cover
Contact Name
Nurul Rochmah
Contact Email
nurul-rochmah@untag-sby.ac.id
Phone
+6285964020699
Journal Mail Official
jurnalextrapolasi@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Jl. Semolowaru 45
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Extrapolasi
ISSN : 16938259     EISSN : 2721978X     DOI : https://doi.org/10.30996/ep.v20i02
Core Subject : Engineering,
Focus and Scope Extrapolasi is published by Department of Civil Engineering Faculty of Technology, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. The Extrapolasi editorial is very open in accepting articles related to : Building Materials and Structures Constructions Technology Constructions Management, Road and Bridge Engineering Earthquake Engineering, Geotechnical Engineering, Hydraulic Structures and Drainage Structural Engineering, Surveying and Geo-Spatial Engineering Transportation Engineering.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 01 (2014)" : 10 Documents clear
EVALUASI PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH KOST DUA LANTAI DI KEPUTIH TEGAL TIMUR SURABAYA Kerthajaya, I Komang
EXTRAPOLASI Vol 7 No 01 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i01.957

Abstract

Perkembangan teknologi di bidang pelaksanaan pekerjaan proyek harus disertai dengan perkembangan di bidang Manajemen sebagai fungsi kontrol pada pelaksanaan proyek tersebut. Dalam hal ini, aplikasi Metode Konsep Nilai Hasil (Earned Value) diharapkan mampu memberikan alternatif penyelesaian permasalahan terhadap Evaluasi terhadap Biaya dan Waktu yang telah dikeluarkan pada Pelaksanaan Proyek.  Penelitian dilakukan pada setiap bulan mulai dari bulan ke 1 (Satu) ; bulan ke 3 (Tiga), dan bulan ke 5 (Lima) dengan dengan hasil evaluasi yang berbeda, sehingga menghasilkan kesimpulan yang berbeda untuk setiap bulannya.  Dapat disimpulkan bahwa evaluasi yang terbaik adalah apabila dilakukan sejak bulan ke 1 (Satu) dengan uraian sebagai berikut : a. Berdasarkan Cost Variance (CV) & Schedule Variance (SV) didapat hasil analisa :  Pekerjaan terlaksana lebih lambat dari jadual rencana, biaya lebih rendah dari pada rencana anggaran; b. Berdasarkan Cost Performance Index (CPI) & Schedule Performance Index (SPI) : Memperoleh Keuntungan & Mengalami Percepatan; c. Berdasarkan Estimasi to Completed (ETC) & Estimasi at Completion (EAC) : Memperoleh Keuntungan sebesar Rp. 1.779.576.730,67; d. Berdasarkan Estimate Temporary Cost (ETC) & Estimate All Cost (EAS) : Mengalami Percepatan Waktu selama 20,4 Minggu.Kata Kunci : Manajemen, Konsep Nilai Hasil
PONDASI DAN DINDING FABRIKASI ALTERNATIF KOMPONEN PEMBANGUNAN RUMAH SEJAHTERA TAPAK DI INDONESIA Oetomo, Wateno; Santoso, Budi
EXTRAPOLASI Vol 7 No 01 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i01.953

Abstract

Pembangunan rumah sejahtera tapak merupakan program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah(MBR).  Harga jual  sudah ditetapkan dan letak pembangunan yang menyebar di seluruh wilayah Indonesia sesuai domisili masyarakat yang membutuhkannya. Pembatasan harga akan menyebabkan tiga konstrain dalam proses pembangunan, biaya, mutu, waktu, perlu pengaturan khusus.  Obyek penelitian ini adalah pembangunan perumahan Merak Indah Regency di Tuban; dalam penelitian ini komponen pondasi dan dinding penyekat diganti dengan komponen fabrikasi; dan dengan metode konsep dasar nilai (earned value) dianalisa dan dibandingkan antara pembangunan secara konvensional dan pembangunan dengan penggantian pondasi dan dinding penyekat secara fabrikasi; antara biaya; waktu; dan mengasumsikan mutu adalah setara.  Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terjadi penghematan waktu pelaksanaan 25 %; dan terjadi kelebihan biaya pelaksanaan sebesar 13,86 % dari biaya yang direncanakan; namun demikian kelebihan biaya ini dapat dikonversikan dengan percepatan waktu pelaksanaan.Kata kunci: superwall; rumah fabrikasi.
FAKTOR - FAKTOR RESIKO KETERLAMBATAN PEMBANGUNAN PROYEK INFRASTRUKTUR PERDESAAN BERDASARKAN WAKTU PERENCANAAN (Studi Kasus : Proyek PPIP Kec.Bringin Kab.Ngawi) Supriono, Lyla
EXTRAPOLASI Vol 7 No 01 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i01.958

