cover
Contact Name
Mirnanda Cambodia
Contact Email
teknikasainssaburai@gmail.com
Phone
+6285345212300
Journal Mail Official
teknikasainssaburai@gmail.com
Editorial Address
LPPM Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Jl. Imam Bonjol No. 468 Langkapura, Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Teknika Sains : Jurnal Ilmu Teknik
ISSN : 25486403     EISSN : 25486411     DOI : https://doi.org/10.24967/teksis
Core Subject : Engineering,
Journal of Teknika Sains aims to provide a forum for national and international academicians, researchers and practitioners on civil and mechanical engineering and related field to publish the original articles. All accepted articles will be published and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage. The scope of the Journal of Teknika Sains is specific topics issues in civil and mechanical engineering and related fields such as (but not limited to): 1. Energy conversion, 2. Manufacture, 3. Power, 4. Structural Engineering, 5. Construction Engineering & Management, 6. Geotechnical Engineering, 7. Water Resources Engineering, 8. Transportation Engineering.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016): TEKNIKA SAINS" : 6 Documents clear
ANALISIS ENERGI PENGANGKUTAN, ENERGI PENGERINGAN DAN ENERGI PENGGILINGAN PADA PABRIK PENGGILINGAN PADI KAPASITAS MENENGAH indriyani Indriyani; Wisnaningsih Wisnaningsih
TEKNIKA SAINS Vol 1, No 1 (2016): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v1i1.122

Abstract

Energi pengangkutan, energi pengeringan dan energi penggilingan merupakan suatu kegiatan pada Pabrik Penggilingan Padi Kapasitas Menengah (PPPKM). Efisiensi energi merupakan suatu proses mengoptimalkan penggunaan energi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data perbandingan energi pengangkutan, energi pengeringan dan energi penggilingan dan menganalisis efisiensi energi pada Pabrik Penggilingan Padi Kapasitas Menengah (PPPKM) yang berhubungan dengan energi pengangkutan, energi pengeringan, dan energi penggilingan.Berdasarkan analisis energi bahwa rerata energi pengangkutan PPPKM 48,65 kJ/kg. Rerata energi pengeringan PPPKM 20,90 kJ/kg. Rerata energi penggilingan PPPKM 158,62 kJ/kg. Rerata efisiensi energi pada PPPKM 249,24 kJ/kg.Kesimpulannnya adalah bahwa energi pengeringan pada PPKM lebih efisien dibanding energi pengangkutan dan energi penggilingan. Hal ini disebabkan pada energi pengangkutan masih menggunakan tenaga manusia, motor dan mobil. Energi manusia masih sangat diperlukan dalam proses memindahkan barang dari sawah ke kendaraan roda dua maupun roda empat.Kata kunci: energi pengangkutan, pengeringan, penggilingan, efisiensi energi
ANALISIS MODEL PERIODIK DITINJAU DARI CURAH HUJAN HARIAN DARI BEBERAPA STASIUN DI SUB DAS WAY KANDIS Farida Juwita
TEKNIKA SAINS Vol 1, No 1 (2016): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v1i1.123

Abstract

Indonesia sejak dahulu sudah dikenal sebagai negara agraris karena sebagian besar penduduknya bermatapencaharian sebagai petani. Dengan demikian diperlukan pengelolaan yang baik untuk meningkatkan produksi pertanian tersebut. Salah satu faktor utama penunjang keberhasilan program tersebut adalah perbaikan sarana irigasi, pembangunan bangunan air seperti bendungan dan revitalisasi jaringan irigasi perlu ditingkatkan dan dikembangkan.Variasi perbandingan besarnya parameter periodik dan stokastik dapat ditentukan menggunakan pemodelan yang membutuhkan data masukan berupa data curah hujan. Model periodik dan stokastik curah hujan dihasilkan dengan menguraikan data curah hujan menjadi komponen-komponen periodik dan stokastik sebagai pembanding antara data curah hujan dengan pemodelan. Untuk membuktikan satu seri pencatatan dari data hujan adalah sangat sulit, sehingga terkadang untuk meramal atau menambah data pencatatan hujan, pembuatan simulasi data hujan sintetik diperlukan.Dengan melihat karakteristik curah hujan daerah Way Kandis yang dihasilkan dari model tersebut, dapat dilakukan simulasi curah hujan harian sintetik yang lebih akurat dari pada simulasi yang hanya mempergunakan model periodik curah hujan harian Way Kandis. Model ini bisa dipergunakan untuk menghasilkan data hujan buatan yang sangat akurat dan realistis dipergunakan untuk perencanaan irigasi atau proyek sumber daya air di masa yang akan datang untuk daerah Way Kandis.Dengan menggunakan metode transformasi dapat menghasilkan data curah hujan harian sintetik seri waktu yang hasilnya mendekati data curah hujan terukur.Spektrum curah hujan dari data curah hujan seri waktu digunakan sebagai masukan untuk menghasilkan program periodik stokastik curah hujan buatan untuk mensimulasikan data curah hujan sintetik. Dengan adanya komponen stokastik curah hujan, model curah hujan harian sintetik yang dihasilkan menjadi sangat akurat dengan koefisien korelasi rata-rata model periodik adalah 0,9165. Nilai koefisien korelasi yang dihasilkan hampir mendekati 1, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode FFT sangat akurat untuk menghasilkan curah hujan harian sintetik yang signifikan.Kata kunci : agraris, hujan, irigasi, periodik, stokastik, model.
KAJIAN DESAIN STRUKTUR BENDUNG DAN KOLAM OLAKAN DARI BAHAYA REMBESAN (SEEPAGE) Anwar Anwar
TEKNIKA SAINS Vol 1, No 1 (2016): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v1i1.119

