cover
Contact Name
Nahda Kanara
Contact Email
hortuscolerpyk@gmail.com
Phone
+6281365562928
Journal Mail Official
hortuscolerpyk@gmail.com
Editorial Address
Jalan Negara Km 7, Tanjung Pati, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapupuh Kota, Sumatera Barat
Location
Kab. lima puluh kota,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Hortuscoler
ISSN : 27759245     EISSN : 27759962     DOI : https://doi.org/10.32530/jh
Core Subject : Agriculture,
Focus Jurnal Hortuscoler publishes primary research paper, review article, policy analysis and research notes and preliminary results in all areas of horticulture. Manuscripts could be written either in English or in Indonesia. Scope Jurnal Hortuscoler covers horticulture in broad sense including agronomy, plant production, genetic and plant breeding, plant physiology, plant ecology, plant biotechnology, modeling, and seed science and technology.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2023): April" : 4 Documents clear
PRODUKSI SERTA ANALISA KELAYAKAN USAHA BAWANG MERAH DENGAN APLIKASI KOMPOS KOMBINASI AMPAS KELAPA DAN PUPUK KANDANG AYAM Rina Alfina
JURNAL HORTUSCOLER Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jh.v4i1.637

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditi sayuran umbi yang memiliki harga cukup stabil dipasaran. Meningkatnya kebutuhan bawang merah dari tahun ke tahun memerlukan suatu usaha untuk mengoptimalkan produksi. Usaha pengoptimalan produksi bawang merah dapat dilakukan dengan mengaplikasikan teknologi ramah lingkungan, yaitu memanfaatkan bahan-bahan organik yang ada di lingkungan sekitar, seperti kompos kombinasi dari ampas kelapa dan pupuk kandang ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan produksi bawang merah serta menganalisa kelayakan usaha budidaya bawang merah dengan mengaplikasikan kompos kombinasi dari ampas kelapa dan pupuk kandang ayam. Penelitian berlokasi di kebun pecobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh dengan metode Demonstrasi Plot seluas 318,65 m2 yang belangsung selama 4 bulan. Parameter yang diamati adalah bobot produksi per luas lahan, serta analisa financial kelayakan usaha bawang merah yaitu, total penerimaan, total biaya, perbandingan laba rugi, profitabilitas dan nilai titik impas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaplikasian kompos kombinasi ampas kelapa dan pupuk kandang ayam belum mampu mengoptimalkan produksi bawang merah. Akan tetapi, analisa finansial memperlihatkan hasil bahwa usaha budidaya bawang merah dengan teknologi ini layak untuk diusahakan dengan bobot umbi konsumsi 167 kg per 318,65 m2; total penerimaan Rp. 3.482.000; total biaya Rp. 2.228.865, keuntungan Rp. 1.253.135; Profitabilitas sebesar 56,22 %; R.C rasio 1,56.
Pemanfaatan kombinasi kompos tithonia dan pupuk kandang bebek untuk mengoptimalkan produksi tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) Fikri , Hidayatul; Chan, Sari Rukmana Okta Sagiita; Fambari, Rovel Lando
JURNAL HORTUSCOLER Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah merupakan komoditas hortikultura yang tergolong dalam sayuran umbi. Pada budidaya bawang merah, biasanya petani menggunakan pupuk anorganik secara terus menerus. Hal Ini dapat menurunkan kesuburan tanah. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan dengan penggunaan pupuk organik seperti kompos kombinasi daun tithonia dan pupuk kandang bebek pada budidaya tanaman bawang merah.Tujuan penelitian ini  adalah untuk untuk mengoptimalkan produksi bawang merah dan menganalisis kelayakan usaha budidaya bawang merah di kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Agustus sampai Desember 2022 di lahan percobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Kegiatan yang telah dilakukan adalah pembuatan kompos, pengadaan umbi bibit, persiapan lahan, pengaplikasian kompos, pemasangan mulsa, persiapan dan penanaman umbi bibit, pemeliharaan yaitu penyiraman, penyulaman, penyapuan, penyiangan, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, panen dan pasca panen serta pemasaran. Produksi bawang merah pada kegiatan proyek usaha mandiri, mencapai 201 kg/250 m² setara 8 ton/Ha, produksi belum optimal jika dibandingkan produksi bawang merah di Kabupaten Lima Puluh Kota sebesar 12,06 ton/Ha setara dengan 301,5 kg/250 m². Harga jual rata-rata Rp. 20.731 per kg sehingga memperoleh pendapatan Rp. 4.167.000, biaya yang dikeluarkan untuk proyek usaha mandiri Rp. 1.787.978 dengan RC ratio 2,3 dan profitabilitas 133 %. Dengan demikian proyek usaha mandiri memperoleh keuntungan dan layak untuk  diusahakan.
PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR KULIT PISANG UNTUK MENGOPTIMALKAN PRODUKSI TANAMAN KACANG BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) Chairunnisak Chairunnisak
JURNAL HORTUSCOLER Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang buncis (Phaseolus vulgaris L.) merupakan salah satu komoditi hortikultura yang banyak diminati oleh masyarakat. Permintaan masyarakat terhadap kacang buncis terus meningkat, namun produksinya masih rendah khususnya di Kabupaten Lima Puluh Kota. Produksi kacang buncis di Kabupaten Lima Puluh Kota sebanyak 5.569 ton/ha. Rendahnya produksi kacang buncis disebabkan oleh penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus sehingga mengakibatkan pencemaran tanah, air, dan penurunan tingkat kesuburan tanah. Oleh sebab itu, budi daya tanaman kacang buncis yang baik perlu dilaksanakan untuk mendapatkan produksi yang optimal. Salah satu teknologi untuk meningkatkan produksi kacang buncis adalah dengan penggunaan pupuk organik cair kulit pisang. Tujuan Proyek Usaha Mandiri (PUM) ini adalah mengoptimalkan produksi kacang buncis dengan menggunakan teknologi pupuk organik cair (POC) kulit pisang dan menganalisis kelayakan usaha budi daya kacang buncis dengan menggunakan teknologi pupuk organik cair (POC) kulit pisang. PUM ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus – November 2022, dilakukan di kebun percobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Pelaksanaan PUM meliputi pembuatan POC kulit pisang, penyediaan benih, pengolahan lahan dan pembuatan bedengan, pemberian pupuk kandang ayam, penanaman benih, penyiraman, penyulaman, pemberian POC kulit pisang, pemasangan ajir dan benang, penyiangan dan pembumbunan, pemupukan susulan, pengendalian hama dan penyakit, panen dan pasca panen, dan pemasaran. Berdasarkan pelaksanaan PUM didapatkan hasil sebanyak 665,5 kg dengan total biaya Rp 1.615.755, total penerimaan Rp 2.412.100, keuntungan Rp 796.345, analisis finansial RC Ratio 1.49, dan profitabilitas 49.28%. Proyek Usaha Mandiri ini disimpulkan mendapatkan keuntungan serta layak untuk diusahakan dan disarankan dalam budi daya kacang buncis menggunakan pupuk organik cair kulit pisang. Kata kunci : kacang buncis, kulit pisang, pupuk kandang ayam
PEMANFAATAN KOMPOS KOMBINASI LIMBAH KULIT KAKAO DAN PUPUK KANDANG AYAM UTUK MENGOPTIMALKAN PRODUKSI TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) Nurfadhilla syafri
JURNAL HORTUSCOLER Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jh.v4i1.655

