cover
Contact Name
Farisa Luthfiana
Contact Email
lppmuta45@uta45jakarta.ac.id
Phone
+6282218999015
Journal Mail Official
lppmuta45@uta45jakarta.ac.id
Editorial Address
Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta Jl. Sunter Permai Raya, Sunter Podomoro, Jakarta 14350
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 25028413     DOI : https://doi.org/10.52447/scpij.v7i1
Core Subject : Health, Social,
Social Clinical Pharmacy Indonesia Journal (SCPIJ) is a scientific journal managed by the Faculty of Pharmacy Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, which is published twice a year (April and October). SCPIJ is a scientific research journal in the field of community service with articles that have never been published online or in print before. SCPIJ aims to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the fields of pharmacy and health, Regulatory Affairs and Pharmaceutical Marketing Research, Pharmaceutical Care,Pharmacotheraphy, Pharmacoepydemology, Pharmacogenetic, Rational Therapeutics, Evidence-Based Practice, Health Services Research, Medication Management, Drug Interactions, Drug Utilization, Drug Prescribing, Drug Information. The results of the service published in this journal are in the form of experimental and non-experimental service.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2021)" : 5 Documents clear
ANALISA RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIPSIKOTIK PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT “A” Arisanti, Uci
SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/scpij.v6i2.5407

Abstract

AbstrakSkizofrenia merupakan gangguan mental yang terklasifikasi berat dan kronik. Secara umum ditandai oleh distorsi pikiran, persepsi yang khas dan gangguan afek yang tidak wajar. Penyebab dari skizofrenia belum dapat dipastikan, namun beberapa teori mengatakan skizofrenia disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan. Selain itu juga diketahui bahwa adanya kelainan pada anatomi otak, neurotransmiter, infeksi, dan trauma merupakan beberapa penyebab dari skizofrenia. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui rasionalitas penggunaan antipsikotik yang meliputi tepat indikasi penyakit, tepat pemilihan obat, tepat pasien, dan tepat dosis pada pengobatan pasien skizofrenia di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Khusus Jiwa Soeprapto Provinsi Bengkulu. Penelitian ini dilakukan dengan metode rancangan studi deskriptif. Pengambilan Sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dari informasi yang ada pada data rekam medis. Penggunaan antipsikotik untuk terapi skizofrenia di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit “A” dapat dikatakan rasional dengan hasil penelitian rasionalitas penggunaan antipsikotik adalah sebagai berikut: tepat indikasi, tepat pemilihan obat, tepat pasien, dan tepat dosis. Dan juga ada terdapat obat yang kemungkinan menimbulkan efek samping dari penggunaan obat tersebut dan diberikan obat tambahan agar meminimalisir efek samping yang dialami oleh pasien.
PENGARUH KECUKUPAN ASAM FOLAT TERHADAP PENDERITA KONGENITAL PADA BAYI BARU LAHIR DI RUMAH SAKIT PUSAT ANGKATAN DARAT GATOT SOEBROTO Aditya, Dhimas
SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/scpij.v6i2.1709

Abstract

Kelainan kongenital merupakan kelainan yang terjadi dalam masa pertumbuhan janin di dalam rahim yang dapat mempengaruhi struktur, fungsi, atau pun metabolisme semenjak kehidupan intrauterus yang dapat diidentifikasi sebelum lahir dan saat lahir. Salah satu faktor risiko dari kelainan kongenital ialah faktor gizi. Faktor gizi yang tidak kalah penting dalam proses tumbuh kembang janin ialah asam folat. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian case control menggunakan dua kelompok penelitian. Subyek yang dipilih secara acak menggunakan random sampling. Penelitian dilakukan terhadap 25 responden ibu melahirkan bayi dengan kelainan kongenital dan 25 responden ibu melahirkan bayi tanpa kelainan kongenital. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan checklist kuesioner. Analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa faktor kecukupan asam folat berperan penting terhadap kejadian kelainan kongenital dengan nilai p-value 0,001 dan nilai OR 4,510; 95% CI 2,338-9,190. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah ibu yang kekurangan asupan asam folat mempunyai risiko 4,51 kali lebih besar untuk melahirkan bayi dengan kelainan kongenital.
ANALISIS INTERAKSI OBAT PASIEN DIABETES MELITUS TIPE-2 DENGAN KOMPLIKASI HIPERTENSI DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT “X” Qoonitah, Salmaa; Sormin, Ida Paulina
SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/scpij.v6i2.6657

