cover
Contact Name
Dwi Astuti
Contact Email
jurnalpopulika@gmail.com
Phone
+6281578566925
Journal Mail Official
astibudiyanto@gmail.com
Editorial Address
nDalem Mangkubumen KT III 237 Yogyakarta 55132
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Populika
ISSN : 02162490     EISSN : 27759989     DOI : https://doi.org/10.37631/populika.v8i1
Jurnal POPULIKA is an open access, and peer-reviewed journal. Our main goal is to disseminate current and original articles from researchers and practitioners on various contemporary social and political issues: gender politics and identity, digital society and disruption, civil society movement, community welfare, social development, citizenship and public management, public policy innovation, international politics & security, media, information & literacy, politics, governance & democracy, radicalism and terrorism.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2022): Populika" : 7 Documents clear
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Instagram Dan Facebook Dalam Pembentukan Budaya Alone Together Pada Kalangan Remaja Di Desa Ambulu Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo Mubaroq, Husni; Hidayati, Yulia Nurul
POPULIKA Vol. 10 No. 2 (2022): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v10i2.497

Abstract

Penelitian ini akan membahas tentang penggunaan media sosial Instagram dan Facebook dalam pembentukan budaya Alone Together pada kalangan remaja di desa Ambulu kecamatan Sumberasih kabupaten Probolinggo. Penggunaan media sosial sering kali digunakan oleh setiap manusia sehingga di era modernisasi ini, baik dari kalangan anak-anak, remaja sampai dewasa, sudah menjadikan sebagai kebutuhan setiap harinya. Oleh karena itu media sosial dapat diartikan sebagai media komunikasi, jejaring sosial serta berpartisipasi dalam bentuk online. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial Instagram dan facebook dalam pembentukan budaya Alone together pada kalangan remaja. Budaya alone together adalah sendiri bersama atau bisa disebut dengan asyik bermain sendiri dengan media sosialnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap sejumlah remaja yang ada di desa Ambulu kecamatan Sumberasih kabupaten Probolinggo. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan media sosial Instagram dan Facebook masih banyak yang mengunakan dan sering terjadi terganggunya dalam pembelajaran serta pergaulan antar remaja. Banyak perubahan yang terjadi dengan media sosial ini, dan juga berdampak positif dan negatifnya. Dengan adanya budaya Alone Together atau bisa disebut asyik bermain sendiri, kalangan remaja yang hanya asyik bermain sendiri tanpa memperdulikan terhadap orang di sekitarnya dan seringkali terdapat perkumpulan atau kelompok yang hanya bermain dengan medianya.
Efektivitas Layanan Cepat Administrasi Kecamatan Guna Mendorong Lahirnya Good Governance: (Studi Kasus: Kecamatan Dringu, Probolinggo) Septiandika, Verto; Aderovi, Mariatul Khiptia Agis
POPULIKA Vol. 10 No. 2 (2022): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v10i2.507

Abstract

Tulisan ini membahas terkait pelayanan publik merupakan suatu aktifitas layanan dalam kegiatan administrasi untuk memberikan jasa dan barang kepada masayarakat. Pemerintah saat ini menghadapi tekanan dalam peningkatan mutu terhadap pelayanan, untuk menambah partisipatif dalam memberikan informasi pada masyarakat (Holle, 2011). Dalam Peraturan Bupati Probolinggo No. 93 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang memaparkan terkait adanya kegiatan atau ikatan aktivitas dalam rangka memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat disekitar yang disediakan oleh pelayanan publik khususnya pada pelayanan barang dan jasa ataupun pada pelayanan yang berhubungan dengan administratif dengan mengikuti ketentuan dari peratuaran perundang. Di Kabupaten Probolinggo, Kecamatan Dringu memiliki sebuah inovasi terkait pelayanan public yaitu Layanan Cepat Administrasi Kecamatan (LAPAK), adanya inovasi pelayanan tersebut diharapkan dapat memberikan citra baik bagi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan mengumpulkan bahan dalam bentuk informasi tertulis, penulis pengumpulkan data dengan mengunakan data sekunder. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui terkait efektifitas layanan cepat administrasi kecamatan (LAPAK) di kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.
Rivalitas Arab Saudi, Iran, dan Israel di Kawasan Timur Tengah Umam, Khotibul
POPULIKA Vol. 10 No. 2 (2022): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v10i2.509

