cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : 2775717X     EISSN : 27757188     DOI : 10.51878
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan keguruan dan ilmu pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4 (2022)" : 14 Documents clear
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN MELALUI MEDIA GAMBAR KARIKATUR KORAN JAWA POS MARIADI MARIADI
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i4.1879

Abstract

The purpose of this study was to describe the improvement in short story writing skills after learning to write poetry through the media of caricature images of the Jawa Pos newspaper. This study used a classroom action research method consisting of three cycles, namely cycle I, cycle II, and cycle III. Each cycle consists of 4 stages, namely: planning, action implementation, observation and interpretation, and reflection. The data source is class IX-A students of MTs Negeri 5 Jombang in the 2022/2023 academic year. The technique applied is: students identify the elements of short stories, students observe the Jawa Pos caricature images, students write short stories based on the Jawa Pos caricature images. The results showed that there was a positive change in student behavior. After the action is taken, students become more active, happy, responsible, and find it easier to write short stories. The increase in the percentage of students' short story writing abilities occurred as follows: cycle I was 64.37%, cycle II was 79.36%, and cycle III was 85.89%. It can be concluded that there has been a change in learning behavior in a positive direction followed by an increase in short story writing skills after learning to write short stories through the media of caricature images of the Jawa Pos newspaper. ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis cerpen setelah dilakukan tindakan pembelajaran menulis puisi melalui media gambar karikatur koran Jawa Pos. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri atas tiga siklus, yakni siklus I, siklus II, dan siklus III. Masing-masing siklus terdiri atas 4 tahap yaitu: perencanaan, implementasi tindakan, observasi dan interpretasi, serta refleksi. Sumber datanya adalah siswa kelas IX-A MTs Negeri 5 Jombang tahun Pelajaran 2022/2023. Teknik yang diterapkan yaitu: siswa mengidentifikasi unsur-unsur cerpen, siswa mengamati gambar karikatur Jawa Pos, siswa menulis cerita pendek berdasarkan gambar karikatur Jawa Pos tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan perilaku siswa yang positif. Setelah dilakukan tindakan siswa menjadi lebih aktif, gembira, bertanggung jawab, serta merasa lebih mudah menulis cerpen. Peningkatan persentase kemampuan menulis cerpen siswa yang terjadi sebagai berikut: siklus I sebesar 64,37 %, siklus II sebesar 79,36 %, dan siklus III sebesar 85,89 %. Dapat disimpulkan bahwa telah terjadi perubahan perilaku belajar ke arah yang positif yang diikuti dengan peningkatan keterampilan menulis cerpen setelah diterapkan pembelajaran menulis cerpen melalui media gambar karikatur koran Jawa Pos.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DENGAN METODE PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA PADA MATERI LAJU REAKSI SUPARMI SUPARMI
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i4.1880

