cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen Teknologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Manajemen Teknologi merupakan salah satu publikasi ilmiah yg diterbitkan oleh SBM ITB, dalam kerangka untuk mendorong pengembangan praktik dan teori manajemen di Indonesia melalui penyebarluasan temuan-temuan hasil riset di bidang sains dan kasus manajemen. Jurnal ini dikenal secara luas dikalangan praktisi dan akademisi di Indonesia sebagai 'The Indonesian Journal for the Science of Management' yang mencakup bidang-bidang antara lain: Knowledge and People Management, Operations and Performance Management, Business Risk, Finance and Accounting, Entrepreneurship, Strategic Business and Marketing and Decision Making and Strategic Negotiation. Jurnal Manajemen Teknologi ( ManTek ) sudah terakreditasi "B" berdasarkan Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional Nomor: 81/DIKTI/Kep/2011. Masa Berlaku 5 (lima) tahun sejak tanggal ditetapkan. Dan terindeks oleh Indonesian Publication Index (IPI), Google Schoolar. Print ISSN: 1412-1700; Online ISSN: 2089-7928
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 21, No 2 (2022)" : 7 Documents clear
Customer Relationship Proneness: Is It Important for Customer Loyalty? Soumutul, Mauritz Edo; Sagala, Rina Aulia; Dianti, Frisca; Yusran, Husna Leila; Masnita, Yolanda
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 21, No 2 (2022)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/jmt.2022.21.2.2

Abstract

Abstract. As customer satisfaction and loyalty are crucial elements in increasing company profits, companies must strive to establish good relationships with customers, including in mobile services. Opinions in previous research differ regarding the effect of customer extroversion on satisfaction toward impacting customer loyalty. The present study provides related input and potential solutions. It employs relationship marketing theory with the mediating variable of customer relationship proneness (CRP) added in, testing previous research and ultimately not finding a significant relationship between customer personality (extroversion) and customer satisfaction. Data was obtained via the survey method and structural equation modeling (SEM). The questionnaire serving as the main instrument of data collection is measured by a Likert scale, having been administered to 140 customers of mobile service providers. The findings have practical implications for identifying the effects of personality on customer satisfaction and obtaining customer loyalty in mobile services. This information can better enable mobile service providers to target and retain customers.Keywords: Conscientiousness, extroversion, customer relationship proneness, customer satisfaction, customer loyaltyAbstrak. Kepuasan dan loyalitas pelanggan merupakan hal yang menjadi sangat penting untuk meningkatkan keuntungan perusahaan, sehingga perusahaan dituntut untuk selalu dapat menjalin hubungan baik dengan pelanggan khususnya dalam layanan selular. Ditemukan adanya perbedaan pendapat pada penelitian sebelumnya mengenai pengaruh kepribadian extrovert pelanggan terhadap kepuasaan sehingga akan berdampak kepada loyalitas pelanggan. Penelitian ini memberikan masukan atau solusi yang menggunakan teori relationship marketing dengan menambahkan variabel mediasi Customer Relationship Proneness (CRP) untuk menguji penelitian sebelumnya yaitu tidak ditemukannya pengaruh hubungan yang signifikan antara kepribadian pelanggan (extraversian) terhadap kepuasan pelanggan. Data diperoleh dengan menggunakan metode survey dan dioleh menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Instrumen utama pengumpulan data adalah menggunakan kuesioner yang diukur dengan skala likert. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 140 reponden yang merupakan pengguna dari layanan selular, sehingga penelitian ini bermanfaat untuk mengidentifikasi kepribadian kepuasan pelanggan untuk mencapai loyalitas pelanggan dalam layanan selular. Dengan informasi ini, penyedia layanan selular dapat lebih mampu untuk menargetkan dan mempertahankan pelanggan.Kata kunci: Kepribadian kesadaran, kepribadian extrovert, hubungan pelanggan, kepuasan pelanggan, loyalitas pelanggan.
Project Performance Through an Occupational and Health Safety Management System at an Office Building Project in Lampung Indonesia Purwanto, Agustinus Hariadi Djoko; Hartono, Sri
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 21, No 2 (2022)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/jmt.2022.21.2.4

