cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 27748030     EISSN : 27744183     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2021)" : 15 Documents clear
PENGEMBANGAN WISATA BUDAYA RUMAH RADAKNG SAHAM DI DESA SAHAM KECAMATAN SENGAH TEMILA KABUPATEN LANDAK INDAH SULISDIANI
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v1i4.601

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini yaitu untuk mengungkapkan dan menjelaskan upaya yang dilakukan oleh kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) di desa Saham untuk mengembangkan dan mempromosikan wisata budaya rumah Radakng Saham sebagai BCB (Benda Cagar Budaya). Tujuan kedua yaitu untuk melakukan analisis SWOT terhadap pengembangan wisata budaya rumah Radakng Saham. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi dan wawancara terhadap subjek penelitian yang dipilih secara purposive, jenis penelitian yang digunakan eksploratif deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan analisa SWOT dengan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal serta memformulasikan alternatif strategi yang dapat digunakan dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke rumah Radakng Saham sebagai salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Landak. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya yang telah dilakukan oleh POKDARWIS desa Saham yaitu melakukan studi banding ke berbagai daerah di Indonesia, melaksanakan pelatihan kepada anggota POKDARWIS dan masyarakat desa Saham terkait pengelolaan dan pemeliharaan aset budaya rumah Radakng sebagai BCB. Temuan lainnya yang diperoleh melalui analisis SWOT yaitu terdapat kekuatan berupa dukungan dari pemerintah daerah kabupaten Landak dengan dikeluarkannya beberapa peraturan/kebijakan yang menjadi dasar pengembangan objek wisata rumah Radakng. Kelemahannya yaitu pada keterbatasan dana, rendahnya partisipasi sumberdaya manusia dan minimnya ketrampilan yang dimiliki. Namun terdapat peluang yang dapat mendukung rumah Radakng Saham sebagai wisata budaya yang dapat menjadi tujuan wisatawan yaitu melalui kegitan promosi melalui acara-acara adat yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah setempat dan masyarakat adat. Sementara yang menjadi ancamannya yaitu adanya berbagai objek wisata baru disekitarnya, jaraknya yang cukup jauh untuk menuju ke rumah Radakng Saham dan kebiasaan masyarakat yang belum memahami keberadaan rumah Radakng Saham sebagai salah satu BCB. Berdasarkan hasil analisis SWOT, maka beberapa strategi alternatif yang dapat diajukan kepada pemerintah daerah yaitu melakukan promosi, koordinansi dengan pihak terkait, memberikan edukasi dan pelatihan lebih intensif lagi kepada masyarakat terkait strategi pengembangan rumah radakng sebagai objek wisata.
PENGARUH SELAPANAN BANI MIDJO TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER KELUARGA UNTAJI AFFAN
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v1i4.602

Abstract

Ikatan persaudaraan dilandasi karena keturunan, agama atau keyakinan, wilayah, senasib, seprofesi. Ikatan keluarga yang didasarkan oleh nasab adalah lebih kuat. Namun dengan perkembangan zaman karena tuntutan pendidikan, pekerjaan, pernikahan kemudian keluarga menyebar ke wilayah yang berbeda. Hal ini pada akhirnya terjadi kerenggangan hubungan kekeluargaan. Untuk mengeratkan itu maka keturunan Bani Midjo mengadakan pertemuan secara rutin yang diselenggarakan setiap selapan hari. Pertemuan ini menjadi agenda rutin yang dikemas dalam kegiatan silaturahmi, pendidikan dan pengajian. Karena itu dengan pertemuan secara rutin ini mempunyai efek yang bagus, di mana antara keluarga bisa saling mengenal, dengan mengenal itulah maka kemudian tumbuh rasa saling menghormati, sehingga terwujud keakraban, kekerabatan dan kebersamaan.
DIFUSI INOVASI MANAJEMEN PERUBAHAN MODEL KURT LEWIN PADA MADRASAH DENGAN PENDEKATAN PRINSIP TRINGA NUR SA’IDU
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v1i4.611

