cover
Contact Name
Muhammad Natsir Kholis
Contact Email
ojsumb101016@gmail.com
Phone
+6282382141222
Journal Mail Official
jurnalsemah@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Perikanan Universitas Muara Bungo, kampus I, Lintas Sumatera, Sungai Binjai. Muara Bungo, Jambi
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Semah : Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Peraira
ISSN : -     EISSN : 25800736     DOI : 10.36355
Jurnal Pengelolaan Pengelolaan Sumberdaya Perairan mencakup kajian Ekonomi Perikanan, Budidaya Perikanan dan Pemasaran Hasil Peikanan, Kajian Konservasi sumberdaya Perairan, Reservat, Kearifan Lokal Lubuk Laranagan, Kawasan Konservasi Perairan, Bioekologi Perairan, Kajian Pengolahan Hasil Perikanan, Mutu Produk Perikanan, Kajian Exploitasi Perikanan, Alat tangkap Ramah lingkungan, Kontruksi alat tangkap dan hasil Tangkap
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1: April 2019" : 4 Documents clear
STUDI KEANEKARAGAMAN IKAN YANG TERTANGKAP MENGGUNAKAN ATRIBUT RUMPON BERBEDA DI SUNGAI MENTENANG KABUPATEN MERANGIN Renda Preniti; Syafrialdi Syafrialdi; Djunaidi Djunaidi
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 3, No 1: April 2019
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v3i1.275

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Sungai Mentenang Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin dan penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari 2018 sampai bulan April 2018. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat keanekaragaman jenis ikan dari penggunaan rumpon dengan atribut yang berbeda di perairan Sungai Mentenang Kabupaten Merangin serta untuk mengetahui Atribut Rumpon yang mana yang lebih disukai oleh ikan di Perairan Sungai Mentenang Kabupaten Merangin.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Keanekaragaman jenis Ikan yang tertinggi di temukan pada rumpon yang menggukan atribut Ranting Kayu, yaitu sebanyak 32 ekor dengan indeks keanekaragaman sebesar 0,3281 dan indeks keseragaman sebesar 0,950 yang terdiri dari 8 jenis ikan di Stasiun I dan di Stasiun II 6 jenis ikan diantaranya: Ikan Nalis (Labiobarbus lineatus), Senggiring, (Mystus nigreceps), Sebarau (Hampala macrolepidota) Bentulu (Barbichthys laevis)  Semah (Tor soro) Tana (Barbodes binotatus) Puyou (Osteochilus waandersii) dan Kepyur (Barbodes lateristiga). Atribut rumpon yang disukai oleh ikan yaitu menggunakan atribut rumpon Ranting Kayu dengan jumlah hasil tangkapan terbanyak dengan jumlah 8 jenis ikan dengan jumlah individu sebanyak 32 individu. Sedangkan pada atribut rumpon daun kelapa memperoleh tangkapan 6 jenis dengan jumlah 11 ekor dan diikuti oleh atribut lainnya. Kata kunci : Keanekaragaman, Jenis Ikan,  Rumpon Dan Sungai
PENGELOLAAN LUBUK LARANGAN SEBAGAI BENTUK KEARIFAN LOKAL DI SUNGAI BATANG JUJUHAN KABUPATEN BUNGO PROVINSI JAMBI Sairun Sairun; Syafrialdi Syafrialdi; Djunaidi Djunaidi
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 3, No 1: April 2019
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v3i1.276

Abstract

Latar Belakang Perairan Sungai Batang Jujuhan merupakan salah satu  sungai utama  di Kabupaten Bungo dan merupakan bentuk perairan yang terbuka dan bermuara di sungai Batang Hari. Hasil observasi dilapangan bahwa bagi masyarakat petani nelayan sungai dimanfaatkan  untuk usaha penangkapan ikan, budidaya ikan dan sebagian masyarakat digunakan untuk mandi.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk pengelolaan lubuk larangan  sebagai bentuk kearifan lokal di Sungai Batang Jujuhan Kabupaten Bungo.Metode Deskriptif kualitatif, yaitu untuk memberikan gambaran dan penjelasan secara faktual dan akurat mengenai fakta – fakta dan gejala yang ada di lokasi penelitian, Eksperimen , yaitu melakukan survei, pengambilan data dan pengamatan langsung di lapangan dengan menggunakan data kuisioner atau wawancara langsung dengan responden. Sedangkan data sekunder meliputi inventarisasi kondisi sosial, ekonomi, lingkungan dan budaya masyarakat di kawasan lubuk larangan Hasil penelitian menyatakan bahwa bentuk – bentuk kearifan lokal masyarakat Dusun  Rantau Panjang, Dusun Pulau Batu dan Dusun Aur Gading dalam upaya mengelola lubuk larangan Hugo, Pulau  Batu dan lubuk larangan Beringin Jaya terdiri dari : 1) Merencanakan pembentukan lubuk larangan melalui musyawarah dalam upaya menyelamatkan lingkungan perairan sungai, 2) Terbentuknya aturan – aturan dan sanksi bagi lubuk larangan Hugo dan aturan – aturan saja tidak ada sanksi bagi lubuk larangan Pulau Batu dan Beringin Jaya,3)  Masyarakat Dusun Rantau Panjang, Dusun Pulau Batu dan Dusun Aur Gading  mempunyai kepercayaan bahwa yang mengambil ikan dilubuk larangan akan  meninggal, 4) Dapat mengubah prilaku masyarakat kearah yang lebih posistif dari aspek  ekologi dan sosial , seperti : Mengunakan alat panen yang ramah lingkungan seperti lukah, jala, jaring dll,  Melarang menangkap ikan di sepanjang lubuk larangan, Memelihara dan memanfaatkan lubuk sebagai tempat berkembangbiaknya   ikan – ikan. Kata Kunci :  Kearifan Lokal, Deskriptif kualitatif, Lubuk Larangan
STUDI KUALITAS AIR DAN KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN DI SUAKA PERIKANAN(RESERVAT) LUBUK MANIK KECAMATAN RANTAU PANDAN KABUPATEN BUNGO PROVINSI JAMBI Surya Patri; Rini Hertati; Djunaidi Djunaidi
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 3, No 1: April 2019
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v3i1.277

