cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
Jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM)
ISSN : 27748022     EISSN : 27745791     DOI : -
Core Subject : Education,
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) terbit 4 (Empat) kali setahun pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Menengah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 4 (2023)" : 6 Documents clear
PENERAPAN TEKNIK TALKING CHIPS DALAM MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP PADA PESERTA DIDIK ENDANG NALOWATI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i4.2525

Abstract

This research aims to increase learning activities and understanding of concepts for class X MIA students at SMA N 2 Bantul through the application of the talking chips technique in the guided discovery learning model. This research is classroom action research carried out in two cycles. Each cycle consists of action planning, action implementation, observation and reflection. The research subjects were 30 students in class X MIA 4 SMA Negeri 2 Bantul for the 2017/2018 academic year. Data collection techniques were obtained through observation, interviews, tests and questionnaires. Data analysis uses qualitative descriptive analysis techniques. The results of the research show that the talking chips technique in the guided discovery learning model for class X MIA SMA Negeri 2 Bantul can increase students' learning activities and understanding of concepts. Student learning activities showed an increase, namely from 53.88% in the pre-cycle, increasing to 72.47% in the first cycle then increasing to 85.46% in the second cycle. Students' understanding of concepts can be seen from the results of student tests which have increased from pre-cycle, namely 40%, increasing to 56.67% in cycle I, then increasing to 76.67% in cycle II. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan pemahaman konsep siswa kelas X MIA SMA N 2 Bantul melalui penerapan teknik talking chips dalam model pembelajaran guideddiscovery learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 4 SMA Negeri 2 Bantul Tahun Ajaran 2017/ 2018 sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, tes, serta angket. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik talking chips dalam model pembelajaran guided discovery learning kelas X MIA SMA Negeri 2 Bantul dapat meningkatkan aktivitas belajar dan pemahaman konsep siswa. Aktivitas belajar siswa menunjukkan peningkatan yaitu dari 53,88% pada prasiklus, meningkat menjadi 72,47% pada siklus I kemudian meningkat menjadi 85,46% pada siklus II. Pemahaman konsep siswa dilihat dari hasil tes siswa yang mengalami peningkatan dari prasiklus yaitu 40% meningkat menjadi 56,67% pada siklus I kemudian meningkat menjadi 76,67% pada siklus II.
PENERAPAN PEER ASSISTED LEARNING STRATEGY (PALS) PADA TEKS FACTUAL REPORT DALAM RANGKA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS ELFI KHAIRANI NASUTION
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i4.2526

Abstract

This classroom action research is motivated by the low value of English, especially in the aspect of reading comprehension skills, students are less able to understand a text correctly so they are unable to tell the contents of the text and lack the confidence to speak in English. This research aims to improve English learning outcomes on the subject of report text in cycle 1 and cycle 2, using the Peer Assisted Learning (PAL) learning strategy. This research was carried out from February to March 2022, taking place in class IX-5 of MTs Negeri 2 Deli Serdang. This type of research is Classroom Action Research with two cycles consisting of two meetings in one cycle, each cycle consisting of: planning, implementation, observation and reflection. Data collection techniques and tools in this research use descriptive analysis techniques for data in the form of results documents. student learning, score lists and observation sheets for students and teachers. The results of the research show that with the PAL strategy there is a pleasant learning atmosphere so that student learning outcomes increase, namely from the results of cycle I to Cycle II there is an increase, in cycle 1 the number of students who got a complete score was 25 students or 72.05%, the score was incomplete in cycle 1 it was 9 students or 27.94%, while in cycle 2 there was an increase in the completion score, namely to 30 students or 94.11%, an increase of 17.06%. It was concluded that PALS learning can improve students' English reading learning outcomes. ABSTRAKPenelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai bahasa Inggris, khususnya pada aspek keterampilan membaca pemahaman, siswa kurang mampu memahami suatu teks dengan benar sehingga untuk menceritakan isi teks pun tak mampu dan kurang percaya diri untuk berbicara dalam bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris pada pokok bahasan report text pada siklus 1 dan siklus 2, dengan menggunakan strategi pembelajaran Peer Assisted Learning (PAL). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2022, bertempat di kelas IX-5 MTs Negeri 2 Deli Serdang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus yang terdiri dari dua kali pertemuan dalam satu siklus, setiap siklus terdiri dari: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.Teknik dan alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif terhadap data berupa dokumen hasil belajar siswa, daftar nilai dan lembar observasi untuk siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan strategi PAL tejadi suasana pembelajaran yang menyenangkan sehingga hasil belajar siswa meningkat, yaitu dari hasil siklus I ke Siklus II terdapat peningkatan, pada siklus 1 jumlah siswa yang mendapat nilai tuntas adalah 25 siswa atau 72,05 %, nilai tidak tuntas pada siklus 1 adalah 9 siswa atau 27,94 %, sedangkan pada siklus 2 terjadi peningkatan nilai tuntas yaitu menjadi 30 siswa atau 94,11 % terjadi peningkatan 17,06%. Disimpulkan bahwa pembelajaran PALS dapat meningkatkan hasil belajar membaca bahasa Inggris siswa.
PENGGUNAAN MEDIA KARTU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMBACA TEKS NARRATIVE PADA SISWA KELAS IX B SMP NEGERI 3 TRENGGALEK DENI SUSANTO
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i4.2527