Abstract

Pandemi Covid-19 sangat berdampak besar dalam dunia pendidikan, salah satu efek yang sangat terkena adalah sistem pembelajaran dalam keberlangsungan mutu pendidikan. Tingkat resiliensi pendidikan menumbuhkan sikap optimisme dengan manajemen perubahan. Salah satu model manajemen perubahan yang adaftif dengan kondisi pendidikan di masa Pandemi Covid -19 adalah pendekatan manajemen perubahan Model Kurt Lewin (Unfreeze, Change, Refreeze) dengan pendekatan humanis Prinsip “ Tringa” (Ngarti, Ngrasa, Nglakoni) Kihajar Dewantara. .Berbagai regulasi pemerintah dalam pencegahan coronavirus disease Covid-19 telah ditebitkan sebagai panduan pnyelenggraan pembelajaran di masa pandemi covid19, yang memunculkan pendekatan baru dalam pembelajaran dengan PJJ (daring, luring, blended) dengan mengdaptasikan berbagai aplikasi LMS (Learning Manajemen System) baik dengan syncronous asyncronous, memaksa pelaku pendidikan untuk meningkatkan kompetensi penguasaan teknologi digital. Untuk menjaga mutu pendidikan perlu adanya kontrol terhadap penjaminan mutu melalui supervisi pendidikan Pengawas dalam melaksanakan supervisi akademik dan manajerial dalam pembinaan, pemantauan dan evaluasi tehadap Kepala Madrasah, Guru dan Tenaga Kependidikan. Kepala madrasah mempunyai posisi sangat penting dalam pengelolaan majemen perubahan dengan melakukan supervisi akademik sebagai upaya pembinaan dalam meningkatkan kinerja guru dalam proses pembelajaran dan menciptakan proses pembelajaran yang efektif . Sedangkan pendekatan supervisi klinis digunakan kepala madrasah untuk mengembangkan kemampuan guru agar bertanggung jawab terhadap kinerja guru dan terbuka adanya manajemen perubahan. Madrasah sebagai institusi pendidikan hendaknya dapat mengadopsi manajemen perubahan pendidikan untuk menata ulang strategi pendekatan pelaksanaan pendidikan pada tahapan normalisasi Madrasah teruitama pada tatanan pendidikan menuju kenormalan baru dengan berbagai pembenanahan kurkulum yang ada dan memodifikasi internalisasi promosi pendidikan kesehatan dapat diterapkan pada madrasah sebagai antisipasi perubahan pendidikan dalam kerentanan resiko kesehatan global dimasa mendatang.
PENERAPAN METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENULIS TEKS REPORT SISWA KELAS IX E SMP NEGERI 2 BEBANDEM SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2017/2018 IDA BAGUS PUTRA AGUNG
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v1i4.629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks Report pada siswa kelas IX E semester I SMP Negeri 2 Bebandem Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX E SMP 2 Bebandem tahun pelajaran 2017/2018, sebanyak 22 orang. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan penilaian hasil kerja. Data hasil belajar dikumpulkan melalui lembar instrument. Data itu dianalisis dengan teknik deskriptif-kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan metode Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menulis teks Report. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh dipaparkan seperti berikut ini: Jumlah siswa yang memperoleh nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). pada pelaksanaan Pra Siklus adalah 14 orang siswa pada, Siklus I menurun menjadi 5 orang siswa dan Siklus II hanya 4 orang siswa mendapat nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Nilai rata-rata kelas pada pelaksanaan Pra Siklus adalah 69,77 naik menjadi 78,63 pada Siklus I dan pada Siklus II naik menjadi 81,59. Tingkat ketuntasan belajar pada pelaksanaan Pra Siklus adalah siswa yang tuntas hanya 8 orang siswa atau 36,36%, sedangkan pada Siklus I menjadi lebih banyak yaitu 17 orang siswa atau 78,63% dan pada Siklus II meningkat menjadi 18 orang siswa atau 81,59%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menulis teks Report pada siswa kelas IX E SMP Negeri 2 Bebandem semester I tahun pelajaran 2017/2018.
PELATIHAN BERBASIS FIRST PRINCIPLES OF INSTRUCTION BAGI GURU BK MADRASAH DI GARUT APIP PIRMANSYAH
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v1i4.648

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menguji efektivitas program pelatihan kompetensi guru bimbingan dan konseling berbasis First Principles of Instruction. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode quase experiment dan desain one-group pretest-posttest. Instrumen yang digunakan berupa tes kompetensi berbentuk pilihan ganda yang terdiri atas 40 soal. Subjek penelitian sebanyak 25 guru bimbingan dan konseling madrasah di Kabupaten Garut dengan teknik analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Kompetensi guru bimbingan dan konseling madrasah di Kabupaten Garut berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor 53,78. Kedua, Program Pelatihan berbasis First Principles of Instruction terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru bimbingan dan konseling madrasah di Kabupaten Garut.

Page 2 of 2 | Total Record : 15