Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 14 No. 2 (2018): January 2018"
:
14 Documents
clear
Metode Bayes Dan Ketidaksamaan Cramer-Rao Dalam Penaksiran Titik
Georgina M. Tinungki
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 14 No. 2 (2018): January 2018
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (235.523 KB)
|
DOI: 10.20956/jmsk.v14i2.3555
Ketidaksamaan Cramer–Rao merupakan batas bawah dari variansi suatu penaksir tak bias. Suatu penaksir tak bias mempunyai variansi yang sama dengan batas bawah yang berarti bahwa penaksir tersebut mempunyai variansi terbaik dalam kumpulan besar dari penaksir.
Perbandingan Nilai Fraksi pada Rancangan Faktorial Fraksional 2k dengan Metode Bissell dan Aplikasinya pada Kasus Perkecambahan Kacang Hijau
Irawaty Irawaty;
Anisa Anisa;
Erna Tri Herdiani
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 14 No. 2 (2018): January 2018
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (513.711 KB)
|
DOI: 10.20956/jmsk.v14i2.3560
Rancangan Faktorial Fraksional (FF) digunakan untuk menurunkan jumlah kombinasi perlakuan yang besar dengan cara menentukan fraksi yang sesuai dan terbaik untuk mendapatkan struktur rancangan yang tepat. Pada tulisan ini bertujuan untuk menentukan bentuk rancangan FF dan fraksi yang terbaik yang melibatkan 5 faktor 2 level yang diterapkan pada data perkecambahan kacang hijau yang merupakan data primer. Adapun faktor yang dicobakan yaitu Media Tumbuh, Cahaya, Frekuensi Penyiramanm, Volume Penyiraman (ml) dan Suhu Ruangan. Untuk menentukan suatu faktor signifikan atau tidak dalam rancangan FF tanpa pengulangan pada percobaan tersebut dapat digunakan metode Bissell sehingga diperoleh faktor yang signifikan yaitu faktor Cahaya dan fraksi yang terbaik adalah fraksi .
Methods for Estimating Survival Time of Treatments for Renal Dialysis
Sri Astuti Thamrin
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 14 No. 2 (2018): January 2018
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (415.772 KB)
|
DOI: 10.20956/jmsk.v14i2.3551
This papes discusses the theory and application of statistical methods for describing and analyzing survival times of the renal dialysis patients : a) from the first diagnosis until the time of death, and b) on each mode of given treatment. The paper also tries to predict the variables significantly effecting the survival time of renal dialysis patients. The paper makes use of and focuses on the data sets containing patient hospital records, patients’ identity and hospital code centre. To meet the desired aims, the paper uses two prominent methods of survival analysis including the Kaplan-Meier and Cox Proportional Hazard model. The result shows that survival time on the first treatment depends on mode of treatment and it quite low approximately 18 days for median time on hospital outpatient CAPD. Similarly, survival time on the second treatment is quite low about 24 days for the median time on hospital outpatient CAPD. It was also indicated that the survival time of renal dialysis patient depends on the number of treatments, the number of treatment changes, place of treatment, age and the first treatment
Penaksiran Parameter Regresi Linier Logistik dengan Metode Maksimum Likelihood Lokal pada Resiko Kanker Payudara di Makassar
Sutrianah Burhan;
Andi Kresna Jaya
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 14 No. 2 (2018): January 2018
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (380.271 KB)
|
DOI: 10.20956/jmsk.v14i2.3556
Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan resiko kanker terhadap usia wanita, jenis pendidikan dan pekerjaan di kota Makassar dengan menggunakan regresi logistik. Pada penaksiran parameternya digunakan metode local maximum likelihood yaitu penaksiran parameter dengan mempertimbangkan ukuran pemusatan datanya, seperti mean dan modusnya. Penaksiran parameternya kemudian menggunakan metode Newton-Rhapson.
Himpunan Spektrum Real Untuk Masalah Balikan Nilai Eigen Dari Matriks Tak Negatif
Andi Kresna Jaya
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 14 No. 2 (2018): January 2018
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (474.42 KB)
|
DOI: 10.20956/jmsk.v14i2.3561
Pada paper ini akan dibahas representasi geometri dari himpunan spektrum nilai eigen real yang nilai eigen maksimalnya 1 untuk masalah balikan nilai eigen (invers eigenvalues problem). Untuk menunjukkan representasi tersebut akan digunakan sifat invarian dari jumlah konveks matriks stokastik terhadap jumlah konveks spektrum matriks stokastik tersebut. Representasi geometri yang diperoleh hanya pada Rn untuk n = 2, 3 dan 4. Sifat invariant di atas juga akan digunakan untuk menunjukkan bahwa sebuah spektrum matriks tak negatif ditulis dalam bentuk vektor , maka merupakan spektrum dari sebuah matriks positif untuk .
