cover
Contact Name
KHOLIL IMAM
Contact Email
stisdafabondowoso@gmail.com
Phone
+6285236510445
Journal Mail Official
samawa@stisdafabondowoso.ac.id
Editorial Address
Jl. K. Massyur, RT. 016, RW. 000, Desa Ramban Kulon, Kecamatan Cermee, kabupaten Bondowoso, Kode Pos 68286
Location
Kab. bondowoso,
Jawa timur
INDONESIA
SAMAWA : Jurnal Hukum Keluarga Islam
ISSN : 27743233     EISSN : 27744361     DOI : https://doi.org/10.53948/samawa
Jurnal Samawa merupakan media pengembangan ilmu pengetahuan keislaman yang fokus pada studi hukum keluarga islam dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat tentang konsep keluarga islam dan praktiknya yang diterbitkan oleh program studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso Jawa Timur. Jurnal Samawa adalah bagian dari komitmen STIS Darul Falah Bondowoso Jawa Timur dalam dalam rangka melestarikan tradisi intelektual ahli sunnah wal jamaah melalui bidang kajian teoritik, gagasan, dan penelitian studi konten dan lapangan. Jurnal ini terbit dua kali setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. [ e-ISSN : 2774-4361 ] [ p-ISSN : 2774-3233 ] Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi email. samawa@stisdafabondowoso.ac.id
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2021): Januari" : 5 Documents clear
KEBIJAKAN FORMULASI MENGENAI PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG YANG TIDAK WAJIB DIBUKTIKAN TERLEBIH DAHULU TINDAK PIDANA ASALNYA Musram Doso
Samawa Vol 1 No 1 (2021): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/samawa.v1i1.1

Abstract

The anti money laundering law has been amended 3 (three) times, the most recent is Law Number 8 of 2010 concerning the Prevention and Eradication of the Crime of Money Laundering, however in its application it still raises debate, especially regarding whether or not the original criminal act is necessary. There are 2 issues raised in this study, namely whether the provisions of Article 69 of Law Number 8 of 2010 contradict the provisions of Article 2 paragraph (1) of Law Number 8 of 2010, and What is the formulation policy regarding investigation, prosecution and examination in court against TPPU which is not obliged to be proven beforehand the original criminal act. The purpose of this research is to find out, understand and analyze the provisions of Article 69 of Law Number 8 of 2010 which can be interpreted as contradicting the provisions of Article 2 paragraph (1) of Law Number 8 of 2010, and to formulate policies regarding investigation, prosecution and examination at court. court against TPPU which is not obliged to be proven in advance of the original criminal act. The conclusion is that the provisions of Article 2 paragraph (1) of the TPPU Law are inconsistent with the provisions of Article 69 of the TPPU Law. So that the debate regarding whether or not it is obligatory to prove the predicate crime before carrying out the investigation, prosecution and examination in court proceedings against TPPU can be ended immediately. With such a formula, it will result in mutual conformity between the provisions of Article 2 paragraph (1) of the TPPU Law and Article 69 of the TPPU Law
AL-WA’IYYAT AL-KHAMS SEBAGAI COUNTER NARRATIVE TERORISME PESANTREN DI NURUL JADID Mohammad Faizin
Samawa Vol 1 No 1 (2021): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/samawa.v1i1.2