Abstract

Setiap pembangunan proyek kontruksi tentu memiliki resiko. Resiko kerja dapat disebabkan oleh keadaan alam maupun keteledoran manusia. Hal tersebut dapat mempengaruhi waktu penyelesaian pekerjaan yang berakibat pada keterlambatan proyek sehingga dapat menimbulkan kerugian berbagai pihak. Untuk mengetahui penyebab keterlambatan penyelesain proyek tersebut maka perlu dilakukan identifikasi faktor – faktor resiko keterlambatan pembangunan  proyek ifrastruktur perdesaan di Kec. Bringin, Kab. Ngawi.  Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan faktor-faktor resiko yang mempengaruhi kinerja waktu pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur pedesaaan di Kec. Bringin. Juga untuk menentukan faktor resiko yang paling dominan yang terjadi yang dapat mempengaruhi kenerja waktu pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur pedesaan di Kec. Bringin.  Pengumupulan data dengan metode wawancara dan kuisioner yang disebarkan kepada responden. Jumlah responden sebanyak 62 orang terdiri dari fasilitator, pemilik, koordinator lapangan, tim tekis, administrasi proyek dan pekerja yang  terlibat dalam proyek program pembangunan ifrastruktur perdesaan di Kec. Bringin, Kab. Ngawi. . Faktor yang paling dominan yamg mempengaruhi keterlambatan proyek adalah keterlambatan pengiriman material dengan nilai, kerusakan peralatan mesin dan  hujan. dengan persamaan regresiKata kunci: faktor-faktor resiko, keterlambatan proyek
PENGARUH PENUTUPAN PINTU PERLINTASAN KERETA API TERHADAP TUNDAAN DAN PANJANG ANTRIAN KENDARAAN PADA JALAN BUNG TOMO SURABAY Djaelani, Mohamad
EXTRAPOLASI Vol 7 No 01 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i01.954

Abstract

Congestion and delays in urban areas is a critical problem faced by many large cities, especially in the region of East Java, especially in Surabaya has resulted in an increased mobility of people and goods where the rate of vehicle ownership and traffic congestion often occurs highway traffic, the purpose of this study is to find a model suitable to describe the relationship between the length of delay due to the closure of railroad crossings and traffic volume, the degree of saturation of traffic conditions, and queue length variation due to the closure of the old railroad crossings and traffic volume. To obtain sufficient data variation, the data collection for 4 days that is Monday, Tuesday, Wednesday and Thursday with a time of observation for approximately 11 hours starting from 06:00 pm until 18:00 pm. In addition to the data variable traffic volume, long crossings closures, delays and queue length measurements done anyway EMP (passenger car equivalent)During 4 (four) days of observation group the data obtained at the same time closing the crossings with a total sample of 203 groups of data. Old variable closing crossings are used to determine how much influence the closure of crossings to the long delay (delay) and the length of the queue (queue). Variations long closure while crossing tabulated in the appendix to the maximum value, minimum and average length of the closure of crossings is the maximum value of 183.75 seconds, the minimum value of 26.28 seconds, 71.68 seconds average.  Observation of traffic volume made every fifteen-min during the observation period. During the four days of observation obtained maximum value of traffic volume 2,221.60 smp / hour / lane, the minimum value 964.00 smp / hour / lane, average 1,620.47 smp / hour / lane Observations stopped time delay is performed to determine how the average delay experienced by the vehicle during the crossing closed doors. During the 4 days of observation obtained maximum value of stopped time delay 6,832.60 sec vehicle / lane minimum value 81.33 sec vehicle/lane, average 1,197.99 sec vehicle / laneKeyword : Delay Time
EVALUASI PROYEK REHABILITASI PEMBANGUNAN GEDUNG DI TINJAU BERDASARKAN WAKTU DAN BIAYA PENGERJAAN (Studi Kasus : Proyek Pembangunan MTsN Paron Kab. Ngawi) Widhiarto, Herry; Nugroho, Meriana Wahyu
EXTRAPOLASI Vol 7 No 01 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i01.959

