cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran
ISSN : 27985725     EISSN : 27985466     DOI : https://doi.org/10.51878/strategi.v1i2.580
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Learning Strategies and Models.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022)" : 15 Documents clear
PENGARUH PENERAPAN METODE MIND MAPING DAN MOTIVASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IX DI MTs N 2 KOTA CILEGON FUTIHAT FUTIHAT
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i2.1173

Abstract

Learning science material subject term isn’t merely be delivered by manual, but needs an exact method in order the subject which is delivered is easy to get. Choosing the used method in learning process has significance influence to learning process result. The students have a compulsory to get a competency of science not only the ability in know only but also in memorizing understanding. Memorize understanding is not something easy for part of students, It needs a method which has easiness level and the students can do it. Mind mapping method is one of the learning methods which is considered appropriate to reach science competence, because mind mapping method as any kind of giving with the same verses is hoped the students are able to respect any motivations and able to application. Mind mapping method which is well designed by mean of showing a cutting verses are able to closer the students get the ability in teaching learning motivation easy. The result shows that mind mapping (PPt) method and high motivation approach the students to get an ability in teaching learning science easy fluently. Even though the students who has low motivation, mind mapping method makes them facilitate easier to teaching learning science fast. It can be seen from the result of teaching learning is done by examine showed good result with average 7,65. The class which is used mind mapping method and high is 7,96. It showed a difference with the class that is used mind mapping manual method by 6.00, and the students who has high motivation, they get score average 6.50. This research can be concluded that mind mapping method and high motivations are able to facilitate the students to get ability in easy and past. ABSTRAKMateri Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) tidak dapat hanya disampaikan dengan manual, namun membutuhkan metode yang tepat agar materi yang disampaikan dapat dengan mudah diterima oleh peserta didik. Pemilihan metode yang digunakan dalam proses pembelajaran mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pencapaian hasil belajar. Kompetensi yang harus dicapai peserta didik pada materi atau pembelajaran IPA tidak hanya sebatas tahu namun lebih jauh peserta didik diharapkan memiliki motivasi belajar untuk lebih memahami dan menyadari bahwa Ilmu Pengetahuan Alam adalah bagian dari pada kehidupan bukanlah hal yang mudah bagi sebagian peserta didik karenanya dibutuhkan cara yang dianggap memiliki tingkat kemudahan yang dapat dilakukan oleh setiap peserta didik. Metode mind maping sebagai salah satu metode pembelajaran yang dianggap tepat untuk mencapai kompetensi pembelajaran IPA, karena dengan menggunakan metode mind maping yaitu dengan menyampaikan berbagai macam bentuk dan teknik penyampaian materi lebih menarik diharapkan peserta didik dapat menerima dengan penuh konsentrasi melalui penggunaan mind maping yang didesain dengan cara menampilkan berbagai macam gambar dan penjelasan yang cukup menarik mampu menghantarkan peserta didik memiliki motivasi belajar IPA dengan mudah dan mendapat nilai ujian rata-rata 7.65. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode mind maping dan motivasi mengantarkan peserta didik untuk belajar IPA dengan memperoleh nilai rata-rata 7.96. Metode mind maping juga sangat tepat digunakan pada peserta didik yang memiliki motivasi rendah, metode mind maping) mampu memfasilitasi peserta didik untuk mendapatkan kemampuan belajar IPA dengan memperoleh nilai rata-rata 6.00. Hal ini dapat dilihat dari hasil pelaksanan pembelajaran dengan menggunakan metode mind maping mendapat sekor 6.50. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode mind maping dan motivasi mampu memfasilitasi peserta didik mempengaruhi siswa belajar dengan cepat dan mudah.
PENERAPAN METODE BRAINSTORMING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMK PADA PEMBELAJARAN KEIMANAN PADA TAQDIR ALLAH MARPIAH MARPIAH
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i2.1174

Abstract

This study aims to determine the improvement of learning outcomes for the subjects of Religious Education and Character Education through the application of the Brainstorming learning method in class XII TPM-3 students in the 2021/2022 academic year. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle includes planning, action, observation and reflection. Learning outcomes are obtained through a description test, then the test results are collected for analysis using quantitative descriptive analysis. The results showed that, (1) the application of the Brainstorming learning method could improve student learning outcomes, it was proven that in the first cycle there were 25 students completed (76%). Likewise in the second cycle with a total of 34 students completed (97%) then student learning outcomes increased which previously the average value was 74 after the second cycle increased with an average value of 84. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti melalui penerapan metode pembelajaran Brainstorming pada siswa kelas XII TPM-3 tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, observasi serta refleksi. Hasil belajar didapatkan melalui tes uraian, kemudian hasi tes dikumpulkan untuk dianalisis dengan menggunakan análisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) penerapan metode pembelajaran Brainstorming dapat meningkatkan hasil belajar siswa terbukti pada siklus I terdapat 25 siswa tuntas (76%). Begitu juga pada siklus II dengan jumlah 34 siswa tuntas (97%) lalu hasil belajar siswa meningkat yang sebelumnya nilai rata-rata 74 setelah siklus II meningkat yaitu dengan nilai rata-rata 84.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBUAT POLA DASAR ROK DENGAN POLA STANDAR MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD ATIK ATIFAH
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i2.1175

