cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
JURNAL P4I Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd Phone: 085239967417 Email: ardhysmart7@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar
ISSN : 27748014     EISSN : 27747034     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2023)" : 5 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS 2 SD KANISIUS KADIROJO MALIKHATUL MUSSAFAH; CRISTIYANTI APRINASTUTI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i3.2401

Abstract

This research to improve the results of learning mathematics by using Problem Based Learning (PBL) learning model, this type of research is classroom action research with a qualitative approach through the stages of planning, implementing, observing, and reflecting. The subjects of this study were class II students at Kanisius Kadirojo Elementary School with a total of 19 students consisting of 12 boys and 7 girls. Data collection techniques used are observation, tests, and documentation. This research was designed with two cycles where each cycle consisted of two meetings. Based on the results of the research conducted, the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model is proven to improve student learning outcomes in Mathematics. This can be seen from the increase in the percentage of students who passed in the first cycle of 42.1% and in cycle 2 of 89.5% or 17 students experienced an increase in learning outcomes from the total number of students in class II, namely 19 students. The application of the Problem Based Learning (PBL) learning model is able to increase students' understanding of the material for standard units of time measurement. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitataif melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas II SD Kanisius Kadirojo dengan jumlah siswa 19 anak yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Penelitaian ini didesain dengan dua siklus dimana setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Berdasarkan pada hasil penelitian yang dilakukan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika. Hal ini terlihat dari peningkatan prosentase siswa yang tuntas pada siklus pertama 42,1 % dan pada siklus 2 sebanyak 89,5% yaitu 17 siswa mengalami peningkatan hasil belajar dari total jumlah siswa di kelas II yaitu 19 siswa. Penerapan model pembelajaran PBL ini mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi satuan baku ukuran waktu.
PENDEKATAN PEDAGOGI GENRE DALAM MATA PELAJARAN BAHASA ARAB KURIKULUM MERDEKA AI NURAENI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i3.2402

Abstract

The Independent Curriculum which is centered on students and prepares students to have competencies in the context of the development of the 21st Century, learning Arabic is expected to be able to prepare students who can have these various competencies. Learning Arabic underwent a curriculum change with the suggested approach being the genre pedagogy approach. This research is a research that uses library research methods. Literature research is an activity that includes searching, reading, and studying research reports and library materials that contain theories relevant to the research to be carried out. The purpose of this study is to suggest the use of a genre pedagogical approach in learning Arabic in the context of the Independent Curriculum and is expected to provide a better understanding of the use of the genre pedagogical approach in learning Arabic in the independent curriculum. ABSTRAKKurikulum Merdeka yang berpusat pada peserta didik dan menyiapkan peserta didik memiliki kompetensi dalam konteks perkembangan Abad-21, pembelajaran Bahasa Arab diharapkan dapat menyiapkan peserta didik yang dapat memiliki berbagai kompetensi tersebut. Pembelajaran Bahasa Arab mengalami perubahan kurikulum dengan pendekatan yang disarankan adalah pendekatan pedagogi genre. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode penelitian pustaka (library research). Penelitian pustaka adalah kegiatan yang meliputi mencari, membaca, dan menelaah laporan-laporan penelitian dan bahan pustaka yang memuat teori-teori yang relevan dengan penelitian yang akan dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyarankan penggunaan pendekatan pedagogi genre dalam pembelajaran Bahasa Arab dalam konteks Kurikulum Merdeka dan diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang penggunaan pendekatan pedagogi genre dalam pembelajaran Bahasa Arab pada kurikulum merdeka.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR BERSERI PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI KATONGAN I SUWARDI SUWARDI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i3.2417

Abstract

The research was conducted from July to November 2022 through cycles. This study used serial image media, with observation and reflection data collection techniques in this classroom action research was carried out using a qualitative descriptive technique. The increase in students' ability to write from cycle to cycle can be seen from the table in cycle 1, the average student learning completeness reached a score of 74.47 on sufficient criteria, with the percentage of students with sufficient criteria as many as 11 children or 65%. 6 students or 35% have completed. Cycle I data on student activity was the total value of 1372 and the average value of 80.70 while in the results of writing the value obtained was 1249 with an average value of 73.47 while the research results in the second cycle of activity data were 1401, with an average of 82.41. Data on students' writing work in cycle II was 1332 with an average of 78.32. From the data from cycle 1 to cycle 2, it can be concluded that writing short stories using serial picture props increases completeness and learning outcomes with a final score on student activity of 1401 with an average score of 82.41 and on student work 1332 with an average score of 78.32 with the criteria of "Good". ABSTRAKPenelitian yang dilakasanakan pada bulan Juli sampai dengan November 2022 melalui siklus-siklus.ini menggunakan media gambar berseri, dengan Teknik pengumpulan data observasi dan refleksi dalam penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Peningkatan kemampuan siswa dalam menulis dari siklus ke siklus dapat dilihat dari tabel pada siklus 1, rata-rata ketuntasan belajar siswa mencapai skor 74,47 pada kriteria cukup, dengan presentase siswa yang dengan kriteria cukup sebanyak 11 anak atau 65 %. 6 orng siswa atau 35 % sudah tuntas. Data Siklus I pada keaktifan siswa adalah jumlah nilai 1372 dan nilai rata rata sebesar 80,70 sedangkan pada hasil menulis nilai yang didapat sebesar 1249 dengan nilai rata rata sebesar 73.47 sedangkan hasil penelitian pada siklus II data keaktifan sebesar 1401, dengan rata-rata 82.41. Data hasil karya menulis siswa pada siklus II adalah 1332 dengan rata-rata 78.32. Dari data siklus 1 sampai siklus 2, dapat disimpulkan bahwa menulis cerita pendek dengan menggunakan alat peraga gambar berseri meningkatkan ketuntasan dan hasil belajar dengan skor akhir pada keaktifan siswa sebesar 1401 skor rata-rata 82.41 dan pada hasil karya siswa 1332 dengan skor rata - rata 78.32 dengan kriteria ”Baik”.
MOCO SIFAT SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKEMBANGKAN BUDAYA LITERASI DI SDIT MUTIARA INSANI AAN YUNIANTO
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i3.2418