Abstract

Dinamika politik di kawasan Timur Tengah selalu menjadi perhatian dunia global. Kompleksitas ketegangan yang tinggi bercampur dengan berbagai isu baik regional maupun global menjadi konflik menahun yang selalu hadir di mata publik. Termasuk aktor berpengaruh dalam pergolakan yang selalu menjadi sorotan dunia ialah Arab Saudi, Iran, dan Israel. Pengaruh perkembangan politik ketiganya ialah pada stabilitas politik regional kawasan Timur Tengah dan pada pengambilan kebijakan politik internal masing-masing negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengamati lebih dalam pada perkembangan politik yang ada di Arab Saudi, Iran, dan Israel, serta pengaruhnya di kawasan Timur Tengah. Sebagai pendekatan kajiannya ialah teori balance of power dan strukturalis-konstruktifis sebagai komparasinya. Hasil kajian dan pembahasaannya ialah bahwa baik Arab Saudi, Israel maupun Iran saling gencar mencari mitra sebagai wujud perimbangan dengan negara lain yang dirasa akan lebih unggul. Adapun sebagai salah satu cara dalam melancarkan strategi kekuatan perimbangannya masing-masing ialah mencari mitra atau sekutu. Selanjutnya, hasil kajian dan pembahasan juga menunjukkan betapa arah kebijakan politik yang dilakukan ketiganya dalam rangka mengimbangi dan menyaingi sesama menjadi faktor yang sangat berpengaruh pada stabilitas politik di kawasan regional Timur Tengah. Selain itu, tidak bisa dipungkiri juga bahwa ada beberapa aktor luar yang turut andil dalam penentuan arah perkembangan politik di Arab Saudi, Iran, dan Israel pada persaingannya di kawasan Timur Tengah.
Tindakan Indonesia dan Arab Saudi dalam Isu Pelanggaran Hak Asasi Manusia Terhadap Etnis Uighur di Xinjiang pada Tahun 2019 Fiadi, Ilham Rilin
POPULIKA Vol. 10 No. 2 (2022): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v10i2.510

Abstract

Isu kemanusiaan terhadap Uighur di Xinjiang menjadi perhatian global. Pasalnya terdapat dugaan-dugaan terhadap kebijakan China yang bersifat represif dan diskriminatif terhadap Muslim Uighur. Dugaan-dugaan tersebut berupa terdapatnya penyiksaan, kawin paksa, penangkapan di luar hukum, sterilisasi paksa, dan aborsi paksa yang dilakukan oleh pemerintah China. Segala bentuk penyiksaan tersebut diduga dilakukan di sebuah “Kamp Pendidikan Ulang”, yang mana kamp tersebut dibuat oleh pemerintah China dengan tujuan memberantas segala macam gerakan separatisme yang berasal dari komunitas muslim Uighur. Merespon isu kemanusiaan tersebut, terdapat 22 negara yang menandatangani surat bersama yang ditujukan ke Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai pernyataan keprihatinan akan permasalahan kemanusiaan tersebut. Namun, membalas pernyataan tersebut, terdapat juga 50 negara yang mendukung kebijakan China. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis tindakan Indonesia dan Arab Saudi dalam isu permasalahan kemanusiaan Uighur di Xinjiang pada tahun 2019, yang mana keduanya adalah negara dengan penduduk mayoritas muslim di dunia. Namun, keduanya memiliki perbedaan dalam menindak isu tersebut.
Developmentalisme Gaya Baru Dan Kesejahteraan Masyarakat Yang Terpasung Umam, Shohebul
POPULIKA Vol. 10 No. 2 (2022): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v10i2.511

