cover
Contact Name
Niko Sudibjo
Contact Email
niko.sudibjo@uph.edu
Phone
-
Journal Mail Official
jtp@uph.edu
Editorial Address
UPH Graduate Campus Plaza Semanggi Lt.16 Kawasan Bisnis Granadha Jl. Jend. Sudirman Kav. 50 Jakarta 12930
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teropong Pendidikan
ISSN : 27751597     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Started in 2021, Journal Teropong Pendidikan (JTP) is a national journal published 3 times per year by the Master of Educational Technology Study Program at the Universitas Pelita Harapan. Jurnal Teropong Pendidikan focuses on the study of educational technology. Articles published in the journal cover original research, theoretical and empirical studies, and R&D. Manuscript submitted for publication in the Journal Teropong Pendidikan go through a double blind review process. FOCUS AND SCOPE - Educational and Performance Technology - Curriculum and Instructional Design - Teaching and Learning - Interactive Media Learning - Diffusion and Innovation - Online and Mobile Learning
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2021): January 2021" : 6 Documents clear
PENERAPAN STRATEGI RELATING, EXPERIENCING, APPLYING, COOPERATING, DAN TRANSFERRING UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN POLITIK DAN MOTIVASI SISWA KELAS 11 BAHASA DAN SASTRA INDONESIA SMA GLOBAL JAYA [THE APPLICATION OF RELATING, EXPERIENCING, APPLYING, COOPERATING, AND TRANSFERRING STRATEGIES TO INCREASE THE POLITICAL AWARENESS AND MOTIVATION OF GRADE 11 INDONESIAN LANGUAGE AND LITERATURE STUDENTS AT THE GLOBAL JAYA SCHOOL] Rigen Pratitisari
Jurnal Teropong Pendidikan Vol 1, No 1 (2021): January 2021
Publisher : Magister Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jtp.v1i1.3126

Abstract

The course curriculum of Bahasa Indonesia Diploma Program Language and Literature Year 11 expects students to obtain political awareness to analyse text in objective manner. This awareness supports students in doing assessments especially Paper 1, which always contains political texts. Observation, questionnaire, and pretest evident the low, even the non-existence of awareness. The fact that students were not exposed to political news and Indonesian context, hindranced students from comprehensing political texts. The solution for this is to exercise political socialization through class action research and contextual learning, to help students see the relevance of studied material with their lives. Relating Experiencing Applying Cooperating Transferring (REACT) strategy were implemented to support contextual learning to raise political awareness through media literacy, language analysis, and motivation. Data is gathered from observation, questionnaires, and writtens tests against media literacy and language analysis rubrics. Whilst motivation is seen through observation against Attention Relevant Confidence  Satisfaction (ARCS) design of motivation rubric. Data is processed in qualitative descriptive way, in which results demonstrated that political awareness and motivation are improved. Media literacy mastery for each indicator, reaches 67% to 89%. The mastery for language analysis reaches 67% for all indicator, while for motivation reaches 67% to 100%.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Kurikulum kelas Bahasa Indonesia Program Diploma Bahasa dan Sastra kelas 11 mengharapkan siswa memiliki kesadaran politik untuk menganalisis teks secara objektif. Kesadaran ini mendukung siswa ketika mengerjakan asesmen, terutama Paper I yang selalu mengeluarkan teks bermuatan politik. Observasi, kuesioner, dan pretes ujian tertulis menunjukkan bahwa bahwa kesadaran itu sangat rendah, bahkan tidak ada. Fakta bahwa siswa tidak banyak terekspos dengan berita politik dan konteks masyarakat Indonesia mempersulit pemahaman mereka terhadap teks politik. Untuk mengatasi masalah ini, sosialisasi politik diimplementasikan melalui Penelitian tindakan kelas, dengan pembelajaran kontekstual yang berfungsi untuk menyadarkan siswa akan relevansi materi terhadap kehidupan sehari-hari. Strategi Relating Experiencing Applying Cooperating Transferring (REACT) mendukung pembelajaran kontekstual dalam rangka meningkatkan kesadaran politik melalui literasi media, analisis bahasa, dan motivasi. Data didapatkan dari observasi, kuesioner, dan ujian tertulis berdasarkan rubrik literasi media dan analisis bahasa. Sedangkan aspek motivasi dilihat melalui observasi  yang didasarkan pada Desain motivasi Attention Relevance Confidence Satisfaction (ARCS). Data ini kemudian diolah secara kualitatif deskriptif,  dan hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran politik dan motivasi. Indikator variabel literasi media mencapai ketuntasan belajar antara 67% sampai 89%. Pada variabel analisis bahasa, setiap indikator mencapai ketuntasan belajar 67%. Variable motivasi mencapai tingkat keberhasilan pada setiap indikator dengan rentang 67% sampai 100%.
PENGARUH EFIKIASI DIRI, PERCAYA DIRI DAN PERSEPSI PENGGUNAAN MEDIA PRESENTASI TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA MANDARIN SISWA KELAS 3 SD XYZ [THE INFLUENCE OF SELF-EFFICACY, CONFIDENCE, AND PERCEPTIONS WHEN USING PRESENTATION MEDIA ON THE CHINESE SPEAKING SKILLS OF GRADE 3 STUDENTS AT XYZ ELEMENTARY SCHOOL] Valentia Yulianto
Jurnal Teropong Pendidikan Vol 1, No 1 (2021): January 2021
Publisher : Magister Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jtp.v1i1.3132