Abstract

At Mutiara Insani IT Elementary School, a few years earlier, there was a less literate atmosphere. Not many of them have the desire to read books. Be it in class or in the library. The students have not been able to feel that the activities of reading books, writing, composing, are very enjoyable. From this lack of interest in reading, the result is that student achievement is not very visible. Because as we know that books are windows of knowledge. The more he reads, the wider his knowledge will be, and his achievements will increase. Moreover, to produce a work of literacy, is something that is very far from wishful thinking. The problem-solving method used by the author to solve problems related to the lack of literacy culture at SDIT Mutiara Insani is "Moco Nature" which stands for Motivation, Example, System, and Facilitation. This is an alternative effort that the author has taken to overcome problems at SDIT Mutiara Insani regarding the lack of interest in reading or the literacy climate at school. From the efforts made by the school or SDIT Mutiara Insani Literacy team, alhamdulillah, we were able to develop a culture of literacy in schools. This is evidenced by the interest in reading and writing of students, marked by the increasing number of books read and borrowed by students from the school library. It can also be seen from literacy products as the work of the Principal, Teachers and students. ABSTRAKDi SD IT Mutiara Insani, beberapa tahun sebelumnya, memiliki atmosfer literasi yang kurang terasa. Tidak banyak dari mereka yang punya keinginan untuk membaca buku. Baik itu di kelas, maupun di perpustakaan. Para siswa belum bisa merasakan bahwa aktivitas membaca buku, menulis, mengarang, itu sangat menyenangkan.Dari kurangnya minat baca ini, maka mengakibatkan prestasi siswa tidak begitu nampak. Karena sebagaimana yang kita ketahui bahwa buku adalah jendela ilmu. Semakin banyak membaca, maka ilmu pengetahuannya akan semakin luas, dan prestasinya pun semakin meningkat. Apalagi untuk menghasilkan suatu karya literasi, merupakan hal yang sangat jauh dari angan – angan. Adapun metode pemecahan masalah yang digunakan penulis untuk menyelesaikan permasalahan terkait kurang nya budaya literasi di SDIT Mutiara Insani adalah “Moco Sifat” merupakan kependekan dari Motivasi, Contoh, Sistem, dan Fasilitasi. Ini merupakan alternatif upaya yang penulis tempuh untuk mengatasi permasalahan di SDIT Mutiara Insani perihal kurang nya minat baca atau iklim literasi di sekolah. Dari upaya yang dilakukan sekolah atau tim Literasi SDIT Mutiara Insani, alhamdulillah dapat Menumbuhkembangkan budaya literasi di sekolah. Hal ini dibuktikan dengan adanya minat baca, dan tulis para siswa, ditandai dengan semakin banyaknya buku yang dibaca, dan dipinjam oleh para siswa dari perpustakaan sekolah. Juga dapat dilihat dari produk literasi sebagai hasil karya Kepala Sekolah, Guru, dan para siswa.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEGAK BERSAMBUNG DENGAN METODE LATIHAN TERBIMBING PADA SISWA KELAS II SD NEGERI KALIAGUNG TRI RETNANINGSIH
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i3.2419

Abstract

This study aims to improve cursive writing skills using guided practice methods for second grade students of SD Negeri Kaliagung Kapanewon Sentolo, Kulon Progo Regency. The research was conducted at Kaliagung Kapanewon Sentolo Elementary School, Kulon Progo Regency. This research is a Classroom Action Research (CAR). The subjects of this study were class II students at Kaliagung Kapanewon Sentolo Elementary School, Kulon Progo Regency for the 2022/2023 academic year with a total of 27 students consisting of 16 boys and 11 girls. Data collection techniques using test/non-test, observation, and documentation. The data analysis technique used in this research is descriptive qualitative and quantitative. Classroom Action Research was carried out in two cycles, namely cycle I and cycle II, each cycle consisting of two meetings. The conclusion from the research results is that the use of guided practice methods can improve cursive writing skills. The average value of cursive writing skills in pre-cycle was 60.74 (sufficient criteria) increased to 74 (good criteria) in cycle I and increased again to 81 (good criteria) in cycle II. The percentage of learning completeness in the pre-cycle was 25.93% (low criteria) increased to 40.74% (enough criteria) in cycle I and increased again to 81.48% (very good criteria) in cycle II. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis tegak bersambung dengan metode latihan terbimbing pada siswa kelas II SD Negeri Kaliagung Kapanewon Sentolo Kabupaten Kulon Progo. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Kaliagung Kapanewon Sentolo Kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri Kaliagung Kapanewon Sentolo Kabupaten Kulon Progo tahun pelajaran 2022/2023 dengan jumlah 27 siswa terdiri dari 16 laki laki dan 11 perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes/nontes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II yang masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Kesimpulan dari hasil penelitian adalah penggunaan metode latihan terbimbing dapat meningkatkan keterampilan menulis tegak bersambung. Nilai rata-rata keterampilan menulis tegak bersambung pada prasiklus sebesar 60,74 (kriteria cukup) meningkat menjadi 74 (kriteria baik) pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 81 (kriteria baik) pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar pada pra siklus adalah 25,93% (kriteria kurang) meningkat menjadi 40,74% (kriteria cukup) pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 81,48% (kriteria sangat baik) pada siklus II.

Page 1 of 1 | Total Record : 5