cover
Contact Name
Tonni Limbong
Contact Email
tonni.budidarma@gmial.com
Phone
+6281267058001
Journal Mail Official
alexander_naununu@ust.ac.id
Editorial Address
Jl. Setiabudi No. 479 F Tanjungsari, Medan, Provinsi Sumatera Utara, 20132
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Logos
ISSN : 14125943     EISSN : 27767485     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Logos memuat artikel hasil penelitian tentang ilmu Filsafat dan Teologi yang dikaji secara empiris dan sesuai kaidah ilmiah sebagai refleksi kritis yang sistematis atas iman khususnya iman Katolik dengan fokus kajian Teologi, Filsafat, Kajian Sosial, Naluri dan Iman, Teknologi pada Teologi dan Filsafat, Pendidikan Agama dan kepercayaan tentang kebenaran pokok-pokok iman Katolik dalam terang wahyu Ilahi, yaitu tradisi dan Kitab Suci, selanjutnya mengenai pelaksanaan iman dalam hidup sehari-hari.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 2 (2014): Juli 2014" : 5 Documents clear
DAMPAK POSITIF HARI KAUM MUDA SEDUNIA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN DAMPAK POSITIF ITU Simanullang, Gonti
LOGOS Vol 11 No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/logos.v11i2.1532

Abstract

Hari Kaum Muda Sedunia (HKMS) telah terselenggara 29 kali antara kaum muda dengan Paus dengan agenda yang meliputi: prosesi dengan membawa Salib Tahun Penebusan dan ikon Bunda Maria, adorasi, katekese, sakramen reskonsiliasi dan misa penutupan. HKMS membutuhkan banyak biaya dan orang-orang yang berkehendak baik dan sukarela. HKMS tidak terlepas dari protes dan kritik berkaitan dengan biaya dan sikap Gereja Katolik terhadap isu-isu tertentu seperti alat kontrasepsi dan perkawinan sejenis. Menghadapi protes dan kritik itu, kaum muda yang terlibat dalam HKMS menunjukkan perilaku baik dengan tidak bertindak kasar dan arogan. Mereka menahan diri bahkan berdoa di tengah-tengah orang-orang yang menghina dan mencemoohkan mereka.
MARTYRIA SEBAGAI WUJUD KEBEBASAN MORAL Sembiring, Lesta
LOGOS Vol 11 No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/logos.v11i2.1533

Abstract

Kebebasan adalah lambang yang unggul citra ilahi dalam diri manusia (GS 17). Dengan kebebasannya manusia diarahkan kepada Allah untuk mencapai kesempurnaan dan kebahagian abadi, karena ia dilengkapi akal budi dan kehendak (KGK 1711), untuk mencari/mencintai kebenaran dan kebaikan (GS 15,2). Mencari/mencintai kebenaran dan kebaikan sudah merupakan kewajiban dan tanggungjawab orang kristen (optio fundamentalis), sebab ia harus tumbuh dan matang di dalamnya (KGK 1731), serta memberi kesaksian (martyria) tentang kebenaran dan kebaikan itu (minimal dalam optio particularis).
MELIHAT DAN MEMBERI KESAKSIAN DALAM YOHANES 19:35 Marmidi, Fransiskus Saverius
LOGOS Vol 11 No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/logos.v11i2.1534

Abstract

INTRODUKSI TEOLOGI Ara, Alfonsus
LOGOS Vol 11 No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/logos.v11i2.1535

Abstract

Teologi adalah ilmu tentang Allah. Sebagai sebuah displin ilmu, teologi memiliki sumber yang otentik, daya kritik, metode dan sistem yang padu. perangkat-perangkat ini sangat dibutuhkan agar inti kebenaran iman kepada Wahyu Allah dalam diri Yesus Kristus bisa dijelaskan dan dipertanggungjawabkan dengan akal manusia
PENYELESAIAN MASALAH MODEL ANIMISTIS Antono, Yustinus Slamet
LOGOS Vol 11 No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/logos.v11i2.1536

Abstract

Pemberian hadiah merupakan fenomena yang mudah dijumpai di berbagai kebudayaan yang ada di muka bumi. Melalui cara itu relasi antar sesama manusia dipererat dan dipelihara. Praktek pemberian hadiah dalam berbagai bentuknya dan juga istilah-istilahnya kepada para pejabat ataupun yang memiliki kewenangan juga telah lama ada. Istilah yang sering digunakan untuk praktek tersebut adalah suap. Suap merupakan model penyelesaian masalah-masalah profan yaitu masalah-masalah yang terkait dengan kehidupan sehari-hari. Terkait dengan fenomena suap-menyuap, apakah religiositas tradisional berkontribusi dalam menyediakan model penyelesaian masalah seperti itu? Dalam artikel ini akan dibahas cara pandang masyarakat terhadap dunianya serta sikap-sikap yang diperlukan baik pada saat dalam keadaan biasa-biasa saja maupun ketika berhadapan dengan masalah-masalah kehidupan serta cara penyelesiannya. Melalui pendapat para ahli Jawa, masyarakat Jawa akan dijadikan sebagai bahan analisa untuk menjawab pertanyaan di atas

Page 1 of 1 | Total Record : 5