Abstract

In learning Mandarin, speaking skills are the core of effective learning in Mandarin. The ability of students in practice speaking skills, shows that they comprehend and master the vocabularies that have been achieved well. In fact, speaking skills on grade 3 XYZ Elementary School students have not been achieved well. Many related factors affect the students’ speaking skills in Mandarin, including self-efficacy, self-confidence, and the use of media presentation. The purpose of this research is to determine the effect of self-efficacy, self-confidence, and media presentation of Mandarin speaking skills of grade 3 students XYZ Elementary School. The subjects of the study were the entire population of grade 3 students of XYZ Elementary School. This research uses quantitative approach with Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) analysis tool. The design used in this study was multiple linear regression with a quantitative approach. Data collection was done by distributing questionnaires and assessing using a speaking rubric. The result of the research shows that self-efficacy, self-confidence, and perception of media presentation usage have a positive effect on Chinese speaking skill of grade 3 XYZ Elementary School students.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Dalam belajar bahasa Mandarin, keterampilan berbicara adalah merupakan inti pembelajaran efektif dari bahasa Mandarin itu sendiri. Kemampuan anak dalam mempraktekkan keterampilan berbicara, menunjukkan pada pemahaman dan penguasaan kosa kata yang sudah tercapai dengan baik. Pada Kenyataannya, keterampilan berbicara pada siswa kelas 3 SD XYZ belum tercapai dengan baik. Banyak faktor berkaitan yang mempengaruhi keterampilan berbicara siswa dalam bahasa Mandarin, diantaranya efikasi diri, percaya diri, dan penggunaan media presentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri, percaya diri, dan penggunaan media presentasi terhadap keterampilan berbicara bahasa Mandarin siswa kelas 3 SD XYZ. Adapun subyek penelitian adalah seluruh populasi siswa kelas 3 SD XYZ. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan alat analisis Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Desain penelitian yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan melakukan penilaian menggunakan rubrik berbicara. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa efikasi diri, percaya diri, dan persepi penggunaan media presentasi berpengaruh positif terhadap keterampilan berbicara bahasa Mandarin siswa kelas 3 SD XYZ.
PENERAPAN METODE BERMAIN AKTIF UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU IMAN DAN SOSIAL ANAK USIA KELAS BALITA DI SEKOLAH MINGGU GEREJA BETHEL INDONESIA TANAH ABANG [THE IMPLEMENTATION OF THE ACTIVE PLAY METHOD TO IMPROVE THE FAITH AND SOCIAL BEHAVIOR OF CHILDREN IN THE SUNDAY SCHOOL OF BETHEL CHURCH INDONESIA, TANAH ABANG] Michaella Prawatya
Jurnal Teropong Pendidikan Vol 1, No 1 (2021): January 2021
Publisher : Magister Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jtp.v1i1.3127

