cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen Teknologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Manajemen Teknologi merupakan salah satu publikasi ilmiah yg diterbitkan oleh SBM ITB, dalam kerangka untuk mendorong pengembangan praktik dan teori manajemen di Indonesia melalui penyebarluasan temuan-temuan hasil riset di bidang sains dan kasus manajemen. Jurnal ini dikenal secara luas dikalangan praktisi dan akademisi di Indonesia sebagai 'The Indonesian Journal for the Science of Management' yang mencakup bidang-bidang antara lain: Knowledge and People Management, Operations and Performance Management, Business Risk, Finance and Accounting, Entrepreneurship, Strategic Business and Marketing and Decision Making and Strategic Negotiation. Jurnal Manajemen Teknologi ( ManTek ) sudah terakreditasi "B" berdasarkan Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional Nomor: 81/DIKTI/Kep/2011. Masa Berlaku 5 (lima) tahun sejak tanggal ditetapkan. Dan terindeks oleh Indonesian Publication Index (IPI), Google Schoolar. Print ISSN: 1412-1700; Online ISSN: 2089-7928
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 2004" : 5 Documents clear
Membangun sistem kemitraan antara komunitas pakar dan dunia praktisi yang menciptakan sustainabilitas rantai nilai program riset dan pengembangan teknologi ( RIPTEK ) Sari, Hasrini; Hermanto, Bambang; Ma’mun, Nurhajati
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 3, No 2 2004
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2920.379 KB)

Abstract

Kemampuan dalam mengalihkan terknologi yang diciptakan oleh lembaga penelitian atau universitas ke perusahaan-perusahaan jasa dan komersial sangat mempengaruhi daya saing dan penciptaan kesejahteraan dari suatu Negara. Sementara di Indonesia, kalangan industriawan sepertinya belum mengandalkan betul kalangan perguruan tinggi sebagai basis pengembangan teknologi. Sementara universitas atau institute boleh jadi belum mampu mengejar kemajuan teknologi yang dibutuhkan kalangan industriawan, ada semacam kesenjangan antara keduanya. Kondisi ini menyebabkan di dunia pendidikan tidak berkembang penciptaan inovasi produk/prosesi. Pembentukan wahana yang dapat menciptakan kemitraan antara dunia praktisi dan komunitas pakar dalam bentuk komunitas praktisi menjadi salah satu jalan pemecahannya. Studi ini mengindentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kemitraan tidak terwujud serta memberikan beberapa masukan bagi perumusan arah kebijakan kemitraan antara dunia praktisi dan komunitas pakar. Katakunci: komunitas pakar, dunia praktisi, komunitas praktisi, kemitraan
Integrated municipal solid waste planning and management ( IMSWPM ) in developing countries : A Conceptual Framework Yudoko, Gatot
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 3, No 2 2004
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3769.684 KB)

Abstract

Problems of municipal solid waste planning and management (MSWPM) in developing countries are multiple and interrelated. The nature of these problems has three major implications. First, the conventional approach with its focus on collection, transportation, and disposal activities and its primary goal of technical efficiency in service provision in no longer appreciate. Second, involvement and participation from various actors other than the local waste authorities is called for. Partnership of stakeholdes in MSWPM are necessary. Third, the increasingly complex issues associated with MSWPM and the inability of the conventional approach to deal with them lead to the necessity of an integrated approach to MSWPM in developing countries. This paper is the first of two parts. In this part, a conceptual of an integrated solid waste planning and management (IMSWPM) for developing countries is formulated. Any integrated approach to resources and environmental planning and management embodies two basic dimensions: substantive and procedural. The former can be characterized by four main attributes: holistic, inter-connective, goal oriented, and strategic. Thus, the proposed framework suggests that integrated municipal solid waste planning and management is holistic when it takes into account various perspectives, such as public and environmental health, physical, technical, social/cultural, economical/financial, institutional and managerial, political, and legal; inter-connective as it is based on interactions among four main components: activities, actor (stakeholders), option, and aspects (perspectives); goal oriented through the identification of common goals among stakeholders; and strategic when it identifies key issues associated with taste generation, source separation,service provision, composting, sorting and recycling, and safe disposal. Keywords: municipal solid waste management, development, conceptual framework
Applying the Theory of Contraints to Supply Chain Management Simatupang, Togar Mangihut; Sandroto, Indah Victoria
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 3, No 2 2004
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4435.45 KB)

