cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : 2775717X     EISSN : 27757188     DOI : 10.51878
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan keguruan dan ilmu pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2022)" : 15 Documents clear
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI MEDIA GEOBOARD PADA SISWA TUNAGRAHITA RINGAN KELAS I SLB KHUSUS BINA MANDIRI SURABAYA ZURAIDAH ZURAIDAH
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i1.1081

Abstract

The purpose of this study is to help overcome the problems of mild mentally retarded students in recognizing letters, media that can help and facilitate students is needed. Media that can help students with mild mental retardation in recognizing letters is by using geoboard media. This study uses two cycles of action. Each cycle consists of two meetings and consists of four stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. The target of this research is students with mild mental retardation in class I Special SLB Bina Mandiri. The data obtained in the form of formative test results and observation sheets of learning activities. From the results of data analysis, it is known that students' reading learning outcomes in Recognizing letters have increased from the pre-cycle 44.4%, in the first cycle a score of 55.5% and in the second cycle the expected completion limit is 80%. The conclusion of this research is that through geoboard media students have increased in recognizing letters in early reading learning. Geoboard media is popular with students because it not only learns to recognize what can be learned but also recognizes numbers and images, its use is also very easy, practical and economical. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk membantu mengatasi permasalahan siswa tunagrahita ringan dalam mengenal huruf, diperlukan media yang dapat membantu dan memudahkan siswa. Media yang dapat membantu siswa tunagrahita ringan dalam mengenal huruf yaitu dengan menggunakan media geoboard. Penelitian ini menggunakan tindakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan dan terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Sasaran penelitian ini adalah siswa tunagrahita ringan kelas I SLB Khusus Bina Mandiri. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif dan lembar pengamatan kegiatan pembelajaran. Dari hasil analisis data diketahui bahwa hasil belajar membaca siswa dalam Mengenal huruf mengalami peningkatan dari pra siklus 44,4 %, pada siklus I memperoleh skor 55,5 % dan pada siklus II telah mencapai batas tuntas yang diharapkan yaitu 80%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui media geoboard siswa mengalami peningkatan dalam mengenal huruf pada pembelajaran membaca permulaan. Media Geoboard digemari siswa karena tidak hanya belajar mengenal yang dapat dipelajari tapi juga mengenal bilangan dan gambar, penggunaanya pun sangat mudah, praktis dan ekonomis.
PENGGUNAAN PARODI DALAM MEMPERTAHANKAN INGATAN MATERI PELAJARAN KIMIA MELIYANI MELIYANI
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i1.1082

Abstract

Many teenagers are happy and even have a hobby with singing activities. Not infrequently the song he likes is faster to remember than the subject matter. This study was conducted to provide a reference for the use of parody in retaining the memory of the subject matter. The research conducted is a qualitative descriptive study with the respondents being students of SMA Adzkia Islamic School class XII MIPA in chemistry subjects in the 2021/2022 school year. Previously, students had used parodies in ongoing chemistry subjects in grades X, XI and XII. Data collection techniques using observation techniques and unstructured interviews. In the process of collecting data, the student’s memory of the material that was parodied and which was not parodied was explored. The results showed that the use of parody can maintain a memory of chemistry subject matter. This is shown from the research data as much as 95% of students still remember the material for X and XI class which is presented in the form of a parody. The results of the interview showed that 19 out of 20 students agreed that parody could help them remember the subject matter and motivate students in chemistry. ABSTRAKBanyak remaja senang bahkan hobi dengan aktivitas bernyanyi. Tak jarang lagu yang disukainya lebih cepat diingat daripada materi pelajaran. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan referensi penggunaan parodi dalam mempertahankan ingatan materi pelajaran. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan responden siswa SMA Adzkia Islamic School kelas XII MIPA pada mata pelajaran kimia tahun pelajaran 2021/2022. Sebelumnya siswa sudah pernah menggunakan parodi pada mata pelajaran kimia di kelas X, XI dan kelas XII yang sedang berjalan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara tidak terstruktur. Pada proses pengumpulan data, digali daya ingat siswa terhadap materi yang diparodikan dan yang tidak diparodikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan parodi dapat mempertahankan ingatan terhadap materi pelajaran kimia. Hal ini ditunjukkan dari data penelitian sebanyak 95% siswa masih mengingat materi kelas X dan XI yang disajikan dalam bentuk parodi. Hasil wawancara menunjukkan 19 dari 20 siswa setuju bahwa parodi dapat membantu mereka mengingat materi pelajaran dan memotivasi siswa dalam mata pelajaran kimia.
PEMANFAATAN KOMPOSIT FE(HTRZ)3(BF4)2–NATA DE COCO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PRAKTIS PADA SENYAWA KOMPLEKS SUMARNO SUMARNO
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i1.1083

