cover
Contact Name
Ekasatya Aldila Afriansyah
Contact Email
ekafrian@gmail.com
Phone
+628979550972
Journal Mail Official
mosharafajournal@institutpendidikan.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Lantai 2, Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut Jalan Pahlawan No. 32 Sukagalih, Garut, Jawa Barat
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 20864280     EISSN : 25278827     DOI : https://doi.org/10.31980/mosharafa
Core Subject : Education,
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika (p-ISSN: 2086-4280 & e-ISSN: 2527-8827) mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang pendidikan matematika yang belum pernah dipublikasikan. Penulis dapat berasal dari berbagai level, seperti mahasiswa (S1, S2, S3), guru, dosen, praktisi, maupun pemerhati pendidikan matematika. Mosharafa terbit tiga kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Januari, Mei, dan September. Penerbit Mosharafa adalah Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2022)" : 15 Documents clear
Modul Matematika dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Memfasilitasi Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Aulia Husniah; Raekha Azka
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.276 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.1329

Abstract

Melihat tujuan dan standar proses pembelajaran matematika, penalaran matematis merupakan kemampuan yang diharapkan dapat dicapai siswa. Akan tetapi, penalaran matematis siswa Indonesia masih rendah dan sumber belajar yang digunakan masih terbatas. Kemudian salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut, peneliti berupaya membuat modul matematika dengan model pembelajaran problem-based learning (PBL). Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul matematika dengan model pembelajaran PBL untuk memfasilitasi kemampuan penalaran matematis siswa dan mengetahui bagaimana kevalidan modul tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan yaitu PPE yang terdiri dari Planning, Production, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data adalah uji validitas produk yang dilakukan oleh ahli materi yaitu dua dosen dan ahli media yaitu dua guru matematika dan satu dosen. Penelitian ini berhasil mengembangkan sebuah modul matematika dengan model pembelajaran PBL. Modul yang dikembangkan ini dikatakan valid dengan rata-rata skor aktual yaitu 94 dengan kriteria Baik dan 50,33 dengan kriteria Sangat Baik.Seeing the goals and standards of the mathematics learning process, mathematical reasoning is an ability that is expected to be achieved by students. However, Indonesian students' mathematical reasoning is still low and the learning resources used are still limited. Then one of the efforts to overcome this, the researchers tried to make a mathematics module with a problem based learning (PBL) learning model. The purpose of this research is to develop a mathematics module with a PBL learning model to facilitate students' mathematical reasoning abilities and find out how valid the module is. This research is a research and development with a development model, namely PPE which consists of Planning, Production, and Evaluation. The data collection technique is a product validity test conducted by material experts, namely two lecturers and media experts, namely two mathematics teachers and one lecturer. This research succeeded in developing a mathematics module with PBL learning model. The developed module is said to be valid with an average actual score of 94 with Good criteria and 50.33 with Very Good criteria.
Desain LKM Elektronik Bermuatan Etnomatematika Pada Pakaian Adat Dayak Iban Dan Bahasa Inggris Hartono Hartono; Muhammad Iqbal Ripo Putra
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.616 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.1301

Abstract

Penggunaan LKM cenderung sudah mulai dilakukan pada masa pandemic ini, hanya saja perlu adanya inovasi dari LKM yang akan digunakan dalam pembelajaran. LKM ELektronik dan memiliki muatan budaya lokal dengan penyajian menggunakan Bahasa internasional, yaitu Bahasa inggris menjadi inovasi baru pada pendidikan matematika. Penelitian ini memiliki tujuan agar menghasilkan LKM Elektronik bermuatan Etnomatematika pada pakaian adat Dayak iban dan Bahasa Inggris yang layak digunakan. Metode dalam penelitian ini yang digunakan merupakan model penelitian pengembangan dari  Borg and Gall. Teknik pengumpul data menggunakan teknik komunikasi tak langsung yaitu lembar validasi dan angket, dan teknik pengukuran, yaitu tes. Hasil penelitian LKM elektronik bermuatan etnomatematika dan bahasa inggris mencapai skor 83, 61% pada penilaian sebagai media dan 82,47% pada penilaian materi sehingga kriteria dinyatakan sangat valid; LKM elektronik bermuatan etnomatematika dan bahasa inggris mencapai persentase 83% kriteria sangat praktis; LKM elektronik bermuatan etnomatematika mencapai 75% mahasiswa yang memiliki nilai minimal baik, sehingga terkategori efektif.The use of LKM tends to have started during this pandemic, it's just that there needs to be innovation from LKM that will be used in learning. LKM electronic and has local cultural content with a presentation using international language, namely English, is an innovation in mathematics education. The purpose of this research is to produce an Electronic LKM containing ethnomathematics on Dayak Iban's traditional clothes and English that are suitable for use. The research method used is Borg and Gall's development research. Data collection techniques use indirect communication techniques, namely validation sheets and questionnaires, and measurement techniques, namely tests. The results of the electronic MFI research containing ethnomathematics and English reached a score of 83, 61% on the assessment as a medium and 82.47% on the assessment of the material so the criteria were declared very valid; Electronic LKM containing ethnomathematics and English reaches a percentage of 83% very practical criteria; Electronic LKM containing ethnomathematics reaches 75% of students who have a good minimum score, so they are categorized as effective.
Etnomatematika: Konsep Matematika pada Kue Lebaran Indah Amanah Diniyati; Aisyah Nurwulan Ekadiarsi; Salsabila bila; Ika Akmalia Herva Herdianti; Tasya Amelia; Wahidin Wahidin
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.247 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.1255

