Technologic
TECHNOLOGIC adalah jurnal dengan p-ISSN 2085-8507 dan e-ISSN 2722-3280 yang diterbitkan oleh LPPM Politeknik Manufaktur Astra. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun pada bulan juni dan Desember. Publikasi berisi artikel yang berasal dari hasil penelitian terapan dan studi analisis di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya meliputi teknologi mekanik, litrik, elektronika, industri, informatika, sipil. Artikel yang masuk ke redaksi diseleksi dengan sistem blind peer-review untuk menjaga obyektivitas. Adapun fokus dan ruang lingkup dari Jurnal Technologic adalah sebagai berikut: Teknik Mesin Teknologi manufaktur, Disain mekanis, Otomotif, Robotika dan Otomasi, Mekatronika, Teknologi lingkungan, Konversi energi, Teknik Listrik, Elektronika, dan Informatika Sistem tenaga, system instrumentasi dan control, telekomunikasi dan teknologi informatika, Aplikasi Elektronika, Aplikasi sensor dan actuator, Kecerdasan artifisial, Sistem Informatika, Elektronika Daya, Energi Terbarukan, Jaringan Komputer, Sistem Komunikasi Multimedia, Teknik Komputer, Sistem Telekomunikasi, Sistem Komunikasi Nirkabel, Jaringan Sensor Nirkabel Teknik industry Sistem produksi, optimisasi system industry, Planning and Production Control, manajemen kualtas, ergonomic, Disain produk Teknik Sipil Teknik Konstruksi dan bangunan Gedung
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 1 (2013): Technologic"
:
12 Documents
clear
SISTEM KONTROL MESIN SNAP RING CHECKER MENGGUNAKAN PLC TOYOPUC PC3J DI PT. TOYOTA MOTOR MANUFACTURING INDONESIA
Agus Ponco Putro;
Arief Priambudi
Technologic Vol 4, No 1 (2013): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52453/t.v4i1.127
Mesin snap ring checker merupakan mesin yang digunakan untuk membantu proses quality check (pengecekkan kualitas) snap ring. Mesin ini akan mendeteksi kondisi pemasangan snap ring sesuai dengan standard atau tidak. Permasalahan terdapat pada alat pendeteksi di mesin tersebut, yaitu alat pendeteksinya tidak mampu mendeteksi beberapa kemungkinan dari kondisi pemasangan snap ring, sehingga terjadi kasus snap ring yang terpasang double (dua kali) lolos ke proses berikutnya. Penanganan sementara yang dilakukan pihak manajemen adalah memasukkan satu man power sebagai quality check, hal tersebut membuat man hours di sub line meningkat dan proses quality check snap ring menjadi tidak efektif. Oleh karena itu, untuk menanggulangi masalah tersebut, maka perlu dilakukan pembuatan dan pergantian alat pendeteksi, tetapi hal tersebut akan mengeluarkan mesin dari line dan akan mengganggu aktifitas produksi, sehingga perlu dibuat mesin snap ring checker yang baru dengan alat pendeteksi stroke reading cylinder yang dihubungkan pada multi-counter, dan menggunakan sistem kontrol PLC Toyopuc PC3J.Mesin snap ring checker yang baru ini dapat mengatasi masalah yang ada, dengan mesin ini proses quality check snap ring efektif serta man hours kembali menjadi 0.636 MH/Unit dari yang sebelumnya 0.661 MH/Unit
MENINGKATKAN EFISIENSI WAKTU PENGGANTIAN DISC PAD BRAKE TIPE DOUBLE PISTON DENGAN ALAT BANTU AL01
Setia Abikusna;
Ali Akbar
Technologic Vol 4, No 1 (2013): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52453/t.v4i1.113
Dalam proses penggantian disc pad brake dibutuhkan alat khusus untuk menekan piston ke dalam kaliper. Untuk kaliper tipe single piston Teknisi menggunakan SST (Special Service Tool) yang sudah ada di bengkel AUTO 2000 Radio Dalam sehingga pengerjaannya lebih mudah. Sedangkan untuk kaliper tipe double piston, Teknisi menekan piston ke dalam kaliper menggunakan dua buah obeng hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada disc rotor, disamping itu pengerjaan membutuhkan waktu yang lama, dan dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. Menurut penulis, proses di atas kurang efektif. Untuk itu dibuatkan SST AL01 dan SOP (Standard Operating Procedure) baru demi memudahkan Teknisi dalam melakukan penggantian disc pad brake tipe double piston. Cara kerja alat ini dapat menekan kedua sisi piston rem secara bersamaan sehingga pengerjaan tersebut menjadi lebih mudah dan cepat. Alat ini dapat meningkatkan efisiensi waktu penggantian disc pad brake tipe double piston sebesar 26.31 % dan alat ini tidak hanya dapat digunakan untuk double piston melainkan untuk single piston juga.
