cover
Contact Name
Nova Indra
Contact Email
ejournalwartapendidikan@gmail.com
Phone
+62811990400
Journal Mail Official
ejournalwartapendidikan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Danau Tambingan G6E/5 Malang, Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Warta Pendidikan : Jurnal Pendidikan dan Budaya
ISSN : 25409344     EISSN : 27762904     DOI : https://doi.org/10.0503/wp
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ilmiah WARTA PENDIDIKAN, adalah JURNAL NASIONAL yang terbit bulanan. Warta Pendidikan hadir sebagai media ilmiah yang khusus diperuntukkan bagi pemuatan/publikasi materi-materi ilmiah yang berasal dari Karya Ilmiah Guru, Dosen, Mahasiswa S1, S2,dan S3.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 9 (2021): Warta Pendidikan" : 6 Documents clear
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Tolak Peluru Gaya O’brien pada Siswa Kelas VI SDK Waepana Kecamatan Soa Kabupaten Ngada Yoseph Rani
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 5 No. 9 (2021): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v5i9.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar tolak peluru gaya o’brien pada siswa kelas VI SDK Waepana. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitian adalah para siswa SDK Waepana yang berjumlah 28 siswa yang terdiri atas 11 putra dan 17 putri. Untuk mengumpulkan data mengenai aktivitas belajar teknik dasar tolak peluru gaya o’brien digunakan pedoman observasi, sedangkan data mengenai hasil belajar teknik dasar tolak peluru gaya o’brien digunakan tes kinerja. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menemukan sebagai berikut: (1) Aktivitas belajar teknik dasar tolak peluru gaya o’brien meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VI SDK Waepana Kecamatan Soa Tahun Pelajaran 2019/2020. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan rata-rata aktivitas belajar teknik dasar tolak peluru gaya o’brien dari observasi awal = 32,46, dan siklus I = 39,79 serta meningkat ke siklus II = 54,83 sehingga terjadi peningkatan aktivitas belajar teknik dasar tolak peluru gaya o’brien dari siklus I ke siklus II sebesar 15 (27,35%), dan (2) hasil belajar teknik dasar tolak peluru gaya o’brien meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VI SDK Waepana Kecamatan Soa Tahun Pelajaran 2019/2020. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan rata-rata hasil belajar teknik dasar tolak peluru gaya o’brien observasi awal = 68, dan siklus I = 74,47 meningkat ke siklus II = 84,18 sehingga terjadi peningkatan hasil belajar teknik dasar tolak peluru gaya o’brien dari siklus I ke siklus II sebesar 9,71 ( 11%).
Peningkatan Mutu Guru dalam Proses Pembelajaran melalui Penerapan Supervisi Klinis Kepala Sekolah di SDN Agowoe Kecamatan Soa Tahun 2019/2020 Antonius No Gili
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 5 No. 9 (2021): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v5i9.115

Abstract

Keterampilan utama dari seorang guru adalah melakukan penilaian dan pembinaan kepada siswa untuk secara terus menerus meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang dilaksanakan di kelas agar berdampak pada kualitas hasil belajar siswa. Untuk dapat mencapai kualitas tersebut guru diharapkan dapat melakukan pembelajaran yang didasarkan pada metode dan teknik yang tepat sesuai dengan kebutuhan siswa. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa ternyata kualitas pendidikan masih jauh dari apa yang diharapkan terutama di SDN Agowoe Kecamatan Soa Kabupaten Ngada. Untuk mengatasi masalah tersebut maka peneliti sekaligus sebagai kepala sekolah melakukan pembinaan kepada guru melalui supervisi Klinis, dan tindakan ini sebagai suatu langkah yang tepat agar peningkatan capaian mutu sekolah dapat dicapai sesuai dengan program pemerintah yaitu program pendidikan bermutu.Tujuan dari penelitian tindakan sekolah (PTS) ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pembinaan kepala sekolah melalui supervisis Klinis untuk meningkatkan kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran. Dalam penelitian tindakan sekolah (PTS) ini dilakukan dalam 3 siklus, dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan kinerja guru dengan mencapai standar ideal. Dari 65,50% pada siklus I, dapat meningkat menjadi 72,50% pada siklus II, dan siklus ke III 83,75%. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa pembinaan melalui supervisi Klinis dapat meningkatkan kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran, dengan ketuntasan mencapai 100%.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Materi Perbandingan pada Siswa Kelas VIIA SMP Negeri 1 Golewa Barat Tahun Pelajaran 2019-2020 Mariela Wele
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 5 No. 9 (2021): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v5i9.116