Abstract

Interaksi obat dalam peresepan dapat menjadi masalah serius dan berpotensi menyebabkan kegagalan terapi. Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit yang dapat terjadi komplikasi sehingga sering mendapatkan peresepan polifarmasi dalam terapinya yang cenderung dapat meningkatkan resiko terjadinya interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengobatan dan interaksi obat yang paling banyak terjadi pada pasien diabetes melitus tipe-2 dengan komplikasi hipertensi di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Periode Januari – Juni 2021 menggunakan metode penelitian deskriptif dan data dikumpulkan secara retrospektif menggunakan data rekam medis pasien di rumah sakit pada periode Januari – Juni 2021. Hasil menunjukkan bahwa gambaran pengobatan pada pasien dengan penggunaan 2-3 obat lebih banyak yaitu 56 orang (70%) dibandingkan dengan 4-5 obat yaitu 24 orang (30%), serta penggunaan antidiabetes dengan persentase terbanyak yaitu metformin (49,2%) dan penggunaan antihipertensi dengan persentase terbanyak yaitu amlodipine (50%). Interaksi obat yang paling banyak terjadi adalah interaksi obat metformin dan amlodipine yaitu sebanyak 46 (74%), serta interaksi obat terbanyak berdasarkan mekanismenya yaitu farmakodinamik sebanyak 58 (94%) dan berdasarkan tingkat keparahannya yaitu moderat sebanyak 62 (100%). Berdasarkan data yang telah didapatkan diketahui dari 80 pasien terdapat 51 pasien (64%) yang mengalami interaksi obat, dan 29 pasien (36%) tidak mengalami interaksi obat.
PENGARUH PENGGUNAAN SIMVASTATIN TERHADAP NILAI GLOMERULAR FILTRATION RATE (GFR) PASIEN HIPERLIPIDEMIA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH “Z” Listianingsih, Ernawati
SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/scpij.v6i2.1937

Abstract

Hiperlipidemia merupakan ganguan metabolik yang mengakibatkan peningkatan lipoprotein.  Statin digunakan untuk mencegah penyakit arteri koroner dan stroke. Telah dilaporkan kejadian rabdomiolisis dengan gangguan gagal ginjal akut, sehingga penggunaan simvastatin diperlukan monitoring untuk fungsi ginjal serta pemantauan efek sampingnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana sosiodemografi pasien hiperlipidemia serta bagaimana pengaruh penggunaan simvastatin terhadap nilai glomerular filtration rate (GFR) pasien hiperlipidemia. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan pengambilan data secara cross sectional. Data yang diperoleh pada penelitian ini meliputi jenis kelamin terbanyak subyek yang menggunakan simvastatin adalah perempuan sebanyak 69,2%, usia terbanyak berada pada rentang 56 – 65 tahun sebesar 38,5%. Dosis simvastatin yang paling sering digunakan adalah 20 mg yakni  sebanyak 75%. Penyakit lain yang menyertai yakni diabetes mellitus dan hipertensi sebesar 67,3%. subyek yang mengalami penurunan GFR sebanyak 90,4%, sebanyak 67,3% subyek mengalami penurunan stage GFR. Tidak terdapat hubungan antara penggunaan simvastatin terhadap penurunan nilai GFR.
PREVALENSI DAN POLA PERESEPAN GASTRITIS SEBELUM DAN SAAT PANDEMI COVID-19 DI RUMAH SAKIT “H” BENGKULU Julianti, Kurnia Dwi
SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/scpij.v6i2.5106

Abstract

Gastritis ialah suatu inflamasi yang mengenai daerah dinding lambung terutama pada mukosa gaster. Gastritis merupakan salah satu faktor utama yang menjadi masalah kesehatan pada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan pola peresepan penyakit gastritis sebelum pandemi dan saat masa pandemi COVID-19 pada rawat jalan di rumah sakit “H” Kota Bengkulu. Desain penelitian ini adalah deskriptif mengunakan data retrospektif. Sampel yang digunakan sebanyak 136 pasien (tahun 2019) dan 96 pasien (tahun 2020) dan analisa data menggunakan uji paired T-test. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi penyakit gastritis sebelum pandemi COVID-19 adalah 206 pasien (62,23%) sedangkan pada masa pandemik COVID-19  sebanyak 125 pasien (37,8%). Terdapat  perbedaan yang  bermakna dalam prevalensi penyakit gastritis antara sebelum pandemik dan saat masa pandemik COVID-19 dengan nilai signifikansi  0,000 (α < 0,05). Pola peresepan mayoritas golongan obat digunakan adalah PPI sebanyak 36% sebeum pandemi dan 51% saat pandemi. Bentuk sediaan yang banyak digunakan adalah suspensi yaitu sebanyak 36% sebelum pandemi dan kapsul sebanyak 36% pada saat pandemi. Terapi obat pendukung yang paling banyak digunakan adalah domperidone 38% (2019) dan braxidin 36% (2020). Dari data tersebut dapat disimpulkan saat pademi terjadi penurunan prevalensi gastritis dibandingkan sebelum pandemi COVID-19. Mayoritas penggunaan obat gastritis baik sebelum dan saat pandemi adalah obat golongan PPI.

Page 1 of 1 | Total Record : 5