Abstract

The Nursery Sunday School of GBI Tanah Abang was accustomed to share God’s words by story telling method. Nevertheless, the method raised issues, where the children easily got bored and their faith as well as social behavior were not improved. Based on those issues, the teacher was eager to look for improvement by carrying out classroom action research through active play method. This study aimed at: (1) describing the implementation of active playing method, (2) analyzing children’s faith and social behaviors, (3) identifying the obstacles of active-play method’s implementation. Prior to this study, seven children were chosen as research subjects to participate in three cycles. The data was obtained by observation, field notes, teacher’s interview, lesson plan documentation, and parents’ questionnaires. The study results: (1) improving actions are done according to the active playing method sequences with improvements on the next cycle (2) 86% of all students achieve high level of faith behavior (3) 71% of all students reach intermediate to high level of social behavior (4) arising obstacles are the limitations of students in communication, lack of knowledge and preparation of teachers regarding to playing method, learning time constraints, as well as the limitations of existing facilities.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Sekolah minggu GBI Tanah Abang memiliki kelas untuk anak usia Balita, di mana, firman Tuhan biasa dibagikan dengan menggunakan metode bercerita. Namun hal tersebut membuat anak-anak cepat bosan serta iman dan perilaku sosialnya tidak berkembang. Berdasarkan kerisauan guru tersebut maka dilakukan tindakan perbaikan berupa penelitian tindakan kelas dengan menerapkan metode bermain. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan penerapan metode bermain, (2) menganalisis perilaku iman dan sosial anak, (3) mengidentifikasi kendala-kendala dalam penerapan metode bermain. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus, dengan subjek tujuh anak. Data didapat melalui  observasi, catatan lapangan, wawancara guru, dokumentasi RPP, dan kuesioner kepada orang tua. Setelah itu data dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan: (1) tindakan perbaikan dilakukan sesuai dengan langkah metode bermain dengan penyempurnaan pada siklus berikutnya, (2) terlihat peningkatan perilaku iman hingga 86% siswa mencapai tingkat tinggi, (3) terlihat peningkatan perilaku sosial hingga 71% siswa mencapai tingkat sedang hingga tinggi, (4) kendala-kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan siswa dalam berkomunikasi, kurangnya pengetahuan dan persiapan guru mengenai metode bermain, keterbatasan waktu pembelajaran, serta keterbatasan fasilitas yang ada.
PENERAPAN DIALOGUE JOURNALS PADA PEMBELAJARAN MENULIS BAHASA INGGRIS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI MENULIS DAN KETERAMPILAN MENULIS SISWA ENGLISH AS ADDITIONAL LANGUAGE (EAL) KELAS 4 DI AUSTRALIAN INDEPENDENT SCHOOL (AIS) [THE IMPLEMENTATION OF DIALOGUE JOURNALS IN ENGLISH WRITING LEARNING TO INCREASE THE WRITING MOTIVATION AND WRITING SKILLS OF GRADE 4 ENGLISH AS ADDITIONAL LANGUAGE (EAL) STUDENTS AT AN AUSTRALIAN INDEPENDENT SCHOOL (AIS)] Dwi Endah Puspitowati
Jurnal Teropong Pendidikan Vol 1, No 1 (2021): January 2021
Publisher : Magister Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jtp.v1i1.3129

