cover
Contact Name
A. Ismail Lukman
Contact Email
a.ismaillukman@fkip.unmul.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ls@fkip.unmul.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman Jl. Banggeris No 89, Karang Anyar, Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, 75127 Email : ls@fkip.unmul.ac.id
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 27235300     DOI : -
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan masyarakat adalah jurnal yang memuat hasil-hasil penelitian tentang isu impelementasi Corporate Social Responsibility kaitannya dengan peningkatan kapasitas masyarakat, Pendidikan Nonformal, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pendidikan Masyarakat di tingkat Lokal, Nasional, dan International. Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan masyarakat merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2025): Juni" : 10 Documents clear
SULUH INKLUSIVITAS ENERGI TERBARUKAN DARI PENYANDANG DISABILITAS: STUDI KASUS PROGRAM PELITA BERSAMA PT PLN INDONESIA POWER UBP KAMOJANG Dito Krisandy; Ahsani Paramitasari; Rifky Taufiq Fardian; Reza Mardian; Arsy A. Wal Hamdir
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v6i1.5097

Abstract

Program Pelita Bersama merupakan inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN Indonesia Power UBP Kamojang Unit PLTP Kamojang dalam menanggapi dinamika sosial dan lingkungan di Kabupaten Garut, khususnya yang dihadapi oleh kelompok masyarakat penyandang disabilitas. Program ini menerapkan pendekatan pemberdayaan partisipasi aktif untuk memastikan keterlibatan penuh subyek sasaran dalam setiap tahapan pemberdayaan. Studi ini menganalisis dinamika inovasi sosial dalam Program Pelita Bersama, dengan fokus pada pengembangan kendaraan ramah lingkungan, serta mengkuantifikasi reduksi emisi GRK dari transisi energi kendaran berbahan bakar fosil ke listrik pada lingkup mitra binaan dan operasional perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Pelita Bersama tidak hanya sekadar memberdayakan penyandang disabilitas melalui peningkatan keterampilan dan akses ekonomi yang inklusif, namun juga berkontribusi pada adaptasi perubahan iklim melalui konversi kendaraan motor listrik dan utilisasinya. Program ini berhasil mengurangi emisi GRK dengan akumulasi penurunan emisi sebesar 83.302,98 kg CO₂eq /tahun dari ruang lingkup mitra binaan dan operasional perusahaan. Lebih lanjut, program ini menghasilkan penghematan ekonomi dari biaya bahan bakar dan potensi penghematan pajak karbon hingga Rp30.524.823,40. Program Pelita Bersama menjadi contoh praktik baik pada implementasi inovasi sosial yang menyongsong sinergi pemberdayaan disabilitas dengan upaya adaptasi perubahan iklim, sehingga mampu memberikan manfaat multidimensi bagi masyarakat serta lingkungan hidup.
STRATEGI INOVASI SOSIAL DALAM MENGANGKAT KEBERDAYAAN MASYARAKAT RENTAN DENGAN SINERGI MULTISEKTORAL MELALUI PROGRAM MAENGKET Dinatika Ummami; Akmal Kholid Farhan; Panji Okta Triswianto
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v6i1.5103

