cover
Contact Name
Irwan Effendi
Contact Email
jruce@ejournal.unri.ac.id
Phone
+6282268863033
Journal Mail Official
jruce@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Gedung Marine Center Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Journal of Rural and Urban Community Empowerment
Published by Universitas Riau
ISSN : 27159566     EISSN : 27751171     DOI : -
Journal of Rural and Urban Community Empowerment (J-RUCE) merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan sosialisasi dan mengelaborasi metode serta teknologi pemberdayaan masyarakat perkotaan dan perdesaan, khususnya dibidang perikanan, pertanian, peternakan, perkebunan dan kehutanan
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2024): April" : 40 Documents clear
Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Nelayan untuk Pengembangan Olahan Hasil Tangkapan Ikan di Desa Bukit Batu Kabupaten Bengkalis Nursyirwani, Nursyirwani; Feliatra, Feliatra; Siregar, Yusni Ikhwan; Batubara, Ummi Mardhiah
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Desa Buruk Bakul yang terdapat di wilayah pesisir Pulau Sumatera merupakan penghasil ikan laut di daerah Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Beberapa jenis ikan ekonomis penting seperti ikan terubuk (Tenualosa macrura), tenggiri (Scomberomorus commerson), debuk (Arius thalassinus), biang (Septipina sp), dan lomek (Harpodon nehereus) diperoleh dari hasil tangkapan nelayan di desa tersebut. Ikan-ikan tersebut biasanya dijual dalam bentuk segar, namun jika tidak habis terjual, sebagian hanya diolah menjadi ikan kering dan kerupuk ikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kelompok Ibu Rumah Tangga (IRT) nelayan di Desa Bukit Batu dalam mengolah ikan-ikan seperti ikan tenggiri menjadi produk yang lebih bervariasi seperti bakso, nugget dan stik ikan. Program ini dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu (1) pendekatan dan sosialisasi program, (2) pelatihan dan peningkatan kompetensi, dan (3) pendampingan kelompok, monitoring dan evaluasi. Kegiatan PKM melibatkan 25 IRT nelayan (60%) dan ibu-ibu rumah tangga lainnya. Pelaksanaan kegiatan juga dibantu oleh 10 orang mahasiswa KKN Terintegrasi UNRI 2023. Berdasarkan kegiatan PKM diperoleh hasil adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta (85%) setelah mengikuti pelatihan tentang teknik diversifikasi olahan ikan. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa 100% peserta program menyatakan program PKM sangat bermanfaat. Dari analisa keberlanjutan program menunjukkan bahwa terdapat 2 jenis pelatihan yang diinginkan oleh peserta, yaitu (1) pengolahan jenis olahan berbasis ikan yang lain, dan (2) pembuatan rancangan kemasan produk.