Abstract

Buncis merupakan salah satu sayuran yang banyak dibudidayakan di Indonesia yang merupakan jenis tanaman sayuran polong dan memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia. Produksi Buncis dapat dioptimalkan dengan cara mengaplikasikan bahan organik padaa lahan tanam salah satunya dengan kompos kombinasi kulit kakao dan pupuk kandang ayam. Kandungan hara mineral kulit kakao cukup tinggi, khusunya hara Kalium dan Nitrogen. Tujuan dari Proyek Usaha Mandiri ini adalah pemanfaatan kompos limbah kulit kakao untuk mengoptimalkan produksi tanaman kacang buncis serta menganalisis kelayakan usaha budidaya tanaman buncis dengan potensi pasar di daerah Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan telah dilakukan selama 4 bulan di lahan percobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Parameter yang diamati adalah total produksi buncis per luas lahan 250 m², serta analisa finansial kelayakan usaha buncis yaitu, total penerimaaan, total biaya, perbandingan laba rugi, profitabilitas dan nilai titik impas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaplikasian kompos kombinasi kulit kakao dan pupuk kandang ayam mampu mengoptimalkan produksi buncis Berdasarkan hasil Proyek Usaha Usaha Mandiri diperoleh produksi buncis sebanyak 532 kg dari 250 m² luas lahan yang digunakan, dengan pendapatan sebesar Rp.1.947.000, dan total biaya yang digunakan sebesar Rp.1.025.300, dan keuntungan sebesar Rp 948.700 dengan RC ratio 1,92 dan profitabilitas 92,5%, BEP harga Rp.1.920/kg, BEP hasil 218,1 kg dan  BEP lahan sebesar 129,8 m².

Page 1 of 1 | Total Record : 4