untuk bericara di depan umum, sehingga harus dilakukan secara runtut dan terencana. Untuk itulah kegiatan Pelatihan Publik Speaking Pada Generasi muda yang dalam hal ini adalah Karang Taruna Desa Kiringan Boyolali dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Kegiatan pelatihan ini meliputi pemaparan materi tentang Pemahaman Publik Speaking, dilanjutkan dengan sesi diskusi. Kegiatan ini diharapakan dapat memberikan manfaat bagi para generasi muda atau Karang Taruna Desa Kiringan Boyolali dalam meningkatkan kwalitas sumber daya mereka.
MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK DENGAN PENDIDIKAN PADA KARANG TARUNA DESA WINONG BOYOLALI
WAHYUNING CHUMAESON
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 1 No 12 (2020): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA (EDISI, JULI 2020 )
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Partisipasi Politik adalah keterlibatan atau keikutsertaan warga dalam segala tahapan kebijakan, mulai dari sejak pembuatan keputusan sampai dengan penilaian keputusan, termasuk juga peluang untuk ikut serta dalam pelaksanan keputusan. Konsep partisipasi politik menjadi sangat penting dalam dalam kehudupan berdemokrasi. Adapun Pendidikan Politik dapat dipahami sebagai proses sosialisasi politik yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat agar mereka dapat berpartisipasi secara maksimal dalam sistim politiknya, sesuai paham kedaulatan rakyat atau demokrasi. Pentingnya Pendidikan Politik dan Partisipasi Politik bagi genrasi muda sangatlah perlu ditanamkan agar roda demokrasi dapat berkelanjutan dalam melahirkan para pemimpin bangsa Indonesia kedepannya. Untuk itulah kegiatan Peningkatan Partisipasi Politik dengan Pendidikan Politik Pada Karang Taruna Desa Winong Boyolali dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Kegiatan pendidikan ini meliputi pemaparan materi tentang Pemahaman Politik dan Partisipasi Politik, dilanjutkan dengan sesi diskusi. Kegiatan ini diharapakan dapat memberikan manfaat bagi para generasi muda atau Karang Taruna Desa Winong Boyolali dalam meningkatkan partisipasi politik mereka.
PENINGKATAN KESETARAAN GENDER DENGAN PENDIDIKAN POLITIK PADA PEREMPUAN DI DESA SINGODUTAN KECAMATAN SELOGIRI KEBUPATEN WONOGIRI
WAHYUNING CHUMAESON
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 2 No 08 (2021): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA (EDISI - MARET 2021 )
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Setiap manusia meskipun ia bukan sebagai subjek politik, tetapi ia pasti merupakan objek politik. Sistem politik demokratis yang dianut dan dijalankan dalam suatu negara, menghendaki partisipasi masyarakat (warga Negara). Terkait dengan sistim politik yang demokratis, laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama di dalamnya. Pemenuhan hak-hak politik perempuan merupakan salah satu jalan bagi perbaikan nasib perempuan. Keterwakilan perempuan di parlemen dan pemerintahan bukan tujuan akhir, namun merupakan entri point bagi perjuangan demi jutaan nasib perempuan lainnya dalam mencapai kesetaraan gender. Pemerintah dan masyarakat memiliki fungsi dan tanggung jawab yang signifikan dalam upaya meningkatkan partisipasi politik dan memperjuangkan kepentingan politik perempuan. Partisipasi politik perempuan tidak akan pernah mendapat hasil selama seluruh lapisan masyarakat tidak melakukan upaya-upaya maksimal dalam pemberdayaan perempuan. Pendidikan politik yang dilakukan oleh Lembaga Pendidikan, partai politik, LSM terhadap perempuan kesemuanya untuk memenuhi fungsi, kewajiban dan tanggung jawabnya sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang telah ditetapkan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN WIRAUSAHA PADA KARANG TARUNA KELURAHAN PULISAN BOYOLALI
WAHYUNING CHUMAESON
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 2 No 12 (2021): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA (EDISI - JULI 2021 )
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Potensi peningkatan dan pembinaan jiwa kewirausahaan pada generasi muda pada Karang Taruna Kelurahan Pulisen Boyolali sangat besar. Meskipun demikian, peningkatan dan pembinaan jiwa kewirausahaan masih belum optimal karena tingkat pendidikan sebagian besar khalayak sasaran adalah lulusan sekolah menengah atas yang sangat jarang atau mungkin tidak pernah mendapatkan pengetahuan kewirausahaan secara praktis. Banyak potensi ide kreatif untuk menjalankan usaha belum tergali dengan optimal. Tujuan pelatihan peningkatan kemamouan wirausaha ini diharapkan menumbuhkan jiwa kewirausahaan generasi muda agar memiliki pemikiran untuk memulai sendiri usaha dengan bakat/hobi yang dimiliki serta memanfaatkan baik sumber daya maupun modal yang ada untuk menciptakan suatu barang yang bernilai ekonomis. Dalam pelatihan ini, digunakan beberapa metode, antara lain metode ceramah, metode diskusi dan tanya jawab, serta praktik pembuatan perencanaan usaha. Peserta juga diminta untuk memaparkan hasil rancangan usahanya. Hasil evaluasi terhadap 100 orang peserta pelatihan secara umum menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman setelah diberikan materi kewirausahaan dan penyusunan perencanaan usaha