cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran
ISSN : 27985725     EISSN : 27985466     DOI : https://doi.org/10.51878/strategi.v1i2.580
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Learning Strategies and Models.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2023)" : 10 Documents clear
MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IX SEMESTER GENAP MTSN 3 KOTA BEKASI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DELIA SARTIKA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v3i2.2255

Abstract

This study aims to determine whether there is (1) an increase in student learning motivation by using the jigsaw cooperative learning model; (2) increasing student learning outcomes by applying the jigsaw cooperative learning model. This research is a classroom action research. The research was carried out in two cycles with each cycle consisting of planning, action, observation and reflection. The subjects of this study were students of class IX.9 MTSN 3 Bekasi City for the 2021/2022 academic year, which consisted of 32 students. The results showed that the learning motivation and learning outcomes of students in class IX.9 MTsN 3 Bekasi City experienced an increase after the Jigsaw cooperative learning model was implemented. These results are shown by an increase in the percentage of student learning motivation and an increase in student learning outcomes in each cycle. Increasing student motivation can be seen from two aspects, namely based on observation sheets and questionnaires. Student motivation based on observations in cycle I to cycle II increased by 23.45%, namely from student motivation in cycle I of 60.09%, it increased in cycle II to 84.35%. pre-cycle and after the cycle experienced an increase of 32.29%, namely from students' learning motivation in the pre-cycle of 34.38% which increased after cycle II to 66.67%. Student learning outcomes experienced an increase from the average pre-cycle student score, namely 73.97, an increase of 5.94 in the first cycle of 79.91, an increase in learning outcomes in the second cycle of 2.76 with an average student score of 82.67 . ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya (1) peningkatan motivasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw; (2) peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX.9 MTSN 3 Kota Bekasi Tahun Pelajaran 2021/2022 yang berjumlah 32 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar dan hasil belajar matematika siswa kelas IX.9 MTsN 3 Kota Bekasi mengalami peningkatan setelah di terapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Hasil ini di tunjukkan dengan adanya peningkatan prosentase motivasi belajar siswa dan peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklusnya. Peningkatan motivasi belajar siswa dilihat dari dua aspek yaitu berdasarkan lembar observasi dan angket. Motivasi belajar siswa berdasarkan hasil observasi pada siklus I ke siklus II mengalami kenaikan sebesar 23,45% yaitu dari motivasi belajar siswa pada siklus I sebesar 60,09 % mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 84,35%.Sedangkan motivasi belajar berdasarkan perhitungan angket pada prasiklus dan setelah siklus mengalami kenaikan sebesar 32,29% yaitu dari motivasi belajar siswa pada prasiklus sebesar 34,38% mengalami peningkatan setelah siklus II menjadi 66,67%. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari nilai rata-rata siswa pra siklus, yaitu 73,97 meningkat 5,94 pada siklus I sebesar 79,91 mengalami kenaikan hasil belajar pada siklus II sebesar 2,76 dengan nilai rata-rata siswa mencapai 82,67.
IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING MERANCANG MINI BOX COOLER DALAM MATERI PEMANASAN GLOBAL KURIKULUM MERDEKA WILLMAN FATURROHMAN
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v3i2.2256

Abstract

The Kurikulum Merdeka provides flexibility for educators to create quality learning that suits the needs and learning environment of students, one of which is by applying the project-based learning method. In global warming learning material there are learning objectives to create solutions to overcome environmental changes with follow-up learning to provide real solutions to environmental problems according to student observations. Based on the results of student observations that refrigerators contribute greatly to one of the environmental problems, namely Global Warming. Chlorofluorocarbons (CFCs) in refrigerators have properties that damage the ozone layer. In the development of cooling machine technology has changed, one of the innovations used is the thermoelectric principle. In this regard, the author gave a project to class 10 students in the physics subject of the kurikulum merdeka, namely designing a simple mini box cooler with a thermoelectric concept which is expected to help students understand the concept of thermoelectric as an alternative to cooling machine technology in solving environmental problems. ABSTRAKKurikulum merdeka memberikan keleluasaan kepada pendidik untuk menciptakan pembelajaran berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar peserta didik salah satunya dengan menerapkan metode pembelajaran project based learning. Pada materi pembelajaran pemanasan global terdapat tujuan pembelajaran menciptakan solusi untuk mengatasi perubahan lingkungan dengan tindak lanjut pembelajaran memberikan solusi nyata terhadap permasalahan lingkungan sesuai hasil observasi siswa. Berdasarkan hasil observasi siswa bahwa mesin pendingin berkontribusi besar dalam salah satu masalah lingkungan yaitu Pemanasan Global. Chlorofluorocarbon (CFC) yang ada pada mesin pendingin memiliki sifat merusak lapisan ozon. Dalam perkembangannya teknologi mesin pendingin telah berubah, salah satu inovasi yang digunakan adalah prinsip termoelektrik. Berkaitan dengan hal tersebut penulis memberikan sebuah proyek kepada peserta didik kelas 10 mata pelajaran fisika kurikulum merdeka yaitu merancang sebuah alat sederhana mini box cooler dengan konsep termoelektrik yang diharapkan membantu siswa dalam memahami konsep termoelektrik sebagai salah satu alternatif teknologi mesin pendingin dalam mengatasi permasalahan lingkungan.
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IXA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING DI MTsN 4 GUNUNGKIDUL ANI SUSILAWATI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v3i2.2257