Abstract

Developmentalisme merupakan wacana ekonomi dan politik yang tidak ada habisnya menjadi sebuah perdebatan di dalam lanskap pemikiran pembangunan di Indonesia. Sejak Orde Baru Soeharto hingga Pasca Reformasi, diskursus pembangunanisme menjadi suatu landasan utama yang dikendarai untuk membawa bangsa Indonesia lebih maju di dalam ranah ekononomi, politik dan kesejahteraan sosial masyarakat oleh para penyelenggara negara. ‘Big five’ merupakan indikator kesejahteraan yang digunakan dalam penelitian ini, meliputi kesehatan, pendidikan, perumahan, jaminan sosial, dan pekerjaan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk melihat lebih jauh konsep pembangunanisme yang diperas dari pemikiran Barat, meskipun telah banyak dikritik dan mulai ditinggalkan oleh Negara Utara, akan tetapitetap menjadi sebuah kredo magis bagi Negara-Negara Selatan, khususnya Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis terhadap literature-literatur yang dibutuhkan. Langkah-langkah penyusunan penelitian ini dilakuakn secara diskriptif- argumentatif agar dapat menunjukkan titik penting konsep developmentalisme. Hasil dari peneltian ini menunjukkan bahwa, developmentalisme dari waktu ke waktu di bawah perjalanan rezim kuasa di Indonesia selalu menjadi frame utama yang membingkai bentuk kebijakan sosial (social policy). Nahasnya, dari berbagai bentuk pembangunanisme, mulai dari sistem pembangunanisme Orde Baru sampai konsep pembangunanisme Pos- Soeharto, tidak banyak mengubah kesejahteraan masyarakat setingkat lebih baik. Kemiskinan, konflik sosial, persoalan lingkungan, HAM dan masalah sosio-spiritual, justru banyak bersemai akibat dari sistem pembangunan yang terlalu mengistimewakan pasar di bawah ideologi paling populer, neoliberalisme. Pada akhirnya, pembangunan hanya dinikmati oleh segelintir kelompok atau orang saja, sedangkan masyarakat kecil hanya menanggung dampak negatif dari sebuah pembangunan.
Pengelolaan Air Bersih (Pab) Banyumili Berbasis Masyarakat Di Srimulyo Piyungan Bantul Kusumawiranti, Retno
POPULIKA Vol. 10 No. 2 (2022): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v10i2.546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan air bersih (PAB) Banyumili di Srimulyo, piyungan, Bantul, beserta berbagai permasalahan yang dihadapi selama ini. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik kualitatif. Air tidak hanya penting untuk kelangsungan hidup manusia tetapi juga merupakan fondasi untuk ekonomi berbasis biomassa yang berkelanjutan. Akan tetapi masih jarang menjangkau masyarakat pedesaan yang miskin. Desa Srimulyo memiliki sebagian wilayahnya perbukitan berbatu. Sebelum adanya PAB Banyumili, warga kesulitan air harus mengambil air di Kaligatuk yang jaraknya cukup lumayan jauh dari rumah. Bahkan harus rela bersusah payah untuk mengambil dan memikul air untuk dibawa kembali ke rumah. Hal yang menarik dari sumber mata air yang dikelola PAB Banyumili yakni sumber air bersih pertama yang dikelola warga adalah bersumber dari mata air di tengah sungai bebatuan yang kemudian digali oleh warga dan dibuatkan tampungan di bawah tanah (Ground tank), selain dari sumur pompa hasil bantuan dari pemerintah. Akan tetapi berhubung lokasi sumber mata air di tengah sungai masih menemui berbagai kendala yakni pada waktu aliran sungai deras sering cor beton yang melindungi pipa dan kabel dari pompa air rusak tergerus aliran air. Selain juga aliran air tersebut membawa material yang kadang masuk ke penampungan air serta membuat tutup penampungan jadi sulit untuk dibuka, selain itu berhubung kondisi medan yang naik turun dengan kontur tanah yang keras dan berbatu sehingga menyulitkan untuk melakukan penanaman pipa agar lebih awet
PERAN BUMDes CIPTO DADI DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA BANYUADEM, SRUMBUNG, MAGELANG suwarjo, suwarjo; Sugianta, Sugianta
POPULIKA Vol. 10 No. 2 (2022): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v10i2.636

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cipto Dadi didirikan untuk menjadi penggerak perekonomian masyarakat Desa Banyuadem yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani salak pondoh, dan pelaku usaha kecil rumahan gula jawa. Unit usaha pemasaran menjadi pilihan BUMDes Cipto Dadi di tengah kebiasaan sebagian masyarakat petani salak pondoh dan pelaku usaha rumahan gula jawa yang masih melakukan transaksi sistem ijon dengan tengkulak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan daya dukung yang diperlukan BUMDes Cipto Dadi dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Banyuadem. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BUMDes Cipto Dadi dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Banyuadem sudah sangat baik. Berdirinya BUMDes Cipto Dadi merupakan inisiasi dari masyarakat dengan unit usaha yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. BUMDes Cipto Dadi telah memiliki jalinan kerjasama yang erat dengan beberapa instansi untuk penyelenggaraan pelatihan dan pendampingan. Kerjasama saling menguntungkan dengan masyarakat melalui unit usaha pembibitan kelapa, penjualan pupuk dan jasa internet. Daya dukung internal maupun eksternal bagi operasionalisasi BUMDes Cipto Dadi telah memadai. Penyertaan modal bagi BUMDes Cipto Dadi didukung penuh oleh Pemerintah Desa Banyuadem melalui anggaran Dana Desa.

Page 1 of 1 | Total Record : 7