cover
Contact Name
Ekasatya Aldila Afriansyah
Contact Email
ekafrian@gmail.com
Phone
+628979550972
Journal Mail Official
plusminus@institutpendidikan.ac.id
Editorial Address
Jalan Terusan Pahlawan No 32, Sukagalih, Tarogong Kidul, Garut, Jawa Barat, Indonesia
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 27982904     EISSN : 27982920     DOI : -
Core Subject : Education,
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika (p-ISSN: 2798-2904 & e-ISSN: 2798-2798) mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang pendidikan matematika yang belum pernah dipublikasikan. Penulis dapat berasal dari berbagai level, seperti mahasiswa (S1, S2, S3), guru, dosen, praktisi, maupun pemerhati pendidikan matematika. Plusminus terbit tiga kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Maret, Juli, dan November. Penerbit Plusminus adalah Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2022)" : 15 Documents clear
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Animasi pada Materi Penyajian Data Cici Farida; Destiniar Destiniar; Nyiayu Fahriza Fuadiah
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v2i1.1521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk Media Pembelajaran berbasis Video Animasi pada materi penyajian data yang valid, praktis dan memiliki efektifitas yang baik terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan model Penelitian dan Pengembangan dengan 10 tahapan yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk dan produksi masal. Objek penelitian adalah media pembelajaran berbasis video animasi pada materi penyajian data kelas VII. Hasil penelitian ini berupa media pembelajaran berbasis video animasi yang memiliki kelebihan seperti penyajian materi yang ditampilkan menggunakan media animasi sehingga selain mudah dibaca juga lebih menarik untuk membantu proses pembelajaran daring maupun tatap muka. Berdasarkan analisis media pembelajaran berbasis video animasi pada materi penyajian data kelas VII diperoleh hasil dari aspek kevalidan, aspek kepraktisan dan aspek efektifitas. a) aspek kevalidan diperoleh kriteria sangat valid berdasarkan penilaian validator dengan total skor rata-rata sebesar 93%; b) aspek kepraktisan diperoleh kriteria praktis berdasarkan angket respon peserta didik dengan skor rata-rata sebesar 86%; c) aspek efektifitas terhadap hasil belajar peserta didik dengan kriteria baik berdasarkan tes hasil belajar dengan persentase ketuntasan sebesar 81,8%.This study aims to produce an Animation Video-based Learning Media product on data presentation material that is valid, practical and has good effectiveness on student learning outcomes. This study uses the Research and Development model with 10 stages, namely potential and problems, data collection, product design, design validation, design revision, product testing, product revision, usage trial, product revision and mass production. The object of research is an animated video-based learning media in class VII data presentation material. The results of this study are in the form of animated video-based learning media which have advantages such as presenting the material displayed using animated media so that in addition to being easy to read, it is also more interesting to help the online and face-to-face learning process. Based on the analysis of animated video-based learning media on the data presentation material for class VII, the results obtained from aspects of validity, aspects of practicality and aspects of effectiveness. a) aspects of validity obtained very valid criteria based on the assessment of the validator with a total average score of 93%; b) practical aspects obtained practical criteria based on student response questionnaires with an average score of 86%; c) aspects of effectiveness on student learning outcomes with good criteria based on learning outcomes tests with a percentage of completeness of 81.8%.
Kemampuan Koneksi Matematis ditinjau dari Self Efficacy Siswa SMP pada Materi Pola Bilangan Riri Indriani; Teni Sritresna
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v2i1.1584

Abstract

Kemampuan koneksi matematis siswa di indonesia masih tergolong rendah. Salah satu faktor yang berpengaruh adalah self efficacy siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan koneksi matematis siswa ditinjau dari self efficacy siswa pada materi pola bilangan. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Subjek penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling, yaitu siswa kelas IX beberapa SMP di Garut yang berjumlah 3 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket self efficacy, tes kemampuan koneksi matematis, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan self efficacy rendah memiliki kemampuan koneksi matematis tinggi, siswa yang memiliki self efficacy sedang memiliki kemampuan koneksi matematis sangat tinggi, dan siswa yang memiliki self efficacy tinggi memiliki kemampuan koneksi matematis sangat tinggi. Dengan demikian kemampuan koneksi matematis secara umum tergolong baik jika ditinjau dari self efficacy.The mathematical connection ability of students in Indonesia is still relatively low. One of the influencing factors is students' self-efficacy. This study aims to determine students' mathematical connection abilities in terms of students' self-efficacy in number pattern material. This type of research is qualitative with a descriptive analysis method. The research subjects were selected by purposive sampling technique, namely the 3rd-grade students of some of the junior high schools in Garut. Data collection techniques used are self-efficacy questionnaires, mathematical connection ability tests, interviews, and documentation. The data analysis technique used is data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that students with low self-efficacy had high mathematical connection abilities, students with moderate self-efficacy had very high mathematical connection abilities, and students with high self-efficacy had very high mathematical connection abilities. Thus, the mathematical connection ability is generally classified as good in terms of self-efficacy.
Eksplorasi Etnomatematika pada Cerita Rakyat Icmi Santry Nova; Aan Putra
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v2i1.1497