Abstract

This study aims to improve the chemistry learning outcomes of class XI IPA 5 students at SMA Negeri 3 Kotabumi for the 2021-2022 academic year in the matter of reaction rate factors. This research is a classroom action research consisting of 2 cycles in which each cycle is composed of planning, action, observation and reflection activities. The scope of the material in the first cycle is the reaction rate factor for surface area and concentration, while for the second cycle, the reaction rate factor is for temperature and catalyst. The subjects of this study were 34 students of XI IPA 5 at SMA Negeri 3 Kotabumi in the 2021-2022 academic year. Each cycle consists of 2 meetings where at the end of the cycle a formative test of 20 multiple choice types is given. The indicator of the success of this study is if 75% of students have learning outcomes above the KKM, namely 72. The results of the study indicate a positive increase in chemistry learning outcomes in the matter of reaction rate factors. There was an increase in the average learning outcomes from cycle I of 70.15 to 76.62 in cycle II as well as for classical completeness which reached 50% in cycle I then increased to 79% in cycle II with an increase of 29%. From the results of the study it was concluded that the application of the investigative group learning model with the practicum method in learning material reaction rate factors can improve chemistry learning outcomes for XI IPA 5 students at SMA Negeri 3 Kotabumi in the 2021-2022 academic year ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kimia siswa kelas XI IPA 5 di SMA Negeri 3 Kotabumi tahun pelajaran 2021-2022 pada materi faktor-faktor laju reaksi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus yang mana setiap siklus tersusun dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Cakupan materi pada siklus I yaitu faktor laju reaksi untuk luas permukaan dan konsentrasi, sedangkan untuk siklus II yaitu faktor laju reaksi untuk suhu dan katalis. Subjek penelitian ini yaitu siswa XI IPA 5 di SMA Negeri 3 Kotabumi tahun paelajaran 2021-2022 yang berjumlah 34 orang. Setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dimana di akhir siklus diberikan tes formatif berjenis pilihan ganda sebanyak 20 butir. Indikator keberhasilan dari penelitian ini yaitu jika 75% siswa memiliki hasil belajar di atas KKM yaitu 72. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan positif terhadap hasil belajar kimia pada materi faktor-faktor laju reaksi. Terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar dari siklus I sebesar 70, 15 menjadi 76,62 pada siklus II begitu juga untuk ketuntasan klasikal dimana mencapai 50% pada siklus I kemudian meningkat menjadi 79% pada siklus II dengan kenaikan sebesar 29%. Dari hasil penelitain disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran group investigasi dengan metode praktikum pada pembelajaran materi faktor-faktor laju reaksi dapat meningkatkan hasil belajar kimia siswa XI IPA 5 di SMA Negeri 3 Kotabumi tahun pelajarn 2021-2022
INOVASI PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF ORANG TUA DALAM PENERAPAN MANAJEMEN MUTU TERPADU DI SDIT CENDIKIA SUHCROTUL AMIN
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i4.1881

Abstract

In the era before 2000 the institutionof Islamic education was underestimated. Islamic institutions at that time were only considered alternative schools if they were not accepted into the favorite state education institutions. However, at this time the Islamic education institutions have been able to carry out amazing innovations, not even a few Islamic education institutions have appeared to be superior and quality institutions. One of the factors for the realization of this is due to the implementation of Integrated Quality Management in islamic institutions. Therefore, this research is important to find out the educational innovation Islam perspective of parents in implementing integrated quality management in the Cendikia Integrated Islamic school, Kotawringin Barat Regency, Central Kalimantan. This research is a qualitative research of the field risert type. Data mining using participant observation methods, in-depth interviews and documentation. The source of this research data is the head of Integrated Quality Management. In addition, the author also observed the Terpadi Cendikia Islamic School of Kotawaringin Barat as the place for this study. The findings of this study are that the old man at the Cendikia Kotawaringin Barat Integrated Islamic School thinks that the school managerial has carried out educational innovations, including through the application of Integrated Quality Management, namely management that is oriented towards continuous and continuous improvement by involving all components in the Cendikia Integrated Islamic School , the goal is not only result-oriented but pays more attention to the process to achieve maximum results. The result of the implementation of Integrated Quality Management in the Cendikia Integrated Islamic School is to form, educate, students have character / character karimah, have a trustworthy leader spirit, become a generation ulul a lbab, y that is a generation whose speech is always wet with thought, his heart that always remembers his God, and his intellect that always thinks. ABSTRAKPada era sebelum tahun 2000 lembaga pendidikan Islam dipandang sebelah mata. Lembaga Islam pada masa itu hanya dianggap sebagai sekolah alternatif bila tidak diterima di lembaga pendidikan negeri yang difavoritkan. Namun pada sekarang ini lembaga pendidikan Islam telah mampu melakukan inovasi-inovasi yang mengagumkan, bahkan tidak sedikit lembaga pendidikan Islam yang tampil menjadi lembaga yang unggul dan berkualitas. Salah satu faktor terwujudnya hal tersebut karena penerapan Manajemen Mutu Terpadu di lembaga pendidikan Islam. Karenanya penelitian ini penting untuk mengetahui inovasi pendidikan Islam perspektif orang tua dalam menerapkan manajemen mutu terpadu di sekolah Islam Terpadu Cendikia Kabupaten Kotawringin Barat Kalimantan Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif jenis field risert. Penggalian data menggunakan metode observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah kepala Manajemen Mutu Terpadu. Selain itu penulis juga mengamati Sekolah Islam Terpadi Cendikia Kotawaringin Barat sebagai sebagai tempat penelitian ini. Temuan penelitian ini bahwa orang tua di Sekolah Islam Terpadu Cendikia Kotawaringin Barat beranggapan bahwa manajerial sekolah sudah melaksanakan inovasi-ivovasi pendidikan di antaranya melalui penerapan Manajemen Mutu Terpadu, yaitu manajemen yang berorientasi pada perbaikan berkesinambungan dan terus menerus dengan melibatkan semua komponen yang ada di Sekolah Islam Terpadu Cendikia, tujuannya tidak hanya berorientasi pada hasil namun lebih memperhatikan proses untuk mencapai hasil maksimal. Hasil dari penerapan Manajemen Mutu Terpadu di Sekolah Islam Terpadu Cendikia adalah membentuk, mendidik, siswa memiliki karakter/ berakhlakul karimah, memiliki jiwa pemimpin yang amanah, menjadi generasi ulul albab, yaitu generasi yang lisannya senantiasa basah dengan zikir, hatinya yang selalu mengingat Tuhannya, serta akalnya yang selalu berfikir.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PAI MELALUI METODE MIND MAPPING JAMALAH JAMALAH
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i4.1882