Abstract

Tulisan ini mendiskusikan tentang konsep panca kesadaran santri yang diterapkan di Pondok Pesantren Nurul Jadid sebagai narasi teologis yang diterapkan di pondok pesantren Nurul Jadid dalam mengajarkan perdamaian, termasuk juga potensi pesantren dalam mengajarkan counter-narrative terorisme dan juga sebagai alternatif solusi dalam upaya menanggulangi penyebaran radikalisme. Secara garis besar, pemikiran radikal yang berbuntut pada tindakan terorisme merupakan ideologi yang salah akan tetapi dianggap benar karena menggunakan dalil-dalil al-Quran untuk melegitimasikannya. Meskipun sebenarnya tak sedikit upaya deradikalisasi terorisme telah banyak dilakukan untuk memberangus aksi tindakan keji ini, penulis mengemukakan konsep pemikiran pendiri pondok pesantren Nurul Jadid sebagai kontra narasi tumbuhnya radikalisme di pesantren maupun sebagai solusi alternatif terhadap masyarakat yang terjangkit pemikiran ini. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Artinya data yang dikumpulkan bukan berupa angka-angka, melainkan data tersebut berasal dari dokumen pesantren maupun literasi yang berkaitan dengan radikalisme. Hasil yang didapat dari penelitian yang penulis lakukan adalah bahwa metode, praktik dan budaya pesantren melalui narasi teologisnya mengajarkan perdamaian, termasuk dalam mengajarkan counter-narrative terorisme. Salah satunya adalah panca kesadaran (al-Wa’iyyat al-Khams) yang diterapkan di pondok pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo. Pemikiran KH. Zaini Mun’im tentang konsep panca kesadaran santri yakni : kesadaran beragama, kesadaran berilmu, kesadaran bermasyarakat, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesadaran berorganisasi. Kelima konsep tersebut mudah dipahami dan hal ini pula merupakan kegiatan manusia disetiap harinya.
UPAYA PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DENGAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN KEAGAMAAN DI DESA KLEKEAN KECAMATAN BOTOLINGGO KABUPATEN BONDOWOSO TAHUN 2019 SAIFULLAH SAIFULLAH
Samawa Vol 1 No 1 (2021): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/samawa.v1i1.5

Abstract

Pernikahan adalah kodrat manusia, tuhan menciptakan manusia dengan pasangannya yaitu laki-laki dan perempuan. Menyatunya antara laki-laki dan perempuan dalam ikatan suci dan sakral adalah salah satu bentuk pernikahan. Pernikahan ada untuk meneruskan keturunan manusia. Akan tetapi untuk melahirkan keturunan yang baik dibutuhkan kematangan antar jenis manusia. Pernikahan dini adalah pelanggaran hukum yang harus diupayakan dicegah. Ada hak-hak personal anak yang terampas misalnya bersekolah dan bermain. Upaya pencegahan itu bisa melibatkan kegiatan-kegiatan keagamaan masyarakat setempat. Hasil kajian dan analisis peneliti menunjukkan bahwa upaya pencegahan pernikahan dini melalui permberdayaan kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama hasilnya belum sesuai harapan. Tingkat pemahaman orang tua yang rendah terhadap resiko pernikahan dini adalah salah satu kendala upaya pencegahan pernikahan dini.
KONTEKSTUALISASI TAUHID SPEKULATIF DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT SAINS IKLIL HASBIYALLA
Samawa Vol 1 No 1 (2021): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/samawa.v1i1.7

Abstract

Tulisan ini berusaha melakukan kontekstualisasi rumusan keilmuan tauhid yang selama bersifat spekulatif. Persektif yang digunakan untuk menelaah rumusan keilmuan tauhid ini adalah filsafat sains (ilmu pengetahuan), khususnya filsafat sains Jurgen Habermas yang menawarkan ‘’pengetahuan analisis’’. Dengan ‘’pengetahuan analisis’’ ini, rumusan keilmuan tauhid diharapkan dapat mempertautkan antara persoalan teori dan praktik, iman dan amal sholih, serta dapat menyentuh realitas empirik, bukan berjalan pada tataran deskriptif-spekulatif yang menjadi idealitas keilmuan tauhid spekulatif.
PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI PELATIHAN TAJHIZUL JENAZAH DI DESA RANDU AGUNG KECAMATAN CERMEE KABUPATEN BONDOWOSO TAHUN 2019 SYAIFUL BAKRI
Samawa Vol 1 No 1 (2021): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/samawa.v1i1.14

Abstract

Satu dari beberapa indikator kualitas sumber daya manusia yang bagus adalah penguasaan kompetensi pengetahuan dan keterampilan. Penguasaan pengetahuan dan keterampilan bisa diperoleh dalam bentuk pelatihan di bidang keagamaan. Pelatihan mengurus mayat secara islami adalah satu fokus yang perlu ditingkatkan kualitasnya dalam rangka penguatan keagamaan dan menjaga pendapat madzhab ahli sunnah wal jamaah. Tujuan penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan peningkatan kualitas sumber daya manusia masyarakat Randu Agung Kecamatan Cermee melalui pelatihan Tajhizul Jenazah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif studi kasus. Teknik pengambilan data melalui wawancara, dan pengamatan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan Tajhizul Jenazah menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat Randu Agung Kecamatan Cermee

Page 1 of 1 | Total Record : 5