cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
ISSN : 27970590     EISSN : 27970140     DOI : https://doi.org/10.51878/edutech.v1i2.431
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan berbantuan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 4 (2023)" : 5 Documents clear
PENERAPAN PEMBELAJARAN DIFERENSIASI GAYA BELAJAR DENGAN MEDIA PADLET UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS X KULINER 3 SMK NEGERI 2 BOYOLANGU WIDAYATI, YAYUK SAKTI
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v3i4.2604

Abstract

This research aims to increase the learning activities of class This research is classroom action research. The research subjects were 36 students in class X or Phase E Culinary 3, consisting of 32 female students and 4 male students. On career path material in the culinary field. The research was carried out in August 2022 in the odd semester of the 2022/2023 academic year. The types of data collection techniques used by researchers in this research are tests, observation and documentation. Data analysis uses quantitative techniques. Based on the results of data analysis and discussion, the researcher can conclude that the research results show that the average percentage of student learning activities has increased. Data obtained from initial observations stated that the average percentage of learning activities was 22.77 with insufficient criteria, after implementing actions in cycle I it increased to 66.09 with sufficient criteria. However, the results of implementing cycle I did not meet the specified success indicators, so continued with implementation. cycle II actions. The results of Cycle II showed that the average percentage of student learning activities increased to 87.78 with very good criteria. So it can be concluded that the application of learning style differentiation learning using Padlet media on career path material in the culinary field can increase the learning activities of class XI Culinary 3 students at SMKN 2 Boyolangu in 2022/2023. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas X kuliner 3 SMK Negeri 2 Boyolangu dengan penerapan pembelajaran diferensiasi gaya belajar dengan media padlet. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian adalah siswa kelas X atau Fase E Kuliner 3 sejumlah 36 siswa yang terdiri dari 32 siswa perempuan dan 4 siswa laki-laki. Pada materi jenjang karir bidang kuliner. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2022 di semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023. Jenis teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti pada penelitian ini adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa hasil penelitian menunjukkan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa meningkat. Data yang diperoleh dari observasi awal menyatakan rata-rata persentase aktivitas belajar sebesar 22.77 dengan kriteria kurang, setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I meningkat menjadi 66,09 dengan kriteria cukup, Namun hasil pelaksanaan siklus I belum memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan, maka dilanjutkan pada pelaksanaan tindakan siklus II. Hasil Siklus II menunjukkan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa meningkat menjadi 87,78 dengan kriteria sangat baik. sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran diferensiasi gaya belajar dengan media padlet pada materi jenjang karir bidang kuliner dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas XI Kuliner 3 SMKN 2 Boyolangu tahun 2022/2023.
PENINGKATAN KEAKTIFAN PESERTA DIDIK KELAS XII IPS 2 DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN MEDIA FLASHCARD PADA MATERI KARAKTERISTIK NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG DI SMAN 7 MALANG PRATIWI, ANGGITA SEPTIANA EKA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v3i4.2638

Abstract

This research aims to determine the application of the Problem Based Learning model in increasing the activity of class XII IPS 2 students at SMAN 7 Malang. The type of research carried out is classroom action research (CAR). The sample in this research was students of class The data analysis used in this research is quantitative descriptive. Based on the results of research in cycle I, it was found that 28.57% of students were active in the high activeness category. However, after the analysis in cycle II there was a significant increase of 57.14% in the high activity category, resulting in an increase in student activity from cycle I and cycle II of 28.57%. This shows that using the Problem Based Learning learning model and Flashcard media can increase the learning activity of class XII IPS 2 students at SMAN 7. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dalam meningkatkan keaktifan peserta didik kelas XII IPS 2 di SMAN 7 Malang. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR). Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XII IPS 2 SMAN 7 Malang, untuk teknik pengumpulan data dengan cara melakukan observasi menggunakan instrumen lembar observasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I diperoleh keaktifan peserta didik yaitu 28,57% berada pada kategori keaktifan yang tinggi. Namun, setelah dilakukan analisis pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan yaitu sebesar 57,14% pada kategori keaktifan tinggi, sehingga diperoleh peningkatan keaktifan peserta didik dari siklus I dan siklus II sebesar 28,57%. Hal ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan media Flashcard dapat meningkatkan keaktifan belajar peserta didik kelas XII IPS 2 SMAN 7.
PENGGUNAAN MEDIA VIDEO YOUTUBE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI HUKUM COULOMB PADA SISWA KELAS IX-B MTs NEGERI 2 KUTAI KARTANEGARA UMAR, UMAR
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v3i4.2661

