cover
Contact Name
Rahayu Budhi Handayani
Contact Email
rahayu.handayani@ciputra.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmoda@ciputra.ac.id
Editorial Address
CitraLand CBD Boulevard, Made, Kec. Sambikerep, Kota SBY, Jawa Timur 60219
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Moda : The Fashion Journal
ISSN : 26565005     EISSN : 26558203     DOI : https://doi.org/10.37715/moda
Core Subject : Art,
MODA merupakan jurnal akademik yang diterbitkan secara online oleh Program Fashion Product Design Universitas Ciputra. Jurnal ini merupakan kompilasi dari hasil penelitian, produksi, perancangan, review teori dan literatur maupun praktik-praktik bisnis dari produk-produk fashion, yang tidak terbatas dalam ruang lingkup nasional namun juga dalam kajian internasional. Nama Moda, diambil dari bahasa Italia yang artinya Fashion dalam bahasa Indonesia. Harapannya ke depan Moda dapat menjadi salah satu rujukan mutakhir dan terpercaya di bidang produk fashion baik secara akademik maupun industri. . Artikel yang dimuat belum pernah diterbitkan di media lain dan atau proceeding ber-ISBN/ISSN. Isi artikel beserta semua akibat yang ditimbulkan oleh artikel itu menjadi tanggung jawab penuh penulisnya.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2020)" : 5 Documents clear
PERANCANGAN RESORT WEAR BATIK MANGROVE SEBAGAI IMPLEMENTASI SUSTAINABLE BATIK PADA KOLABORASI BRAND BATIK SERU DAN ANGIE ALEXANDRA Angelynn Gianina Alexandra; Marini Yunita Tanzil; Yoanita Kartika Sari Tahalele
Moda : The Fashion Journal Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/moda.v2i2.1488

Abstract

Industri Fashion adalah industri penghasil limbah terbesar kedua di dunia karena tuntutan kecepatan fast Fashion. Akibatnya, di Indonesia, terjadi tuntutan tinggi akan produksi batik dengan harga yang lebih ren- dah sehingga industri batik menjadi UMKM penghasil emisi karbon tertinggi karena tingginya penggunaan kerosin, listrik, pewarna sintetis, konsumsi air, dan menimbulkan pencemaran di sungai-sungai. Namun, batik merupakan warisan budaya yang ditetapkan oleh UNESCO, sehingga diperlukan suatu alternatif batik yang lebih ramah lingkungan, contohnya Batik Mangrove. Berdasarkan karakteristiknya, Batik Man- grove cocok untuk dijadikan resort wear. Penelitian dilakukan dengan metode observasi dan wawancara untuk pengumpulan data primer yang bersifat kualitatif dan kuesioner untuk memperoleh data kuantitatif. Subjek penelitian adalah 6 orang expert di bidang batik dan wastra, design gra s, dan pewarnaan alam, beserta 12 orang extreme user. Hasilnya, proyek kolaborasi Batik SeRu dan Angie Alexandra berupa Koleksi Hangrungkebi, yang terinspirasi dari keindahan lautan Indonesia. Pembuatannya dikerjakan se- cara ramah lingkungan dengan menggunakan pewarna alam dari limbah mangrove. Sebagian dari hasil penjualan dialokasikan untuk konservasi mangrove dan pemberdayaan masyarakat.
PERANCANGAN PAKAIAN B-LEISURE UNTUK WANITA KARIR DENGAN KONSEP TRANSFORMABLE PADA BRAND LAGOM Devina Gunawan; Yoanita Kartika Sari Tahalele; Marini Yunita Tanzil
Moda : The Fashion Journal Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/moda.v2i2.1489

