cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Vocational : Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan
ISSN : 27750019     EISSN : 27746283     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Kejuruan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2021)" : 15 Documents clear
BEST PRACTICE MENGAJARKAN MATERI DIKLAT DENGAN MENGGUNAKAN MODUL PENGHITUNGAN TICKET PENERBANGAN INTERNASIONAL DI MASA PANDEMI BAGI GURU SMK-UPW VIVERAWATI VIVERAWATI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.314

Abstract

Dimasa pandemi ini seluruh dunia, tidak terkecuali pendidikan di Indonesia terkena dampaknya. Begitu juga yang dialami para peserta Diklat guru SMK untuk Program Keahlian UPW (Usaha Perjalanan Wisata). Pelatihan dilakukan secara virtual, disela-sela kesibukannya mengajar siswanya secara daring. Tujuan Best Practice ini, penulis melaporkan hasil pembelajaran teori maupun praktek secara jarak jauh dan daring. Menggunakan materi diklat berupa modul, yakni Modul Diklat Penghitungan Harga tiket Penerbangan Internasional secara Manual memperlihatkan peningkatan hasil belajar yang signifikan dari hasil pre test dan post yang dilakukan peserta Diklat Program Upskilling dan Reskilling Guru Kejuruan berstandar Industri. Di dalam Modul Diklat tersebut, berisi cuplikan dari perlengkapan Praktek yang terdiri buku-buku dan cara menggunakan buku-buku tersebut. Guru SMK-UPW yang mengikuti pelatihan secara online, dapat mengakses modul tersebut. Selama pandemi, peserta diklat harus dapat mengusahakan sendiri kaitannya dengan pengadaan buku-buku World Wide Air Tarif, General rule, dan Official Airline Guide yang sebagai alat praktek yang sangat diperlukan dalam proses Belajar materi diklat. Intisari buku-buku tersebut dirangkum dalam modul Diklat sebagai sarana belajar pengetahuan penghitungan harga tiket penerbangan Internasional yang sangat basic/mendasar. Walaupun saat ini, kita sudah dihadapkan pada era yang serba komputerisasi & digital. Penguasaan teori yang salah satu sumber utamanya didapatkan dari peralatan praktek untuk materi diklat berupa buku-buku seperti disebutkan di atas, menjadi pembeda dari seorang karyawan Travel Agent yang berlatar belakang pendidikan lulusan SMK-UPW.
PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING TIPE QUIZ TEAM TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X APK 3 SMK NEGERI 1 SURABAYA PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI LISAN HARDIANI HARDIANI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.317

Abstract

Metode penelitian pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Sedangkan bentuk penelitian pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Sampel penelitian ini adalah 31 orang. Hasil analisis data menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan guru dalam munyusun RPP dari siklus 1 sampai siklus 2. Peningkatan hasil belajar komunikasi siswa sudah dapat dicapai, hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan hasil belajar siswa. Sebelumnya, pada hasil pretest tidak ada satupun siswa yang memenuhi nilai KKM dan rata-rata hasil belajar sebesar 58.7 dengan prosentase kelulusan 0%. Namun, di siklus pertama rata-rata hasil belajar siswa yaitu 73.5 dengan prosentase kelulusan jumlah siswa yang telah mencapai KKM mencapai 35%. Kemudian, di siklus kedua rata-rata hasil belajar siswa yaitu 91.2 81 dengan prosentase kelulusan jumlah siswa yang telah mencapai KKM mencapai 100%. Data ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran Active Learning tipe Quiz Team telah berhasil membantu siswa untuk memenuhi Standar Ketuntasan Minimal sebesar 75.
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR INSTALASI PENERANGAN LISTRIK MENGGUNAKAN PROBLEM BASED LEARNING MUHAIMIN MUHAIMIN
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.318