Abstract

This study aims to improve the learning achievement of class IXA students at MTsN 4 Gunungkidul for the 2022/2023 academic year by using the Mind Mapping model. The hypothesis of this classroom action research is: learning using the Mind Mapping model can improve student achievement in class IXA on Basic Competency 3.4 Analyzing the principle of unity in ethnic, religious, racial and inter-group diversity (SARA), social, cultural, economic, and gender within the framework Bhinneka Tunggal Ika at MTs Negeri 4 Gunungkidul. During the learning process, observations were made of the teacher's performance as a researcher and cognitive and affective assessments of students were carried out through observation sheets and assessments/daily tests. Other findings during the learning process were discussed between the researcher and the observer, supplemented by observational data that were reflected in each cycle. Research results in cycle I and cycle II show an increase in student learning outcomes with the assumption that student learning outcomes increase, learning achievement also increases. The results of the assessment of student learning outcomes are: cycle I: observation of student attitudes shows achievement of 65.68% with good criteria and completeness of cognitive scores reaches 67.64% with good criteria Cycle II: results of observation of attitudes reach 81.37% with very good criteria and completeness of cognitive value reached 82.35% with very good criteria. This study aims to determine the effectiveness of the Mind Mapping model in improving student achievement. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IXA MTsN 4 Gunungkidul tahun pelajaran 2022/2023 dengan menggunakan model Mind Mapping. Adapun hipotesis penelitian tindakan kelas ini adalah: pembelajaran menggunakan model Mind Mapping dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IXA pada Kompetensi Dasar 3.4 Menganalisis prinsip persatuan dalam keberagaman suku, agama, ras antar golongan (SARA), sosial, budaya, ekonomi, dan gender dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di MTs Negeri 4 Gunungkidul. Selama proses pembelajaran, dilakukan pengamatan terhadap kinerja guru sebagai peneliti dan dilakukan penilaian kognitif dan afektif siswa melalui lembar observasi dan penilaian/ulangan harian. Temuan lain selama berlangsungnya pembelajaran didiskusikan antara peneliti dengan observer dilengkapi dengan data hasil pengamatan yang dilakukan refleksi pada setiap siklusnya. Hasil Penelitian pada siklus I dan siklus II menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dengan asumsi hasil belajar siswa meningkat maka prestasi belajar juga meningkat. Hasil Penilaian terhadap hasil belajar siswa adalah: siklus I: observasi sikap siswa menunjukkan pencapaian 65,68% dengan kriteria baik dan ketuntasan nilai kognitif mencapai 67,64% dengan kritria baik Siklus II: hasil obsevasi sikap mencapai 81,37% dengan kriteria sangat baik dan ketuntasan nilai kognitif mencapai 82,35% dengan kriteria sangat baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model Mind Mapping dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.
METODE PROBEX SEBAGAI SOLUSI MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI TEKANAN ZAT DI KELAS 8B MTs N 4 KLATEN BINTI NASHIROTUN
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v3i2.2258