Abstract

The development of construction project currently becomes a more complicated case. The implementation of construction project is a series of interdependent activity through project management system from plan stage up to the implementation itself. The project management system involves the workforce, cost, time, equipment and others , and also schedule delay which effects cost consumming that must be ignored. This study analysis how to determine optimal project time & cost. This case study is performed on the renovation of MTsN Paron Ngawi Regency building. The secondary data involves project cost estimate, time schedule, price analysis list of materials and wages which are analysed further by acceleration crashing methode and overtime extention. From the acceleration process , proved that optimal project time of MTsN Paron Ngawi Regency renovation project is done by expediting the time into 56 days, while the total amount of optimal project cost is Rp. 194,041,862.00. The most optimal option of the acceleration is the augment of overtime, 1 hour,  which generates  project efficiency 0.35 %.Key words : time-cost trade off, optimal project cost, project management, crashing
ANALISIS ALTERNATIF DESAIN BANGUNAN JEMBATAN DENGAN VALUE ENGINEERING Busri, M. Hasan
EXTRAPOLASI Vol 7 No 01 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i01.955

Abstract

Planning or design phase of the bridge construction project is often not optimal, which affects the amount of waste and unnecessary costs of the construction phase of the bridge so that the application of Value Engineering efforts could be a solution to optimize the value of the benefits while reducing costs unnecessary.  Besides, designs and models of various bridge today requires us to be able to choose a model which bridges the most suitable and appropriate to the local natural conditions. This study was conducted to determine the structure of the bridge what is the most economical but still complied with the required strength. The bridge was built with spans of 40 m and a width of 7 m is equipped with 2 (two) sidewalk on the right and left. In this study, the analysis will be conducted on three types of bridges, namely precast bridge, bridge and bridge betonkonvensional steel frame. The method used is a value engineering analysis of the four models that will bridge over the pre-cast bridge, bridge frame of steel and conventional concrete bridge. In the value engineering method (value engineering), there are several steps that must be done is the information phase, the analysis phase function, the creative stage and phase of development.  The results showed that of the three (3) alternative bridge is a conventional concrete bridge, precast concrete bridge, and the bridge framework. Obtained by a conventional concrete bridge structures bridge the most economical, while for bridge steel frame and precast concrete bridge as an alternative.Keywords: Value Engineering, Bridge Building Structure, cost efficiency
KAJIAN STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG POLITEKNIK PERKAPALAN ITS DENGAN SISTEM PLAT DAN BALOK BIASA KONVENSIONAL DIBANDINGKAN SISTEM STRUKTUR FLAT SLAB DENGAN DROP PANEL DITINJAU DARI ESTETIKA, BIAYA DAN WAKTU Munawar, Moch. Chairul
EXTRAPOLASI Vol 7 No 01 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i01.960