Abstract

The aim of writing this Best Practice is to determine the use of card media to improve learning outcomes for reading narrative texts in class IX B students of SMP Negeri 3 Trenggalek Semester II 2019/2020 academic year. Want to know the extent of the impact of using card media to improve learning outcomes for reading narrative texts in Class IX B students of SMP Negeri 3 Trenggalek Semester II 2019/2020 academic year. Theoretically, the results of this best practice can contribute positive thinking in science in the field of education, especially in the application of learning media using cards in English subjects in junior high schools. The learning process using learning media in the form of cards makes students more active in learning and students try to foster an attitude of working together. Students become more interested in learning without being burdened and not easily bored in learning activities. Learning outcomes for reading narrative texts for class IX students in the even semester of the 2019/2020 academic year at SMPN 3 Trenggalek have increased with an average student score of 84.53 with a completion percentage of 100%. Based on the results, the average student score was 84.53 with the number of students who completed the indicators being 32 students (100% of the total number of students). ABSTRAKTujuan dari penulisan Best Practice ini adalah mengetahui penggunaan media kartu untuk meningkatkan hasil belajar membaca teks narrative pada siswa kelas IX B SMP Negeri 3 Trenggalek Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020. Ingin mengetahui sejauh mana dampak dari penggunaan media kartu untuk meningkatkan hasil belajar membaca teks narrative pada siswa Kelas IX B SMP Negeri 3 Trenggalek Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020. Secara teoretis, hasil best practice ini dapat memberikan sumbangan pemikiran yang positif dalam ilmu pengetahuan di bidang pendidikan, khususnya dalam penerapan media pembelajaran dengan menggunakan media kartu pada mata pelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Pertama. Proses pembelajaran dengan media pembelajaran berupa kartu membuat siswa menjadi lebih aktif dalam pembelajaran dan siswa berusaha menumbuhkan sikap saling bekerja sama. Siswa menjadi lebih tertarik untuk belajar tidak terbebani dan tidak mudah jenuh dalam kegiatan pembelajaran. Hasil belajar membaca teks narrative pada siswa kelas IX semester genap tahun pelajaran 2019/2020 SMPN 3 Trenggalek mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata siswa sebesar 84,53 dengan presentase ketuntasan sebesar 100%. Berdasarkan hasil diperoleh rata-rata nilai siswa sebesar 84,53 dengan jumlah siswa yang tuntas melakukan indikator sebanyak 32 siswa (100% dari total jumlah siswa).
PENGGUNAAN GOOGLE FORM UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR MATEMATIKA DALAM PEMBELAJARAN DARING KELAS XI MIA SMA NEGERI 4 MALINAU DESI DESI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i4.2528

Abstract

This research aims to describe how learning using Google Form media in mathematics learning can increase the activeness of mathematics learning for class XI MIA students at SMA Negeri 4 Malinau. The research method used is classroom action research which consists of four stages, namely planning, implementation, observation and reflection. The research subjects were all students in class The research instruments are researchers, learning observation sheets, and student learning outcomes. The data analysis technique uses qualitative descriptive data analysis which goes through three stages, namely data reduction, analysis and conclusion. This research was carried out in three cycles. The research results show that the use of Google Form media can increase students' active mathematics learning in the New Normal Conditions of Class XI MIA SMA Negeri 4 Malinau. In cycle I, student activity showed a value of 67.5 which was classified as less active, in cycle II it increased to 82.5 which was classified as active, and in cycle III there was an increase in activity with two observers assessing 87.5 and 85 as being very active. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran dengan media google form pada pembelajaran matematika dapat meningkatkan keaktifan belajar matematika siswa kelas XI MIA SMA Negeri 4 Malinau. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari ernpat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi,dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MIA SMA Negeri 4 Malinau yang berjurnlah 30 siswa, sedangkan objek penelitian adalah keseluruhan proses dan hasil pernbelajaran rnaternatika melalui media google form sebagai upaya meningkatkan keaktifan belajar matematika siswa kelas tersebut. Instrumen penelitian berupa peneliti, lernbar observasi pembelajaran, dan hasil belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif kualitatif yang rnelalui tiga tahap, yaitu reduksi, analisis dan penyirnpulan data. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Hasil penelitian rnenunjukkan bahwa penggunaan media google form dapat meningkatkan keaktifan belajar matematika siswa di Kondisi New Normal Kelas XI MIA SMA Negeri 4 Malinau. Pada siklus I, aktivitas siswa menunjukkan nilai 67,5 tergolong kurang aktif, pada siklus II meningkat menjadi 82,5 tergolong aktif, dan pada siklus III terjadi peningkatan keaktifan dengan dua orang observer menilai 87,5 dan 85 tergolong sangat aktif.
MENGGAMBAR MOTIF RAGAM HIAS FLORA PADA MEDIA BAHAN BEKAS JERIGEN OLEH SISWA KELAS VII.2 MTs NEGERI 1 BALIKPAPAN WARTININGSIH DWI LESTARI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i4.2533