Mahasiswa Kukerta Menerapkan Program Budikdamber Guna Peningkatan Ketahanan Pangan Desa Bathin Sobanga Nurrachmi, Irvina; Maharani, Putri; Sianturi, Yuli Rona Tamaria; Sinaga, Rimansius; Panggabean, Salmi Engriani; Andini, Putri; Manik, Mei Suyanti; Sinaga, Cindy Novitasari; Permatasari, Mutiara Indah; Sitindaon, Dionisius Rahmat Martin
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Ketahanan pangan merupakan salah satu permasalahan yang sedang marak di Indonesia, hal ini dikarenakan masih banyaknya daerah-daerah di Indonesia yang mengalami kesenjangan mendasar dalam menciptakan lingkungan yang berwawasan maju, pengelolaan ketersediaan pasokan sumberdaya alam daerah (avaibility), serta keterjangkauan harga pangan (affordability). Budikdamber merupakan suatu kegiatan budidaya yang ramah lingkungan dimana mengsinergikan antara budidaya ikan dan tanaman pada satu wadah dalam skala kecil yang menghasilkan produk pertanian untuk kebutuhan nutrisi esensial seperti protein. Metode budidaya ikan di dalam ember atau budikdamber ini dapat di aplikasikan di rumah dengan memanfaatkan lahan yang terbatas guna menjaga ketersediaan pangan dan gizi seimbang yang cukup untuk masyarakat. Desa Bathin Sobanga merupakan salah satu desa yang pemanfaatan lahan dan ketahanan pangannya masih minim dikarenakan tidak sedikit masyarakat Desa Bathin Sobanga menginovasikan lahan yang sempit untuk suatu kegiatan seperti perkebunan sayur dan buah-buahan, namun kegiatan perkebunan tersebut tidak diterapkan secara keseluruhan oleh masyarakat Desa Bathin Sobanga karena tidak semua masyarakat desa memiliki lahan yang cukup. Melalui penyuluhan budikdamber ini diharapkan agar masyarakat lebih terpadu dan upgrade dalam teknik budidaya yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan serta dapat memberikan inovasi dan informasi kepada masyarakat dalam pemanfaatan lahan terbatas, peningkatan ketahanan pangan rumah tangga, pemenuhan gizi seimbang, maupun meningkatkan ekonomi masyarakat.
Pelatihan dan Sosialisasi Usaha Mi Sagu Ikan pada Kelompok Perempuan Wirausaha di Kelurahan Sukamulia Kota Pekanbaru Dewita, Dewita; Sukendi, Sukendi; Diharmi, Andarini; Sidauruk, Santhy Wisuda; Roza, Yenita
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Mi sagu merupakan salah satu produk makanan khas daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Kandungan protein mi sagu dapat ditingkatkan dengan menambahkan sumber protein yaitu ikan patin. Ikan patin memiliki nilai ekonomis dan mudah didapatkan di pasar tradisional maupun di swalayan dalam kondisi yang masih segar. Oleh sebab itu ikan patin sangat baik digunakan sebagai bahan baku sumber protein untuk fortifikasi makanan seperti mi sagu. Kegiatan pelatihan dan sosialisasi ini bertujuan untuk mengembangkan usaha mi sagu ikan yang dapat memberikan kesempatan dan pengalaman wirausaha kepada mahasiswa jurusan Teknologi Hasil Perikanan Universitas Riau dan mendorong berkembangnya budaya pemanfaatan hasil riset perguruan tinggi untuk meningkatkan income generating dan kerjasama dengan kelompok UMKM. Tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk alih teknologi pengolahan mi sagu ikan pada mahasiswa calon wirausaha dan mitra UMKM, serta mempromosikan produk mi sagu ikan pada masyarakat melalui pusat kuliner di kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah metode sistem pembelajaran partisipasi aktif dengan tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelatihan dan sosialisasi, pengadaan bahan baku, dan produksi mi sagu ikan. Hasil yang diperoleh adalah kegiatan telah berlangsung dengan baik, kelompok sasaran telah mendapat pengalaman langsung dalam alih teknologi produksi mi sagu ikan dan kiat-kiat pemasarannya. Selanjutnya kegiatan ini telah mampu memberikan pencerahan dan wawasan kepada mahasiswa dan mitra UMKM tentang pengembangan produk dan usaha.