Abstract

Dewasa ini, kawasan urban di banyak tempat di berbagai negara, menjelma arena pergumulan hajat hidup berbagai pihak sekaligus pertarungan kepentingan sektoral. Demikian halnya juga terjadi di Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara yang perkembangan kawasannya sarat dengan dinamika sosial – ekonomi serta tantangan ekologis perkotaan. Dengan fokus menyelidiki proses perjalanan Program MAENGKET yang diinisiasi dan diimplementasikan oleh PT PLN Indonesia Power UBP Kamojang UP PLTP Lahendong dalam merespon isu krusial kawasan urban terkait peningkatan timbulan sampah dan pemenuhan kebutuhan pangan, studi dengan pendekatan kualitatif ini menyoroti proses inovasi sosial berdasarkan enam tahapan: prompts, proposals, prototype, sustaining, scaling, dan systemic change. Hasil yang ditemukan dalam studi ini menunjukkan bahwa Program MAENGKET yang berfokus di dua kelurahan, Pangolombian dan Tondangow telah melalui tahapan inovasi sosial secara gradual dan inklusif dalam memberdayakan kelompok rentan dengan fokus pada pengelolaan limbah domestik berbasis bank sampah melalui sub-program KABASARAN dan penguatan ketahanan pangan berbasis pengetahuan lokal melalui sub-program MAPALUS. Melalui pendekatan integrasi multisektoral, Program MAENGKET sebagai inovasi sosial juga efektif dalam menimbulkan perubahan sistemik sehingga mampu meningkatkan taraf kehidupan secara multidimensi yang mencakup aspek sosial, ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.
INOVASI JAKA SAMUDERA SEBAGAI TEKNOLOGI ADAPTASI TANTANGAN PERUBAHAN IKLIM DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERKELANJUTAN Restra Sewakotama; Rizqi Rahmawati; Putra Peni Luhur Wibowo; Ilham Ayuning Tanjung Sari; Dwi Thia Putri
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v6i1.5106

Abstract

Inovasi Jaka Samudra merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) PT Badak NGL yang dikembangkan sebagai pendekatan adaptif terhadap dampak perubahan iklim dan kesenjangan sosial-ekonomi masyarakat pesisir di Kampung Tihi-Tihi, Kalimantan Timur. Inovasi Jaka Samudra menggabungkan teknologi ramah lingkungan dengan prinsip ekonomi sirkular, melalui pemanfaatan residu non-B3 industri seperti pipa Fiber Reinforced Plastic (FRP), kalsium silikat, polyurethane dan tubing tembaga, yang digunakan sebagai elemen utama dalam konstruksi bagan apung modern. Sistem ini dilengkapi sensor pendeteksi kebocoran berbasis gyroscope dan jaringan LoRa sebagai upaya mitigasi terhadap potensi karam akibat cuaca ekstrem, serta penggunaan panel surya untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Implementasi Jaka Samudra memberikan dampak signifikan pada aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial. Berkenaan dengan aspek lingkungan, inovasi ini mampu mengurangi timbulan limbah serta menurunkan emisi gas rumah kaca. Terkait bidang ekonomi, efisiensi biaya operasional nelayan meningkat hingga 80%, disertai peningkatan signifikan pada hasil tangkapan ikan sebesar 100%, yang berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, dari aspek sosial, inovasi ini memperkuat kapasitas komunitas melalui alih teknologi, pelatihan, dan kolaborasi antara perusahaan dan warga lokal. Dengan pendekatan multidimensi, Jaka Samudra merepresentasikan praktik CSR berkelanjutan yang mengintegrasikan adaptasi teknologi, pemberdayaan sosial, dan pelestarian lingkungan dalam satu kesatuan solusi yang komprehensif.
PERUBAHAN DAMPAK INOVASI SOSIAL RANU LESTARI SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DARI PT PLN INDONESIA POWER UBP GRATI Akhmad Khayubi; Ary Widiya Ningrum; Muhammad Asmadi
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v6i1.5120