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar PAI dengan menggunakan metode mind mapping. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus 2 kali pertemuan. Cakupan materi yang dipelajari pada siklus 1 adalah Strategi Dakwah Islam di Nusantara, sedangkan pada siklus 2 Sejarah perkembangan Islam di Nusantara. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA 1 tahun pelajaran 2022/2023 dengan jumlah 34 siswa. Obyek penelitian yaitu peningkatan motivasi dan hasil belajar PAI. Data hasil belajar PAI dikumpulkan dengan menggunakan penilaian hasil belajar. Kriteria keberhasilan tindakan apabila tidak ada siswa yang mendapat nilai di bawah KKM atau 75, dengan nilai rata-rata klasikal 82. Pada siklus 1 masih ada 5,88% siswa yang mendapat nilai di bawah KKM dengan rata-rata hasil belajar 81,00 sedangkan pada siklus 2 semua siswa sudah tuntas dengan nilai rata-rata menjadi 86,29. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa antara siklus 1 dengan siklus 2. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode mind mapping dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XII MIPA 1 SMAN 1 Mojo Kediri tahun pelajaran 2022/2023 pada materi Sejarah Peradaban Islam di Nusantara.
UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI-AGM-1 MAN 1 PANDEGLANG MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE MAMAD MAMAD
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i4.1883

Abstract

This study aims to find out how much the use of the Think Pair Share Cooperative Learning Model in increasing student learning activities and achievements in the Qur'an-Hadith subject in class XI-AGM-1 MAN 1 Pandeglang, with an indicator of success of 75% and a score of completeness of 72. The research method used is class action (Classroom Action Research), which consists of two cycles and each cycle consists of 4 activities; planning, action, observation and reflection. The instruments used in this study were learning achievement tests conducted at the end of each cycle, interviews about student responses to the application of the Think Pair Share Cooperative Learning Model in the Qur'an-Hadith learning process and observation sheets. The results showed that learning the Qur'an Hadith using the Think Pair Share Cooperative Learning Model has succeeded in increasing the activity and learning achievement of class XI-AGM-1 MAN 1 Pandeglang, which can be shown from the increase in student activity from 65% at the beginning , increased to 80% in cycle II, as well as student achievement from the average value of the initial observation test of 68, with the Cooperative Learning Model Type Think Pair Share student scores increased in cycle I the average value obtained was 72 and Cycle II the average value is 75. Based on the results of this study, the Think Pair Share Cooperative Learning Model is recommended for use in learning the Qur'an-Hadith, so that it can increase the activity and learning achievement of students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share dalam meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Qur’an-Hadits di kelas XI-AGM-1 MAN 1 Pandeglang, dengan indikator keberhasilan sebesar 75 % dan nilai ketuntasan sebesar 72. Metode  penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas (Classroom Action Research), yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklusnya terdiri dari 4 kegiatan; perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar yang dilakukan pada setiap akhir siklus, wawancara tentang tanggapan siswa terhadap penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share dalam proses pembelajaran Qur’an-Hadits dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Qur’an Hadis dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share telah berhasil meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas XI-AGM-1 MAN 1 Pandeglang,  yang dapat di tunjukkan dari adanya peningkatan aktivitas siswa dari 65 % di awal, meningkat menjadi 80 % pada siklus II, demikian juga prestasi belajar peserta didik dari nilai rata-rata tes observasi awal sebesar 68, dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share nilai siswa meningkat pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 72 dan Siklus II nilai rata-rata sebesar 75. Berdasarkan hasil penelitian ini, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share direkomendasikan untuk digunakan dalam pembelajaran Qur’an-Hadis, sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik.
ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL PULAU MADURA PADA SISWA UPTD SDN KRATON 1 BANGKALAN SULFATUS ZAQIYAH; JAKA TRI LAKSANA; DINA DWI RACHMAWATI; ERNA DWI LESTARI; BAGUS RAHMAD WIJAYA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i4.1884