Potensi Sumberdaya Pesisir dan Membangun Jiwa Masyarakat yang Peka (Produktif, Edukatif, Kooperatif, Adaptif) di Desa Bantan Sari Elizal, Elizal; Syahwandi, Muhammad; Azrihaironi, Azrihaironi; Rahmanda, Melysa; Ardiana, Eka; Wendy, Lovvia; Gaol, Amelia Risnauli br. Lumban; Raphita, Suci; Masyurah, Dzaitul; Nuriska, Alda
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Desa Bantan Sari mempunyai potensi di bidang perairan. Dimana kebanyakan masyarakat desa Bantan Sari mempunyai mata pencaharian nelayan dan berkebun. Hasil dari sektor perairan yang paling banyak adalah ikan-ikan yang didapat lalu dijual belikan. Hasil perikanan ini menjadi sumber pangan bagi masyarakat Bantan Sari sebagai pemenuhan gizi dari lauk-pauk. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah menambah pengetahuan masyarakat tentang potensi sumberdaya pesisir dan membangun jiwa masyarakat yang PEKA, meningkatkan hubungan antara mahasiswa dan masyarakat melalui keterlibatan langsung dalam masalah pengelolaan sumberdaya pesisir yang dihadapi masyarakat dan memberikan sumbangan pemikiran berdasarkan ilmu pengetahuan dalam masalah pengembangan sumberdaya pesisir bahwasannya pengolahan pesisir tidak hanya berupa ikan yang bisa diambil, tetapi salah satu tumbuhan bakau juga bisa dimanfaatkan untuk UMKM yaitu buah kedabu. Selain itu, membangun jiwa masyarakat yang pekerja keras, berpendidikan, saling membantu dan adaptif. Sedangkan manfaat dari kegiatan ini adalah dapat menambah pengetahuan masyarakat tentang pengolahan buah kedabu yang akan menjadi sirup. Masyarakat yang menjadi sasaran dalam pengabdian yang kami lakukan adalah Warga Setempat, kelompok PKK, Kepala Desa, Pelajar, Guru dan anak-anak. Hal ini dikarenakan kami membuat program yang difokuskan kepada bidang pesisir untuk membangun UMKM desa serta bidang sosial.
Peningkatan Kualitas Produksi Kerupuk Ikan Menggunakan Rumah Pengering Inovatif Sinar Matahari pada UMKM "Cik Delly" Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Sumarto, Sumarto; Suparmi, Suparmi; Arief, Hazmi
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat di Desa Teluk Rhu Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis dapat meningkatkan kualitas produksi kerupuk ikan dengan menggunakan rumah pengering inovatif sinar matahari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemberdayaan kemitraan masyarakat UMKM Cik Delly bertujuan untuk meningkatkan kualitas produksi kerupuk ikan, mengoptimalkan pemanfaatan rumah pengering inovatif sinar matahari sebagai penerapan alih teknologi sederhana yang ramah lingkungan dan hemat energi. Pemberdayaan kemitraan masyarakat di UMKM Cik Delly melalui kegiatan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan dan program pembinaan untuk meningkatkan kualitas produksi kerupuk ikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Produksi kerupuk ikan yang paling dominan dihasilkan adalah jenis kerupuk parang-parang (Chironcentrus dorab), karena ikan parang-parang menjadi komoditi unggulan bagi masyarakat Desa Teluk Rhu. Potensi produk kerupuk ikan parang-parang dan produk lainnya butuh dikembangkan untuk mendukung Desa Teluk Rhu sebagai desa wisata bahari yang berada dekat kawasan pantai berpasir yang cukup menarik. Kegiatan pengabdian kemitraan yang dilakukan berhasil meningkatkan mutu produksi kerupuk ikan antara lain yaitu: kerupuk ikan lebih higenis; tampilan sensoris rupa produk lebih rapi, seragam dan menarik; proses pengeringan kerupuk lebih cepat menggunakan rumah pengering inovatif (plastik UV); dan jumlah produksi kerupuk ikan meningkat dari waktu ke waktu seiring dengan memperoleh pendapatan bagi pelaku usaha kerupuk ikan.