Abstract

Fe(Htrz)3(BF4)2 – nata de coco composite can be made by reacting Iron (II) tetrafluoroborate and triazole ligand in nata de coco matrix. The resulting composite is purple in color, because the Fe(Htrz)3(BF4)2 complex is formed in the nata de coco matrix. When this composite is heated, the color changes to white starting at 373 K to 398 K and when the temperature is lowered, the color of the composite changes back to purple at 358 K to 333 K. The appearance of such complex compounds is known as the hysteresis effect, which has the potential for storage. information on electronic devices, which depends on the width of the hysteresis. Determined by the Image J Sever program, the Fe(Htrz)3(BF4)2 complex has a hysteresis width of 40 K. The hysteresis phenomenon can be associated with the electron spin transition process on the central atom which is related to the magnetic properties of the complex compound. The characteristic of Fe(Htrz)3(BF4)2 – nata de coco composite which undergoes color changes in the high and low temperature range is a unique phenomenon of complex compounds, and can be used as an interesting learning medium for students in discussing the nature of complex compounds. ABSTRAKKomposit Fe(Htrz)3(BF4)2 – nata de coco dapat dibuat dengan cara mereaksikan Besi (II) tetrafluoroborat dan ligan triazol dalam matrik nata de coco. Komposit yang dihasilkan berwarna ungu, karena kompleks Fe(Htrz)3(BF4)2 terbentuk di dalam matrik nata de coco. Ketika komposit ini dipanaskan terjadi perubahan warna menjadi putih mulai pada suhu 373 K sampai 398 K dan ketika temperaturnya diturunkan, warna komposit berubah kembali menjadi ungu pada suhu 358 K sampai 333 K. Penampilan senyawa kompleks seperti ini dikenal sebagai efek histeresis, yang berpotensi sebagai penyimpanan informasi pada perangkat elektronik, yang tergantung pada lebar histeresis. Ditentukan dengan program Image J Sever diperoleh kompleks Fe(Htrz)3(BF4)2 memiliki lebar histeresis sebesar 40 K. Fenomena histeresis dapat diasosiasikan sebagai proses transisi spin elektron pada atom pusat yang berkaitan dengan sifat kemagnetan senyawa kompleks. Karakteristik komposit Fe(Htrz)3(BF4)2 – nata de coco yang mengalami perubahan warna dalam rentang suhu tinggi dan suhu rendah ini merupakan fenomena unik dari senyawa kompleks, dan dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang menarik bagi siswa pada pembahasan sifat senyawa kompleks.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM AAN MUSTHOFIAH
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i1.1084

Abstract

In general, the purpose of this research is to improve the teaching and learning process of SKI students/I MAN 2 Cilegon City for the academic year 2020/2021 with the Group Investigation (GI) Cooperative Learning Method which is expected to have a positive impact on student achievement. The research method uses Classroom Action Research (CAR). This research was conducted for 2 cycles and each cycle consisted of 2 meetings. As for the classroom action research model, the author chooses the model from Kurt Lewin which is the main reference for various action research models. Data was collected through observation, documentation and tests. Data analysis was carried out in 3 (three) stages including: data reduction, data presentation and drawing conclusions or verification. Based on the results of the researchers' observations on the scores obtained by students both before and after the implementation of the group investigation, it was found that the implementation of this method could improve student achievement in class XII IPA 1 MAN Pulomerak in the 2013-2014 academic year. The results of student learning tests in pre-cycle learning can be seen from 27 students who achieved the standard of learning mastery as many as 12 students with a value of the test results of the first cycle we can know from 27 students who achieved the standard of learning completeness as many as 21 students with an average value of 72.4. So that it can be seen that the student's level of completeness is 77%. And the increase obtained is 33% of the pre cycle. Then continue the second cycle and we can know from 27 students that 25 students achieved the standard of learning mastery with an average value of 76.2. The increase in completeness obtained is 15% from cycle I, the following is a graph of the increase obtained from the pre-cycle, cycle 1 to cycle 2 ABSTRAKSecara umum tujuan dari penelitian ini adalah memperbaiki proses belajar mengajar SKI siswa/I MAN 2 Kota Cilegon Tahun Pelajaran 2020/2021 dengan Metode Pembelajaran Kooperatif Group Investigation (GI) yang diharapkan akan berdampak positif kepada prestasi belajar siswa/I. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan selama 2 siklus dan setiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan. Adapun mengenai model penelitian tindakan kelas, penulis memlihih model dari Kurt Lewin yang merupakan acuan pokok dari berbagai midel action research. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan tes. Analisis data dilakukan dengan 3 (tiga) tahapan meliputi: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil observasi peneliti terhadap nilai yang diperoleh siswa baik sebelum dan sesudah pelaksanaan group investigation adalah bahwa implementasi metode tersebut dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XII IPA 1 MAN Pulomerak tahun ajaran 2013-2014. Hasil tes belajar siswa pada pembelajaran pra siklus dapat kita ketahui dari 27 siswa yang mencapai standar ketuntasan belajar sebanyak 12 siswa dengan nilai Hasil tes siklus I dapat kita ketahui dari 27 siswa mencapai standar ketuntasan belajar sebanyak 21 siswa dengan nilai rata-rata 72,4. Sehingga dapat diketahui tingkat ketuntasan siswa sebesar 77%. Dan peningkatan yang diperoleh adalah 33% dari pra siklus. Kemudian melanjutkan siklus II dan dapat kita ketahui dari 27 siswa mencapai standar ketuntasan belajar sebanyak 25 siswa dengan nilai rata-rata 76,2 Sehingga dapat diketahui tingkat ketuntasan siswa sebesar 92%. Adapun peningkatan ketuntasan yang diperoleh adalah 15% dari siklus I, berikut ini grafik peningkatan yang diperoleh dari mulai pra siklus, siklus 1 hingga siklus 2
PENGARUH PENGGUNAAN EDMODO DAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENDESAIN BAHAN AJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PAI (STUDI DI SMA NEGERI 1 DAN MA NEGERI KOTA CILEGON) JUPRI JUPRI
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i1.1085