Abstract

Media pembelajaran yang bertitik berat pada penalaran dan kontektual adalah salah satu sarana membantu mempermudah pemahaman suatu konsep dalam matematika. Salah satu contohnya dengan menggunakan media kongkrit. Penyampaian materi yang disampaikan oleh guru dengan memberikan contoh benda kongkrit selain dapat lebih mudah siswa melihat dan memperhatikan, juga mampu menumbuhkan daya tarik dan rasa senang pada diri siswa. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas VIIA khususnya materi perbandingan. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah peneliti laksanakan di kelas VII A SMP Negeri 1 Golewa Barat semester genap tahun pelajaran 2019/2020 ditemukan bahwa hasil belajar matematika secara individual siswa kelas VIIIA masih rendah yaitu 27,59% siswa yang hasil belajarnya memperoleh nilai ≥ 75 sesuai dengan KKM yang ditetapkan. Ada peningkatan prestasi hasil belajar siswa yang signifikan dari hasil tes materi perbandingan setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIIA SMP Negeri 1 Golewa Barat semester genap tahun pelajaran 2019/2020 yaitu sebesar 27,60 % dari siklus I sebesar 51,70% menjadi 93,10% pada siklus II. Ada perubahan sikap belajar yang positif dari hasil observasi oleh observer pada siswa kelas VIIA SMP Negeri 1 Golewa Barat semester genap tahun pelajaran 2019/2020 materi perbandingan setelah dilakukan pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran kooperatif STAD sebesar 34,48 % dari siklus I sebesar 51,72 % menjadi 86,20 % pada siklus II. Ada perubahan respon belajar yang positif dari hasil penghitungan angket oleh siswa kelas VIIA SMP Negeri 1 Golewa Barat semester genap tahun pelajaran 2019/2020 materi perbandingan setelah dilakukan pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran kooperatif STAD sebesar 24,13 % dari siklus I sebesar 62,06 % menjadi 82,20% pada siklus II. Dari data hasil penelitian tindakan kelas nampak bahwa semua unsur yang penulis teliti yaitu, nilai test matematika akhir siklus, nilai afektif dari observasi tentang keterlibatan secara aktif dalam proses pembelajaran maupun dari nilai angket semua mengarah pada peningkatan hasil yang semakin lama semakin baik melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD pokok bahasan perbandingan pada siswa kelas VIIA SMP Negeri 1 Golewa Barat semester genap tahun pelajaran 2019/2020 secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar.
Upaya Peningkatan Kinerja Guru Melalui Teknik Lesson Study Secara Kolaboratif dan Rutin di TKK St.Theresia Mangulewa Kabupaten Ngada Aurelia Wea
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 5 No. 9 (2021): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v5i9.117

Abstract

Latar belakang permasalahan dari penelitian ini adalah guru belum mampu menunjukkan kinerja (work performance) yang memadai. Karena guru belum sepenuhnya ditopang oleh derajat penguasaan kompetensi yang memadai, oleh karena itu perlu adanya upaya yang komprehensif guna meningkatkan kompetensi guru. Peneliti sebagai kepala sekolah di TKK TKK St.Theresia Mangulewa melakukan upaya perbaikan untuk meningkatkan mutu pembelajaran guru di Sekolah dengan metode Lesson Study secara kolaboratif dan rutin. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil dari penelitian ini antara lain, mampu membentuk tenaga pendidik yang produktif/ profesional dan mampu meningkatkan mutu pembelajaran dan ada pengaruh besar terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian "Upaya Peningkatan Kinerja Guru Melalui Teknik Lesson Study Secara Kolaboratif dan Rutin Di TKK St.Theresia Mangulewa Kabupaten Ngada" ternyata dapat meningkatkan mutu pembelajaran di kelas di TKK St.Theresia Mangulewa Kabupaten Ngada.
Elektabilitas Gaya Kepemimpinan Perusahaan Kertas di Tangerang Gina Majesta
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 5 No. 9 (2021): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v5i9.118