Penerapan Tepung Ikan Parang-Parang (Chironcentrus dorab) pada Pengolahan Kerupuk Bernilai Fungsional Sumarto, Sumarto; Desmelati, Desmelati; Dahlia, Dahlia
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Tepung ikan parang-parang memiliki nutrisi yang tinggi yang dapat dikembangkan dalam fortifikasi produk pangan fungsional dalam bentuk kerupuk ikan parang-parang. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk menerapkan inovasi teknologi tepung ikan parang-parang yang kaya nutrisi pada pengolahan kerupuk fungsional untuk dijadikan sebagai produk pangan yang berfungsi sebagai makanan yang sehat bergizi sehingga berpotensi untuk pangan dalam penanganan stunting di wilayah Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Penambahan tepung ikan parang-parang 1% (10g) merupakan formulasi terbaik untuk diterapkan dalam pengolahan kerupuk fungsional dengan karakteristik produk rupa kerupuk rapi berwarna cerah keperakan, memiliki rasa khas enak dan gurih, beraroma harum khas kerupuk dengan tesktur rapuh dan kering. Kandungan nutrisi kerupuk mentah ikan parang-parang memiliki kadar air 7,51%, protein 16,82%, lemak 15,78%, abu 3,63%, karbohidrat 56,26%, kandungan kalsium 485,2 mg/kg, phosfor 97 mg/kg, iodium 187 mg/kg, dan zat besi 12,3 mg/kg. Kerupuk ikan parang-parang berpotensi dijadikan sebagai produk pangan fungsional dengan kandungan protein dan lemak yang dibutuhkan untuk kesehatan sehingga sesuai untuk penanganan dan pencegana stunting bagi masyarakat di Kabupaten Bengkalis.
Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan Melalui Revitalisasi untuk Meningkatkan Sumber Daya Manusia Kreatif di Desa Empat Balai Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar Tanjung, Afrizal; Maulana, Alfito; Anggraini, Hafidah Novi; Riani, Anita Eva; Aurhariyani, Nisha; Muffadillah, Rehan; Anggraeni, Riski; Syahrizal, Syahrizal; Khaerunnisa, Dwi Rani; Murni, Richy Restia
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Kuliah Kerja Nyata dilaksanakan di Dusun Pulau Balai, Kuok, Riau selama 40 hari pada tanggal 10 Juli 2023 hingga 18 Agustus 2023. Banyak potensi yang dimiliki oleh Desa Empat Balai ini dengan berbagai macam mata pencarian masayarakat. Potensi desa yang melimpah menjadi salah satu tujuan untuk dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta mengolah dan juga mengembangkan potensi yang ada di desa. Kegiatan dilakukan dengan proses sosialisasi dan observasi untuk mengetahui dan mengembangkan potensi desa yang ada. Program kerja Kuliah Kerja Nyata dilaksanakan secara berurutan, diawali dengan diskusi antara kelompok kuliah kerja nyata dengan perangakat desa serta masyarakat setempat, khususnya masyarakat yang bersangkutan.
Penyuluhan Stunting dalam Meminimalisir Peningkatan Angka Stunting di Kampung Perawang Barat Aini, Annisa Quratul; Sukma, Detta Ananda; Hanisah, Hanisah; Rahman, Arizky; Fionari, Gebi; Putri, Nasywa Tania; Siregar, Noviandri Ramadhani; Evenda, Nur Aisyah; Wulandari, Hafizah Tri; Ramli, Satria
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Stunting merupakan salah satu bentuk gagal pertumbuhan yang terjadi pada anak yang di sebabkan karena kurangnya nutrisi yang didapatkan mulai dari masa kehamilan ibu sampai pada usia 24 bulan. Stunting menjadi permasalahan karena berhubungan dengan meningkatnya resiko terjadinya kesakitan, kematian, melambatnya proses perkembangan motorik dan menghambat proses pertumbuhan mental bagi penderita stunting. Berdasarkan data yang ada permasalahan stunting di desa Perawang Barat tergolong tinggi, kasus stunting yang terjadi pada tahun 2023 di kampung Perawang Barat sekitar 157 anak yang terdeteksi terkena stunting. Berdasarkan masalah yang terjadi kami membuat program penyuluhan tentang stunting, Penyuluhannya di buat dalam bentuk poster yang di sebar secara door to door dari rumah ke rumah. membantu memberikan layanan informasi dengan bekerjasama dengan kader posyandu dan perangkat desa setempat. Harapannya adalah dengan diadakannya penyuluhan stunting di wilayah kampung Perawang Barat akan kesadaran masyarakat terkait tumbuh kembang anak semakin diperhatikan dan meningkat, sehingga bisa mencegah terjadinya stunting dan menurunkan prosentase stunting di Indonesia khususnya di Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.