Abstract

Abstract. A project contractor may fail to deliver on time, quality, and budget expectations due to incidents resulting in injuries and fatalities, as well as asset damage, elevated costs, and delays. This research aims to gauge a business improvement model on OHS (occupational and health safety) performance developed from operation standardization, communication, competency, hazard identification, and management commitment. Commitment initiates risk analysis for developing standardization, communication, and competency to achieve OHS performance. The present case study concerns a contractor establishing a local government office building in Lampung. It takes 100 respondents as a sample out of the 124 personnel in this construction project, relying on a quantitative method which processes data via PLS software to obtain the direction and magnitude of variable influences. OHS policy exhibits influence at 0.587 on HIRADC (Hazard Identification Risk Analysis and Determining Control); it affects standardization, competency, and communication at the values of 0.704, 0.450, and 0.300. The three variables then simultaneously affect OHS performance at the values of 0.540, 0.065, and 0.116. OHS performance affects business performance at a value of 0.384.Keywords: Hazard identification; ohs performance; business performance; competency; communication; management commitmentAbstrak. Sebuah kontraktor proyek mengalami kegagalan pada sasaran tepat waktu, kualitas dan biaya terendah menyebabkan insiden yang mengakibatkan luka dan kematian termasuk kerusakan aset, biaya bertambah, dan keterlambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati model peningkatan bisnis melalui kinerja K3 yang dikembangkan dari standar operasi, komunikasi, kompetensi, identifikasi bahaya dan komitment manajemen. Komitmen menginisiasi analisa risiko untuk sumber pengembangan standarisasi, komunikasi dan kompetensi dalam mencapai kinerja K3. Kontraktor menjalankan proyek pembangunan kantor pemerintah daerah di Lampung. Studi ini memperoleh sampel 100 responden dari populasi 124 personil. Aplikasi PLS dipakai untuk memproses data dalam mendapatkan arah dan besaran pengaruh variabel. Komitmen K3 memberikan pengaruh 0.587pada HIRADC darinya mempengaruhi Standarisasi, Kompetensi dan Komunikasi pada nilai 0.704, 0.450 dan 0.300. Ketiga variabel secara simultan mempengaruhi Kinerja K3 masing-masing pada nilai 0.540, 0.065 dan 0.116. Kinerja K3 mempengaruhi Kinerja bisnis pada besaran 0.384.Kata kunci: Hazard identification; ohs performance; business performance; competency; communication; management commitment
Transformational Leadership and Affective Commitment in the Public Sector: The Role of Public Service Motivation as a Mediator Hanafi, Ismed; Kurnianto Tjahjono, Heru; Rahayu DA, Meika Kurnia Puji
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 21, No 2 (2022)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/jmt.2022.21.2.1

Abstract

Abstract. Public service motivation (PSM) has become a popular topic discussed in various studies concerning the public sector. However, there is still limited literature discussing PSM, transformational leadership, and affective commitment simultaneously. Therefore, this study aims to examine the role of transformational leadership on affective commitment in the public sector by considering PSM as a mediating variable in the Indonesian context. This study applies a quantitative approach based on data collected from 172 Customs and Excise employee respondents. Primary data was obtained through a purposive sampling method and analyzed using a structural equation model (SEM). The results indicate a positive and significant influence of transformational leadership on PSM, PSM on affective commitment, and transformational leadership on affective commitment. However, the findings show that PSM does not mediate the effect of transformational leadership on affective commitment. The study also addresses some theoretical contributions and managerial implications concerning these topics.Keywords: Transformational leadership, affective commitment, public sector, public service motivation, mediating variableAbstrak. Motivasi Pelayanan Publik (MPP) telah menjadi topik popular yang dibahas di berbagai penelitian tentang sektor publik. Namun demikian, literatur yang mendiskusikan MPP dengan kepemimpinan transformasional dan komitmen afektif secara bersamaan masih terbatas. Oleh karenanya, studi ini bertujuan untuk menguji peran kepemimpinan transformasional terhadap komitmen afektif di sektor publik dengan mempertimbangkan MPP sebagai variabel pemediasi dengan konteks Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif berdasarkan data yang didapat dari 172 responden Bea dan Cukai. Data primer diperoleh melalui purposive sampling method dan selanjutnya diolah dengan menggunakan Structural Equation Model (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan transformasional terhadap MPP, MPP terhadap komitemen afektif dan kepemimpinan transformasional terhadap komitmen afektif. Namun demikian, MPP terbukti tidak memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap komitmen afektif. Kontribusi secara teoritis dan implikasi manajerial juga disajikan dalam penelitian ini.Kata kunci: Kepemimpinan transformasional, komitmen afektif, sektor publik, motivasi pelayanan publik, variable pemediasi
Entrepreneurial Orientation and Marketing Performance: The Mediating Role of Energizing Professional Networks Riyoko, Sisno; Widodo, Widodo
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 21, No 2 (2022)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/jmt.2022.21.2.5