Abstract

Writing in English takes place intensively but students’ writing motivation was low and their writing improvement didn’t meet the expectation. This situation raised concerns which led to improvement planning that aimed to 1) describe the implementation process of Dialogue Journals, 2) analyze the development of students’ writing motivation, 3) analyze the development of students’ writing skills, and 4) identify obstacles faced during the process of implementation and solutions to overcome them. This research used a classroom action research which consisted of three cycles and was conducted at Australian Independent School with six grade 4 EAL students involved. Resources of data collection were based on class observation, study of documentation, and measurement of students’ writing motivation and writing skills using writing motivation and writing rubric. The results of the research showed that 1) Dialogue Journals were applied based of suggestive steps and plans, 2) 5 out of 6 students’ writing motivation raised , 3) 5 out 6 students’ writing skills improved, 4) obstacles had been identified which included students’ absence, emotional, and behavioural problems which needed immediate solution, and teacher time management to reply to students, and learning tool availability and access. Solutions to the related obstacles were arranged and applied.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Kegiatan menulis bahasa Inggris siswa EAL kelas 4 berlangsung secara intensif namun motivasi menulis siswa rendah dan perkembangan keterampilan menulis siswa tidak sesuai harapan. Kondisi ini merisaukan. Bermula dari kerisauan ini, guru melakukan tindakan perbaikan dengan penerapan Dialogue Journals yang bertujuan: 1) mendeskripsikan proses penerapan Dialogue Journals, 2) menganalisis perkembangan motivasi menulis bahasa Inggris, 3) menganalisis perkembangan keterampilan menulis bahasa Inggris, dan 4) mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama proses penerapan berlangsung dan solusinya. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus di Australian Independent School (AIS). Subyek penelitian terdiri dari enam orang siswa dan siswi kelas 4. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi dokumentasi dan penilaian dengan menggunakan rubrik, serta dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) penerapan Dialogue Journals sesuai dengan langkah-langkah yang disarankan dan direncanakan, 2) motivasi menulis 5 dari 6 orang siswa meningkat, 3) keterampilan menulis 5 dari 6 siswa meningkat dan 4) kendala dalam proses penerapan diantaranya ketidakhadiran siswa, masalah sikap yang timbul yang perlu penanganan segera, manajemen waktu guru,  penggunaan  dan ketersediaan fasilitas alat bantu. Solusi berupa penyediaan strategi manajemen emosi dan sikap, mengatur waktu dan mendorong siswa belajar secara mandiri.
PENERAPAN STRATEGI KWHLAQ (KNOW-WHAT-HOW-LEARN-ACTIONS-QUESTIONS) UNTUK MENINGKATKAN RASA INGIN TAHU, PEMAHAMAN MEMBACA CERITA ALKITAB, DAN KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF PADA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN [THE IMPLEMENTATION OF THE KWHLAQ (KNOW-WHAT-HOW-LEARN-ACTIONS-QUESTIONS) STRATEGY TO IMPROVE STUDENTS’ CURIOSITY, READING COMPREHENSION, AND REFLECTIVE THINKING SKILLS IN BIBLICAL STUDIES EDUCATION] Lina Tejo Sugiarto
Jurnal Teropong Pendidikan Vol 1, No 1 (2021): January 2021
Publisher : Magister Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jtp.v1i1.3130

Abstract

In XYZ elementary school, most grade 2 students show a lack of curiosity when learning Bible as a study subject, which cause the low participation score in learning that subject. Those students also show difficulties when doing the summative test which is caused by their deficiency in comprehending the written Bible story. Moreover, the students show minimum reflective thinking skill which needs to be noticed because the skill is important for learning process in the class. Those reasons show that grade 2 students’ curiosity, reading comprehension and reflective thinking skill when learning Biblical Studies need to be improved. KWHLAQ is a well-known strategy which is suitable to be used in improving the students’ curiosity, reading comprehension and reflective thinking skill. Therefore, this research was conducted to know the difference of students’ curiosity, reading comprehension and reflective thinking skill before and after using the KWHLAQ strategy. The research design used a quantitative, experimental one group pretest and posttest method. The subject of this research were 25 students of XYZ Elementary School – grade 2A which consist of 13 boys and 12 girls. The sample were chosen using purposive sampling technique. The data were analyzed with descriptive and inferential statistics (Paired Sample T-test and Wilcoxon Signed Ranks). The results showed that there were differences in grade 2A students’ curiosity, reading comprehension, and reflective thinking skill in learning Biblical studies after applying the KWHLAQ strategy.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Kurangnya rasa ingin tahu siswa pada pelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) di SD XYZ menyebabkan rendahnya nilai partisipasi siswa dalam pelajaran PAK. Pemahaman membaca Alkitab juga kurang ditumbuhkan dalam diri siswa terlihat dari kesulitan siswa mengerjakan tes sumatif. Kurangnya kemampuan berpikir reflektif siswa perlu mendapat perhatian dalam pembelajaran di kelas. Hal ini menunjukkan bahwa rasa ingin tahu, pemahaman membaca, dan kemampuan berpikir reflektif siswa dalam pelajaran PAK di SD XYZ perlu ditingkatkan. Strategi KWHLAQ adalah strategi yang sangat baik diterapkan dalam pembelajaran PAK untuk meningkatkan rasa ingin tahu, pemahaman siswa, dan kemampuan berpikir reflektif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rasa ingin tahu, pemahaman membaca, dan kemampuan berpikir reflektif siswa dengan menggunakan strategi KWHLAQ. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimental. Desain penelitian yang digunakan adalah one-group pretest-posttest. Subyek penelitian terdiri dari 25 siswa terdiri dari 13 laki-laki dan 12 perempuan yang seluruhnya berasal dari siswa kelas 2A SD XYZ Jakarta Barat. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial (Uji Paired Sample T-test dan Uji Wilcoxon). Temuan penelitian mengungkapkan adanya perbedaan rasa ingin tahu, pemahaman membaca, dan kemampuan berpikir reflektif siswa kelas 2A SD XYZ dalam pelajaran PAK sesudah penerapan strategi KWHLAQ.
STORYTELLING USING RECONSTRUCTED INDONESIAN FOLKTALES IN ENGLISH TRANSLATION TO IMPROVE THE READING SKILL OF PRIMARY 2 STUDENTS IN SCHOOL X Ingenies Wijanarko
Jurnal Teropong Pendidikan Vol 1, No 1 (2021): January 2021
Publisher : Magister Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jtp.v1i1.3131