Abstract

Ranu Grati merupakan suatu ekosistem akuatik alami yang terbentuk sebagai hasil dari proses vulkanik, dan secara geografis terletak dalam kawasan morfotektonik tapal kuda vulkanik di wilayah Jawa Timur. Berdasarkan karakteristik geomorfologisnya, danau ini merepresentasikan bentuk lanskap geologi yang tergolong muda secara usia pembentukan, sekaligus menjadi elemen khas dalam struktur geologis regional. Fungsi ekologis Ranu Grati sangat signifikan, khususnya sebagai sumber utama air tawar yang mendukung sistem budidaya perikanan melalui model karamba jaring apung—yang secara ekonomi menjadi tumpuan penghidupan masyarakat lokal. Selain itu, danau ini memainkan peran strategis dalam menyediakan air irigasi untuk sektor pertanian serta memenuhi kebutuhan air bersih bagi tiga desa yang berada di sekitarnya. Pola pemanfaatan sumber daya air Ranu Grati bersifat multifungsi dan mencerminkan keterhubungan antara aspek ekologis, sosial, ekonomi, serta budaya komunitas lokal. Kawasan danau juga menjadi lokasi berlangsungnya beragam aktivitas, mulai dari perikanan tangkap dan budidaya, pelatihan olahraga air, hingga kegiatan latihan militer. Namun demikian, intensitas tekanan antropogenik di sekitar kawasan danau telah memicu degradasi kualitas perairan dan ketidakseimbangan ekosistem. Berbagai bentuk pencemaran, termasuk limbah domestik, residu industri, serta akumulasi logam berat, menimbulkan ancaman nyata terhadap keberlanjutan fungsi ekologis danau. Temuan ilmiah menunjukkan bahwa beberapa zona dalam danau telah berada pada kondisi eutrofik dan terklasifikasi sebagai perairan tercemar sedang, yang berdampak terhadap kesehatan organisme akuatik. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengelolaan dan konservasi secara berkelanjutan sebagai langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi Ranu Grati dalam jangka panjang.
EFEKTIVITAS MODEL BISNIS EKONOMI SIRKULAR PADA PROGRAM “PKT BISA” INISIASI PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR DALAM MENGUBAH PERILAKU MASYARAKAT DUSUN BABADAN Lendl Wibisana; Uchin Mahazaki; ⁠Bagus Praditya Setyo Nugroho; Ika Setyarini; Fikram Bayu Andyka Tanjung
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v6i1.5121

Abstract

Di balik tersematnya gelar negara agraris yang selalu digadang-gadangkan, terdapat jutaan masyarakat tani Indonesia yang terjebak dalam kompleksitas permasalahan yang mengancam penghidupan mereka, mulai dari alih fungsi lahan, kenaikan harga sarana produksi pertanian, degradasi kualitas tanah, harga jual tidak bersaing, hingga tantangan perubahan iklim. Dengan fokus mendalami proses perjalanan Program PKT BISA (Pertanian Kompos Terpadu Untuk Babadan Inovatif dan Sejahtera) yang diinisiasi dan diimplementasikan oleh PT Pupuk Kalimantan Timur dalam merespon isu krusial praktik pertanian tidak berkelanjutan, yang berdampak pada produktivitas lahan dan lingkungan di Dusun Babadan - Kabupaten Magetan, studi dengan pendekatan kualitatif ini menyoroti proses inovasi sosial Program PKT BISA berdasarkan enam tahapan: prompts, proposals, prototype, sustaining, scaling, dan systemic change. Hasil yang ditemukan dalam studi ini menunjukkan bahwa Program PKT BISA telah melalui tahapan inovasi sosial secara gradual dan inklusif dalam memberdayakan masyarakat Babadan dengan fokus pada pengembangan sistem pertanian terpadu melalui model ekonomi sirkular yang efektif dalam menciptakan perubahan sistemik sehingga mampu meningkatkan taraf kehidupan secara multidimensi yang mencakup aspek sosial, ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.
PENGEMBANGAN INOVASI SOSIAL DALAM UPAYA PENGENDALIAN PERUBAHAN IKLIM: STUDI KASUS PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT INISIASI PT PERTAMINA PATRA NIAGA FUEL TERMINAL MADIUN Kadek Dwi Ariyanto; Diaz Kurnia Pentasandi; Lintang Akbar; Tria Baiti Setiadini
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v6i1.5229