Penggunaan Bilangan Fuzzy Segitiga pada Perbandingan Kemampuan Proses
Muhammad Abdy
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 14 No. 2 (2018): January 2018
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (302.374 KB)
|
DOI: 10.20956/jmsk.v14i2.3552
Kebanyakan metode-metode untuk menilai kemampuan proses manufaktur menggunakan bilangan biasa. Dalam tulisan ini dibahas metode untuk menilai kemampuan proses (Perbandingan Kemampuan Proses) dengan menggunakan bilangan fuzzy yang mempunyai fungsi keanggotaan berbentuk segitiga. Perbandingan Kemampuan Proses (PKP) tersebut diperlukan apabila batas spesifikasi yang diberikan adalah fuzzy. Beberapa hubungan di antara PKP fuzzy tersebut juga akan diberikan
Analisis Inflasi Melalui Vektor Autoregresi Berganda (VAB) dengan Lima Variabel Informasi
Miftahuddin Miftahuddin
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 14 No. 2 (2018): January 2018
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (483.751 KB)
|
DOI: 10.20956/jmsk.v14i2.3557
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa dan menetapkan perkiraan inflasi karena adanya perbedaan perkiraan inflasi yang dikeluarkan lembaga pemerintah (Bank Indonesia) dan lembaga non-pemerintah. Berkaitan kelengkapan data dan waktu kajian, diawali dengan perkiraan angka inflasi Kota Banda Aceh bulan Mei 2008 dengan meneliti angka Indeks Harga Konsumen (IHK) dan variabel informasi yang diharapkan dapat membantu memperkirakan angka inflasi. Variabel informasi yaitu inflasi inti, aktiva bank, suku bunga SBI dan kurs rupiah terhadap dollar AS. Untuk mendapatkan model dilakukan dengan pendekatan VAB menggunakan software EViews 4.1. Dari hasil proyeksi inflasi model IHK dengan variabel informasi inflasi inti memberikan hasil terbaik karena memiliki nilai RMSE (Root Mean Square Error) terkecil yaitu sebesar 3.173 dan nilai Adjusted terbesar yaitu sebesar 0.988 diantara model-model lain yang diperoleh.Dari model di atas diperoleh nilai proyeksi inflasi kota Banda Aceh bulan Mei 2008 yaitu sebesar 3.97%, tetapi hasil proyeksi menyimpang dari nilai inflasi sebenarnya yang dikeluarkan oleh BPS kota Banda Aceh yaitu sebesar 3.78%. Penyimpangan ini terjadi karena kenaikan harga BBM sehingga menyebabkan harga barang dan jasa juga naik. Melalui hasil perkiraan inflasi kota Banda Aceh tersebut dapat diestimasikan inflasi untuk kota/kabupaten lain di provinsi NAD. Dengan menggunakan asumsi yang sama (penggunaan variabel informasi, ada konstatnta dalam model, kenaikan harga BBM) dan dengan kisaran toleransi signifikan pada α = 1% - 5%, maka diperoleh angka inflasi sebesar 4.0097% – 4.1685% untuk kota/kabupaten lain di provinsi NAD pada bulan yang sama. Sedangkan prediksi untuk tahun mendatang angka inflasi masih pada kisaran tersebut bila tidak ada perubahan-perubahan asumsi.
OPERASI JOIN KOTERI-k DIPERLUAS
La ode Muhlis
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 14 No. 2 (2018): January 2018
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (581.73 KB)
|
DOI: 10.20956/jmsk.v14i2.3585
Sebagaiman diketahui bahwa koteri-k merupakan perluasan dari definisi koteri yang dapat diterapkan masalah mutex-k. Pada mutex-k terdapat sebanyak k proses yang dapat mengakses sumber daya. Selain itu, kita juga mengenal koteri-k khusus yang disebut dengan koteri-k mayoritas dimana untuk setiap korumnya memiliki ukuran yang sama yang ditentukan dengan . Terdapat beberapa cara dalam penggabungan koter-ki salah satu diantaranya dan sudah tidak asing lagi yaitu operasi join yang merupakan suatu operasi yang digunakan dalam menggabungkan koteri-k mayoritas yang diperkenalkan oleh Neilsen dan Mizuno. Pada operasi join, terdapat salah satu sifat yang menyatakan bahwa jika dan tak-terdominasi maka tak-terdominasi. Ternyata sifat tersebut tidak selamanya berlaku sehingga mengakibatkan koteri-k yang dihasilkan dari operasi join menjadi terdominasi.Tujuan dari penelitian ini yaitu memperkenalkan suatu cara baru dalam menggabungkan koteri-k mayoritas tak-terdominasi yang disebut dengan operasi join diperluas. Dimana operasi join diperluas ini adalah suatu operasi yang dikembangkan dari operasi join yang dibangun dengan cara menggabungkan dua koteri-k mayoritas dan yang memiliki ukuran korum yang sama masing-masing atas semesta tak-kosong dan dengan unsur tereliminasi , dimana untuk membentuk atas semesta tak-kosong . Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa untuk penggabungan dua koteri-k mayoritas tak-terdominasi dengan mengguankan operasi join diperluas akan selalu menghasilkan koteri-k tak-terdominasi dengan nilai k sebelum dan setelah dilakukan operasi penggabungan tidak mengalami perubahan.
Solusi Problem Dirichlet pada Daerah Persegi dengan Metode Pemisahan Variabel
M. Saleh AF
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 14 No. 2 (2018): January 2018
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (629.189 KB)
|
DOI: 10.20956/jmsk.v14i2.3558
Dalam keadaan distribusi temperatur setimbang (tidak tergantung pada waktu) pada daearah persegi , pandang persamaan . Persamaan ini dikenal sebagai persamaan Laplace dalam dua variabel, yang diperoleh dari persamaan panas dengan membuat turunan terhadap waktu sama dengan nol. Persamaan Laplace dalam dua variabel beserta syarat-syarat batas yang diberikan, disebut masalah Dirichlet daerah Persegi. Dalam tulisan ini akan diuraikan pemecahan masalah yang didasarkan pada metode pemisahan variabel, dengan asumsi solusi berbentuk . Penyelesaian masalah Dirichlet di bagi ke dalam empat sub-bagian yang masing-masing memiliki satu syarat tak homogen. Solusi yang diperoleh merupakan jumlah dari ke empat solusi sub-bagian.