Abstract

Pada saat belajar matematika sering mengalami kendala yang disebabkan ketika pembelajaran tidak memberikan contoh konkret dari objek matematika yang abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis etnomatematika yang terdapat di kue lebaran. Metode yang digunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Total objek yang diteliti ada 4 buah kue lebaran, yaitu kue lidah kucing, kue kastangel, kue putri salju, kue nastar, dan 1 subjek untuk diwawancara, yaitu pedagang kue. Teknik penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini diperoleh Diantaranya pada kue nastar yang terbentuk dari bangun ruang setengah bola, kue putri salju yang terbentuk dari juring dan tembereng lingkaran kue kastangel yang terbentuk dari bangun ruang balok, dan kue Lidah kucing yang terbentuk dari bangun datar persegi panjang dan setengah lingkaran. Diharapkan dari pembelajaran konstektual yang menggunakan kue lebaran sebagai media pembelajaran dapat membantu serta menambah wawasan dalam memahami konsep bangun geometri pada matematika.At the time of learning mathematics often experience obstacles caused when learning does not provide concrete examples of abstract mathematical objects. The purpose of this study was to analyze the ethnomathematics contained in the Eid cake. The method used is qualitative research with an ethnographic approach. The total objects studied were 4 Eid cakes, namely cat tongue cake, kastangel cake, snow-white cake, nastar cake, and 1 subject to be interviewed, namely a cake seller. This research technique uses observation, interviews, and documentation. The results of this study were obtained. Among them are nastar cakes which are formed from a half-spherical shape, snow princess cakes which are formed from circles and circles of kastangel cakes which are formed from blocks of space, and cat's tongue cakes which are formed from rectangular and semi-circular flat shapes. It is hoped that contextual learning using Eid cakes as a learning medium can help and add insight into understanding the concept of geometric shapes in mathematics.
Media Google Classroom Berbantuan Animasi PowerPoint terhadap Hasil Belajar Siswa Abdul Jamil; Cholis Sa’dijah; Hery Susanto
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.506 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.1340

Abstract

Perubahan serentak dari pembelajaran clasical menjadi pembelajaran jarak jauh akibat pandemi Covid-19 menyebabkan pembelajaran berbasis internet perlu dilakukan. Salah satu yang dinilai mudah dipahami yaitu kombinasi antara animasi Powerpoint dengan Google Classroom. Melalui bantuan animasi Power Point yang di sisipkan dalam aplikasi Google Classroom diharapkan membuat pembelajaran lebih atraktif. Penelitian ini berfokus pada pengaruh pembelajaran online  menggunakan  Google Classroom berbantuan animasi PowerPoint terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian yaitu kuantitatif berdesain quasy-experiment dengan post-test only control group design. Sampel penelitian yaitu siswa kelas XII IPA di salah satu SMA Negeri di Pamekasan dengan jumlah 5 siswa kelas eksperimen dan 5 siswa kelas kontrol. Sampel diperoleh dengan simple random sampling. Materi penelitian yaitu geometri ruang. Instrumen menggunakan teknik tes tulis, dan dianalisis dengan uji t. Hasil Penelitian menunjukkan pembelajaran online dengan Google Classroom berbantuan animasi PowerPoint berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Kombinasi Google Classroom dan animasi PowerPoint direkomendasikan pada pembelajaran online.The simultaneous change from classical learning to distance learning due to the Covid-19 pandemic has forced internet-based learning to be carried out. One that is considered easy to understand is the combination of PowerPoint animation with Google Classroom. The help of PowerPoint animations inserted in the Google Classroom application is expected to make learning more interesting. This study focuses on the effect of online learning using Google Classroom with the help of PowerPoint animations on student learning outcomes. This type of research is a quantitative quasi-experimental design with a post-test-only control group design. The sample of this research was students of class XII science in one of the public high schools in Pamekasan with 5 students in the experimental class and 5 students in the control class. Samples were obtained by means of simple random sampling. The research material is the geometry of space. The instrument uses a written test technique and is analyzed by a t-test. The results showed that online learning with Google Classroom assisted by PowerPoint animation had a significant effect on learning outcomes. The combination of Google Classroom and PowerPoint animations is recommended for online learning.
Hypothetical Learning Trajectory pada Materi Peluang: Konteks Mainan Tradisional Ular Naga Dina Lita Sari; Devi Asfira Fitriani; Denti Zaedatul Khaeriyah; Hartono Hartono; Farida Nursyahidah
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.666 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.1290