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar Instalasi Penerangan Listrik dengan menggunakan model pembelajaran PBL (Promblem Based Learning) pada siswa kelas XI Listrik SMK Negeri 1 Bangil Kabupaten Pasuruan tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini dilakukan karena rendahnya rata-rata nilai prestasi belajar Instalasi Penerangan Listrik siswa kelas XI Listrik di SMK Negeri 1 Bangil kabupaten Pasuruan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, dalam satu siklus terdapat empat tahapan yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan/tindakan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Penggunaan model pembelajaran PBL (Promblem Based Learning) dimaksudkan dapat meningkatkan motivasi belajar Instalasi Penerangan Listrik agar dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Setelah diadakan proses pembelajaran menggunakan model Promblem Based Learning dan diakhiri dengan evaluasi melalui tes tertulis diperoleh data yaitu pada siklus I, nilai rata-rata kelas 65,77 dan dari 39 siswa terdapat 23 siswa (58,97 %) sudah mencapai nilai ketuntasan yaitu > 70, pada siklus II hasil evaluasi diperoleh rata-rata kelas 72,46 dan dari 39 siswa terdapat 30 siswa (76,92 %) sudah mencapai nilai ketuntasan > 70 dan pada siklus III hasil evaluasi diperoleh rata-rata kelas 78,90 dan dari 39 siswa terdapat 34 siswa (87,18 %) . Dengan demikian penggunaan model pembelajaran PBL (Promblem Based Learning) dapat meningkatkan prestasi belajar Instalasi Penerangan Listrik.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS LABORATORIUM VIRTUAL DENGAN BANTUAN APLIKASI REKAM LAYAR PADA MATERI ROUTING NURFIDAH NURFIDAH
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.349

Abstract

Laboratoium virtual merupakan sebuah simulasi dalam komputer yang memungkinkan fungsi-fungsi penting dari laboratorium rill untuk dilaksanakan di dalam komputer. Pembelajaran berbasis laboratorium virtual merupakan salah satu alternatif pengganti dalam pelaksanaan praktikum secara nyata di laboratorium. Kemandirian peserta didik dalam pembelajaran sangat penting dimiliki untuk mencapai tujuan pembelajaran dari aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap. Dengan kemandirian tersebut maka peserta didik akan mengalami perubahan pola pikir dalam pembelajaran. Penerapan pembelajaran berbasis laboratorium virtual dengan bantuan aplikasi rekam layar pada materi routing pada Kelas XI TKJ Tahun Pelajaran 2020/2021 merupakan salah satu alternatif dalam pembelajaran yang dapat menumbuhkan kemandirian siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran. Seluruh rangkaian proses praktikum yang dilaksanakan oleh siswa dapat tergambar secara nyata melalui video hasil rekam layar. Metode pembelajaran tersebut sangat cocok di era pandemi Covid-19 yang mengharuskan pembelajaran dilaksanakan secara daring/luring sehingga seorang guru tidak dapat melihat secara langsung proses praktikum yang dilakukan oleh siswa.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU UNTUK MENGEMBANGKAN PROFESI MELALUI PEMBIMBINGAN PENULISAN PTK BAGI GURU SMK GIYARSIH GIYARSIH
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.351

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melatih guru agar mampu melakukan pengembangan profesi melalui pendampingan dan pembimbingan, membina guru dalam mempertinggi kompetensi profesionalnya, membina guru dalam mengembangkan karir profesi dan kepangkatannya, dan membantu guru dalam memperbaiki mutu proses pembelajaran di kelas melalui pendampingan dan pembimbingan agar guru semakin profesional, sehingga proses belajar mengajar menjadi lancar dan prestasi belajar siswa meningkat. Setelah mengetahui permasalahan ini, pengawas dapat mengoptimalisasi kompetensi guru melalui pendampingan dan pembimbingan bagi Guru SMK Kabupaten Kulon Progo. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Subyek penelitian adalah guru binaan yang membutuhkan pendampingan intensif, pada sekolah binaan di kabupaten Kulon Progo. Dari hasil penelitian yang diperoleh dari sembilan guru binaan dapat disimpulkan pendampingan dan pembimbingan dapat meningkatkan pengetahuan guru tentang pengembangan profesi; meningkatkan motivasi guru untuk melakukan kegiatan pengembangan profesi; meningkatkan motivasi guru untuk menulis PTK; meningkatkan aktivitas menulis bagi guru dan dapat meningkatkan profesionalisme guru.
THE ROLE OF SCHOOL CULTURE IN IMPROVING STUDENTS CHARACTER TITIM ELIAWATI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.380