Penerapan Teknologi Budidaya Ikan Lele (Clarias gariepinus) dengan Sistem Bioflok pada Kelompok Budidaya Bersama Kita Digjoya di Dusun Sepakat, Desa Bangko Jaya, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir Putra , Iskandar; Rusliadi, Rusliadi; Efizon, Deni; Masjudi, Heri; Nurbaiti, Dinda; Nasution , Indah Dewiana; Nurfadli, Muhammad; Aini, Syarifah; Virdina, Mita; Sahputra, Erwin Wahyu; Devindra, M. Ilham; Fathi’ah , Syalaisa Amani; Al-Farid, Laren Amir Al-Farid; Oktaviani , Ullia
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Kelompok petani ikan "Bersama Kita Digjoya" dari Desa Bangko Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, telah berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan memperkenalkan dan menerapkan teknologi budidaya ikan, terutama teknologi bioflok, serta meningkatkan pendapatan dan menciptakan lapangan kerja di wilayah tersebut. Metode yang digunakan mencakup ceramah, praktik, pendampingan, serta pemantauan dan evaluasi terhadap proses budidaya ikan. Melalui metode diskusi dan praktik, atau yang dikenal dengan istilah "learning by doing", mayoritas masyarakat berhasil memahami konsep teknologi bioflok. Evaluasi menunjukkan bahwa sebagian masyarakat telah menerapkan teknologi tersebut dengan membangun kolam dan menjalankan budidaya ikan secara efektif. Inisiatif ini menandai peralihan dari ketergantungan terhadap sektor kelapa sawit yang fluktuatif menjadi usaha alternatif yang berkelanjutan. Hasil pengabdian ini menegaskan pentingnya peran teknologi dan pendidikan dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan memperkuat sektor perikanan lokal.
Pengenalan Vegetasi Air Lemna sp sebagai Bahan Baku dalam Pembuatan Pakan Ikan di Kabupaten Aceh Singkil Hendri, Afrizal; Diansyah, Sufal; Saputra, Fazril; Samuki, Khairul; Syahril, Alfis
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Usaha budidaya perikanan air tawar skala kecil terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan di Kabupaten Aceh Singkil. Peningkatan ini terlihat dari tren produksi ikan air tawar yang meningkat seiring waktu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan vegetasi air Lemna sp. sebagai salah satu bahan baku potensial dalam pembuatan pakan ikan, dan memiliki pertumbuhan cepat dan kemampuan untuk menyerap nutrien dari air. Metode pengabdian yang dilakukan adalah (i) Pra-bimtek: melakukan asesmen awal menggunakan instrumen kuisioner; (ii) Bimtek dan praktik: transfer pengetahuan dan praktik langsung tentang cara pengolahan vegetasi Lemna sp menjadi bahan baku pakan ikan; (iii) Diskusi: memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan mengajukan pertanyaan terkait pemanfaatan Lemna sp. Hasil kegiatan pengabdian di Kabupaten Aceh Singkil terlihat bahwa peserta (pembudidaya ikan air tawar skala kecil) memahami keberadaan dan manfaat vegetasi Lemna sp untuk bahan baku pakan ikan (94%), dan dari sisi keterampilan, 98% peserta mampu dalam pengolahan/pemanfaatan vegetasi Lemna sp. Dengan demikian, pengenalan Lemna sp sebagai bahan baku pakan ikan dapat menjadi langkah awal menuju pemanfaatan sumber daya alam daerah Singkil yang berkelanjutan.

Page 4 of 4 | Total Record : 40