cover
Contact Name
I Gde Dharma Atmaja
Contact Email
sangkareangmataram@gmail.com
Phone
+62818361014
Journal Mail Official
sangkareangmataram@gmail.com
Editorial Address
Jl Pemuda No. 59A, Dasan Agung Baru, Mataram
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram
Published by Sangkareang Mataram
ISSN : 23559292     EISSN : 27752127     DOI : -
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram merupakan jurnal resmi yang memuat artikel ilmiah dari berbagai disiplin keilmuan (bunga rampai) seperti Kesehatan, Kedokteran Hewan, Seni, Teknologi, Teknik, Ekonomi, Kehutanan, Kependidikan dan lain sebagainya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 4 (2022): Desember 2022" : 6 Documents clear
KAJIAN HUKUM TERHADAP RANCANGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT TENTANG PENYELENGGARAAN PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS RISIKO
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko apakah muatan materinya sudah sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan. Metode penelitian bersifat yuridis normatif. Muatan materi Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Barat tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko perlu untuk dikaji ulang dan disesuaikan dengan Peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, yakni Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 350 dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Pasal 12 serta Peraturan Pemerintah nomor 5 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko Pasal 21.
SIMULASI STABILITAS DAN DEFORMASI LERENG WISATA PUSUK DENGAN SOFTWARE PLAXIS Sukandi; Bq Malikah Hr
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah kedaraan yang melintasi daerah wisata Puncak Pusuk semakin bertambah sehingga menyebabkan kemacetan karena fasilitas jalan raya yang sempit. Supaya akses menuju Kabupaten Lombok Utara dan sebaliknya tidak mengalami kemacetan, maka dilakukan perbaikan dengan pelebaran badan jalan sehingga menyebabkan terjadinya pemotongan lereng. Kemiringan lereng setelah dipotong berkisar antara 70° - 85° sehingga berpotensi terjadinya longsoran terutama pada musim hujan. Untuk mencegah potensi terjadinya longsoran lereng, maka dilakukan simulasi numeris terhadap stabilitas dan deformasinya lereng menggunakan software Plaxis. Metode yang digunakan yaitu melakukan kajian data dan karakteristik tanah dan batuan yang digunakan sebagai parameter input dalam simulasi numeris dengan Software Plaxis. Simulasi dilakukan dengan idealisasi 2D pada kondisi plane strain dan menggunakan model Mohr-Coulomb. Simulasi numeris dilakukan dalam kondisi sebelum pemotongan lereng dan setelah pemotongan lereng (kondisi eksisting). Simulasi numeris dengan Software Plaxis menunjukkan lereng mengalami peningkatan deformasi dari kondisi sebelum pemotongan lereng hingga setelah pemotongan lereng (kondisi eksisting), peningkatan deformasi ini karena adanya kenaikan muka air tanah. Stabilitas lereng dari hasil simulasi menunjukkan angka aman sebelum pemotongan lereng (SF) = 1.12, sedangkan angka aman setelah pemotongan lereng (kondisi eksisting) SF = 1.11. Penurunan angka aman (SF) dari sebelum hingga setelah pemotongan lereng karena adanya kenaikan muka air tanah yang menyebabkan longsornya lereng pada musim penghujan sehingga lereng tidak stabil karena angka aman kurang dari 1.20.
KINERJA JARINGAN IRIGASI DAERAH IRIGASI (DI) GEGUTU KECAMATAN LINGSAR, LOMBOK BARAT Abdul Ghaibil Haqqil Muakhir; Khairul Rijal; Ni Putu Ety Lismaya Dewi
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kantor Pengamat Pengairan Wilayah Gunung Sari (2020), terpantau debit yang masuk kesaluran daerah irigasi Gegutu pada tahun 2020 rata-rata sebesar 1804,16 liter/detik, dibandingkan dengan data debit pada tahun 2010 sebesar 3607,91 liter/detik dengan rentang jarak 10 tahun mengalami penurunan drastis, berdampak pada kurangnya areal yang di layani yang semula 141 Ha menjadi 80 Ha pada musim tanam III artinya mengalami penurunan sebesar 42,55 persen. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan solusi sebagai upaya yang dilakukan guna meningkatkan kinerja jaringan irigasi Gegutu. Dalam pengumpulan data ini terdapat dua jenis data, yaitu data primer yang di dapat dari hasil survey observasi dan pengukuran langsung, serta data sekunder yang di dapat dari instansi terkait. Besar faktor keseimbangan air (faktor K) Daerah Irigasi Gegutu rata-rata sebesar 1.024. Perbandingan dari beberapa parameter penilaian indeks kinerja daerah irigasi Gegutu sebesar 57.39% dari indeks kinerja optimum menurut Permen PU No 32/PRT/M/2007 sebesar 77.50%. dikatakan indeks kinerja Daerah Irigasi Gegutu kurang dan perlu diperhatikan. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja jaringan irigasi Gegutu dengan memperbaiki jaringan irigasi yang sudah ada, agar jaringan irigasi berfungsi secara maksimal dalam mengalirkan air. Meningkatkan sosialisasi kepada para petani agar mengikuti aturan tanam yang ada untuk mengurangi gagal panen, menjaga jaringan irigasi agar tidak dirusak demi keperluan individu.