Abstract

This study aims to improve the skills of making basic skirt patterns with standard patterns through STAD type cooperative learning along with student activity in learning which is designed using second-cycle class action research. The subjects of this study were students of class XI of the Fashion Skills Program at MAN 2 Kudus for the 2017/2018 academic year, totaling 28 students. The research instrument consisted of lesson plans, observation sheets to collect data on student and teacher activities, and interview questionnaires to collect data on student responses to cooperative learning models conducted by teachers. While the paper and pencil test sheet instrument was used to collect data on students' skills in making skirt basic patterns in the form of a written test whose target was the student's ability to present images of the basic skirt pattern in a costume book. The data were analyzed quantitatively and qualitatively. Based on the analysis of the research data, it shows: 1) there is an increase in the skills of making basic skirt patterns with standard patterns in class X students of the fashion skills program at MAN 2 Kudus through cooperative learning type STAD with an increase in class average from 76 in the first cycle to 83.52 in the second cycle and the learning completeness in the first cycle was 53.57% and the second cycle increased to 100%. 2) there is an increase in student activity from 81.75% in the first cycle to 95.24% in the second cycle with a very good category. This can be seen in the activeness, cooperation and seriousness of students in participating in the STAD type of cooperative learning model. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan adalah untuk meningkatkan keterampilan membuat pola dasar rok dengan pola standar melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD berserta kaktivitas siswa dalam pembelajan yang didisain menggunakan penelitian tindakan kelas dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI Program Keterampilan tata busana MAN 2 kudus tahun pelajaran 2017/2018 berjumlah 28 siswa. Instrumen penelitian terdiri dari RPP, lembar observasi untuk mengambil data aktivitas siswa dan guru, lembar angket wawancara digunakan untuk mengambil data tanggapan siswa terhadap pembelajaran model kooperatif yang lakukan guru. Sedangkan instrumen lembar tes paper and pencil digunakan untuk mengambil data keterampilan siswa dalam membuat pola dasar rok berupa tes tertulis yang sasarannya adalah kemampuan siswa menyajikan gambar pola dasar rok di dalam buku kostum, Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan analisis data penelitian menunjukkan: 1) terdapat peningkatan keterampilan membuat pola dasar rok dengan pola stándar pada siswa kelas X program keterampilan tata busana MAN 2 Kudus melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan peningkatan rata-rata kelas dari 76 pada siklus I menjadi 83,52 pada siklus II dan ketuntasan belajar pada siklus I sebesar 53,57% dan siklus II meningkat menjadi 100%. 2) terdapat peningkatan aktivitas siswa dari 81,75% pada siklus I meningkat menjadi 95,24% pada siklus II dengan kategori sangat baik. Hal tersebut terlihat pada keaktifan, kerjasama dan kesungguhan siswa dalam mengikuti pembelajaran model kooperatif tipe STAD.
IMPLEMENTASI COOPERATIVE LEARNING (STAD) DAN GAYA KOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PADA MATA KULIAH KLINIK KEPERAWATAN ATTI YUDIERNAWATI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i2.1176

Abstract

The main purpose of this study were to examine The effect of learning Strategy (cooperative Learning (STAD) vs Direct Instruction ) and cognitoi style on Learning Achievement of Nursing Clinical Study. This study used quasi experiment.The subject of this research were 88 students from the 2nd grade of III-Diploma Program Study of Malang Nursing Department. The data were collected using test cognitive style and learning achievement. The hypothesis were examined with two ways ANOVA The findings of the study were : (1). There is a difference in learning achievement between the students who were taught by using cooperative learning strategy and who were taught using direct instruction. 2). There is a different achievement in students with different cognitive style, and 3) There is no interaction between learning strategy and students’s cognitive styles toward learning achievement on nursing clinical subject matter. ABSTRAKTujuan penelitian adalah untuk mengidentikasi pengaruh ieraksi strategi pembelajaran , kooperatif learning (STAD) dan pembelajaran langsung serta gaua kognitif terhadap prestasi belajar mata kuliah klinik keperawatan. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimen, seubyek penelitian sejumlah 88 mahasisea tingkat II Program Studi D-3 Keperawatan Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan uji tes gaya kognitif mahasiswa dan dari hasil belajar. Analisis fata menggunakan uji Anova. Hasil penelitian menunjukkan 1) Ada perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa yang menggunakan kooprtaif learning (STAD) dengan pembelajaran langsung. 2) Ada perbedaa hasil belajar antara mahasiswa antara gaya kognitf Field dependence dan field Independence, dan (3) Tidak ada interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya kognitif terhadap prestasi belajar mata kuliah klinik keperawatan.
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR TIK/TINKOM KOMPETENSI DASAR MENGIDENTIFIKASI PERANGKAT KERAS MENGGUNAKAN AKSES INTERNET MELALUI METODE TEAM ASSITED INDIVIDUALIZATION WAHYU JATMIKO
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i2.1177

