cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
EDITORIAL BOARD Journal MANAJERIAL (Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan) Editor in Chief Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd (universitas Pendidikan Mandalika) Journal Editor Dr. Haromain, M.Pd (Universitas Pendidikan Mandalika) Dr. Ismail , M.Pd (Universitas Syiah Kuala) Section Editor Dr. Adisel, M.Pd (UIN Bengkulu) Reviewer/Mitra Bestari Dr. Zainal Abidin, M.Pd (Universitas Hamzanwadi) Dr. Hegar Harini, M.Pd (STKIP Kusuma Negara) Dr. Ahmad Gaudi, M.Pd (STKIP Lubuk Linggau) Lalu Hamdian Afandi, M.Pd ( Universitas Mataram) Nada Nazopah, M.Pd (STIT Al Aziziyah) Copy Editor Lalu Hamdian Afandi, M.Pd Online Journal System: https://www.jurnalp4i.com/index.php/manajerial/index Journal Coresponding e-mail: jurnal.P4I@gmail.com Phone: 085239967417/ 085236615827 Address: Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan
MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Education Management and Supervision
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2022)" : 13 Documents clear
PENERAPAN SUPERVISI EDUKATIF UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MENYUSUN RENCANA PEMBELAJARAN MELALUI PENDEKATAN KOLABORATIF WAGIYEM WAGIYEM
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v2i1.1180

Abstract

Along with the rapid development of the world of education today, teachers must always develop their capabilities in accordance with the development of digital technology today. That is how important competence is for teachers, considering that teachers are the pillars of education that determine the success of education in a country. For this reason, this school action research was conducted with the aim of increasing teacher competence in preparing lesson plans. As a form of approach taken by researchers to improve teacher competence, namely educative supervision with a collaborative approach that can be used by researchers collegially who are assisting and partnering in guiding and facilitating teachers in order to carry out their professional duties. Professionally teachers must be able to develop lesson plans. The lesson plan contains a learning scenario as a form of a plan to achieve a specifically formulated goal. This type of research is school action research that uses descriptive qualitative methods. The data collection instrument used in this study was an observation instrument guide for the preparation of the 2013 Curriculum RPP. From the data and the mentoring process carried out in the pre-cycle and first cycle actions, it showed a significant increase, especially in the second cycle so that it can be concluded that continuous mentoring activities through supervision educative with a collaborative approach can improve the competence and motivation of SD Negeri 01 Belik teachers in preparing lesson plans for semester 2 of the 2021/2022 academic year ABSTRAKSeiring dengan pesatnya perkembangan dunia pendidikan saat ini, guru harus selalu mengembangkan kapabilitas dirinya sesuai dengan berkembangnya teknologi digital dewasa ini.Begitu pentingnya kompetensi bagi guru, mengingat guru adalah pilar pendidikan yang menentukan keberhasilan pendidikan di sebuah negara. Untuk itulah penelitian tindakan sekolah ini dilakukan bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun rencana pembelajaran. Sebagai bentuk pendekatan yang dilakukan peneliti untuk peningkatan kompetensi guru adalah dengan supervise edukatif dengan pendekatan kolaboratif yang dapat digunakan peneliti secara kolegial yang bersifat mendampingi dan kemitraan dalam membimbing dan menfasilitasi guru agar dapat melaksanakan tugas profesionalnya.Secara professional guru harus mampu menyusun rencana pembelajaran. Di dalam rencana pembelajaran itu memuat sebuah scenario pembelajaran sebagai bentuk rencana mencapai tujuan yang dirumuskan secara spesifik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah yang menggunakan metode kualitatf deskriptif. Instrumen pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah panduan instrumen observasi penyusunan RPP Kurikulum 2013. Dari data serta proses pendampingan yang dilakukan dalam tindakan prasiklus dan siklus I, menunjukkan peningkatan yang signifikan, terlebih lagi pada siklus II sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pendampingan berkelanjutan melalui supervise edukatif dengan pendekatan kolaboratif dapat meningkatkan kompetensi dan motivasi guru SD Negeri 01 Belik dalam menyusun rencana pembelajaran semester 2 tahun pelajaran 2021/2022
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MELALUI BIMBINGAN DAN LATIHAN JOKO SULISTIYONO
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v2i1.1181

