cover
Contact Name
Chaidir Adam
Contact Email
chaidir.adam03@gmail.com
Phone
+6282170290640
Journal Mail Official
ejournal@upr.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya, Jl. Damang Salilah I Kampus UPR Palangka Raya Kalimantan Tengah
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
BiosciED: Journal of Biological Science and Education
ISSN : 27469786     EISSN : 27756777     DOI : https://doi.org/10.37304/bed.v1i1
BioscieED is a Peer-Reviewed journal that is published 2 (two) times a year in June and December. BiosciED is an acronym for Biological Science and Education which represents the focus and scope of the Biology Education journal. The focus and scope of the journal include research related to the field of biological sciences and the field of biology education. It is hoped that this BiosciED journal can become a forum for publishing quality and innovative scientific works with new information and knowledge (New Insights). BiosciED is published in English and Bahasa Indonesia. Focus & Scope: Biological Sciences: Biology, Microbiology, Ethnobiology, Ecology & Conservation, Biosystematics, Bioinformatics, Genetics, Enviromental Science, Cell Biology, etc. Biology Education: Learning Models, Learning Materials, Learning Media, 21st Century Learning, Distance Learning, Digital, Learning, R&D, etc.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2020)" : 12 Documents clear
Pengaruh Model Discovery Learning pada Materi Pencemaran Lingkungan terhadap Kemampuan Metakognitif Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Palangka Raya Selvia Erianti; Yula Miranda; Akhmadi
BiosciED: Journal of Biological Science and Education Vol. 1 No. 1 (2020): BiosciED December 2020
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bed.v1i1.2201

Abstract

Evaluasi pencapaian hasil belajar yang dilakukan oleh guru hanya berorientasi pada hasil belajar yang berkaitan dengan domain kognitif tanpa memperhatikan dimensi proses kognitif, khususnya kemampuan metakognitif. Kemampuan metakognitif merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pencapaian hasil belajar. Hasil observasi di SMA Negeri 3 Palangka Raya menunjukkan bahwa 60% siswa belum mencapai KKM yang ditetapkan oleh sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan metakognitif siswa pada materi pencemaran lingkungan di kelas X SMA Negeri 3 Palangka Raya; dan (2) mengetahui pengaruh model discovery learning terhadap hasil belajar siswa pada materi pencemaran lingkungan di kelas X SMA Negeri 3 Palangka Raya. Penelitian ini merupakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan rancangan Pretest-Posttest control group design yang melibatkan dua kelompok sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yakni kelompok eksperimen (kelas X-MIPA 1) dan kelompok kontrol (kelas X-MIPA 3). Tes tertulis berupa pretest dan posttest dengan soal pilihan ganda digunakan sebagai instrumen pengumpulan data hasil belajar kognitif. Data kemampuan metakognitif siswa dikumpulkan menggunakan instrumen angket Metacognitive Awareness Inventory (MAI) yang terdiri dari 30 pernyataan. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif dengan analisis statistik Uji t yang dihitung menggunakan hitungan manual. Hasil analisis menunjukkan dari kemampuan metakognitif siswa bahwa thitung (3,33) > ttabel (1,99) pada taraf signifikasi 5% maka Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti model discovery learning berpengaruh signifikan terhadap kemampuan metakognitif siswa dengan kategori berkembang sangat baik dan hasil belajar siswa menunjukkan bahwa thitung (2,51) > ttabel (1,99) pada taraf signifikasi 5% maka Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti model discovery learning berpengaruh signifikan terhadap kemampuan metakognitif siswa pada materi pencemaran lingkungan kelas X SMA Negeri 3 Palangka Raya. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata posttest dan kemampuan metakognitif siswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok control.
Peningkatan Hasil Belajar Biologi dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Inside Outside Circle pada Peserta Didik Kelas VII B Semester Genap SMP Negeri 1 Tamiang Layang Listin Ngantung
BiosciED: Journal of Biological Science and Education Vol. 1 No. 1 (2020): BiosciED December 2020
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bed.v1i1.2663

Abstract

Model pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning), yang pada prinsipnya merupakan proses pembelajaran berbasis kerja sama antar peserta didik dan antar komponen-komponen lain di sekolah. Dalam upaya peningkatan Hasil Belajar Biologi dengan model pembelajaran kooperatif tipe Inside-Outside Circle dapat meningkatkan hasil belajar biologi peserta didik kelas VII B SMP Negeri 1 Tamiang Layang telah dilaksanakan dan model pembelajaran kooperatif tipe Inside-otside Circle meningkatkan dapat menningkatkan hasil belajar biologi pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup. Telah di praktekkan terhadap Peserta didik dalam pembelajaran biologi dengan model pembelajaran kooperatif tipe Inside-outside Circle memperoleh rerata hasil belajar lebih baik yaitu 68,35 pada siklus I dan 77,21 pada siklus II. Secara Implikasi Teoritis dapat memperluas pengetahuan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar peserta didik. Penggunaan model pembelajaran harus disesuaikan dengan karakteristik materi pembelajaran yang akan disampaikan. Implikasi Praktis bagi Guru dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Inside-outside Circle untuk meningkatkan hasil belajar biologi khususnya pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup, Dalam pembelajaran, guru seharusnya memperhatikan aktivitas peserta didik secara menyeluruh,. Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Inside-outside circle sangat efektif untuk semua mata pelajaran dan untuk semua tingkatan usia didik.

Page 2 of 2 | Total Record : 12