cover
Contact Name
Ayi Ishak Sholih Muchtar
Contact Email
jurnal.iaid@gmail.com
Phone
+6281224321779
Journal Mail Official
jurnal.iaid@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Syari'ah Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Jl. Kiai Ahmad Fadlil 2, Ciamis, Jawa Barat, Indonesia, 46271
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Istinbath: Jurnal Penelitian Hukum Islam
ISSN : 19078064     EISSN : 28077520     DOI : https://doi.org/10.36667/istinbath
Jurnal Penelitian Hukum Islam Istinbath adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis Jawa Barat. Artikel-artikel ilmiah yang dimuat di jurnal ini adalah artikel hasil kajian pemikiran dan penelitian hukum Islam.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 2 (2017): Istinbath, November 2017" : 7 Documents clear
PENGARUH PERTUMBUHAN MODAL SENDIRI DAN LABA TERHADAP RASIO RISK BASED CAPITAL DI PT ASURANSI TAKAFUL KELUARGA INDONESIA Irawati Irawati
Istinbath | Jurnal Penelitian Hukum Islam Vol 12 No 2 (2017): Istinbath, November 2017
Publisher : Fakultas Syari'ah | Institut Agama Islam Darussalam | IAID | Ciamis, Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study based on the performance of PT. Asuransi Takaful Keluarga Indonesia, to measure the performance of the company can be obtained from the financial information contained in the financial statements, in those statements contained ratios one of them is the ratio Risk based capital. The factors that are thought to affect the Risk based capital ratio is the own capital growth and profit growth. The company must increase its own capital and profit growth, but the increase in equity and profit are not always able to increase the Risk based capital ratio. The purpose of this study was to determine how much influence the growth of their own capital as variable X₁ and profit as variable X₂ on the Risk based capital ratio (Y) partially and simultaneously. Framework in this study is the Growth of own capital, Growth of profit and Risk based capital ratios. The insurance companies try to increase their own capital but carelessness in the capital increase it self can increase the volume of claims and erode existing capital so as to reduce the Risk based capital ratio. Another factor is profit growth, profit growth is a reflection of the success of a company, but earnings growth does not guarantee could increase its Risk based capital because usually the company also increased its operations so as to reduce the Risk based capital. This research method is quantitative method with the source data is secondary data obtained from official web Takaful Keluarga (www.takaful.co.id), the official web of Otoritas Jasa Keuangan (www.ojk.go.id), Bapepam official website (www.bapepam.go.id) and the terms of its goal, this study includes research into explanatory (explanatory research). Based on the results of research conducted by partial, own capital growth did not significantly affect the Risk based capital ratio , because the value of t test (-0.642) < t table (2.306), the relationship profit growth against a Risk based capital ratio partially also not significant effect because the results t calculate the profit growth in the Risk based capital ratio is -2.714, then t ( -2.714 ) < t table ( 2.306 ) and the simultaneous growth equity capital, profit return on Risk based capital ratio does not significantly effect because it is based on the analysis of F count ( 3.285 ) < 4:459 (F-tabel)
PERBANKAN ISLAM DAN KEPATUHAN TERHADAP SYARI’AT: PERSPEKTIF PENGEMBANGAN PRODUK Pepe Iswanto
Istinbath | Jurnal Penelitian Hukum Islam Vol 12 No 2 (2017): Istinbath, November 2017
Publisher : Fakultas Syari'ah | Institut Agama Islam Darussalam | IAID | Ciamis, Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan utama antara perbankan Syari’ah dan perbankan konvensional adalah bahwa yang pertama mematuhi prinsip-prinsip hukum Islam (Syari'ah). Namun, beberapa produk perbankan Syari’ah dikritik karena tidak memenuhi persyaratan syariah karena produk-produk konvensional ini sangat mirip. Artikel ini membahas bagaimana kontrak Islam tradisional digunakan untuk menstrukturkan moda pembiayaan Islam selama masa kontemporer. Untuk memahami pilihan mode pembiayaan yang digunakan oleh bank-bank Islam, proses pengembangan produk diperiksa dan serta dikaji peran badan-badan syariah di lembaga-lembaga ini (departemen syari'ah dan dewan pengawas Syari'ah). Kajian ini menemukan bahwa pilihan moda pembiayaan yang digunakan oleh lembaga keuangan Islam bergantung pada faktor eksternal dan internal. Dalam beberapa kasus bank Islam memilih mode pembiayaan kontroversial karena ini adalah satu-satunya yang layak di bawah rezim hukum dan peraturan yang ada.