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PENDUDUK LAKI-LAKI USIA ≥ 18 TAHUN DI KELURAHAN BINTARO KECAMATAN AMPENANTAHUN 2022 Murtiana Ningsih; Much. Alviyan Rosyadi
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian hipertensi pada dua tahun terakhir di wilayah kerja Puskesmas Ampenan sebanyak 5402 kasus. Hasil survei awal yang dilakukan di Lingkungan Bugis Kelurahan Bintaro, didapatkan sebanyak 6 orang yang mengalami hipertensi, 5 diantaranya merokok sedangkan 1 orang lainnya tidak merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi pada penduduk laki-laki usia ≥ 18 tahun di Kelurahan Bintaro Kecamatan Ampenan Tahun 2022.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Observasional Analitik dengan pendekatan case-control dengan populasi sebanyak 58 orang, 29 orang sebagai kelompok kasus dan 29 orang lainnya sebagai kelompok kontrol. Tehnik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sedangkan analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa variabel kebiasaan merokok menunjukkan tidak adanya hubungan dengan kejadian hipertensi (p = 0,070). Kesimpulan dari penelitian ini yatu variabel kebiasaan merokok bukan merupakan faktor risiko kejadian hipertensi pada penduduk laki-laki usia ≥ 18 tahun di kelurahan Bintaro Kecamatan Ampenan. Disarankan bagi tenaga kesehatan yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Ampenan untuk terus melaksanakan upaya pengendalian hipertensi di wilayah kerjanya.
Pengaruh Kecepatan hembusan udara Pemanasan Oven Tembakau Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Alternatif Biji Jarak ahmad multazam
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kecepatan hembusan udara pengopenan tembakau merupakan suatu hal yang dibutuhkan dalam proses pengopenan tembakau lombok(tembakau oven) dalam hal konsumsi bahan bakar. Kecepatan hembusan udara pada proses pengopenan tembakau berdampak langsung terhadap kenaikan suhu udara didalam open tembakau dan konsumsi bahan bakar, tentu perlu dilakukan penelitian pengaruh kecepatan hembusan udara pemanasan oven tembakau terhadap konsumsi bahan bakar alternatif biji jarak dengan tujuan membuktikan apakah variasi kecepatan hembusan udara pengopenan tembakau tersebut penting atau tidak yang nantinya dibuktikan dengan jumlah konsumsi bahan bakar dan hasil krosok. Penelitian dilakukan secara experiment dengan pola variasi laju udar pengeringan. Dari hasil penelitian membuktikan bahwa pariasi kecepatan hembusan udara pengeringan berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar dengan melakukan penyamaan waktu pembakaran. Pengaruh yang sangat nampak dibuktikan oleh jumlah konsumsi bahan bakar yaitu laju pengeringan dengan laju nol menghabiskan bahan bakar 22 kg. Laju pengeringan dengan laju 50 cm menghabiskan bahan bakar 39 kg dan laju pengeringan dengan laju 100 cm menghabiskan bahan bakar 31 kg. Jika dilihat dari lambat atau cepatnya kenaikan suhu pengopenan ternyata laju pengopenan dengan jarak 50 cm memilki tingkat kenaikan suhu paling cepat dan kenaikan suhu paling lambat adalah pola suhu dengan laju nol.
PELAYANAN KESEHATAN YANG TERARAH, TERUKUR, TEREVALUASI DAN INOVASI BERLANDASKAN GOOD GOVERNANCE DI KABUPATEN LOMBOK BARAT M. Karjono
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 9 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Birokrasi pemerintahan adalah suatu organisasi pemerintahan yang terdiri dari sub-sub struktur yang memiliki hubungan suatu sama lain. Salah satu misi pembangunan bidang kesehatan yaitu meningkatkan dan memantapkan kualitas Sumber Daya Manusia yang sehat, cerdas dan berbudaya serta berdaya saing. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk membarikan gambaran gagasan dalam menjalankan pemerintahan bidang kesehatan dilakukan dengan terarah, terukur, terevaluasi dan inovasi berlandasakan good governace di Kabupaten Lombok Barat. Hasil kajian dari berbagai literature yang tertuang dalam bentuk gagasan pemikiran maka terarah berarti seorang kepala dinas kesehatan harus memahami, menyikapi dan mampu mengimplementasikan sesuai dengan misi Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Terukur memiliki makna seorang kepala dinas kesehatan, harus mampu berkerja dengan perhitungan target dengan tujuan supaya sesuai dengan yang ingin dicapai. Terevaluasi artinya kepala dinas harus mampu melakukan evaluasi terhadap jajarannya, baik evaluasi Sember Daya Manusia, kinerja dan program yang dilaksanakan dimasing-masing bidang dan inovation diartikan sebagai suatu pembaharuan terhadap berbagai sumber daya sehingga sumber daya tersebut mempunyai manfaat yang lebih bagi pelayanan disesuaikan dengan hasil evaluasi sebelumnya berlandasakan good governace yaitu transparan, partisipasi, akuntabilitas dan koordinasi. Berdasarkan gagasan tersebut maka dapat disarankan dalam menjalankan pemerintahan khususnya bidang kesehatan sebaiknya dilakukan terarah, terukur, terevaluasi dan inovasi berlandaskan good governance.

Page 1 of 1 | Total Record : 6