cover
Contact Name
Muhajir Sulthonul Aziz
Contact Email
journal.wasilatuna@gmail.com
Phone
+628113333567
Journal Mail Official
journal.wasilatuna@gmail.com
Editorial Address
http://ejournal.iaidalwa.ac.id/index.php/wasilatuna/about/editorialTeam
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
ISSN : 26542609     EISSN : 26542595     DOI : https://doi.org/10.38073/wasilatuna.v3i2
Wasilatuna Journal of Islamic Broadcasting Communication is a journal published by the Islamic Broadcasting and Communication Studies Program Darullughah Waddawah Islamic Institute of Pasuruan This journal provides writings for practitioners and academics to develop theories empirical research and introduce new concepts in the field of Islamic broadcasting communication and dakwah in a broad perspective Contains actual issues related to Islamic Communication Islamic Broadcasting Islamic Dakwah through the media produced by academics through various literature reviews both in the form of conceptual based articles and research based articles that will be published in the form of Scientific Journals
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2020)" : 5 Documents clear
Implementasi Fungsi Actuating dalam Meningkatkan Jumlah Jama’ah Majelis Subuhan al Busyro Bangil Pasuruan Ahmad Avisena; Muhamad Bahrul Ulum
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Darullughah Waddawah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v3i2.362

Abstract

Sebagai salah satu lembaga non-formal di masyarakat, Majelis Shubuhan Al-Busyro Bangil Pasuruan menjadi sarana yang potensial dalam menyampaikan dakwah dan membina masyarakat. Peningkatan jama’ah majelis tersebut meningkat dengan drastis dan pesat dalam wilayah perkotaan di mana para jama’ah mempunyai kesibukan yang padan dan tidak mempunyai banyak waktu untuk mempelajari ilmu agama. Tujuan penelitian ini yakni mengkaji tiga hal. 1) bagaimana impelentasi fungsi actuating dalam meningkatkan jumlah jama’ah di Majelis Subuhan Al-Busyro 2) bagaimana hasil dari impelentasi fungsi actuating dalam meningkatkan jumlah jama’ah di Majelis Subuhan Al-Busyro 3) faktor pendukung dan penghambat impelentasi fungsi actuating dalam meningkatkan jumlah jama’ah di Majelis Subuhan Al-Busyro. Peneliti memilih field research sebagai pendekatan dalam penelitian ini. Field reasearch digunakan sebagai metode untuk mengumpulkan data kualitatif. Sedangkan penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Implementasi fungsi actuating menggunakan empat proses yaitu pemberian motivasi, bimbingan, menjalin hubungan yang harmonis antara pengurus dengan jama’ah serta komunikasi yang baik; (2) hasil dari implementasi fungsi actuating yaitu: bertambahnya jumlah jama’ah yang mengikuti majelis taklim dan juga Bertambahnya progam kerja yang ada; (3) faktor pendukung antara lain: adanya dukungan masyarakat, sumber daya manusia yang kompeten dan sarana prasarana yang cukup. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu: kurangnya kedisiplinan jama’ah dan kesibukan para jama’ah.
Strategi Komunikasi Dakwah Struktural Kesultanan Kadriyah di Pontianak Alfan Arifuddin; Syarif Ahmad Muzammil
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Darullughah Waddawah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v3i2.368

Abstract

Dakwah adalah hal yang harus dilakukan oleh setiap muslim. Baik individu, komunitas, bahkan para pimpinan tertinggi melakukan bentuk dakwah dengan cara masing-masing. Sama halnya dengan Assultan Assyarif Abdurrahman Alkadrie bin Assyarif Husin Alkadrie adalah Sultan kerajaan Pontianak yang pertama. Beliau lahir di kerajaan Matan (Ketapang Kalimantan Barat), pada pukul 10 hari Senin tanggal, 15 Rabi’ul Awal 1151 H Assyarif Abdurrahman Alkadrie bin Assyarif Husin Alkadrie, seorang Wali Besar yang namanya tersohor di mana-mana dengan berbagai macam karamah, namanya terkenal sampai ke Hadramaut pada masa itu, dan ayahandanya Al-imam Assyarif Husein bin Ahmad Alkadrie Jamalullail yang terkenal keluasan ilmunya, penyebaran dakwah pangeran Assyarif Abdurrahman Alkadrie bin Assyarif Husien berlayar di Palembang. strategi pembelajaran dakwah Syarif Abdurraham Alkadrie bin Syari Husen AlKadrie Nuralam mulai membangun peradaban dipontianak Kalimantan Barat pada tanggal 11 Rabi’ul akhir 1185 H, setelah berapa bulan ayahnda Syari Husen bin Ahmad Alkadrie Jamalullail wafat. Strategi komunikasi yang dilakukan oleh Al-Imam menjadikannya mampu membuat orang-orang disekitar beliau, mulai saudagar, VOC, hingga perompak menjadi terkesan dan akhirnya bertaubat dengan mengikuti ajaran yang disampaikan.
Aktualisasi Nilai Dakwah Dalam Konten Stand Up Comedy di Youtube Muhajir Sulthonul Aziz
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Darullughah Waddawah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v3i2.369