TINJAUAN PRINSIP-PRINSIP SISTEM PERBANKAN SYARI’AH UNTUK PEMBIAYAAN PERTANIAN Isthi Tresna Aristhantia
Istinbath | Jurnal Penelitian Hukum Islam Vol 12 No 2 (2017): Istinbath, November 2017
Publisher : Fakultas Syari'ah | Institut Agama Islam Darussalam | IAID | Ciamis, Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini berupaya menyoroti dasar dan prinsip perbankan Syari’ah pada umumnya dan khususnya layanan bank Syari’ah untuk kredit pertanian. Sistem keuangan dan perbankan syari’ah yang dapat digunakan untuk pembiayaan pertanian meliputi Murabahah, Mudarabah, Musharakah, Ijarah wa Iktina, Muqaradah dan Salam. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem perbankan syari’ah percaya pada transaksi berbasis aset. Hasil kajian juga menunjukkan bahwa bahwa sistem perbankan syari’ah lebih efektif dalam distribusi pendapatan, mengurangi monopoli dan mengendalikan inflasi dibandingkan dengan sistem perbankan konvensional.
PANDANGAN FIQHURRIBA TERHADAP PRAKTEK GADAI EMAS iB DI PERBANKAN SYARIAH Anne Haerany
Istinbath | Jurnal Penelitian Hukum Islam Vol 12 No 2 (2017): Istinbath, November 2017
Publisher : Fakultas Syari'ah | Institut Agama Islam Darussalam | IAID | Ciamis, Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan utama antara perbankan Syari’ah dan perbankan konvensional adalah bahwa yang pertama mematuhi prinsip-prinsip hukum Islam (Syari'ah). Namun, beberapa produk perbankan Syari’ah dikritik karena tidak memenuhi persyaratan syariah karena produk-produk konvensional ini sangat mirip. Artikel ini membahas bagaimana kontrak Islam tradisional digunakan untuk menstrukturkan moda pembiayaan Islam selama masa kontemporer. Untuk memahami pilihan mode pembiayaan yang digunakan oleh bank-bank Islam, proses pengembangan produk diperiksa dan serta dikaji peran badan-badan syariah di lembaga-lembaga ini (departemen syari'ah dan dewan pengawas Syari'ah). Kajian ini menemukan bahwa pilihan moda pembiayaan yang digunakan oleh lembaga keuangan Islam bergantung pada faktor eksternal dan internal. Dalam beberapa kasus bank Islam memilih mode pembiayaan kontroversial karena ini adalah satu-satunya yang layak di bawah rezim hukum dan peraturan yang ada.
ANALISIS PREFERENSI NASABAH BANK BRI SYARIAH KANTOR CABANG TASIKMALAYA TERHADAP ATRIBUT PRODUK PENGHIMPUNAN DANA Dede Aji Mardani
Istinbath | Jurnal Penelitian Hukum Islam Vol 12 No 2 (2017): Istinbath, November 2017
Publisher : Fakultas Syari'ah | Institut Agama Islam Darussalam | IAID | Ciamis, Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis atribut produk penghimpunan dana yang menjadi preferensi nasabah Bank BRI Syariah Kantor Cabang Tasikmalaya, dan menganalisis atribut yang paling dipertimbangkan nasabah dalam menggunakan produk penghimpunan dana. Metode dasar penelitian ini adalah deskriptif. Metode analisis preferensi nasabah adalah analisis chi-square dan untuk menganalisis atribut yang paling dipertimbangkan nasabah adalah analisis multiatribut Fishbein. Diketahui bahwa preferensi nasabah terhadap atribut produk penghimpunan dana adalah proporsi nisbah bagi hasil yang lebih besar untuk nasabah, fasilitas jaringan ATM yang banyak, pelayanan yang ramah, lokasi kantor yang terjangkau kendaraan umum. Atribut produk penghimpunan dana yang dipertimbangkan nasabah dalam menggunkan produk penghimpunan dana BRI Syariah Kantor Cabang Tasikmalaya adalah lokasi dengan nilai indeks sikap (Ao).