Abstract

Tujuan penelitian adalah adanya hasil analisis mendalam tentang peran budaya sekolah di lingkungan sekolah dan masyarakat pada pembentukan karakter siswa. Penelitian berfokus pada proses pembentukan karakter siswa dan sub fokus peran budaya sekolah. Tempat penelitian diadakan di SMK Pelayaran Samudera Indonesia (Samin) - Medan dengan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif berupaya memberikan solusi bagaimana pendidikan karakter di sekolah. Budaya sekolah mengandung nilai-nilai karakter yang diharapkan dapat melekat dalam keseharian siswa SMK Samin. Nilai-nilai karakter tersebut diterapkan di lingkungan sekolah baik di dalam maupun di luar kelas.
PENGGUNAAN ES BALOK PADA PEMBUATAN PUFF PASTRY DAN DANISH PASTRY DALAM UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA TINGKAT XI TATA BOGA DI SMK PARIWISATA KOTA CIREBON LUWIH LUWIH
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam membuat puff pastry dan danish pastry dengan menggunakan es balok sebagai pendingin adonan. Metode penelitian yang digunakan PTK model Kemmis dan Mc. Taggart, menurut Arikunto (2010:137), ada 4 tahapan yaitu planning, action, observation, dan reflection yang merupakan satu siklus. Pada penelitian dilakukan tindakan siklus I dan II. Data diperoleh melalui observasi dan penilaian praktek. Hasil penelitian ini dapat meningkatkan keterampilan dan hasil belajar siswa lebih dari KKM yaitu 80. Sebelum tindakan perbaikan dari 35 hanya 13 siswa (37,14%) cukup terampil, dengan skor rata-rata 80. Pada siklus I siswa sangat terampil 7 (20%) dengan skor rata-rata 90,14, disiklus II meningkat menjadi 14 siswa (40%) dengan skor rata-rata 94,07. Siklus I siswa terampil 24 (68,57%) dengan skor rata-rata 88,43, disiklus II meningkat menjadi 21 siswa (60%) dengan skor rata-rata 89,29. Siklus I siswa cukup terampil 4 (11,42%) dengan skor rata-rata 83,75, disiklus II semua siswa telah terampil. Kegiatan gurupun meningkat dari 88,89% disiklus I menjadi 96,55% disiklus II. Dengan demikian penggunaan es balok sebagai pendingin adonan dapat meningkatkan keterampilan membuat puff pastry dan danish pastry pada siswa kelas XI Tata Boga SMK Pariwisata Kota Cirebon tahun pelajaran 2017/2018.
PENERAPAN BIBLIOCOUNSELING UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI DIRI (SELF RESILIENCE) PESERTA DIDIK DI MASA PEMBELAJARAN DARING DWI RAHMAWATI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.399

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan resiliensi diri peserta didik dimasa pembelajaran daring dengan layanan konseling kelompok dengan teknik bibliocounseling. Jenis dan pendekatan dalam penelitian ini adalah metode penelitian quasi experimen dengan desain non-equivalent pretest-posttest control group. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bimbingan kelompok dengan teknik bibliocounseling dapat meningkatkan resiliensi terutama pada aspek efikasi diri, penilaian realistis terhadap lingkungan, problem solving Peserta Didik SMK Negeri 1 Pemalang.
METODE JIGSAW MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA MEMBACA ARTIKEL IN HARI PURWANTO
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.400