Abstract

This study aims to determine the effect of the PROBEX learning method on science learning outcomes on substance stress. The objects in this study were class VIIIB students of MTs N 4 Klaten with a total of 32 students, and the teachers who taught in that class. The research method uses a combination of qualitative and quantitative methods. Indicators of research success were an increase in class average scores and an increase in the number of students who obtained KKM scores. Data collection techniques using test questions. The application of the PROBEX learning model can improve student learning outcomes in the matter of substance stress. The class average value obtained is 75 higher than the specified KKM value (73). Based on the research success criteria, it can be concluded that the application of the P`ROBEX method in learning natural science subject matter can improve student learning outcomes. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran PROBEX terhadap hasil belajar IPA materi tekanan zat. Obyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIB MTs N 4 Klaten dengan jumlah 32 siswa, dan guru yang mengajar di kelas tersebut. Metode penelitian menggunakan metode gabungan kualitatif dan kuantitatif. Indikator keberhasilan penelitian adalah peningkatan nilai rata- rata kelas dan peningkatan jumlah siswa yang memperoleh nilai KKM. Teknik pengumpulan data menggunakan soal tes. Penerapan model pembelajaran PROBEX dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi tekanan zat. Nilai rata-rata kelas yang diperoleh sebesar 75 lebih tinggi dari nilai KKM yang ditentukan (73). Berdasarkan kriteria keberhasilan penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode P`ROBEX dalam pembelajaran IPA materi` tekanan zat dapat meningkatan hasil belajar siswa.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI 15 MALANG ERNA WURJANTI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v3i2.2259

Abstract

The low motivation to learn mathematics for class VII students requires teachers to innovate. One of them is by applying a more student-centered learning model and guiding them to discover the concepts or facts they are learning on their own. One learning model that can be applied is Index Card Match. To help motivate students in the teaching and learning process, it is necessary to use question and answer cards. The success of the index card match learning model can increase the motivation of class 7H students of SMP Negeri 15 Malang in mathematics subject material for the 2022/2023 school year. This is based on the results of a questionnaire given to students obtained in activity I, the grade A classification was 18.75% (6) increased to 34.4% (11) in activity II, in activity I, the value classification B was 43.8% ( 14) increased to 46.9% in activity II, classification C in activity I was 28.1% (9) students became 18.75% (6) in activity II, classification value D in activity I was 9.38% ( 3) become absent in activity II. ABSTRAKRendahnya motivasi belajar matematika siswa kelas VII, menuntut guru untuk melakukan inovasi. Salah satunya dengan menerapkan model pembelajaran yang lebih berpusat pada siswa dan menuntunnya menemukan sendiri konsep atau fakta yang dipelajari. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah Index Card Match. Untuk membantu memotivasi siswa dalam proses belajar mengajar, maka perlu dibantu dengan menggunakan kartu-kartu soal dan jawaban. Keberhasilan model pembelajaran index card match dapat meningkatkan motivasi siswa kelas 7H SMP Negeri 15 Malang dalam pelajaran matematika materi bilangan tahun pelajaran 2022/2023. Hal ini berdasarkan hasil angket yang diberikan kepada siswa yang diperoleh pada kegiatan I klasifikasi nilai A adalah 18,75% (6) meningkat menjadi 34,4% (11) pada kegiatan II, pada kegiatan I klasifikasi nilai B adalah 43,8% (14) meningkat menjadi 46,9% di kegiatan II, klasifikasi C di kegiatan I adalah 28,1% (9) siswa menjadi 18,75% (6) di kegiatan II, klasifikasi nilai D di kegiatan I adalah 9,38% (3) menjadi tidak ada di kegiatan II.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW PADA MATA PELAJARAN IPA MASLIKHAH MASLIKHAH
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v3i2.2260