Abstract

Abstract. This article addresses the study controversy (research gap) of entrepreneurial orientation regarding marketing performance. The case study at hand, fashion SMEs, must present a distinct advantage due to intense competition. This advantage does not lie in how to create new products, but in how to build professional networks. Hence, the present article aims to develop a model for strengthening professional networks based on an entrepreneurial orientation to improve marketing performance. The population in this study comprises the leaders of fashion SMEs in Central Java, Indonesia. The sampling method employs a purposive 250 technique. The analysis technique uses SEM AMOS software. The results of the study show that proactiveness, risk-taking, and innovation have a significant and positive effect on professional network energy and marketing performance. In addition, the energy of professional networks mediates a strong relationship between proactiveness, risk-taking, and innovation in terms of marketing performance.Keywords: Proactiveness, risk-taking, innovativeness, energizing professional networks, marketing performanceAbstrak. Studi ini berdasarkan kontroversi studi (research gap) orientasi entrepreneur dengan kinerja pemasaran. Selain itu UKM Fashion harus memiliki keunggulan yang berbeda yang disebabkan persaingan yang ketat. Keunggulan yang dimaksud bukan bagaimana menciptakan produk baru tetapi bagaimana membangun profesional networks. Oleh karena itu artikel ini bertujuan untuk mengembangkan model penguatan jaringan profesional berbasis orientasi kewirausahaan untuk meningkatkan kinerja pemasaran. Populasi dalam penelitian ini adalah para pemimpin UKM Fashion di Jawa Tengah, Indonesia. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive 250. Teknik analisis menggunakan software SEM AMOS. Hasil studi menunjukkan bahwa proaktif, pengambilan risiko, dan inovasi memiliki efek yang signifikan dan positif pada energi jaringan profesional, dan kinerja pemasaran. Selain itu, energi jaringan profesional memediasi hubungan yang kuat antara proaktif, pengambilan risiko, dan inovasi pada kinerja pemasaran.Kata kunci: Proaktif, berani mengambil resiko, innovative, penguatan jaringan profesional, kinerja pemasaran.
A Challenges–Adaptive Mechanisms–Results (CARE) Model for Indonesian Entrepreneurs with Disabilities Maris, Anis Wahyu Intan; Rahmi, Iftita
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 21, No 2 (2022)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/jmt.2022.21.2.3