Abstract

Bendung selain digunakan sebagai peninggi elevasi muka air, juga dapat digunakan sebagai alat ukur debit air. Bendung dan bendungan masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. Bendung dibuat sebagai peninggi elevasi muka air sehingga dengan kondisi permukaan air yang telah dibendung air akan dialirkan ke tempat yang diinginkan. Sedangkan bendungan digunakan untuk menampung aliran, bila terjadi over flow diharapkan tidak terjadi banjir besar yang diakibatkan terlalu tingginya elevasi permukaan air yang mengalir pada saluran tersebut, atau dengan kata lain fungsi daripada bendungan tersebut sebagai pengendali banjir. Salah satu masalah yang sering terjadi pada bendung adalah adanya rembesan pada tubuh bendungan tersebut. Rembesan terjadi apabila bangunan harus mengatasi beda tinggi muka air dan jika aliran yang disebabkannya meresap masuk ke dalam tanah di sekitar bangunan. Kerusakan bendungan di lokasi penelitian diakibatkan banjir dan seepage. Hasil perhitungan curah hujan maksimum rancangan kala ulang 50 tahunan untuk stasiun Basohan adalah 294,097 mm. Hasil perhitungan debit maksimum banjir rancangan dengan berbagai metode adalah sebesar 341,243 m3/dtk dengan metode HSS Snyder. Berdasarkan data debit rancangan yang ada diperoleh ketinggian mercu yang dibutuhkan yaitu tipe bulat dengan elevasi 91,3076 m di hulu dan 90,2958 di hilir bendung. Hasil perhitungan panjang coveran untuk mengurangi energi rembesan yaitu sepanjang 3 m. Hasil perhitungan rembesan di dasar tubuh bendung diperoleh sepanjang 29,47 m. Dengan demikian panjang konstruksi dasar bendungan minimal harus sepanjang 29,47 m. Untuk meredam aliran pada saat keluar, maka didesain kolam olakan sepanjang 6 m dengan tebal lantai olak sebesar 0,8 m.Kata kunci : bending, over flow, banjir, konstruksi, aliran.
PENAMBAHAN ADITIF PRESTONE, REDEX DAN BAHAN BAKAR SOLAR TERHADAP PRESTASI MESIN DIESEL, TORSI, DAYA, DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR SPESIFIK Muhammad Yunus; Indriyani Indriyani
TEKNIKA SAINS Vol 1, No 1 (2016): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v1i1.124