Abstract

Perkembangan media diera ini sangat pesat, hampir disetiap bidang mengalami perubahan akibat adanya suatu update teknologi. Dakwah Islam berawal dari hal yang paling mudah dan bersifat normative sampai berkembang era ini dengan menggunakan berberapa cara, metode dan media dalam melakukan dakwah. Sehingga kali ini bisa dilihat, perubahan yang terjadi didalam masyarakat mampu mewarnai penyampaian pesan agama dengan beragam cara untuk dapat masuk ke segala lini masyarakat. Dalam penelitian konseptual kali ini akan membahas tentang bagaimana pengaktualisasian nilai dakwah dalam konten stand up comedy di youtube. Seperti yang terjadi dalam konten stand up yang dibawakan oleh Dzawin dalam kontes stand up comedy Indonesia 4 penampilan ke 9 yang ditayangkan oleh kanal youtube Stand Up Kompas TV. Aktualiasasi penerapan nilai dakwah secara tidak langsung dapat disisipkan dalam berbagai macam bentuk penyampaiannya, bahkan dalam stand up comedy sisipan nilai dakwah pun dapat diterima oleh penonton. Layaknya lawakan biasa tetapi dalam intinya secara tidak langsung dapat mengenalkan nuansa islam dan beberapa kosakata-kosakata islami yang bisa diterima oleh masyarakat. Hal itu merupakan suatu wujud penerapan dakwah yang sangat fleksibel, dapat dilakukan dalam berbagai macam sajian.
Dakwah dengan Media Sosial di Era Keterbukaan Informasi Publik Novianto Puji Raharjo
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Darullughah Waddawah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v3i2.370

Abstract

Era saat ini dakwah disampaikan secara mudah melalui bantuan teknologi informasi media sosial. Media sosial saat ini perkembangannya dimanfaatkan digunakan untuk memberikan pencerahan dengan konten dakwah yang menyebarkan kebaikan. Media sosial digunakan dengan interaksi dengan para pengakses kontennya dengan keterbukaan dan kebijaksanaan. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran dakwah yang dilakukan publik melalui sosial media yang bermanfaat untuk pencerahan dan memberikan kebaikan. Media sosial pada era keterbukaan informasi publik bermanfaat dalam melakukan dakwah supaya sesuai dengan UU ITE. Hasil dari penulisan ini menunjukkan bahwa publik memiliki kebebasan dalam berinteraksi dengan dakwah, dapat melakukan komentar serta tanggapan. Materi konten dakwah dalam era saat ini sangat beragam dan diperlukan kehati – hatian dalam pemilihan isi konten dikarenankan kemajuan teknologi sangat memperhatikan UU ITE, beberpa pendakwah yang tidak hati – hati saat memaparkan materinya dapat menjadikannya mudah terancam dengan hukum. Penulisan ini dapat disimpulkan bahwa teknologi mempermudah kehidupan manusia terutama pada bidang dakwah. Dampak negative dari kebebasan bersosial media lebih berhati – hati melakukan tidakan. Dampak positif dakwah dapat dilakukan secara efektif dan leluasa dengan khalayak lebih beragam.
Pesan Dakwah Islam Analisis Semiotika (Studi Kasus Instagram @Mahakaryaanakbangsa) M. Nashoihul Ibad
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Darullughah Waddawah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v3i2.371

Abstract

Latar belakang penelitian ini diawali dengan melihat aktivitas dakwah dalam dunia media baru di internet khususnya pada akun instagram @mahakaryaanakbangsa.id. Dakwah merupakan aktivitas komunikasi massa yang dilakukan di publik untuk menyampaikan nilai -nilai keislaman menuju kebaikan. Penggunaan media baru saat ini sangat bermanfaat dalam pengembangan dakwah. Kini media baru menjadi sebuah jembatan yang baru dan menjadi jalan percepatan dalam berdakwah. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai arti pesan dakwah dalam level realitias, level representative dan level ideologi di postingan Instagram @mahakaryaanakbangsa. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan strategi desain teori semiotika John Fiske. Pengumpulan data dalam penelitian ini bersumber dari pengamatan, dokumentasi dan studi Pustaka. Analisis data yang digunakan menggunakan semiotika John Fiske codes of televition level realitas, level representasi, dan level ideologi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa makna dakwah islami pada postingan akun Instagram @mahakaryaanakbangsa.id berpandangan untuk saling peduli sesame manusia dan menjaga budi luhur perilaku aktivitas keseharian sesuai dengan ajaran syariat islam.

Page 1 of 1 | Total Record : 5