Abstract

This research was carried out at Madrasah Aliyah Negeri 1 Cilacap for even semester XI IPA 2 students at MAN 1 Cilacap in 2019/2020. The time of the research was carried out from February to May 2020. The subjects in the study were 35 students of class XI IPA 2 Madrasah Aliyah Negeri Cilacap. The type of research carried out is Classroom Action Research (CAR) which is carried out personally or alone. Through the TAI (Team Assisted Individualization) technique, it can run optimally. The indicators to be achieved can be implemented properly. This can be seen in the test results. In Cycle I the average value of the learning process was 6.24 (62%). This is still below the learning completeness that is determined in the new school year, which is 65 (65%), so it needs to be done in cycle II. In Cycle II, the average value of the learning process was 7.56 (75%). This is still below the learning completeness that is determined in the new school year, which is 65 (65%), this needs to be done in cycle II. Because it is above the learning mastery of 65 (65%), it is not necessary to do the second cycle and from each cycle it can be concluded that the results of the daily test in the first cycle on average show 6.24 (62%), and in the second cycle it is 7, 56 (75%), so that the increase in daily test results between cycles shows an average of 1.34 (13%). This is from the explanation above because it is above the learning completeness of 65 (65%). So there is no need to hold activities in the next cycle. This shows the research results are acceptable or complete. Based on this description, the hypothesis proposed in this study. If the TAI (Team Assisted Individualization) technique is used in Citizenship Education, it can improve learning achievement, not only developing its cognitive direction, but also its affective direction, it is acceptable. ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri 1 Cilacap pada siswa kelas XI IPA 2 semester genap di MAN 1 Cilacap pada tahun 2019/2020. Waktu pelaksanaan penelitian pada bulan februari sampai bulan mei 2020. Subyek dalam penelitian adalah siswa kelas XI IPA 2 Madrasah Aliyah Negeri Cilacap berjumlah 35 siswa. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah Penelitian indakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR) yang dilakukan secara personal atau sendiri. Melalui Teknik TAI (Team Assited Individualization) dapat berjalan optimal. Indikator yang hendak dicapai dapat terlaksana dengan baik. Hal ini terlihat pada hasil tes. Pada Siklus I nilai rata-rata proses belajar diproleh 6.24 (62 %). Hal ini masih berada dibawah ketuntasan belajar yang ditentukan pada tahun pelajaran baru yaitu sebesar 65 (65 %), maka perlu dilakukan pada siklus II. Pada Siklus II menunjukkan nilai rata-rata proses belajar diproleh 7,56 (75 %). Hal ini masih berada dibawah ketuntasan belajar yang ditentukan pada tahun pelajaran baru yaitu sebesar 65 (65 %), hal ini perlu dilakukan pada siklus II. Karena berada diatas ketuntasan belajar sebesr 65 (65 %), maka tidak perlu dilakukan siklus II dan dari masing siklus terssebut dapat disimpulkan bahwa Hasil ulangan harian pada siklus I secara rata rata menunjukkan 6.24 ( 62 % ), dan pada siklus II diperoleh sebesar 7,56 (75% ), sehingga peningkatan hasil ulangan harian antar siklus menunjukkan secara rata rata 1,34 (13 %). Hal ini dari paparan tersebut diatas karena berada diatas ketuntasan belajar sebesar 65 (65 %). Maka tidak perlu diadakan kegiatan pada siklus berikutnya. Hal ini menunjukkan hasil penelitian dapat diterima atau tuntas. Berdasarkan uraian tersebut, hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini. Jika Teknik TAI (Team Assited Individualization) digunakan dalam Pendidikan Kewarganegaraan dapat meningkatkan prestasi belajar, tidak hanya berkembang arah koqnitifnya saja, melainkan juga arah afektifnya, dapat diterima

Page 2 of 2 | Total Record : 15