Abstract

Abstract. This article explores challenges that motivate persons with disabilities to engage in entrepreneurship and adaptive mechanisms to overcome their challenges. The study expands the understanding of the initial challenges-adaptive mechanisms-results (CARE) model by including entrepreneurs with different disabilities who deal with various challenges and adaptive mechanisms to attain social, personal, and business-related goals. We conducted semi-structured interviews to explore the lived experiences of nine entrepreneurs with physical, sensory, or mental disabilities. Our empirical findings indicate that difficulties at the personal level decreased all respondents' job opportunities, which encouraged them to become entrepreneurs in striving for independent living. We find support from their circle, education, and technological advancements to have been the most effective adaptive mechanism strategies leading their entrepreneurial activities to success. The expanded CARE model contributes to the literature on entrepreneurship for persons with disabilities and provides insights potentially for all stakeholders supporting the entrepreneurial ecosystem for persons with disabilities.Keywords: Challenges, adaptive mechanism, disability, disabled entrepreneurs, entrepreneurshipAbstrak. Artikel ini mengeksplorasi tantangan yang memotivasi penyandang disabilitas untuk terlibat dalam kewirausahaan dan mekanisme adaptif untuk mengatasi tantangan mereka. Studi ini memperluas pemahaman tentang model tantangan - mekanisme adaptif - hasil (CARE) dengan melibatkan pengusaha dengan ragam disabilitas berbeda yang menghadapi berbagai tantangan dan mekanisme adaptif untuk mencapai prestasi sosial, bisnis, dan pribadi. Penelitian ini melakukan wawancara semi terstruktur untuk menggali pengalaman hidup sembilan pengusaha penyandang disabilitas fisik, sensorik, dan mental. Berdasarkan temuan empiris kami, kesulitan di tingkat pribadi menurunkan semua peluang responden untuk mendapatkan pekerjaan di tempat kerja. Fakta ini mendorong mereka untuk menjadi wirausahawan untuk berjuang hidup mandiri. Dukungan dari kalangan mereka, pendidikan, dan kemajuan teknologi merupakan strategi mekanisme adaptif yang paling efektif yang mengantarkan kegiatan wirausaha mereka menuju kesuksesan. Model CARE yang diperluas berkontribusi pada literatur tentang kewirausahaan bagi penyandang disabilitas dan memberikan wawasan kepada semua aktor penting dalam mendukung ekosistem kewirausahaan bagi penyandang disabilitas.Kata kunci: Tantangan, mekanisme adaptasi, disabilitas, wirausahawan difabel, kewirausahaan.
The Effect of Transformational Leadership on Business Performance Through Business Agility Expedition Services Permana, Erwin
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 21, No 2 (2022)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/jmt.2022.21.2.6

Abstract

Abstract. The Covid-19 pandemic has put pressure on various business sectors because social distancing policies have resulted in significantly reduced interactions between humans. So expedition services are the choice to meet most human needs. So that the shipping service business is a business that is experiencing rapid development during the pandemic. This study aims to analyze: 1) the influence of transformational leadership on the business performance of courier service, 2) the influence of transformational leadership on the business agility of courier service, 3) the influence of business agility on the business performance of courier service. The analysis technique used Structural Equation Model (SEM) with SmartPLS. The data was collected through the dissemination of questionnaires. Research respondents are shipping service companies with the criteria for joining the Association of Indonesian Express, POS and Logistics Delivery Service Companies (ASPERINDO). The results of the analysis showed that transformational leadership affects performance; transformational leadership affects business agility, and agility affects the company's performance. The results of the statistic test showed that all constituent dimensions of the model are at a high level. It means that the results of this study confirmed that the Covid-19 pandemic becomes a blessing for the courier service business. People's habits of shopping online during the pandemic are believed to not be significantly reduced even though the pandemic is over. This research recommends courier service companies maintain market agility and operational agility by improving digital capacity. In the future, research that involves the digital capability of the courier service business is needed during the pandemic.Keywords: Transformational leadership, agility, performance, courier service, COVID-19Abstrak. Pandemik Covid-19 telah memberikan tekanan on berbagai sektor bisnis karena kebijakan social distancing mengakibatkan interaksi antar manusia berkurang significant. Maka jasa ekspedisi menjadi pilihan untuk memenuhi sebagain besar kebutuhan manusia. Sehingga bisnis jasa ekspedisi menjadi bisnis yang mengalami perkembangan pesat selama pandemik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) pengaruh transformational leadership on performancebisnis jasa ekspedisi, 2) pengaruh transformational leadership on business agility jasa ekspedisi, 3) pengaruh business agility on business performance jasa ekspedisi. Teknik analisis menggunakan Structural Equation Model (SEM) with SmartPLS. Data dikumpulkan melalui penyebaran questionnaire. Respondents penelitian adalah perusahaan jasa ekspedisi dengan kriteria tergabung di dalam Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, POS and Logistik Indonesia (ASPERINDO). Jumlah respondents penelitian sebanyak 79 orang, dengan satu perusahaan diwakili oleh satu respondents. Hasil analisis menunjukkan that transformational leadership berpengaruh on kinerja; transformational leadership berpengaruh on business agility; Agilityberpengaruh on company performance. Hasil uji statistik menunjukkan that semua dimensions penyusun model berada pada level yang tinggi. Artinya, hasil penelitian ini mengkonfirmasi that pandemik covid-19 menjadi berkah bagi bisnis jasa ekspedisi. Kebiasaan masyarakat berbelanja secara online dimasa pandemic diyakini tidak akan berkurang significant meskipun pandemic sudah berakhir. Oleh karena itu penelitian ini merekomendasikan kepada perusahaan jasa ekspedisi untuk menjaga Agilitypasar maupun Agilityoperasional dengan meningkatkan kapabilas digital. Kedepan diperlukan penelitian yang melibatkan kapabilitas digital usaha jasa eksepedisi dimasa pandemik.Kata kunci: Transformational leadership, agilitas, kinerja, jasa ekspedisi, COVID-19
The Impacts of Risk-Based Bank Rating (RBBR) Ratios on Stock Return of BUKU III Banks Listed on The Indonesia Stock Exchange, 2011-2020 Daryanto, Wiwiek Mardawiyah
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 21, No 2 (2022)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/jmt.2022.21.2.7