Abstract

Based on the results of daily tests, there are still many students who get scores below the standard score or KKM, namely 75 with classical completeness below 65%, so teachers can improve the process of teaching and learning activities by paying attention to several factors, including; The teacher is able to condition the class, students must be active and pay attention to the delivery of material via YouTube video media clearly. This research aims to improve the quality of learning process activities and evaluate improving learning outcomes using YouTube video media. This research is classroom action research (PTK) and the data is presented through qualitative and quantitative descriptive data. This research was carried out in two cycles. Each cycle consists of 4 stages, namely: planning, implementation, action, observation and reflection. Learning process data, each cycle is analyzed descriptively qualitatively. Meanwhile, learning outcome data was analyzed quantitatively descriptively. The subjects of this research were 31 students in class IX-B. The results of the research showed that in cycle I there were only 14 students who obtained a pass mark with a classical completion percentage of 45.16%, while in cycle II the number of students who completed it was 27 people with a classical completion percentage reaching 87.10%. The research results show that learning using YouTube video media can improve the learning outcomes of class IX-B students at MTs Negeri 2 Kutai Kartanegara. ABSTRAKBerdasarkan hasil ulangan harian masih banyak siswa yang memperoleh nilai dibawah nilai standar atau KKM yaitu nilai 75 dengan ketuntasan klasikal di bawah 65%, maka guru dapat memperbaiki proses kegiatan belajar mengajar dengan memperhatikan beberapa faktor antara lain; guru mampu mengkondisikan kelas, siswa harus aktif dan memperhatikan penyampaian materi melalui media vidio Youtube dengan jelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kegiatan proses pembelajaran dan evaluasi peningkatan hasil belajar dengan menggunakan media video YouTube. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dan datanya dipaparkan melalui data deskripsi kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari atas 4 tahap yaitu: tahap perencanaan, pelakasanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data proses pembelajaran, setiap siklus dianalisis secara deskriptif kualitatif. Sedangkan data hasil pembelajaran dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX-B yang berjumlah 31 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I hanya ada 14 siswa memperoleh nilai tuntas dengan persentase ketuntasan klasikal adalah 45,16% sedangkan pada siklus II jumlah siswa yang tuntas terdapat 27 orang dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 87,10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media video YouTube dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX-B pada MTs Negeri 2 Kutai Kartanegara.
IMPLEMENTASI MODEL ADVANCE ORGANIZER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SMP NEGERI 2 LOSARI SUHERUN, SUHERUN
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v3i4.2662