Abstract

Siswa masih mengalami kesulitan belajar materi peluang, diantaranya sulit memahami konsep peluang, salah dalam menggunakan rumus peluang, dan kurangnya motivasi dalam belajar materi peluang. Desain pembelajaran dengan konteks pembelajaran yang tepat dapat menjadi solusi. Penelitian ini bertujuan mendesain pembelajaran materi peluang menggunakan konteks permainan ular naga. Metode penelitian yaitu design research dengan 3 tahapan yaitu: tahap persiapan, eksperimen desain dan analisis retrospektif. Tahap persiapan memberikan penjelasan mengenai persiapan sebelum uji coba HLT pada tahap ekperimen desain. Penelitian ini melibatkan 6 siswa kelas VIII MTs NU Mftahul Ulum Margasari dan 1 guru pengampu matematika. Penelitian ini merumuskan HLT yang terdiri dari 4 aktivitas pembelajaran siswa, yaitu: (1) Menonton video permainan ular naga, untuk mengidentifikasi banyaknya kejadian dan banyaknya eksperimen dan menentukan rumus peluang empirik, (2) menentukan rumus peluang teoritik, (3) menentukan ruang sampel, titik sampel, dan rumus frekuensi harapan, (4) menyelesaikan masalah kontekstual berkaitan materi peluang. Students still have difficulty learning opportunity material, including difficulty understanding the concept of opportunity, incorrectly using the probability formula, and lack of motivation in learning opportunity material. Learning design with the right learning context can be a solution. This study aims to design learning opportunities material using the context of the dragon game. The research method is design research with 3 stages, namely: preparation stage, experimental design, and retrospective analysis. The preparation stage explains the preparation before the HLT trial at the design experiment stage. This study involved 6 students of class VIII MTs NU Miftahul Ulum Margasari and 1 teacher of mathematics. This study formulates the HLT which consists of 4 student learning activities, namely: Watching a video game of dragon snakes, identifying the number of events and the number of experiments and determining the empirical probability formula, determining the theoretical probability formula, determining the sample space, sample point, and expected frequency formula, solve contextual problems related to probability material.

Page 2 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2026): January Vol. 14 No. 4 (2025): October Vol. 14 No. 1 (2025): January Vol. 13 No. 4 (2024): October Vol. 13 No. 3 (2024): July Vol. 13 No. 2 (2024): April Vol. 13 No. 1 (2024): January Vol. 12 No. 4 (2023): October Vol. 12 No. 3 (2023): July Vol 12, No 3 (2023) Vol. 12 No. 2 (2023): April Vol 12, No 2 (2023) Vol 12, No 1 (2023) Vol. 12 No. 1 (2023): January Vol. 11 No. 3 (2022): September Vol 11, No 3 (2022) Vol. 11 No. 2 (2022): Mei Vol 11, No 2 (2022) Vol. 11 No. 1 (2022): Januari Vol 11, No 1 (2022) Vol. 10 No. 3 (2021): September Vol 10, No 3 (2021) Vol. 10 No. 2 (2021): Mei Vol 10, No 2 (2021) Vol. 10 No. 1 (2021): Januari Vol 10, No 1 (2021) Vol. 9 No. 3 (2020): September Vol 9, No 3 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020): Mei Vol 9, No 2 (2020) Vol 9, No 1 (2020) Vol. 9 No. 1 (2020): Januari Vol 8, No 3 (2019) Vol. 8 No. 3 (2019): September Vol. 8 No. 2 (2019): Mei Vol 8, No 2 (2019) Vol. 8 No. 1 (2019): Januari Vol 8, No 1 (2019) Vol 7, No 3 (2018) Vol. 7 No. 3 (2018): September Vol. 7 No. 2 (2018): Mei Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol. 7 No. 1 (2018): Januari Vol 6, No 3 (2017) Vol. 6 No. 3 (2017): September Vol. 6 No. 2 (2017): Mei Vol 6, No 2 (2017) Vol. 6 No. 1 (2017): Januari Vol 6, No 1 (2017) Vol. 5 No. 3 (2016): September Vol 5, No 3 (2016) Vol. 5 No. 2 (2016): Mei Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol. 5 No. 1 (2016): Januari Vol. 4 No. 3 (2015): September Vol 4, No 3 (2015) Vol. 4 No. 2 (2015): Mei Vol 4, No 2 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol. 4 No. 1 (2015): Januari Vol. 3 No. 3 (2014): September Vol 3, No 3 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol. 3 No. 2 (2014): Mei Vol. 3 No. 1 (2014): Januari Vol 3, No 1 (2014) Vol. 2 No. 3 (2013): September Vol 2, No 3 (2013) Vol 2, No 2 (2013) Vol. 2 No. 2 (2013): Mei Vol. 2 No. 1 (2013): Januari Vol 2, No 1 (2013) Vol. 1 No. 2 (2012): September Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 1 (2012) Vol. 1 No. 1 (2012): Mei More Issue