Abstract

Local potential-based education is an education that is beneficial for the development of students in utilizing local advantages in the fields of economy, culture, language, communication and other fields. In this case the researcher wants to know whether in thematic learning theme 3, sub-theme 3, learning 3 can be integrated with existing local potential on the island of Madura. This study uses a qualitative research method with the data obtained will be explained descriptively where the analysis of the material goes through several stages, namely a) identification of learning material Thematic Theme 3 Sub-theme 3 Lesson 3 Class V, b) material based on local potential of Madura Island, c) doing details Thematic Learning Implementation Plan Theme 3 Sub-theme 3 Class V 3 Learning based on the local potential of Madura Island, and d) conveying the implementation of Thematic Learning Theme 3 Sub-theme 3 Class V 3 Learning based on the local potential of Madura Island. The results of the study show that the integration of the local potential of the island of Madura in thematic learning can be carried out well. Implementation of local potential-based learning can increase students' curiosity in learning. Learning based on local potential gives more contextual impressions in learning and students are also indirectly involved with the surrounding conditions so that students can more easily understand the material being studied. ABSTRAKPendidikan berbasis potensi lokal merupakan suatu pendidikan yang bermanfaat bagi pengembangan peserta didik dalam memanfaatkan keunggulan lokal di bidang ekonomi, budaya, bahasa, komunikasi dan bidang lainnya. Dalam hal ini peneliti ingin mengetahui apakah pada pembelajaran tematik tema 3 subtema 3 pembelajaran 3 dapat diintegrasikan dengan potensi lokal yang ada di pulau Madura. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan data yang diperoleh akan dijelaskan secara deskriptif dimana analisis tersebut melalui beberapa tahapan yaitu a) identifikasi materi pembelajaran Tematik Tema 3 Subtema 3 Pebelajaran 3 Kelas V, b) materi berbasis potensi lokal Pulau Madura, c) melakukan perincian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Tema 3 Subtema 3 Pembelajaran 3 Kelas V berbasis potensi lokal pulau Madura, dan d) menyampaikan implementasi Pembelajaran Tematik Tema 3 Subtema 3 Pembelajaran 3 Kelas V berbasis potensi lokal pulau Madura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian potensi lokal pulau Madura pada pembelajaran tematik dapat dilaksanakan dengan baik. Implementasi pembelajaran berbasis potensi lokal dapat meningkatkan rasa ingin tahu siswa dalam belajar, memberikan kesan yang kontekstual dalam pembelajaran dan peserta didik juga secara tidak langsung dilibatkan dengan kondisi yang ada di sekitarnya sehingga peserta didik dapat lebih mudah memahami materi yang dipelajari.
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SUNARSIH SUNARSIH
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i4.1885