Abstract

Abstract. As the banking sector plays a major role in supporting and increasing a country's economic rate, banks are expected to perform its function well. However, the COVID-19 pandemic and government containment measures led to a sudden stop in real economic activity and placed the financial system under strain, culminating in severe liquidity stress in 2020. This shock has hit all sectors, including the stock market, with many having become hesitant to invest in stocks. This study aims to determine the impact of the Risk-Based Bank Rating (RBBR) method on stock return of the banks in the BUKU III category in Indonesia. The study's population comprises all banks listed in the Indonesia Stock Exchange, and the purposive sampling technique is used, for a sample size of nine banks. Via multiple regression analysis techniques, the study findings show that credit risk, liquidity risk, earnings, and capital simultaneously and significantly impact the stock return of the banks in BUKU III. Furthermore, the categories of credit risk, NPL and earnings, and ROA have a significant and positive impact on the stock return of the banks in BUKU III, unlike capital, whose impact is not found to be significant. Since those factors affect banks' stock return, the banks' management ought to give more consideration to the importance of risk management.Keywords: BUKU III, bank's healthiness, Risk-Based Bank Rating, stock return, COVID-19 Abstrak. Dengan peran yang signifikan dalam mendukung dan meningkatkan laju perekonomian suatu negara, sektor perbankan diharapkan dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Namun, akibat dari pandemi COVID-19 dan tindakan pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah menyebabkan terhentinya aktivitas ekonomi riil secara mendadak dan berdampak terhadap sistem keuangan, yang pada akhirnya berakibat memberikan tekanan yang berat terhadap likuiditas negara pada tahun 2020. Guncangan ini telah melanda semua sektor, termasuk pasar modal, yang mengakibatkan keraguan masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio Risk Based Bank Rating (RBBR) terhadap tingkat pengembalian saham pada sektor perbankan dalam kategori BUKU III di Indonesia. Populasi penelitian ini adalah seluruh bank atau sembilan bank dalam kategori BUKU III yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan menggunakan teknik pengumpulan data purposive sampling. Dengan menggunakan teknik analisis regresi berganda, hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kredit, risiko likuiditas, pendapatan, dan permodalan secara simultan dan signifikan berpengaruh terhadap tingkat pengembalian saham bank-bank di BUKU III. Selanjutnya kategori risiko kredit yaitu Non-Performing Loan (NPL) dan earning yaitu Return on Asset (ROA) berpengaruh signifikan dan positif terhadap tingkat pengembalian saham bank-bank di BUKU III, lain halnya tidak seperti permodalan yang pengaruhnya tidak signifikan. Berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengembalian saham perbankan, maka manajemen bank harus memprioritaskan pentingnya manajemen risiko.Kata kunci: BUKU III, kesehatan bank, rasio Risk Based Bank Rating, tingkat pengembalian saham, COVID-19

Page 1 of 1 | Total Record : 7