Abstract

Folktales are stories originating in people’s culture, typically passed on by word of mouth before writing systems were developed. It has been known that children stories are never simple stories. The stories generally contain edifying elements and moral lesson to educate children and shape their characters. These elements are even stronger in folktales as they are potential medium to carry moral education from generation to generation. Unfortunately, not all of them contain teachings that are relevant to today’s values and even contain teachings that have unconstructive values. This study used reconstructed folktalesNilam Kandungas the purposes of this study were: (1) to describe the use and implementation of storytelling using Indonesian folktales in order to improve English reading skill towards English comprehension text, vocabulary and fluency of primary 2 students, (2) to analyze primary 2 students’ reading comprehension, vocabulary and fluency as they engaged in reading the Indonesian folktales through storytelling method, (3) to identify problems and obstacles that happened during the implementation process. The subjects of this study are Primary 2 students consist of 26 students. The research used classroom action research design and the instruments are tests.The results showed that (1) students’ vocabulary, comprehension and fluency as parts in reading skills are enhanced, (2) students’ sense of moral education is enhanced (3) storytelling using Indonesian folktales is attractive to students in reading English texts.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Cerita rakyat adalah cerita asli dalam kebudayaan, biasanya diteruskan dari mulut ke mulut sebelum sistem menulis dikembangkan. Sudah sejak dahulu diketahui bahwa cerita anak-anak tidaklah pernah cerita yang sederhana. Cerita-cerita tersebut pada umumnya mengandung unsur-unsur yang dapat mempengaruhi pikiran dan pelajaran moral untuk mendidik dan membentuk karakter. Unsur-unsur ini bahkan lebih kuat di dalam cerita rakyat karena cerita rakyat adalah perantara yang berpotensi untuk membawa pendidikan moral dari generasi ke generasi. Sayangnya, tidak semuanya mengandung pengajaran yang masih relevan dengan nilai-nilai kini dan bahkan mengandung pengajaran yang memiliki nilai-nilai yang bersifat tidak membangun.Studi ini menggunakan cerita rakyat terkonstruksi ulang Nilam Kandungkarena tujuan dari studi ini adalah: (1) mendeskripsikan penggunaan dan penerapan bercerita menggunakan cerita rakyat Indonesia untuk meningkatkan kemampuan membaca Bahasa Inggris dalam memahami bacaan, perbendaharaan kata  dan kelancaran membaca dalam Bahasa Inggris siswa kelas 2, (2) menganalisa kemampuan membaca bahasa Inggris siswa kelas 2 ketika mereka sedang terlibat dalam membaca cerita rakyat Indonesia melalui metode bercerita, (3) mengidentifikasikan masalah dan rintangan-rintangan yang terjadi selama proses pelaksanaan.Subjek dari studi ini adalah siswa kelas 2 yang terdiri dari 26 siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keterampilan membaca siswa perbendaharaan kata, memahami bacaan dan kelancaran membaca meningkat, (2) pendidikan moral siswa meningkat(3) bercerita dengan menggunakan cerita rakyat Indonesia lebih menarik bagi siswa dalam membaca teks Bahasa Inggris.

Page 1 of 1 | Total Record : 6