Abstract

The aim of this research is to improve the learning outcomes and activity of students at SMP Negeri 2 Losari class IX F Semester I 2022-2023 academic year in learning mathematics by using the Advance Organizer Learning Model in Quadratic Equations topic. The subjects of this research were 31 students in class IX FSMP Negeri 2 Losari for the 2022-2023 academic year. The method used is Classroom Action Research. The data obtained is in the form of test scores for each cycle, supported by teacher observation sheets, student observation sheets and student activity observation sheets. The collaborator in this research was a teacher at SMP Negeri 2 Losari. Data analysis uses comparative descriptive analysis, namely comparing test results before action (initial conditions), test results in the first cycle and test result scores in the second cycle. The research results show that theoretically and empirically, the developed Advance Organizer Learning Model is more effective in increasing the activity and mathematics learning outcomes of class IX F students at SMP Negeri 2 Losari for the 2022-2023 school year in studying mathematical concepts, especially Quadratic Equations. . From the research results, it was revealed that the average achievement in the initial condition (before the action) was 71.96 to 75.00 in cycle I and rose again to 77.59 in cycle II. The initial absorption rate before the action reached 48.39%, became 70.97% in cycle I then rose to 80.65% in cycle II. Learning using the Advanced Organizer Learning Model that was developed turns out to be more effective in increasing students' understanding in studying mathematical concepts. There is also a tendency for students' learning activities to be better. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan peserta didik SMP Negeri 2 Losari kelas IX F Semester I Tahun Pelajaran 2022-2023 dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan Model Pembelajaran Advance Organizer pada materi Persamaan Kuadrat. Subjek penelitian ini adalah 31 peserta didik kelas IX F SMP Negeri 2 Losari tahun pelajaran 2022-2023. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Data yang diperolah berupa skor hasil tes setiap siklus, ditunjang dengan lembar observasi guru dan lembar observasi peserta didik serta lembar pengamatan keaktifan peserta didik. Kolaborator dalam penelitian ini adalah seorang guru SMP Negeri 2 Losari. Analisis data menggunakan analisis deskriftif komparatif yaitu membandingkan hasil tes sebelum tindakan (kondisi awal), hasil tes pada siklus pertama dan skor hasil tes pada siklus kedua. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara teoritik dan empiris melalui Model Pembelajaran Advance Organizer yang dikembangkan ternyata lebih efektif digunakan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika peserta didik kelas IX F SMP Negeri 2 Losari tahun pelajaran 2022-2023 dalam mempelajari konsep-konsep matematika khususnya materi Persamaan Kuadrat. Dari hasil penelitian terungkap bahwa capaian rata-rata pada kondisi awal (sebelum tindakan) 71,96 menjadi 75,00 pada siklus I dan naik lagi 77,59 pada siklus II. Tarap serap awal sebelum tindakan mencapai 48,39 %, menjadi 70,97 % pada siklus I kemudian naik menjadi 80,65 % pada siklus II. Pembelajaran menggunakan Model Pembelajaran Advance Organizer yang dikembangkan ternyata lebih efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik dalam mempelajari konsep-konsep matematika juga terdapat kecenderungan aktivitas belajar peserta didik lebih baik
PERAN MEDIA VIDEO DALAM MEMAHAMI PEMBELAJARAN PECAHAN SENILAI DI UPT SD NEGERI 4 BELAWAE KAMARUDDIN, KAMARUDDIN
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v3i4.2678

Abstract

The lack of use of video media in learning that integrates it into the learning process has an impact on students' interest in learning, especially in mathematics subjects in elementary schools. This research discusses how video is a suitable medium to use to achieve learning objectives with a contextual approach. This research is qualitative research. Data was collected using observation, interview and document review techniques. Data analysis techniques consist of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The validity of the data is carried out by triangulating the data, so that the information is between theory and facts in the field. Based on field observations, it shows that the use of video media in class IV students at UPT SDN 4 Belawae is very good with a percentage of 91.12%, the results of interviews with learning design experts show that the media is very good with a percentage of 95.00%, the results of interviews with learning media experts show that video media is very good. good with a percentage of 93.46%, individual test results show that video media is very good with a percentage of 94.23%. Based on the research results, it can be concluded that the video media for mathematics learning equivalent fractions with a contextual approach to the subject of equivalent fractions can be said to be suitable for use in the learning process. ABSTRAKKurangnya penggunaan media video dalam pembelajaran yang mengintegrasikan ke dalam proses pembelajaran, berdampak pada minat belajar siswa terutama pada mata pelajaran matematika di Sekolah Dasar. Penelitian ini membahas tentang bagaimana video sebagai media yang layak digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran dengan pendekatan kontekstual. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara dan kajian dokumen. Teknik anĂ¡lisis data terdiri dari reduksi data, pemaparan data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi data, sehingga informasi antara teori dan fakta yang ada di lapangan. Berdasarkan observasi dilapangan menunjukkan penggunaan media video pada siswa kelas IV UPT SDN 4 Belawae sangat baik dengan persentase 91,12%, hasil wawancara dengan ahli desain pembelajaran menunjukkan media sangat baik persentase 95,00%, hasil wawancara dengan ahli media pembelajaran menunjukkan media video sangat baik dengan persentase 93,46%, hasil uji perorangan menunkukkan media video sangat baik dengan persentase 94,23%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media video pembelajaran matematika pecahan senilai dengan pendekatan kontekstual pada pokok bahasan pecahan senilai dapat dikatakan layak digunakan dalam proses pembelajaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 5