Abstract

Melihat begitu banyak pengguna kendaraan bermotor yang sebagian besar bahan bakarnya minyak bumi, maka dari itu dapat dikhawatirkan minyak bumi akan habis dalam jangka waktu tertentu. Salah satu perlakuan khusus yang diberikan pada bahan bakar untuk meningkatkan unjuk kerja mesin diesel adalah dengan menambahkan aditif pada bahan bakar.Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknik Mesin Universitas Lampung. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini Tec Quipment TD 114 sebagai pengukur torsi, stopwatch dan tachometer sebagai pengukur putaran mesin. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah aditif A (Prestone), B (Redex) dan bahan bakar solar.Dari seluruh penelitian telah dilakukan, maka dapat dilihat pengaruh penambahan aditif bahan bakar terhadap prestasi mesin diesel. Jumlah aditif 0,8% A (Prestone) yang ditambahkan pada bahan bakar, sangat mempengaruhi tingkat prestasi mesin diesel dibandingkan dengan bahan bakar solar murni meliputi torsi, daya dan konsumsi bahan bakar.Dari dua macam aditif yang ditambahkan, persentase kenaikan setelah dilakukan uji laboratorium pada putaran tertinggi adalah : Pada penambahan 0,4% A (Prestone), torsi 2,9%, daya 2,6%, konsumsi bahan bakar 1,6%. Pada penambahan 0,8% A (Prestone), torsi 5,7%, daya 5,5%, konsumsi bahan bakar 4,3%. Pada penambahan 0,1% B (Redex), torsi 1,5%, daya 1,1%, konsumsi bahan bakar 0,9%. Pada penambahan 0,5% B (Redex), torsi 4,1%, daya 4,0%, konsumsi bahan bakar 3,8%.keywords : aditif, mesin diesel, torsi, daya, bahan bakar spesifik.
RANCANGAN PERBAIKAN EFEKTIVITAS AUDIT MUTU INTERNAL MENGGUNAKAN PENDEKATAN HOUSE of RISK (HOR) (STUDI KASUS DI PT. X) Kemas M.A Fatah
TEKNIKA SAINS Vol 1, No 1 (2016): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v1i1.120

Abstract

PT. X adalah sebuah industri pembuat aksesoris listrik, sejak 2012 telah mengimplementasikan SMM ISO 9001: 2008 dan program Audit Mutu Internal (AMI) dijalankan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan sebagai bagian dari persyaratan SMM. Sejauh ini, temuan audit dari suatu ketidaksesuaian, ketika akan ditetapkan tindakan pencegahan dan perbaikan, tidak begitu dipahami dan kondisi ini berdampak buruk pada efektifitas SMM, pendekatan House of Risk (faktor risiko temuan dipertimbangkan) diimplementasikan untuk memperbaiki proses penetapan tindakan pencegahan dan perbaikan temuan audit. Hasilnya, dari 79 temuan audit, 65.10% atau 34 temuan diantaranya masuk dalam ketegori area merah, 13.68% nya temuan berasal dari departemen Warehouse.Kata kunci :House of Quality, Ketidaksesuaian, Area Merah, Risiko
ANALISIS PERILAKU PENGGUNA SISTEM INFORMASI AKADEMIK DENGAN PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) DI UNIVERSITAS SANG BUMI RUWA JURAI BANDAR LAMPUNG Tedi Gunawan
TEKNIKA SAINS Vol 1, No 1 (2016): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v1i1.121

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku pengguna (user) dalam hal ini Mahasiswa Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Bandar Lampung dan operator masing-masing Fakultas dengan menggunakan pendekatan metode Technology Acceptance Model (TAM).Pengukuran ini dilakukan dengan menggunakan beberapa variable, diantaranya persepsi kemanfaatan penggunaan / Perceived Usefulness (PU), persepsi kemudahan penggunaan / Perceived Ease of Use (PEoU), sikap penggunaan / Attitude Toward Using (ATU), kecenderungan pengguna untuk tetap menggunakan teknologi / Behavioral Intention to Use (BITU) dan kondisi nyata penggunaan sistem informasi layanan akademik/Actual System Usage (ASU).Pengujian kesesuaian model dan hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis Structural Equation Model (SEM) dengan menggunakan software LISREL (LInear Structural RELationship) Versi 8.72.Hasil penelitian menunjukan bahwa varibel kemudahan penggunaan / perceived ease of use (PEoU) berpengaruh pada persepsi kemanfaatan penggunaan / perceived usefulness (PU) dengan nilai Critical Ratio (CR) sebesar 2,15 (nilai CR yang disyaratkan yaitu lebih dari + 2,0), tetapi tidak berpengaruh langsung kepada sikap pengguna / Attitude Toward Using (ATU) dengan nilai CR 0,92.Dari hasil penelitian tersebut direkomendasikan adanya perbaikan pada pengembangan Sistem Informasi Akademik ini yaitu pada menu satuan acara perkuliahan, dan Tampilan .Kata Kunci: Technology Acceptance Model (TAM), Structural Equation Model (SEM)

Page 1 of 1 | Total Record : 6