Abstract

Flat Slab merupakan sistem pelat dengan prinsip menggantikan fungsi balok sepanjang garis kolom dengan pelat lantai, sedangkan balok tepi boleh tetap diadakan. Flat slab mempunyai kekuatan geser cukup dengan adanya drop panel. Pembahasan ini adalah untuk mengetahui hasil dari sistem Flat Slab sekaligus perbandingan pelat dengan balok biasa konvensional, sehingga diketahui kelebihan dan kekurangan masing jenis struktur tersebut ditinjau dari estetika, biaya dan waktu pelaksanaan. Estetika disimpulkan bahwa fungsi bangunan dalam hal kajian ini mempunyai bobot yang sama tergantung karakteristik bangunan itu sendiri. Pada koridor manajemen konstruksi keefisienan dan keefektifan bukan berarti murah tapi bisa juga mahal, karena estetika mempunyai resiko lainnya. Mungkin juga mahal pada awalnya dan murah dari segi maintenancenya secara kontinyuitas. Dari segi biaya sistem Flat Slab hanyalah pada pekerjaan pembesian sedang pada sistem konvensional ditempati pekerjaan bekisting dan pembesian sehingga disimpulkan biaya lebih murah pada sistem struktur Flat Slab. Dari segi waktu terdapat selisih waktu pelaksanaan sekitar 1 hari bisa dilihat dalam analisis waktu sehingga disimpulkan penggunaan struktur Flat Slab lebih tepat. Hasil analisis ini dapat dijadikan referensi bagi perencana teknik sipil dan owner untuk menentukan jenis struktur yang diinginkan sesuai kebutuhan dan karakteristik jenis bangunan yang digunakan.Kata Kunci : Flat Slab, Drop Panel, Pelat dengan balok biasa konvensional
PENETAPAN ALTERNATIF PELAKSANAAN PROYEK BERDASARKAN KRITERIA BIAYA PADA PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA KOMPLEK ISLAMIC CENTER DI SAMPIT Ratri, Ika Wahyuninng
EXTRAPOLASI Vol 7 No 01 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i01.956

Abstract

For contractors, profit is one of the goals in an project activities. Therefore, planning the implementation of activities by considering the concept of time value of money in financial analysis is very important and very useful to keep the cash flow that will be generated in order for project to succeed as a expected. This study aims to assess the feasibility of an investment decision and predict future profits are adjusted to the prevailing bank interest aplly within the time frame specified net present value  method.  The result of this study indicate that the value of the maximum profit that can be generated from the optimization of the cost and time that has been implemented exclude taxs is for  26.87 % or Rp. 15.158.527.000,- (fifteen billion worth of one hundred fifty-eight million five hundred twenty seven thousand rupiah)Key words : time value of money, net present value, project management.
EVALUASI KINERJA PROYEK DAN FAKTOR RESIKO TERHADAP PEMBIAYAAN DAN PROFIT PADA PROYEK PERUMAHAN (Studi Kasus Proyek Perumahan “Sukodono Dian Regency” Di Sukodono Sidoarjo Jawa Timur) ., Riyanto
EXTRAPOLASI Vol 7 No 01 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i01.961