MODIFIKASI SISTEM KONTROL MESIN JIG UNDERBODY UUA TACK DENGAN PLC OMRON SYSMAC-CJ1M
M Hidayat;
Yogi Pratama
Technologic Vol 4, No 1 (2013): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52453/t.v4i1.107
Tingginya angka produksi perusahaan manufaktur membuat semua mesin harus mampu bekerja dengan baik. Mesin jig UUA Tack, line Underbody sering mengalami kerusakan pada sistem kontrolnya akibat error module sehingga line stop sering terjadi dan pada akhirnya tidak mampu menunjang angka produksi perusahaan. Untuk menanggulangi permasalahan tersebut maka dilakukanlah modifikasi dengan mengganti sistem kontrol menggunakan Programmable Logic Controller (PLC) dan membuat program (ladder diagram) yang disesuaikan dengan proses kerja pada mesin sehingga modifikasi ini diharapkan mampu mengurangi angka line stop pada mesin dan dapat menunjang produksi perusahaan.
MODIFIKASI DIES SEBAGAI PENUNJANG PERUBAHAN SISTEM OTOMASI PADA MESIN PRESS 4A LINE DI PT ASTRA DAIHATSU MOTOR
Putri Indah Hayati;
Djoko Subagio;
Dedeng Hermana
Technologic Vol 4, No 1 (2013): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52453/t.v4i1.128
Adanya kebijakan program Capacity Up di PT. ADM mempengaruhi produktivitas di PT. ADM yang akan mengalami peningkatan karena adanya produksi besar-besaran. Salah satu upaya yang ditempuh dalam peningkatan produktivitas di Press Plant PT. ADM ini adalah dengan merubah sistem pada salah satu line-nya yaitu 4A. Perubahan sistem yang terjadi pada 4A Line Press Plant adalah pada sistem pemindahan materialnya dari sistem semi automatic memakai operator untuk proses loading menjadi sistem yang full automatic memakai robot. Hal ini bertujuan agar angka produktivitas pada line ini dapat meningkat. Salah satu penunjang perubahan sistem otomasi pada 4AlLine ini diperlukan proses modifikasi pada dies. Proses modifikasi yang dilakukan adalah melakukan proses pemesinan pada dies yang bertujuan agar komponen-komponen elektrik untuk full automatic ini dapat dipasangkan (assembling) pada dies. Metode yang digunakan adalah pendekatan secara praktis dengan mencari masalah dilapangan (genba), mempelajari masalah yang ditemukan, lalu menyelesaikan masalah tesebut. Diharapkan proses modifikasi dies yang dilakukan ini tidak merubah kualitas produk dan komponen-komponen elektrik yang dipasangkan (khususnya sensor) dapat berfungsi dengan baik.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM KONTROL MESIN CUTTER CHIP STEERING SHAFT TIPE 5D9 SEBAGAI PENGGANTI DEBURING MANUAL DI PT. KAYABA INDONESIA
Lin Prasetyan;
Hery Sapto Wibowo
Technologic Vol 4, No 1 (2013): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52453/t.v4i1.129
Mesin cutter chip steering shaft merupakan mesin yang digunakan untuk menghilangkan chip pada profil steering shaft tipe 5D9. Steering shaft adalah suatu komponen yang ada pada sepeda motor yang berfungsi untuk menghubungkan shock breaker dan stang kemudi pada sepeda motor. Salah satu proses pembuatan steering shaft yaitu proses deburing. Pada proses deburing masih menggunakan cara manual. Cara ini masih membutuhkan waktu lama maka dilakukanlah otomatisasi pada proses deburing yaitu dengan menggunakan mesin cutter chip steering shaft tipe 5D9 sebagai pengganti deburing manual. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu dilakukanlah Perancangan dan Pembuatan Sistem Kontrol Mesin Cutter Chip Steering Shaft Tipe 5D9 sebagai Pengganti Deburing Manual di PT. Kayaba Indonesia. Tujuan dari proses mesin ini adalah untuk mendapatkan hasil produksi yang seragam, mengurangi cycle time pada proses deburing manual, merealisasikan proses otomatisasi serta mengefektifkan kerja man power atau operator pada line machining steering shaft. Tujuan tersebut mendapatkan hasil yaitu cycle time pada proses deburing menjadi lebih rendah dengan selisih rata-rata proses 7 detik per pieces. Mesin cutter chip steering shaft yang dibuat pada tugas akhir ini akan dibahas pada bagian sistem kontrol. Sistem kontrol tersebut meliputi elektrik dan program PLC. PLC yang digunakan adalah Omron CPM 1A 20CDR.