Abstract

This study aims to determine the ability of leadership style applied in PT CPK influence its employees. This study uses a type of qualitative research method with data collection techniques carried out by triangulation (combined). The results of this study are that the leadership style applied by the leaders at PT CPK is the Authoritarian Leadership Style. Advice from the author is that leaders often meet face-to-face with employees and communicate, so that the work environment becomes more comfortable and work pressure decreases.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Number Head Together dan Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa pada Materi Garis Singgung Lingkaran: PTK pada Mata Pelajaran Matematika di Kelas VIII D SMPN 8 Cimahi Sri Wahyu Winnarty
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 5 No. 9 (2021): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v5i9.119

Abstract

Penelitian ini berawal karena masih rendahnya aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika. Menyikapi hal tersebut diperlukan sebuah model pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan siswa sehingga berimbas pada meningkatnya hasil belajar siswa. Salah satu model pembelajaran yang menuntut siswa aktif dalam kegiatan pembelajaran adalah model diskusi kelompok (pembelajaran kooperatif). Terdapat beberapa tipe model pembelajaran kooperatif diantaranya tipe Number Head Together (NHT) dan Two Stay Two Stray (TSTS). Pada kedua model pembelajaran ini aktivitas siswa dalam memperoleh pengetahuannya dapat teramati dengan baik. Kegiatan diskusi kelompok tidak lagi didominasi oleh siswa pandai saja, karena semua siswa memperoleh kesempatan yang sama untuk mempresentasikan pengetahuan yang diperolehnya serta siswa dituntut untuk mampu bekerjasama dengan siswa lain di luar kelompoknya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah model pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together (NHT) dan Two Stay Two Stray (TSTS) mampu meningkatkan aktivitas belajar matematika siswa. Di samping itu apakah penerapan model pembelajaran NHT dan TSTS berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi garis singgung lingkaran, serta sikap dan tanggapan siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan TSTS. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom Action Research). Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII D SMPN 8 Cimahi. Instrumen yang digunakan adalah 1) Lembar Kerja Siswa (LKS), 2) tes unit (post tes), 3) lembar observasi aktivitas dengan indikator; keaktifan (mengeluarkan pendapat, mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan), perhatian (menyimak, mendengarkan penjelasan guru, menunjukkan antusias dalam belajar, menunjukkan ketertarikan dalam pembelajaran, menunjukkan rasa senang dalam pembelajaran) dan kerjasama (memberi bantuan/ saran kepada orang lain,menghargai pendapat orang lain dalan diskusi, menunjukkan kekompakan dalam berdiskusi, ketepatan mengerjakan tugas dalam hal ini melengkapi LKS) dan 4) angket siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar siswa sebesar 33 % di awal siklus 1 dari 67,6 % menjadi 90 % di akhir siklus 2 . Besar peningkatan setiap indikator diawal siklus 1 dan diakhir siklus 2 adalah 48 % untuk indikator aktifitas, 37 % untuk indikator perhatian dan 35 % untuk indikator kerjasama, sedangkan untuk aspek kognitif tidak terjadi perubahan yang signifikan antara nilai rata-rata di siklus I yaitu 90,5 menjadi 90,8 di siklus II. Adapun hasil angket siswa menunjukkan bahwa 94 % siswa memberikan tanggapan positif terhadap pembelajaran kooperatif tipe NHT dan TSTS pada materi pembelajaran garis singgung lingkaran. kombinasi pembelajaran kooperatif tipe NHT dan TSTS mampu meningkatkan aktivitas belajar matematika siswa. Dengan demikian pembelajaran kooperatif NHT dan TSTS dapat menjadi salah satu solusi dalam pembelajaran matermatika yang berdampak positip terhadap hasil belajar siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 6