Abstract

Pertumbuhan populasi penduduk terus merangkak naik dengan kecepatan idealnya dalam beberapa dekade terakhir. Proyeksi peningkatan jumlah populasi penduduk yang terus bertambah seiring berjalannya waktu membawa tantangan pemenuhan kebutuhan ruang hidup yang membawa pada pertanyaan tentang bagaimana kondisi ekologis bumi di masa mendatang. Kebutuhan ruang hidup dalam realitas sosial menghasilkan pola urbanisasi dan membawa residu berupa produksi timbulan sampah sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk. Pada akhirnya akan menimbulkan degradasi lingkungan dan perubahan iklim yang semakin buruk apabila tidak dilakukan intervensi yang optimal. PT Pertamina Patra Niaga FT Madiun, mencoba merespon hal ini dengan implementasi inovasi sosial pada Program Kampung Iklim yang dicetuskan. Artikel ini membahas bagaimana upaya yang dilakukan dalam mengatasi permasalahan sampah sebagai intervensi terhadap perubahan iklim. Menggunakan pendekatan kualitatif dan studi literatur, studi ini menuliskan hasil eksplorasi menggunakan spiral tahapan inovasi sosial mulai dari tahapan prompts, proposal, prototype, sustaining, scalling, sampai dengan systematic change. Bank Sampah Digital dan penerapan ekonomi sirkular dilihat sebagai lokus program yang akan dijelaskan. Hasil studi ini menemukan bahwa terdapat relevansi inovasi sosial berbasis pemberdayaan masyarakat yang dapat berkontribusi secara signifikan terhadap pengelolaan sampah serta intervensi pada perubahan iklim melalui perpaduan teknologi dan ekonomi sirkular yang berkelanjutan.
MENGAKAR DALAM KEBERLANJUTAN: PERUBAHAN SISTEMIK DALAM PRAKTIK PERTANIAN LOKAL MELALUI INOVASI SOSIAL PROGRAM “MANTAP BETUL, BAH” Nurhadi Muslim; Kartika Kusumaningrum; Ratna Fitriana Dewi
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v6i1.5382

Abstract

Program “Mantap Betul, Bah” merupakan inovasi sosial berbasis komunitas yang diinisiasi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) oleh Pertamina EP Bunyu Field. Program ini hadir sebagai solusi terhadap tantangan ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan di Pulau Bunyu, Kalimantan Utara, sebuah wilayah kepulauan yang rentan terhadap krisis ekologis dan keterbatasan sumber daya. Melalui pemanfaatan sumber daya lokal seperti akar pakis, kotoran hewan burung walet, botol plastik bekas, serta teknologi tepat guna berupa sistem pemanenan air hujan, program ini membentuk ekosistem pertanian hidroponik dan konvensional yang ramah lingkungan dan inklusif. Pendekatan partisipatif serta integratif dalam pelaksanaan program ini menghasilkan dampak multidimensi meliputi peningkatan kesejahteraan, pelestarian lingkungan, penguatan ekonomi lokal, hingga pembentukan kebijakan desa. Analisis dengan kerangka Social Innovation Spiral dan Sustainability Compass menunjukkan bahwa Mantap Betul, Bah telah mencapai tahap perubahan sistemik (systemic change), ditandai dengan efisiensi biaya produksi, peningkatan kapasitas kelompok rentan (lansia dan pemuda), serta pelembagaan praktik berkelanjutan melalui regulasi desa. Dengan demikian, inovasi ini tidak hanya menciptakan solusi teknis, tetapi juga mendorong transformasi sosial dalam sistem pertanian lokal.
INNDESA DALAM PERSPEKTIF AGROEKOLOGI: ARAH BARU CSR UNTUK KETAHANAN PANGAN DAN LINGKUNGAN Imam Siswo Utomo; Taufik Hidayanto; Ayu Widyanigrum; Adinda Aulia Nur Afifah
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v6i1.5691