Abstract

Metode pembelajaran model kooperatif tipe Jigsaw dalam penelitian tindakan kelas ini yang dapat diterapkan untuk pembelajaran siswa kelas XII semester 5. Subjek penelitian tindakan kelas ini yaitu siswa kelas XII semester 5. Tempat penelitian di SMK Negeri 1 Ngasem, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Hasil penelitian tindakan kelas ini mendeskripsikan proses dan hasil penerapan metode pembelajaran model kooperatif tipe Jigsaw sebagai upaya meningkatkan kemampuan membaca artikel siswa kelas XII semester 5. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca artikel siswa kelas XII semester 5 dalam menentukan informasi paragraf, fakta dan opini artikel dapat meningkat bila menerapkan pembelajaran model kooperatif tipe Jigsaw. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 2 (dua) siklus yang setiap siklus terdiri atas 4 (empat) tahapan. Proses penerapan metode pembelajaran model kooperatif tipe Jigsaw pada siklus 1 mendapat hambatan karena kondisi siswa belum terbiasa atau paham, akan tetapi pada siklus 2 hambatan berkurang setelah siswa terbiasa dengan metode tersebut. Hasil penerapan metode tersebut dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar membaca artikel. Kemampuan siswa kelas XII semester 5 dalam menentukan informasi paragraf, fakta dan opini artikel menunjukkan ada kenaikan.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI KARAKTERISTIK SENSOR PADA ENGINE BENSIN MELALUI MODEL KERJA KELOMPOK DENGAN TEKNIK JIGSAW PADA PESERTA DIDIK KELAS XI OTOTRONIK DI SMK NEGERI 6 MALANG IRFAN HAMDANI
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v1i3.402

Abstract

Mata Pelajaran Perawatan Perbaikan Engine Mananagement System dan Motor Listrik yang diberikan pada peserta didik sekolah menengah kejuruan (SMK) terdiri dari pengajaran teori dan praktek, yqng mempunyai tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan yang konvensional. Hal ini terbukti dengan tingkat ketercapaian kompetensi minimal pada mata pelajaran ini, khususnya pada kompetensi dasar memahami karakteristik sensor pada engine bensin dan mengukur besaran listrik sensor pada engine bensin, menunjukkan hasil belajar yng rendah (30% dari jumlah peserta didik yang mencapai KKM). Salah satu aspek yang berpengaruh terhadap rendahnya hasil ketercapaian belajar peserta didik adalah kekurangaktifan dalam proses belajar mengajar. Dan dengan pendekatan pembelajaran yang berorientasi konstruktivistik akan memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan memberi peluang kepada peserta didik untuk mengaktualisasikan diri. Sehingga peserta didik akan lebih aktif dalam belajar dan memaksimalkan hasil belajar. Adapun model pembelajaran yang sesuai untuk tujuan tersebut adalah model kerja kelompok dengan teknik Jigsaw. Kegiatan yang dilakukan pada model pembelajaran ini adalah sebagai berikut: 1. kegiatan membaca untuk menggali informasi, 2) diskusi kelompok ahli, 3) laporan kelompok, 4) kuis dilakukan mencakup semua topik permasalahan yang dibicarakan, 5) perhitungan sekor kelompok dan menetukan penghargaan kelompok. Hal ini terbukti dari adanya peningkatan hasil belajar dari sebelum dilakukan tindakan dan tiap siklusnya, yaitu (1)sebelum dilakukan tindakan persentase kelulusan 30 %, (2) pada siklus I persentase kelulusan 60 %, dan (3) pada siklus II persentase kelulusan 75 %. Selain itu, tingkat pemahaman peserta didik secara individu semakin baik dilihat dari semakin mengecilnya angka deviasi antara nilai bawah dan atas pada setiap periode penilaian, yaitu sebelum tindakan sebesar 43, siklus I sebesar 40, dan siklus II sebesar 25.

Page 1 of 2 | Total Record : 15