Abstract

The purpose of this School Action Research is an effort to improve the competence of teachers in preparing lesson plans (RPP). This School Action Research was conducted at SMP Negeri 2 Punggelan, while the research subjects consisted of 21 subject teachers. The research was carried out in two cycles. From the results of observations and interviews during guidance and practice, 21 teachers showed a good attitude and were motivated in preparing lesson plans. The results of the study, seen from the average value of teacher competence in preparing lesson plans, there was an increase from cycle to cycle. In the initial pre-cycle data, the average value was 76.49 in the sufficient category, with 5 teachers or 23.81% in the good category, 15 teachers or 71.43% in the sufficient category and 1 teacher or 4.76% were in the poor category, after the action was taken in the first cycle, the average value of teacher competence was 80.43% in the good category and in the second cycle the average teacher competency value became 91.00% in the very good category. From these data it can be concluded that the average acquisition in cycle II is in the good category and the number of teachers with very good and good grades reaches 100%, this is in accordance with the achievement indicators set by the researcher. The implication of the results of this study is that all teachers are expected to be able to improve teacher competence in preparing lesson plans. ABSTRAKTujuan Penelitian Tindakan Sekolah ini adalah upaya meningkatkan kompetensi Guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Penelitian Tindakan Sekolah ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Punggelan, sedang subyek penelitian terdiri atas 21 orang guru mata pelajaraan, penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Dari hasil pengamatan dan wawancara saat bimbingan dan latihan berlangsung ke 21 orang guru menunjukkan sikap yang baik dan termotivasi dalam menyusun RPP. Hasil penelitian, dilihat dari rata-rata nilai kompetensi guru dalam menyusun RPP terjadi peningkatan dari siklus ke siklus. Pada data awal pra siklus nilai rata-rata 76,49 dengan kategori cukup, dengan 5 orang guru atau 23,81% dengan katagori baik, 15 orang guru atau 71,43% berada di kategori cukup dan 1 orang guru atau 4,76% berada di katagori kurang, Setelah tindakan dilakukan pada siklus I diperoleh rata-rata nilai kompetensi guru 80,43% dengan kategori baik dan pada siklus II rata-rata nilai kompetensi guru menjadi 91,00% dengan kategori amat baik. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa perolehan rata-rata di siklus II dengan kategori baik dan jumlah guru dengan nilai amat baik dan baik mencapai 100% hal tersebut sesuai dengan indikator pencapaian hasil yang telah ditetapkan oleh peneliti. Implikasi dari hasil penelitian ini diharapkan semua guru di dapat Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Menyusun RPP.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENGELOLA PEMBELAJARAN PKH PRA-VOKASIONAL PADA MASA PANDEMI MELALUI IHT DAN SUPERVISI DI SMPN 2 SATAP PAGEDONGAN TAHUN PELAJARAN 2020/2021 YAYUK SUGIYARTI
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v2i1.1219

Abstract

The research method used is school action research (PTS). The research was carried out in two cycles. Each cycle consists of planning, implementing actions, observing, and reflecting. The subjects of this research were 10 teachers of SMP Negeri 2 Satap Pagedongan. Data collection techniques in cycle I and cycle II used quantitative techniques to determine the percentage increase in teacher competence in managing pre-vocational PKH learning. The results obtained in the first cycle show 1). Teacher participation is able to improve the management of para-vocational learning from 73% to 85% with IHT and supervision 2). IHT and supervision succeeded in increasing teacher competence in learning management with good categories, increasing from 75% from cycle 1, less successful to 88% successfully increasing. 3) The application of para-voactional learning is also feasible with IHT and supervision as indicated by the increase in the first cycle score by 71.2% to 85%. ABSTRAKMetode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan sekolah (PTS). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini dilakukan pada guru SMP Negeri 2 Satap Pagedongan yang berjumlah 10 orang guru. Teknik pengambilan data pada siklus I dan siklus II menggunakan teknik kuantitatif untuk mengetahui persentase peningkatan kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran PKH pra-vokasional. Hasil yang diperoleh pada siklus I menunujukan 1). Partisipasi guru mampu meningkatkan pengelolaan pempelajaran para-vokasional dari 73% menjadi 85 % dengan IHT dan supervise 2). IHT dan supervisi berhasil meningkatkan kopetensi guru dalam pengelolaan pembelajaran dengan katogori baik, meningkat dari 75% dari siklus 1, kurang berhasil menjadi 88% berhasil meningkat. 3) Penerapan pembelajaran para-voaksional juga layak diterapkan dengan adanya IHT dan supervisi ditunjukan dengan meningkatnya skor siklus I sebesar 71.2 % menjadi 85%.

Page 2 of 2 | Total Record : 13