Abstract

This research is Classroom Action Research (CAR) using the Discovery Learning learning model. The problem formulated in this study is how effective the application of the discovery learning method is on science learning outcomes for students in class VII E MTsN 5 Jombang. The research was conducted on class VII E MTsN 5 Jombang students for the 2022/2023 school year with a total of 32 students. The instrument used in this research is the learning achievement test. The learning outcomes test is a class action research ability test in the form of a written test that focuses more on Environmental Pollution material. The data collection technique used in this study was a written test. The tests carried out at the beginning of the study, namely pre-cycle, cycle I and cycle II were analyzed using evaluation results analysis techniques to determine learning completeness both individually and classically by analyzing written test results data using learning completeness criteria. The percentage of learning outcomes obtained by these students is then compared with the KKM that has been determined by the school/madrasah. A student is said to have completed learning if he has achieved a score of ? 75. This is based on the KKM from MTsN 5 Jombang and classical completeness if 85% of the class achieves a score of 75 and above. To calculate student learning outcomes, the percentages correction formula is used. ABSTRAKPenelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. Masalah yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah bagaimana efektivitas penerapan metode discovery learning terhadap hasil belajar IPA pada peserta didik kelas VII E MTsN 5 Jombang. Penelitian dilaksanakan pada peserta didik kelas VII E MTsN 5 Jombang tahun ajaran 2022/2023 dengan jumlah peserta didik sebanyak 32 anak. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes hasil belajar. Tes hasil belajar sebagai tes kemampuan penelitian tindakan kelas berupa tes tertulis yang lebih menitik beratkan pada materi Pencemaran Lingkungan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis. Tes dilaksanakan pada awal penelitian yaitu prasiklus, siklus I dan siklus II dianalisis dengan teknik análisis hasil evaluasi untuk mengetahui ketuntasan belajar baik secara individual maupun secara klasikal dengan cara menganalisis data hasil tes tertulis menggunakan kriteria ketuntasan belajar. Persentase hasil belajar yang diperoleh peserta didik tersebut kemudian dibandingkan dengan KKM yang sudah ditentukan oleh Sekolah/Madrasah. Seorang peserta didik disebut tuntas belajar jika telah mencapai skor ? 75. Hal ini berdasarkan pada KKM dari MTsN 5 Jombang dan ketuntasan klasikal apabila 85% kelas mencapai skor 75 ke atas. Untuk menghitung hasil belajar siswa digunakan rumus percentages correction.
PENERAPAN HIGHER ORDER THINKING LEARNING MELALUI METODE PETA PIKIRAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TENTANG HIMPUNAN RISKIJATIN RISKIJATIN
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i4.1886

Abstract

The process of implementing Mathematics learning by applying the Higher Order Thinking Learning Mind Map Method is carried out in two forms of Giving Mind Map Method Tasks, namely in cycle 1 using power point and in cycle 2 and cycle 3 using an LCD Projector. The use of this strategy has led to some better student learning behavior. This behavior is in the form of active student activities in learning, such as students who actively ask questions, express opinions, and dare to appear in front. The results of students' understanding abilities in learning Mathematics as measured by the results of students' answers to questions related to the material that has been delivered from each cycle have increased. In the average achievement it is clear that there is an increase from the average value of 73.17 to 83.50 and an increase in the presentation of students' mastery learning by 23.30%, from 70.00% of students who complete learning to 93.30%. Higher Order Thinking Learning Through the Mind Map Method in Mathematics is able to improve learning outcomes. ABSTRAKProses pelaksanaan pembelajaran Matematika dengan menerapkan Higher Order Thinking Learning Metode Peta Pikiran dilakukan dalam dua bentuk Pemberian Tugas Metode Peta Pikiran yaitu pada siklus 1 menggunakan power point dan pada siklus 2 dan siklus 3 menggunakan LCD Proyektor. Penggunaan strategi ini telah memunculkan beberapa perilaku belajar siswa yang lebih baik. Perilaku tersebut berupa aktifitas siswa yang aktif dalam belajar, seperti siswa yang aktif bertanya, mengemukakan pendapat, dan berani tampil di depan. Hasil kemampuan pemahaman siswa dalam belajar Matematika yang diukur dengan hasil jawaban siswa terhadap pertanyaan yang berhubungan dengan materi yang telah disampaikan dari setiap siklusnya mengalami peningkatan. Pada pencapaian rata-rata tampak jelas adanya peningkatan dari nilai rata rata 73,17 menjadi 83,50 dan peningkatan presentasi ketuntasan belajar peserta didik sebesar 23,30% yakni dari 70,00% peserta didik yang tuntas belajar menjadi 93,30% Dengan menerapkan Higher Order Thinking Learning Melalui Metode Peta Pikiran pada mata pelajaran Matematika ini mampu meningkatkan hasil belajar.
MANAJEMEN PESERTA DIDIK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI PESERTA DIDIK MTsN 2 TANGGAMUS IDA EFIANA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i4.1887