Abstract

This research aims to (1) describe the process of drawing floral decorations on used jerry cans as a medium for class VII.2 MTs Negeri 1 Balikpapan students, (2) analyze the creative results of drawing floral decorations on used jerry cans produced by MTs Negeri 1 Balikpapan students. This research uses qualitative data collection methods through observation, interviews and documentation. Data analysis through data reduction, data presentation and conclusions. Based on research before using used jerry cans as media, the achievement was only to get the lowest score of 65, and the highest score was 88. In the second observation, students drawing decorative floral motifs using used jerry cans as media can increase creative work and achieve KKTP scores. Assessment of student work can be assessed based on the categories very good (85.01-100), good (75.01-85), adequate (70.01-75), poor (<70). Based on these categories, the presentation of improvement from observations can be seen. first to the second observation, namely the very good category from 3.12% to 18.75%, the good category from 50% to 56.25%, the fair category decreased from 34.3% to 25%, and the poor category decreased from 12.5 % becomes 0 %. The highest score is 88 to 93, the lowest score is 65 to 76, the total score is 2404 to 2564 and the average score is 75.12 to 80.12.%, so that the average score of students has reached the KKTP score, namely the 80, in the learning material for drawing decorative floral motifs. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan (1) mendiskripsikan proses menggambar ragam hias flora pada media bahan bekas jerigen siswa kelas VII.2 MTs Negeri 1 Balikpapan,(2)menganalisis hasil kreativitas gambar ragam hias flora pada bahan bekas jerigen yang dihasilkan oleh siswa MTs Negeri 1 Balikpapan.Penelitian ini mengg unakan métode kualitatif pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Berdasarkan penelitian sebelum menggunakan media bahan bekas jerigen pencapaian hanya memperoleh nilai terendah nilai 65, dan nilai tertingginya memperoleh nilai 88.Pada pengamatan kedua siswa menggambar motif ragam hias flora menggunakan media bahan bekas jerigen bisa meningkatkan kreatifitas berkarya dan dapat tercapai nilai KKTP. Penilaian karya siswa bisa dinilai berdasarkan kategori sangat baik (85,01-100),baik (75,01-85),cukup (70,01-75),kurang (<70).Berdasarkan kategori tersebut dapat diketahui presentasi peningkatan dari pengamatan pertama ke pengamatan kedua yaitu kategori sangat baik dari 3,12% menjadi 18,75 %,kategori baik dari 50 % menjadi 56,25 %,kategori cukup menurun dari 34,3 % menjadi 25 %,dan kategori kurang menurun dari 12,5 % menjadi 0 %.pencapaian nilai tertinggi 88 menjadi 93, pencapaian nilai terendah 65 menjadi 76,jumlah nilai perolehan 2404 menjadi 2564 dan nilai rata rata 75,12 menjadi 80,12.%, sehingga nilai rata rata siswa telah mencapai nilai KKTP yaitu nilai 80, pada pembelajaran materi menggambar motif ragam hias flora.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMPN 2 LABUAPI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECK SUFIATI YULMINIA
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v3i4.2534

Abstract

This research aims to improve the mathematics learning activity and achievement of class VIII-C students at SMP Negeri 2 Labuapi on cubes and blocks for the 2021/2022 school year. This research is classroom action research carried out in 2 cycles. Each cycle includes planning, implementation, observation and evaluation and reflection stages. The indicators of success in this research are student activity that is at least in the active category at the end of the cycle and achieving classical completeness of at least 85%. The research results showed that the average score of student learning activities in cycle I was 10.5 in the active category and the student learning activity score in cycle II was 14.5 in the very active category. Classical completeness reached 62.5% in cycle I and classical completeness reached 89.5% in cycle II. Based on the research results above, it can be concluded that the application of the Pair Check type cooperative learning model can increase student activity and learning achievement in cube and block material in class VIII-C at SMPN 2 Labuapi for the 2021/2022 academic year. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII-C di SMP Negeri 2 Labuapi pada materi kubus dan balok tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklusnya meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Adapun indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah aktivitas siswa minimal berkategori aktif pada akhir siklus serta tercapainya ketuntasan klasikal minimal 85%. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 10,5 dengan kategori aktif dan skor aktivitas belajar siswa pada siklus II 14,5 dengan kategori sangat aktif. Ketuntasan klasikal mencapai 62,5% pada siklus I serta ketuntasan klasikal mencapai 89,5% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa pada materi kubus dan balok di kelas VIII-C di SMPN 2 Labuapi Tahun Pelajaran 2021/2022.

Page 1 of 1 | Total Record : 6