HADITS KHUTBAH HAJI WADA’ HUBUNGANNYA DENGAN HAK ASASI MANUSIA DAN HAK PEREMPUAN DENGAN SYARAH BERBASIS TAKHRIJ Siti Fatimah
Istinbath | Jurnal Penelitian Hukum Islam Vol 12 No 2 (2017): Istinbath, November 2017
Publisher : Fakultas Syari'ah | Institut Agama Islam Darussalam | IAID | Ciamis, Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadits sebagai sumber ajaran yang kedua setelah al-Qur’an adalah bersifat zhanni, oleh sebab itu sebelum Hadits tersebut diaplikasikan dalam kehidupan perlu diteliti secara intensif. Dalam Ilmu Hadits penelitian bertujuan untuk mendapatkan kepastian status nilai kualitasnya, dengan menetapkan materi Hadits yang ingin diteliti, pada masalah ini materinya adalah Hadits tentang hak asasi manusia dan hak perempuan, anggapan dasar inilah kasus yang akan dibuktikan melalui proses penelitian yang akan dilakukan. Rumusan penelitian ini adalah bagaimana keberadaan (otentisitas) teks Hadits tentang hak asasi manusia dan hak perempuan, kehujjahan Hadits tersebut hubungannya dengan kualitas dan ta’amul, hukum yang dapat dinisbath dan hikmah yang dapat di ambil dari Hadits tersebut, problematika pemahaman Hadits tersebut dikalangan para ulama dan implikasi dari Hadits tersebut terhadap hak asasi manusia dan hak perempuan. Yang bertujuan untuk mengetahui keberadaan (otentisitas) teks Hadits tentang hak asasi manusia dan hak perempuan, kehujjahan Hadits tersebut hubungannya dengan kualitas dan ta’amul, hukum yang dapat dinisbath dan hikmah yang dapat di ambil dari Hadits tersebut, problematika pemahaman Hadits tersebut dikalangan para ulama dan implikasi dari Hadits tersebut terhadap hak asasi manusia dan hak perempuan. Penelitian ini adalah content analysis yaitu menganalisis isi dengan pendekatan Takhrij al-Hadits. Jenis data dalam penelitian ini yaitu sumber tertulis atau dokumentasi. Sumber data terdiri dari sumber primer dan sumber sekunder. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan yang datanya di peroleh melalui sumber literatur (library research), yaitu kajian literatur melalui riset kepustakaan. Hadits ini terdapat dalam Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan Ibn Majah dan Sunan Addarimi. Kualitas Hadits khutbah haji wada’ maqbūl. Adapun teks matannya muhkam sebab lafazhnya jelas, tegas, kandungannya mudah difahami dan pengamalannya tidak sulit. Dengan demikian, Hadits tersebut termasuk Hadits maqbūl yang ma’mul bih.Hadits khutbah haji wada’ tersebut disamping maqbūl artinya dapat diterima periwayatannya, juga maqbūl ma’mul bih, artinya dapat diamalkan, sebab pada tiap-tiap jalur periwayatan terdiri dari rawi yang tsiqat, sehingga Hadits khutbah haji wada’ tersebut dapat diamalkan, dapat dijadikan pedoman dan panduan pengamalan syari’at, dapat dijadikan bayan terhadap al-Qur’an dan dalil yang di-isthinbath-i, untuk suatu masalah, sehingga berstatus muhkam.
PERAN SISTEM PERBANKAN SYARI’AH DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI MIKRO DI INDONESIA Tazkiyah Ainul Qolbi
Istinbath | Jurnal Penelitian Hukum Islam Vol 12 No 2 (2017): Istinbath, November 2017
Publisher : Fakultas Syari'ah | Institut Agama Islam Darussalam | IAID | Ciamis, Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai komunitas Muslim terbesar di dunia, Indonesia optimis menerapkan ekonomi Islam sebagai salah satu sistem. Gejolak keuangan global sebelumnya telah membuat perhatian beralih pada model keuangan Islam, dan khususnya sistem Perbankan Syari’ah. Model ini menawarkan sistem keuangan mikro yang memungkinkan orang miskin untuk memenuhi kebutuhan keuangan mereka. Kebanyakan sistem perbankan kurang peduli tentang kesulitan yang mempengaruhi orang miskin karena mereka biasanya tidak memiliki agunan, menjadikan mereka investasi yang lebih beresiko. Dengan jumlah 98,9% industri mikro di Indonesia, hal ini merupakan kebutuhan mendesak untuk memfasilitasi perantara keuangan mereka. Sistem keuangan mikro Islam mengelola permintaan ini dengan menyediakan layanan keuangan skala kecil ke pasar yang lebih rendah dan miskin dengan memberi mereka fasilitas perbankan. Oleh karena itu keuangan mikro syariah membantu untuk mempertahankan inklusi keuangan sebagai upaya untuk sebagian besar masyarakat miskin yang memiliki kekurangan akses ke lembaga keuangan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7