Abstract

Busines perumahan kelas menengah adalah merupakan peluang yang menjanjikan, karena rumah merupakan kebutuhan primer yang akan selalu menjadi prioritas utama.  Begitu pentingnya arti sebuah rumah bagi keluarga, maka setiap orang akan selalu berupaya untuk memperoleh rumah dengan berbagai cara yang telah banyak ditawarkan oleh para Pengembang. Harga jual dan daya beli masya rakat adalah merupakan kendala pemasaran yang perlu dipertimbangkan bagi para Pengembang dalam memperebutkan segemen pasar. Salah satu faktor penting adalah menentukan harga jual yang realistis dan  kompetitif, atas dasar upaya merencanakan biaya produksi atau pembangunan yang berbasis kinerja secara tepat guna. Asumsi pos biaya lain-lain harus dipersempit dengan memperhitu ngan faktor resiko berdampak dalam kerangka manajemen resiko yang bersifat kuantitatif. Harga jual menjadi tidak kompetitif dan kurang realistik ketika kinerja proyek dalam proses pembangunan tidak dapat dikendalikan dengan baik, karena akan berdampak pada biaya tinggi, sebelum pebebanan target profit sebagai tujuan akhir keberhasilan proyek. Kinerja pekerjaan dan Faktor resiko berpengaruh terhadap Kinerja biaya dan Profit. Hal ini yang harus dikendalikan selama dalam proses pembangunan. Intinya adalah pengendalian biaya pembangunan adalah sangat penting untuk dipahami dengan segala keterkaitannya dalam rangka untuk mencapai pembiayaan yang efisien dan efektif. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang bagaimana keterkaitan antara kinerja proyek, faktor resiko yang terkait secara langsung terhadap pembiayaan proyek dan pengendalian target profit dalam perencanaan proyek perumahan.Pembiayaan proyek adalah faktor penentu dalam membuat kebijakan harga jual bangunan, sebab biaya pembangunan yang tinggi sudah dipastikan akan menentukan harga jual yang mahal, demikian juga dengan harga rumah yang  murah bukan menjadi jaminan terhadap kualitas yang kadang dipertaruhkan dalam penjualan. Pada dasarnya tingkat pengendalian pekerjaan dan Faktor resiko adalah penting dilakukan karena berpengaruh terha dap pembiayaan tinggi, waktu pelaksanaan proyek. Pemahaman secara detail sangat penting untuk diketahui dalam penelitian ini,sehingga hasilnya dapat diper gunakan sebagai proses pembelajaran manajemen atau untuk dikembangkan lebih baik lagi.Kata kunci: Kinerja pekerjaan, faktor resiko dan kinerja biaya, profit actual
ESTIMASI BIAYA DENGAN MENGUNAKAN “COST SIGNIFICANT MODEL” PADA PEKERJAAN JEMBATAN RANGKA BAJA DI PROYEK PEMBANGUNAN JALAN LINTAS SELATAN PROVINSI JAWA TIMUR Bakar, Abu
EXTRAPOLASI Vol 7 No 01 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i01.951

Abstract

Pada tahap awal perencanaan proyek pembangunan jembatan, seperti pada saat penyusunan anggaran proyek, jelas estimasi tidak mungkin didasarkan pada perhitungan kuantitas (volume) pekerjaan karena uraian dan spesifikasi pekerjaan belum tersusun. Metode yang paling sering digunakan adalah dengan estimasi parameter panjang jembatan, yaitu dengan menghitung biaya pembangunan jembatan untuk setiap 1 m panjang jembatan berdasarkan data proyek sebelumnya. Sehingga dengan anggaran yang tersedia pemilik proyek (owner) dapat memberikan informasi panjang jembatan yang akan mendapatkan kegiatan pembangunan jembatan. Seiring dengan kebutuhan akan efisiensi, perlu dikembangkannya teknik pembuatan suatu model estimasi biaya yang sederhana. Hal yang penting dalam model estimasi biaya pada tahap awal perencanaan proyek adalah harus cepat, mudah dalam penggunaannya, akurat dan menghasilkan estimasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Metode Cost Significant Model yang akan dikembangkan dalam penelitian ini diharapkan memberi jawaban terhadap tuntutan akan tersedianya estimasi biaya awal proyek pembangunan jembatan rangka baja. Hasil penelitian menunjukkan Pengadaan bangunan atas dan pemasangan, pekerjaan tulangan, pekerjaan tanah, pekerjaan pondasi dan pekerjaan beton berpengaruh secara signifikan terhadap biaya pembangunan jembatan rangka baja, dimana 85,39 % biaya pembangunan jembatan, sedangkan sisanya 14,61% dipengaruhi oleh sebab-sebab lain. Model estimasi biaya pembangunan Jembatan  Lintas Selatan Jawa Timur dengan “Cost Significant Model” adalah : y = Y = 75.709.920,922+ 0,709 X7  + 0,573 X5   + 0,917 X3. Akurasi model estimasi biaya pembangunan jembatan dengan metode “Cost Significant Model” adalah berkisar antara -3,47% sampai dengan +27,26%, dengan rata-rata +1,17%.Kata kunci : Significant Cost Model, jembatan rangka baja

Page 1 of 1 | Total Record : 10