Abstract

The aims of this study were (1) to determine the effect of using Edmodo on PAI learning outcomes in SMA Negeri and MA Negeri Cilegon City. (2) To determine the effect of teachers' ability in designing teaching materials on PAI learning outcomes in SMA Negeri and MA Negeri Cilegon City. (3) To determine the effect of using Edmodo and the ability of teachers in designing teaching materials on PAI learning outcomes in SMA Negeri and MA Negeri Cilegon City. This study uses a factorial-experimental research method with quantitative and qualitative approaches and multiple linear regression analysis techniques. The technique used in the sampling process is purposive sampling with the number of respondents being 98 students (class XI MIPA SMA Negeri 1 and MA Negeri 2 Cilegon City). The results showed that the use of Edmodo in SMA Negeri 1 and MA Negeri 2 Cilegon City with an average of 57.65 could be categorized as sufficient. Meanwhile, the teacher's ability to design teaching materials with an average of 58.13 is categorized as sufficient. For student learning outcomes in SMA Negeri 1 and MA Negeri 2 Cilegon City in this study, seen from the posttest results, the average value of 89.95 was categorized as very good. By using the t test, the results of the significance level t count < t table are 0.019 < 0.05. Thus H0 is rejected and H1 is accepted simultaneously (simultaneously) then the results of the f test with a significance of t count < t table are 0.000 < 0.05. Furthermore, there is sufficient influence between the use of Edmodo and the ability of teachers to design teaching materials on student learning outcomes with an adjusted R squared value of 0.540 or 54%. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pengaruh penggunaan Edmodo terhadap hasil belajar PAI di SMA Negeri dan MA Negeri Kota Cilegon. (2) Untuk mengetahui pengaruh kemampuan guru dalam mendesain bahan ajar terhadap hasil belajar PAI di SMA Negeri dan MA Negeri Kota Cilegon. (3) Untuk mengetahui pengaruh penggunaan Edmodo dan kemampuan guru dalam mendesain bahan ajar terhadap hasil belajar PAI di SMA Negeri dan MA Negeri Kota Cilegon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian factorial-experimental dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dan teknik analisis regresi linier berganda. Teknik yang digunakan dalam proses pengambilan sampel adalah Purposive Sampling dengan jumlah responden 98 siswa (kelas XI MIPA SMA Negeri 1 dan MA Negeri 2 Kota Cilegon). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan edmodo di SMA Negeri 1 dan MA Negeri 2 Kota Cilegon dengan rata-rata 57,65 dapat dikategorikan cukup. Sedangkan kemampuan guru dalam mendesain bahan ajar dengan rata-rata 58,13 dikategorikan cukup. Untuk hasil belajar siswa di SMA Negeri 1 dan MA Negeri 2 Kota Cilegon dalam penelitian ini dilihat dari hasil postest nilai rata-rata 89,95 di katagorikan sangat baik. Dengan menggunakan uji t didapatkan hasil tingkat signifikansi t hitung < t tabel yaitu 0,019 < 0,05. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima secara bersama-sama (simultan) selanjutnya hasil uji f dengan signifikansi t hitung< t tabel yaitu 0,000 < 0,05. Selanjutnya terdapat pengaruh yang cukup antara penggunaan edmodo dan kemampuan guru dalam mendesain bahan ajar terhadap hasil belajar siswa dengan nilai adjusted R kuadrat sebesar 0,540 atau 54%.

Page 2 of 2 | Total Record : 15