Abstract

Kian populernya sosok wanita karir milenial di Indonesia, berdampak pada peningkatan mobilitas keseharian wanita karir, yang semakin mengarah pada pola gaya hidup b-leisure, dan mendorong akan kebutuhan berpakaian praktis bagi wanita karir. Dengan adanya pergeseran pola perilaku konsumen, perancangan ini bertujuan mengatasi problema efektivitas berpakaian lewat nilai fungsionalitas pakaian yang menjadi daya tarik utama dari perancangan berkonsep transformable ini. Sebagai objek dari penelitian perancangan adalah wanita karir milenial bermobilitas tinggi, bergaya hidup b-leisure, dan pecinta fesyen. Penelitian ini bersifat kualitatif berupa data primer yang diperoleh melalui wawancara expert, extreme users, dan observasi studi tipologi, serta bersifat kuantitatif berupa survei market. Terdapat pula data sekunder berupa kajian literatur yang bersumber dari buku, jurnal, dan artikel sebagai penunjang kajian literatur perancangan ini. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kebaruan konsep mendapat respon positif dan penerapan aspek-aspek desain seperti siluet tted-loose, smart-casual style, material, pewarnaan yang tidak monoton, serta motif minimalis modern sangat diminati. Dalam pengembangannya, penggunaan teknik adds on dan reversible sebagai penerapan konsep transformable harus dikemas secara user-friendly dan tetap fashionable. Karenannya, tujuan akhir brand Lagom adalah menciptakan perancangan pakaian ready to wear wanita berkonsep transformable empat hingga lima gaya berbeda yang dapat disesuaikan oleh konsumen secara personal, yang mendukung aktivitas wanita karir di tengah kepadatan kesehariannya untuk dapat mengenakan busana yang cocok dalam akitvitas b-leisure kapanpun secara praktis dan fungsional.
PERANCANGAN PLUS SIZE WOMENSWEAR DENGAN TERAPAN ILUSI OPTIK MENGGUNAKAN TEKNIK RESIST DYEING PADA BRAND VLI Felicia Clarissa; Enrico Enrico; Fabio Ricardo Toreh
Moda : The Fashion Journal Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/moda.v2i2.1490

Abstract

Obesitas adalah masalah kesehatan yang sering ditemukan di seluruh dunia. Badan Kesehatan Dunia yaitu World Health Organization (WHO) mengakui obesitas adalah masalah “globesity” yang artinya obesitas yang mendunia. Masalah ini ditunjukan dengan meningkatnya prevalansi obesitas pada orang dewasa di atas 18 tahun sebesar 21,8 persen dan juga prevalensi berat badan berlebih menjadi 13,6 persen di tahun 2018. Selain meningkatnya jumlah perempuan plus size di Indonesia, masalah lainnya yang dihadapi oleh perempuan plus size adalah fat shamming atau ejekan gendut. Penelitian menunjukan adanya pengaruh buruk yang ditimbulkan dari ejekan gendut terhadap kesehatan emosional, seperti menurunnya kepercayaan diri, minder dan cemas, bahkan depresi. Disamping itu, perempuan plus size yang ingin tampil fashionable dan mengikuti tren sering kali menemukan kendala pada style dan ukuran pakaian yang tidak cocok dengan bentuk tubuhnya. Mengamati masalah ini penulis melihat adanya peluang bisnis di bidang industri fesyen untuk perempuan plus size. Dalam upaya meningkatkan kepercayaan diri pada perempuan plus size, penulis menciptakan koleksi pakaian dengan ilusi optik yang dapat memanipulasi bentuk tubuh. Perancangan ini dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif berupa observasi dan wawancara dengan narasumber. Proses perancangan menggunakan metode design thinking, seperti emphatise, de ne, ideate, prototype, dan test. Perancangan terdiri dari 5 desain dengan menerapkan ilusi optik dalam bentuk motif garis yang dibuat menggunakan teknik resist dyeing atau batik. Teknik piping juga digunakan yang berfungsi sebagai detail warna dan motif. Untuk mencapai ilusi yang diinginkan penulis menggabungkan warna gelap dengan warna terang pada desain.
PERANCANGAN MODEST FORMAL WEARABLE DENGAN IMPLEMENTASI ELEMEN DESAIN PADA BRAND ARINA Lolytha Sekar Arina; Soelistyowati Soelistyowati; Fabio Ricardo Toreh
Moda : The Fashion Journal Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/moda.v2i2.1491