Abstract

This study aims to determine student learning outcomes after applying the jigsaw in science learning class VIIIB MTsN 2 Semarang City. This type of research is classroom action research consisting of 2 cycles. Each cycle consists of planning, action, observation and evaluation, and reflection. The subjects of this study were class VIIIB MTsN 2 Semarang City students for the 2021/2022 academic year with a total of 32 students. Data regarding learning achievement includes data about student learning outcomes in learning. Science learning outcomes data were collected through tests in the form of essays. The collected data were analyzed using descriptive analysis. The results showed that the jigsaw method could improve science learning outcomes for class VIIIB MTsN 2 Semarang City. It can be seen that there was an increase in the average student activity score in cycle I, which was 16.05% with the criteria being active enough to increase to 62.70% with the criteria being active in cycle II. Science learning outcomes, namely the average score of science learning outcomes 41.38% with unfavorable criteria in the initial reflection to 63.00% with good enough criteria in cycle I, then increased to 97% with very good criteria in cycle II. The data shows an increase in learning outcomes by 34%. Learning science with the Jigsaw cooperative model is very effective in learning science. For this reason, it is expected that teachers can develop learning models and implement them in class. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah penerapan jigsaw dalam pembelajaran IPA kelas VIIIB MTsN 2 Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas terdiri dari 2siklus.Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelasVIIIB MTsN 2 Kota Semarang tahun pelajaran 2021/2022 dengan jumlah siswa 32 siswa. Data mengenai prestasi belajar mencakup data tentang hasil belajar siswa dalam pembelajaran. Data hasil belajar IPA dikumpulkan melalui tes berbentuk esay. Data-data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VIIIB MTsN 2 Kota Semarang. Hal ini dapat dilihat terjadi peningkatan rata-rata skor aktivitas siswa pada siklus I adalah16,05% dengan criteria cukup aktif meningkat menjadi 62,70% dengan criteria aktif pada siklus II. Hasil belajar IPA yaitu dari rata-rata skor hasil belajar IPA 41,38% dengan criteria kurang baik pada refleksi awal menjadi 63,00% dengan criteria cukup baik pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 97% dengan kriteria sangat baik pada siklus II. Data tersebut menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 34%. Pembelajaran IPA dengan model kooperatif Jigsaw sangat efektif untuk dilakukan dalam pembelajaran IPA.Untuk itu diharapkan guru dapat mengembangkan model pembelajaran dan mengimplementasikan di dikelas.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA DENGAN METODE ROTATING TRIO EXCHANGE TENTANG SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA EVA SUSANTI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v3i2.2261

Abstract

This research was motivated by the low student learning outcomes in science subjects about the Circulatory System in Humans. This happened due to many factors and one of them, due to the lack of precision in choosing learning media and methods. To improve science learning outcomes, the researchers tried to change the learning method by applying the Rotating Trio Exchange Type Cooperative Learning Model. This type of classroom action research used research subjects from class VIII A students at MTsN Padang Panjang for the 2022/2023 academic year with a total of 36 students. The research was conducted in two cycles and each cycle consisted of two meetings. The data collection technique uses observation sheets of learning activities, learning achievement tests, and documentation. The method for data analysis is quantitative descriptive analysis. Based on the results of data processing, it shows that the application of the Cooperative Learning Model of the Rotating Trio Exchange Type can increase the activity and learning outcomes of class VIII A MTsN Padang Panjang in science subjects, especially about the Human Circulatory System. Increasing student learning activity can be seen from each cycle. The average percentage of student learning activeness in cycle I was 55.34% and increased in cycle II to 73.50%. Improved student learning outcomes seen from the increase in the percentage of completeness of student learning outcomes. The percentage of completeness of student learning outcomes during the pre-cycle was 47.22%, then increased in cycle I to 72.22% and increased again in cycle II to 94.44%. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA tentang Sistem Peredaran Darah pada Manusia. Hal itu terjadi disebabkan banyak faktor dan salah satunya, akibat kurang tepatnya dalam memilih media dan metode pembelajaran. Untuk meningkatkan hasil belajar IPA tersebut maka peneliti berusaha mengubah metode pembelajaran dengan penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Rotating Trio Exchange. Jenis penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian siswa kelas VIII A di MTsN Padang Panjang Tahun Pelajaran 2022/2023 dengan jumlah siswa, 36 siswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklusnya terdiri atas dua kali pertemuan. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi kegiatan belajar, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Metode untuk analisis data yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil pengolahan data menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Rotating Trio Exchange dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas VIII A MTsN Padang Panjang pada mata pelajaran IPA khususnya tentang Sistem Peredaran Darah pada Manusia. Peningkatan keaktifan belajar siswa dapat dilihat dari masing-masing siklus. Rata-rata persentase keaktifan belajar siswa pada siklus I sebesar 55,34% dan meningkat pada siklus II menjadi 73,50%. Peningkatan hasil belajar siswa dilihat dari peningkatan persentase ketuntasan hasil belajar siswa. Persentase ketuntasan hasil belajar siswa saat pra-siklus sebesar 47,22%, selanjutnya meningkat pada siklus I menjadi 72,22% dan meningkat lagi di siklus II menjadi 94,44%.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAMAN KONSEP BIOLOGI MELLI YUNERTI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v3i2.2262