Abstract

Suaka Perikanan (Reservat) Lubuk Manik adalah salah satu suaka perikanan tertua di Propinsi Jambi yang berada di Kababupaten Bungo tepatnya di Kecamatan Rantau Pandan yang juga merupakan bagian dari hulu Sungai Batang Bungo dengan luas 4.500 M². Suaka perikanan ini disahkan pada tahun 1990, diresmikan oleh Pemerintah Pusat pada tahun 1994 dan kembali dikukuhkan zonasinya oleh Pemerintah Kabupaten Bungo pada tahun 2006 (Dinas Peternakan dan Perikanan Bungo, 2006).                Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas air dan keanekaragaman jenis ikan suaka perikanan (Reservart) Lubuk Manik di Kecamatan Rantau Pandan Kabupaten Bungo. Metode   penelitian   yang   digunakan  Metode Deskriptif kuantitatif, yaitu untuk memberikan gambaran dan penjelasan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta dan gejala yang ada di lokasi penelitian.  Hasil pengukuran karakteristik kualitas air (fisika dan kimia) yang diperoleh dibandingkan dengan standar baku mutu air berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air sesuai dengan peruntukkan kegiatan  perikanan  dalam  klasifikasi  Kelas  III.  Berdasarkan  Dari Hasil Penelitian Kondisi kualitas perairan Suaka Perikanan Lubuk Manik Rantau Pandan ditinjau dari parameter fisika dan kimia perairan masih dalam kisaran normal dan tidak ada yang melampaui ambang batas Baku Mutu Air Kelas III peruntukan kegiatan perikanan yang telah  tertuang  dalam  PP  RI  No.  82  Tahun  2001l.Berdasarkan hasil perhitungan nilai indeks keanekaragaman dimana indeks tertinggi ditemui pada Stasiun II dengan nilai indeks 1.6565, terdapat 18 spesies jenis ikan yang terdiri dari 57 individu ikan yang tertangkap saat penelitian. Stasiun I dengan nilai indeks 1.5254, 17 spesies jenis ikan yang terdiri dari 47 individu ikan yang tertangkap saat penelitian, dan Stasiun III dengan nilai indeks 1.1334, 13 spesies jenis ikan yang terdiri dari 42 individu ikan yang tertangkap saat penelitian. Kata Kunci  : Kualitas Air dan Keanekaragaman jenis ikan di Lubuk Manik Kecamatan Rantau Pandan.
TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP KAWASAN KONSERVASI PERIKANAN (RESERVAT) LUBUK MANIK KABUPATEN BUNGO PROVINSI JAMBI. Yuyun Sutia; Syafrialdi Syafrialdi; Djunaidi Djunaidi
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 3, No 1: April 2019
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v3i1.278

Abstract

Perairan Sungai Batang Bungo merupakan salah satu sungai utama di Kabupaten Bungo dan merupakan  bentuk perairan yang  terbuka dan panjang mencapai kurang lebih 50 km. Rantau Pandan, desa yang memiliki kawasan konservasi perikanan (Reservat) lubuk larangan salah satunya yaitu : Reservat Lubuk Manik. Waktu penelitian dilaksanakan selama 4 (empat) bulan, tahap persiapan dan survei dilakukan bulan September–Oktober 20017 dan dilanjutkan dengan pengolahan data bulan November-Desember  2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat Kecamatan Rantau Pandan terhadap keberadaan Kawasan Konservasi Perikanan (Reservat)  Lubuk Manik. Metode Penelitian Tingkat Partisipasi Masyrakat Terhadap Kawasan Konservasi Perikanan (Resevat) Kabupaten Bungo adalah metode survey dan wawancara langsung, dengan cara mengambil sampel secara acak, sampel atau reponden diambil secara acak dengan menggunakan SWOT terhadap Kawasan Konservasi Perikanan (Resevat).Hasil penelitian menunjukan bahwa Tingkat Patisipasi masyarakat umum dengan melibatkan 80 orang responden untuk pengelolaan Kawasan Konservasi kategori rendah dengan nilai 1685 dalam persentase (21,06 %), Tingkat partisipasi Pemangku Kepentingan dengan jumlah responden sebanyak 20 orang responden dimana tingkat partisipasi dalam kategori rendah  dengan nilai partisipasi sebesar 622 dengan persentase sebesar (31,1 %). Kata Kunci : Partisipasi dan Kawasan Konservasi perairan (Reservat)

Page 1 of 1 | Total Record : 4