Abstract

Peran wanita dalam dunia bekerja meningkat tajam terutama wanita muslimah. Kedudukan wanita dalam dunia pekerjaan sudah dapat disetarakan dengan kedudukan pria. Dimana wanita mempunyai kemampuan dan kesempatan untuk mendapatkan kedudukan atau posisi yang sama dengan pria. Selain itu, didukung dengan trend forecasting yaitu adanya trend female force dan modern workstyle wanita lebih berani untuk mengekspresikan diri. Dengan adanya dorongan tersebut, wanita yang bekerja terus bertambah setiap waktunya. Selain itu, populasi muslim dunia juga bertambah setiap tahunnya. Dengan adanya peningkatan wanita muslimah yang bekerja, hal ini membuat permintaan busana kerja wanita meningkat. Selain itu, gaya hidup modern wnita yang bekerja di perkotaan Indonesia, telah menyebabkan pakaian kantor menjadi lebih e sien dalam gaya, eksibel, dan praktis. Hal tersebut memunculkan kebutuhan terhadap busana muslimah yang dapat memberikan rasa nyaman dalam beraktivitas di kantor sekaligus berpenampilan trendi tanpa meninggalkan segi syariah Islam. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan studi literatur dan metode kuantitaif dengan membagikan survei ke konsumen.
PERANCANGAN AKSESORIS TAS DENGAN UPCYCLE LIMBAH BANNER MENGGUNAKAN TEKNIK INTERLOCKING MODULAR UNTUK BRAND NOCTURNE Rani Puspita; Rahayu Budhi Handayani; Olivia Gondoputranto
Moda : The Fashion Journal Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/moda.v2i2.1492

Abstract

Proses upcycling telah menjadi salah satu pendekatan alternatif dalam praktik fashion yang bersifat ‘sustainable’. Upcycling memungkinkan siklus hidup suatu garmen bisa diperbaharui dan hal itu sangat membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Salah satu bahan yang sangat potensial untuk di-upcycling adalah limbah banner sisa dari event-event besar yang sudah tidak terpakai lagi. Dari penelitian yang telah dilakukan penulis, teknik interlocking modular adalah teknik yang sangat unik dieksplorasi untuk diaplikasikan pada garmen, terutama limbah banner. Sifatnya yang e sien, bisa dibongkar pasang dan memiliki estetika dalam tekstur, komposisi warna dan bentuknya yang bisa dieksplorasi, teknik ini menjadi teknik pilihan yang digunakan dalam penelitian ini. Implementasi pada fashion yang paling cocok dengan menggunakan limbah banner dan teknik interlocking modular, adalah tas. Dari riset yang telah dilakukan peneliti, tas menjadi salah satu kebutuhan esensial wanita di masa kini, karena peran tas tidak hanya dekoratif sebagai pelengkap penampilan tapi peran sebuah tas juga fungsional dalam hal menampung barang yang dibawa sehari-hari. Dari latar belakang tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan aksesoris tas berukuran sedang hingga yang bisa dipakai sehari-hari, memakai upcycling limbah banner, dengan menggunakan teknik interlocking modular, dan memanfaatkan prinsip desain gradasi warna dan keharmonisan ditujukan untuk wanita berusia 22 – 30 tahun. Metode penelitian dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif, kuantitatif dengan melakukan survey secara online kepada 100 orang, dan kualitatif dengan wawancara expert, extreme user dan studi tipologi. Hasil perancangan dari penelitian ini adalah 10 desain tas dengan menggunakan 2 macam interlocking modular dan setiap desainnya memiliki gradasi warna yang unik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5