Abstract

The purpose of this study is to determine the influence of learning models and learning independence on the understanding of the concept of Biology of grade XI high school students in the city of South Tangerang. The affordable population in this study is students of SMAN 4 South Tangerang City and SMAN 8 South Tangerang City class XI science for the 2017/2018 academic year totaling 160 students. The research method used is experimental, sampling technique using random sampling. The research design used is a 2 X 2 factorial design with three variables consisting of two independent variables, namely learning models and learning independence and one dependent variable, namely concept understanding. The data collection process is carried out by questionnaires and written tests. The collected data was analyzed using the two-track ANOVA technique, The results showed that (1) There was a significant influence of the learning model on the Understanding of Biology Concepts of State High School students in South Tangerang City. This is evidenced by the acquisition of Sig. = 0.000 < 0.05 and Fh = 26.537. (2) There is a significant influence of learning independence on the Understanding of Biology Concepts of State High School students in South Tangerang City. This is evidenced by the acquisition of Sig. = 0.000 < 0.05 and Fh = 39.743. (3) There is a significant interaction influence of learning models and types of learning interests on the Understanding of Biology Concepts of State High School students in South Tangerang City. This is evidenced by the acquisition of Sig. = 0.015 < 0.05 and Fh = 6.178. Based on the results of the study, the need for the right learning model in learning activities and high learning independence to improve the understanding of Biology concepts in students at SMAN in South Tangerang. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran dan kemandirian belajar terhadap pemahaman konsep Biologi siswa kelas XI SMAN di kota Tangerang Selatan. Populasi terjangkau dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 4 Kota Tangerang Selatan dan SMAN 8 Kota Tangerang Selatan kelas XI IPA tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 160 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Rancangan penelitian yang yang digunakan adalah desain factorial 2 X 2 dengan tiga variabel yang terdiri dua variabel bebas yaitu model pembelajaran dan kemandirian belajar dan satu variabel terikat yaitu pemahaman konsep. Proses pengumpulan data dilaksanakan dengan angket dan tes tertulis. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik ANOVA dua jalur, Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran terhadap Pemahaman Konsep Biologi siswa SMA Negeri di Kota Tangerang Selatan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan Sig. = 0,000 < 0,05 dan Fh = 26,537. (2)Terdapat pengaruh yang signifikan kemandirian belajar terhadap Pemahaman Konsep Biologi siswa SMA Negeri di Kota Tangerang Selatan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan Sig. = 0,000 < 0,05 dan Fh = 39,743. (3) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan model pembelajaran dan jenis minat belajar terhadap Pemahaman Konsep Biologi siswa SMA Negeri di Kota Tangerang Selatan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan Sig. = 0,015 < 0,05 dan Fh = 6,178. Berdasarkan hasil penelitian perlunya model pembelajaran yang tepat dalam kegiatan belajar serta kemandirian belajar yang tinggi untuk meningkatkan pemahaman konsep Biologi pada siswa di SMAN di Tangerang Selatan.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENGHAFAL JUZ 30 MELALUI METODE DRILL PADA PROGRAM HAFALAN AL QURAN SISWA MAN KOTA BANJARBARU ANWAR ZARKASI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v3i2.2263