Abstract

Management of students can be interpreted as an effort to regulate students starting from these students entering school until they graduate from school. Knezevich (1961) defines student management or pupil personnel administration as a service that focuses on the management, supervision and services of students in the classroom and outside the classroom such as: introduction, registration, individual services such as developing overall abilities, interests, needs until he is mature. at school. MTsN 2 Tanggamus provides services to students, – namely the accentuation of services on the similarities and differences of children, this gives birth to the thought of the importance of student management at MTsN 2 Tanggamus to regulate how the demands of these two kinds of services can be met at school. Student management at MTsN 2 Tanggamus aims to regulate student activities so that these activities support the teaching and learning process at school; furthermore, the teaching and learning process in schools can run smoothly, orderly and regularly so that it can contribute to the achievement of school goals and overall educational goals. ABSTRAKManajemen peserta didik dapat diartikan sebagai usaha pengaturan terhadap peserta didik mulai dari peserta didik tersebut masuk sekolah sampai dengan mereka lulus sekolah.  Knezevich (1961) mengartikan manajemen peserta didik atau pupil personnel administration sebagai suatu layanan yang memusatkan perhatian pada pengaturan, pengawasan dan layanan siswa di kelas dan di luar kelas seperti: pengenalan, pendaftaran, layanan individual seperti pengembangan keseluruhan kemampuan, minat, kebutuhan sampai ia matang di sekolah. MTsN 2 Tanggamus melakukan pelayanan terhadap siswa,– yakni aksentuasi pada layanan kesamaan dan perbedaan anak-anak, hal tersebut melahirkan pemikiran pentingnya manajemen peserta didik di MTsN 2 Tanggamus  untuk mengatur bagaimana agar tuntutan dua macam layanan tersebut dapat dipenuhi di sekolah. Manajemen peserta didik di MTsN 2 Tanggamus bertujuan mengatur kegiatan-kegiatan peserta didik agar kegiatan-kegiatan tersebut menunjang proses belajar mengajar di sekolah; lebih lanjut, proses belajar mengajar di sekolah dapat berjalan lancar, tertib dan teratur sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan sekolah dan tujuan pendidikan secara keseluruhan.
COOPERATIF LEARNING TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA NISFUANA NISFUANA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i4.1888

Abstract

This study aims to collect and analyze data on efforts to improve mathematics learning outcomes through the Teams games tournament type cooperative learning model for students in class X IPS 1 MAN I Malang City. This study used two cycles of classroom action research with each cycle consisting of four stages, namely: planning, action, observation and reflection. The subjects of this study were students of class X IPS 1 MAN I Malang City in the 2022/2023 academic year. From the results of the analysis, it was found that student learning outcomes increased from cycle I by 41.03% with an average score of 7.32, which increased to 76.92% with an average score of 8.22 in cycle II. The conclusion of this study is that the cooperative learning model of the Teams games tournament type can improve the learning outcomes of students in class X IPS 1 MAN I Malang City, and this learning model can be used as an alternative to learning mathematics to improve student learning outcomes in other schools that have the same student character. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengumpulkan dan menganalisis data tentang upaya meningkatkan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran kooperatif tipe Teams games tournament pada peserta didik kelas X IPS 1 MAN I Kota Malang. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas sebanyak dua siklus dengan setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: Perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas kelas X IPS 1 MAN I Kota Malang Tahun Pelajaran 2022/2023. Dari hasil analisis didapatkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 41,03% dengan rata-rata nilai 7,32 mengalami peningkatan mencapai 76,92% dengan rata-rata nilai 8,22 pada siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe Teams games tournament dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X IPS 1 MAN I Kota Malang, dan model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran matematika untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di sekolah lain yang memiliki karakter peserta didik yang sama.

Page 1 of 2 | Total Record : 14