Abstract

Artikel ini menganalisis bagaimana pelaksanaan program INNDESA dalam kacamata agroekologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pada program CSR PT PLN Indonesia Power UBP Jawa Tengah 2 Adipala. Data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan resmi perusahan, literatur ilmiah, serta laporan berita. Pemilihan pendekatan ini dimaksudkan untuk melihat bagaimana implementasi program dan penerimaan masyarakat terhadap program. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program INNDESA dalam kacamata agroekologi dilakukan dengan mengoptimalkan sinergi atas dua dimensi, yakni sosial-ekonomi dan lingkungan. Selain itu, pembentukan Kelompok Forum INNDESA dimaksudkan sebagai payung pelaksanaan program yang mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan serta dikelola secara kolektif oleh masyarakat.
MENGELOLA SAMPAH DENGAN KEARIFAN LOKAL: STUDI KASUS BANK SAMPAH MUTIARA TIMOR DI KOTA KUPANG Ahmad Hidayah; Satrio Lelono; Buhari Ramadani
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v6i1.5692

Abstract

Krisis sampah merupakan salah satu tantangan utama pembangunan berkelanjutan di Indonesia, termasuk di Kota Kupang yang menghadapi keterbatasan kapasitas TPA dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah. Dalam konteks ini, pengelolaan sampah berbasis komunitas (community waste management) menjadi strategi adaptif yang mampu menghubungkan aspek teknis pengolahan limbah dengan pemberdayaan sosial-ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus Program CSR PT Pertamina Patra Niaga AFT El Tari melalui pengembangan Bank Sampah Mutiara Timor. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pengelola program serta analisis dokumen sekunder, seperti laporan implementasi, hasil Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), dan pemetaan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat sebesar 20–180 persen, memperkuat partisipasi inklusif dari kelompok rentan, serta menghasilkan dampak lingkungan positif berupa pengurangan sampah, produksi eco-enzyme, dan praktik daur ulang kreatif. Selain itu, program memanfaatkan kearifan lokal dan kolaborasi multiaktor—perusahaan, pemerintah, LSM, dan komunitas—sebagai fondasi keberhasilan. Meskipun demikian, tantangan terkait perubahan perilaku, keterbatasan infrastruktur, dan keberlanjutan finansial masih perlu mendapat perhatian.
PENGARUH BRAND IMAGE, KUALITAS PELAYANAN DAN GAYA HIDUP TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA EXCELSO COFFEE BIGMALL DI KOTA SAMARINDA Rheno Alsefino; Adietya Arie Hetami; Nurdin
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v6i1.5049

Abstract

Excelso Coffee menduduki peringkat kedua kategori perusahaan retail kedai kopi di Bigmall Kota Samarinda periode tahun 2017 dan 2018. Excelso Coffee mengalami peningkatan pengunjung pada tahun 2018. Peningkatan pengunjung tersebut cukup signifikan yaitu sebesar 3,00%, meskipun mengalami peningkatan yang cukup signifikan tetapi Excelso Coffee masih berada di bawah Starbucks yang jauh di atasnya dari segi pengunjung. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh citra merek terhadap loyalitas pelanggan, pengaruh kualitas layanan terhadap loyalitas pelanggan, pengaruh gaya hidup terhadap loyalitas pelanggan, variabel antara citra merek, kualitas layanan dan gaya hidup yang paling dominan pengaruhnya terhadap loyalitas pelanggan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan kausalitas. Populasi penelitian ini adalah konsumen di kedai kopi Excelso Coffee Bigmall Kota Samarinda pada bulan September 2021 yang berjumlah 102 orang. Besar sampel dapat dihitung berdasarkan rumus Slovin, sehingga besar sampel sebanyak 50 responden. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan pada Excelso Coffee Bigmall Kota Samarinda. Kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan pada Excelso Coffee Bigmall Kota Samarinda. Gaya hidup berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan pada Excelso Coffee Bigmall Kota Samarinda. Variabel citra merek merupakan variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap loyalitas pelanggan pada Excelso Coffee Bigmall Kota Samarinda.

Page 1 of 1 | Total Record : 10