Abstract

Against the background of the unsatisfactory results of the Al-Quran memorization program for class XI IIK MAN Banjarbaru City students, which was caused by an ineffective learning process, this research was made with the aim of increasing student motivation in memorizing; improve students' ability to memorize; and improve students' ability to maintain memorization of verses of the Koran, especially verses that have been determined as graduation requirements. This research is a Classroom Action Research (CAR). Efforts to collect data in this study using test and non-test techniques. For test techniques, the data collection tool is in the form of an assessment when the teacher gives questions to students during the research cycle. For the non-test technique, the data collection tool is in the form of an observation sheet which is carried out to determine the condition of students in memorizing learning. Observations were also made of the teacher in carrying out the learning process. Data on student learning outcomes are obtained from the evaluation results at the end of each cycle. The results of the study prove that the drill model can improve students' ability to memorize surah an-Naba' verses 1 to 10 students of Class XI IIK MAN Banjarbaru City which can be seen from the increase in several aspects related to the activity of students memorizing verses of the Koran which includes the average score of the activity students who are relevant to learning experience an increase in cycle II of 6.52%. On the other hand, the average score of student activities that were less relevant to learning decreased from cycle I to cycle II by -13.04%. and the average score of students' ability to memorize surah an-Naba 'verse 1 to 10 has increased by 13.04, as well as about the completeness of student learning which has increased in cycles of 26.08%. ABSTRAKDilatarbelakangi oleh hasil program menghafal al Quran siswa kelas XI IIK MAN Kota Banjarbaru yang tidak memuaskan, yang disebabkan oleh proses pembelajaran yang tidak efektif maka dibuatlah penelitian ini dengan tujuan sebagai upaya meningkatkan motivasi siswa dalam menghafal; meningkatkan kemampuan siswa dalam menghafal; dan meningkatkan kemampuan siswa dalam mempertahankan hafalan ayat al-Qur’an, terutama ayat ayat yang sudah ditentukan sebagai syarat kelulusan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Upaya pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes dan nontes. Untuk teknik tes, alat pengumpul data berupa penilaian saat guru memberi pertanyaan pada siswa saat siklus penelitian berlangsung. Untuk teknik nontes, alat pengumpul data berupa lembar observasi yang dilakukan untuk mengetahui kondisi siswa di dalam belajar menghafal. Observasi juga dilakukan terhadap guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Data hasil belajar siswa diperoleh dari hasil evaluasi disetiap akhir siklus. Hasil penelitian membuktikan bahwa model drill dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menghafal surah an-Naba’ ayat 1 sd 10 siswa Kelas XI IIK MAN Kota Banjarbaru yang terlihat dari adanya peningkatan beberapa aspek berkaitan dengan aktivitas siswa menghafal ayat al Quran yang meliputi skor rata-rata aktivitas siswa yang relevan dengan pembelajaran mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 6.52%. Sebaliknya skor rata-rata aktivitas siswa yang kurang relevan dengan pembelajaran mengalami penurunan dari siklus I sampai siklus II sebesar -13.04%. dan skor rata-rata kemampuan siswa menghafal surah an-Naba’ ayat 1 sd 10 mengalami peningkatan sebesar 13.04, begitu juga tentang kenuntasan belajar siswa yang mengalami kenaikan pada siklus sebesar 26.08%.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS 2 SMA NEGERI 8 MALINAU NURFITRIA NURFITRIA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v3i2.2283

Abstract

This study aims to (1) increase student’s activities to earn civics and (2) improving student learning outcomes of the implementation of civic education learning model of problem solving in learning civics. The subjects were XI IPS 2 students of SMA Negeri 8 Malinau in the second semester of academic year 2022/2023, amounting to 23 with 10 men and 13 women. This research was conducted in two cycles of learning with the stages in each cycle includes planning, action, observation/avaluation, and reflection. The data were collected by the method of student motivation questionnaire and student learning outcomes data collected through charging student worksheets (LKS), tasks, quizzes, and a final test cycle. The collected data were then analyzed descriptively. Results showed (1) an increase in the average score of student learning activities at 87.80 on the first cycle and the second cycle increased to 92.74. (2) an increase in civics student learning outcomes in the firs cycle was 76.8 with comp;ete categories and on the second cycle increased to 80.7 with complete categories. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan aktivitas belajar Sosiologi siswa dan (2) meningkatkan hasil belajar Sosiologi siswa terhadap implementasi model pembelajaran problem solving pada pembelajaran Sosiologi. Subjek peneliti ini adalah siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 8 Malinau pada semester genap tahun pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 23 orang dengan laki-laki 10 orang dan perempuan 13 orang. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus meliputi perencanaa, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Data motivasi siswa dikumpulkan dengan metode kuisioner dan data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui pengisian lembar kerja siswa (LKS). Tugas, kuis dan tes akhir siklus. Data yang telah yang terkumpul tersebut selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1) terjadi peningkatakan rerata skokr aktivitasi belajar siswa pada siklus I sebesar 87,80 dan pada siklus II meninngkat menjadi 92,74. (2) terjadi peningkatan hasil belajar Sosiologi siswa pada siklus I sebesar 76,8 dengan kategori tuntas dan pada siklus II meningkat menjadi 80,7 dengan kategori tuntas.

Page 1 of 1 | Total Record : 10