Abstract

Supply chain management among independent firms often provide larger benefits form effectively satisfying customer needs and wants than working in isolation. However, many improvement initiatives often end up with devastating effects on supply chain performance. Part of the reason is sub-optimisation among the chain members resulting form a lack of awareness about the importance of the perspective of the supply chain as a whole and the existence of constraint(s). This paper applies the Theory of Constraints as a creative methodology to expose and break constraint that inhibits the chain members form progressing toward profitability. It also suggests opportunities for further research. Keywords: theory of constraints, supply chain management, and collaboration
Application of the Integrative Business Experience ( IBE ) and Team Based Learning ( TBL ) at School of Business and Management ITB: Inception of Project Lazo de La Vega, Patricia Salquero
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 3, No 2 2004
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The project of Integrative Business Experience (IBE) and Team Based Learning (TBL) will be implemented in School of Business and Management at Institut Teknologi Bandung (SBM-ITB). The implementation consist of three phases; Project Inception, Project Implementation and Project Outcome. The project inception is discussed in detail in order to disseminate the idea of IBE and TBL implementation. Workshop will be carried out to socialize and determine the IBE and TBL application at SBM-ITB. Keywords: Integrative Business Experience, Team Based Learning
HUBUNGAN PENGARUH KARAKTERISTIK 'PERUSAHAAN HIDUP' DENGAN PERFORMANSI PERUSAHAAN MENURUT BALANCED SCORECARD: STUDI KASUS PERUSAHAAN RITEL Tjakraatmadja, Jann Hidajat; Suyanto, Tjandra
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 3, No 2 2004
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Arie de Geus (1997) menemukan bahwa rata-rata hidup perusahaan world class yang masuk dalam Fortune 500,hanya 40 sampai dengan 50 tahun. Disamping itu, Arie de Geus juga menemukan perusahaan-perusahaan yang berumur diatas 200 tahun. Dari perusahaan-perusahaan tersebut ia menemukan empat karateristik perusahaan yang berumur panjang, yaitu: mempunyai kemampuan belajar secara berkelanjutan, solid dan kohesif karena memiliki identitas yang kuat, bersikap toleran dan terbuka terhadap inovasi, dan melaksanakan manajemen investasi yang rasional. Disisi lain, Kaplan dan Norton (1996) mengembangkan Balanced Scorecard sebagai suatu metode untuk mengukur performansi suatu perusahaan di masa lalu dan sekaligus menggambarkan performansi masa depan, yang diukur dari empat persfektif, yaitu keuangan, konsumen, proses bisnis internal, serta kemampuan belajar dan tumbuh. Kaplan dan Norton menyatakan bahwa metode ini baik untuk mengukur performansi jangka pendek sekaligus jangka panjang di era informasi. Berdasarkan data empiris dengan menggunakan studi kasus perusahaan ritel menunjukkan bahwa keempat perspektif Balanced Scorecard memiliki hubungan pengaruh positif dan signifikan dalam membentuk suatu perusahaan yang hidup (berumur panjang). Disisi lain, keempat karakter dasar â??perusahaan hidupâ? yang dikemukan oleh Arie de Geus berpengaruh positif dan signifikan terhadap keempat perspektif Balanced Scorecard. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengaruh antara keempat karakter dasar pada metode Balanced Scorecard dengan empat cirri perusahaan hidup atau berumur panjang. Katakunci: perusahaan yang hidup, Balanced Scorecard.

Page 1 of 1 | Total Record : 5