Abstract

Pentingnya konteks kehidupan yang nyata dalam pembelajaran matematika yaitu karena sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam mengaplikasikan matematika pada kehidupan sehari-hari.Kebudayaan merapakan salah satu media dalam pembelajaran. Indonesia terkenal dengan keragaman Budaya yang dimiliki, salah satunya adalah cerita rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur terkait dengan Eksplorasi Etnomatematika pada cerita rakyat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode SLR (Systematic Literature Review). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasikan semua artikel yang memiliki penelitian serupa dengan laporan penelitian ini. Artikel yang digunakan pada penelitian ini adalah sebanyak 7 artikel jurnal nasional terakreditasi yang di himpun dari google schoolar. Berdasarkan beberapa artikel yang direview diperoleh kesimpulan bahwa secara spesifik, hanya terdapat 1 artikel yang menggunakan cerita rakyat untuk menggali unsur matematika. Dapat dikatakan bahwa pengintegrasian cerita rakyat pada pembelajaran matematika masih sangat sedikit sekali, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk menambah kebaruan Etnomatematika pada cerita rakyat. The importance of real-life contexts in learning mathematics is because most students have difficulty in applying mathematics to everyday life. Culture is one of the media in learning. Indonesia is famous for its cultural diversity, one of which is folklore. This study aims to conduct a literature review related to Ethnomathematical Exploration in folklore. The research method used is the SLR (Systematic Literature Review) method. Data collection techniques were carried out by documenting all articles that had similar research to this research report. The articles used in this study were 7 articles of accredited national journals compiled from Google Schoolar. Based on several reviewed articles, it was concluded that specifically, there was only 1 article that used folklore to explore mathematical elements. It can be said that the integration of folklore in mathematics learning is still very little, so further research is needed to add the novelty of ethnomathematics to folklore.
Penyelesaian Soal Cerita pada Siswa Diskalkulia ditinjau dari Teori Bruner dengan Metode Drill Sadana Aura Diva; Jayanti Putri Purwaningrum
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v2i1.1520

Abstract

Beberapa siswa SD mengalami kesulitan belajar. Diskalkulia adalah ketidakmampuan siswa dalam berhitung. Dengan demikian, upaya yang dapat dilakukan guru ialah menggunakan teori dan metode belajar yang mengarah kepada penanaman konsep yang melibatkan keaktifan siswa. Adapun teori yang dimaksud yaitu Teori Bruner dengan Metode Drill. Belajar menurut Bruner merupakan suatu proses aktif yang memungkinkan manusia untuk mengekplorasi hal yang dianggapnya baru. Sedangkan Metode Drill merupakan penyajian materi yang dilakukan secara berulang. Sehingga tujuan penulisan ini adalah menambah wawasan mengenai penerapan Teori Bruner berbantuan Drill untuk siswa diskalkulia. Adapun metode penulisan yang digunakan merupakan telaah pustaka mengenai diskalkulia, Teori Bruner, dan Metode Drill. Belajar yang dapat melibatkan keaktifan siswa, apalagi untuk siswa diskalkulia yang kesulitan dalam menghitung. Penggunaan teori Bruner berbantu benda konkret dengan metode Drill akan memudahkan siswa dalam belajar terutama penyelesaian soal cerita pada materi Perkalian.Some elementary school students have learning difficulties. Dyscalculia is a student's inability to count. Thus, efforts that can be made by teachers are to use theories and learning methods that lead to the cultivation of concepts that involve student activity. The theory in question is Bruner's Theory with the Drill Method. According to Bruner, learning is an active process that allows humans to explore things that they consider new. While the Drill Method is a presentation of material that is carried out repeatedly. So the purpose of this paper is to add insight into the application of Drill-assisted Bruner Theory for dyscalculia students. The writing method used is a literature review on dyscalculia, Bruner's theory, and the Drill Method. Learning that can involve student activity, especially for dyscalculia students who have difficulty in counting. The use of Bruner's theory with the help of concrete objects with the Drill method will make it easier for students to learn, especially solving story problems in the Multiplication material. 
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa pada Materi Penyajian Data di Desa Bojong Hanisah Hanisah; Mega Achdisty Noordyana
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v2i1.1588

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis akan membuat seseorang bisa menggunakan matematika untuk kepentingan sendiri maupun orang lain sehingga akan meningkatkan sikap positif terhadap matematika. Kemampuan komunikasi matematis siswa pada umumya masih rendah, baik secara lisan maupun tulisan. Rendahnya komunikasi matematis terlihat karena siswa sangat jarang mengemukakan ide-ide matematikanya secara lisan dengan bahasa matematika yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi kemampuan komunikasi matematis siswa MTs kelas VIII pada materi Penyajian Data. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, tes, wawancara, instrumen pengumpulan data dan dokumentasi, dengan teknik analisis data menggunakan model analisis  Milles dan Huberman. Subjek penelitian adalah lima orang siswa MTs kelas VIII tahun ajaran 2020/2021. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian belum menguasai semua indikator kemampuan komunikasi matematis. Hal ini terlihat dari hasil jawaban subjek penelitian yang masih banyak melakukan kesalahan ketika menjawab soal yang diberikan.Mathematical communication skills will enable someone to use mathematics for their own benefit and for others so that it will increase positive attitudes towards mathematics. In general, students' mathematical communication skills are still low, both orally and in writing. The low level of mathematical communication can be seen because students rarely express their mathematical ideas orally with the right mathematical language. The purpose of this study was to obtain a description of the mathematical communication skills of class VIII MTs students on data presentation material. The research method is descriptive qualitative. Data collection techniques include observation, tests, interviews, data collection instruments and documentation, with data analysis techniques using Milles and Huberman analysis models. The research subjects were five MTs grade VIII students for the 2020/2021 academic year. Based on the results of the study showed that the research subjects had not mastered all indicators of mathematical communication skills. This can be seen from the results of the answers of research subjects who still make many mistakes when answering the questions given.

Page 2 of 2 | Total Record : 15