MODIFIKASI DIES SEBAGAI PENUNJANG PERUBAHAN SISTEM OTOMASI PADA MESIN PRESS 4A LINE DI PT ASTRA DAIHATSU MOTOR
Djoko Subagio;
Putri Indah Hayati;
Dedeng Hermana
Technologic Vol 4, No 1 (2013): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52453/t.v4i1.114
Adanya kebijakan program Capacity Up di PT. ADM mempengaruhi produktivitas di PT. ADM yang akan mengalami peningkatan karena adanya produksi besar-besaran. Salah satu upaya yang ditempuh dalam peningkatan produktivitas di Press Plant PT. ADM ini adalah dengan merubah sistem pada salah satu line-nya yaitu 4A. Perubahan sistem yang terjadi pada 4A Line Press Plant adalah pada sistem pemindahan materialnya dari sistem semi automatic memakai operator untuk proses loading menjadi sistem yang full automatic memakai robot. Hal ini bertujuan agar angka produktivitas pada line ini dapat meningkat. Salah satu penunjang perubahan sistem otomasi pada 4AlLine ini diperlukan proses modifikasi pada dies. Proses modifikasi yang dilakukan adalah melakukan proses pemesinan pada dies yang bertujuan agar komponen-komponen elektrik untuk full automatic ini dapat dipasangkan (assembling) pada dies. Metode yang digunakan adalah pendekatan secara praktis dengan mencari masalah dilapangan (genba), mempelajari masalah yang ditemukan, lalu menyelesaikan masalah tesebut. Diharapkan proses modifikasi dies yang dilakukan ini tidak merubah kualitas produk dan komponen-komponen elektrik yang dipasangkan (khususnya sensor) dapat berfungsi dengan baik.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM KONTROL MESIN CUTTER CHIP STEERING SHAFT TIPE 5D9 SEBAGAI PENGGANTI DEBURINGMANUAL DI PT. KAYABA INDONESIA
Lin Prasetyani;
Hery Sapto Wibowo
Technologic Vol 4, No 1 (2013): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52453/t.v4i1.124
Mesin cutter chip steering shaft merupakan mesin yang digunakan untuk menghilangkan chip pada profil steering shaft tipe 5D9. Steering shaft adalah suatu komponen yang ada pada sepeda motor yang berfungsi untuk menghubungkan shock breaker dan stang kemudi pada sepeda motor. Salah satu proses pembuatan steering shaft yaitu proses deburing.Pada proses deburing masih menggunakan caramanual. Cara ini masih membutuhkan waktu lama maka dilakukanlah otomatisasi pada proses deburing yaitu dengan menggunakan mesin cutter chip steering shaft tipe5D9 sebagai pengganti deburing manual. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu dilakukanlah Perancangan dan Pembuatan Sistem KontrolMesin Cutter Chip Steering Shaft Tipe 5D9 sebagai Pengganti Deburing Manual di PT. Kayaba Indonesia. Tujuan dari proses mesin ini adalah untuk mendapatkan hasil produksi yang seragam, mengurangi cycle timepada proses deburingmanual, merealisasikan proses otomatisasi serta mengefektifkan kerja man power atau operator pada line machining steering shaft. Tujuan tersebut mendapatkan hasil yaitu cycle time pada proses deburing menjadi lebih rendah dengan selisih rata-rata proses 7 detik per pieces. Mesin cutter chip steering shaftyang dibuat pada tugas akhir ini akan dibahas pada bagian sistem kontrol. Sistem kontrol tersebut meliputi elektrik dan program PLC. PLC yang digunakan adalah Omron CPM 1A 20CDR.
MENINGKATKAN EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS PICKING SPARE PART DENGAN PEMBUATAN SISTEM MASTER PACKAGING
Henry Tobing;
Fauzul A’ini
Technologic Vol 4, No 1 (2013): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52453/t.v4i1.109
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas picking (pengambilan) spare part di gudang. Penelitian dilakukan di gudang Parts Centre PT Isuzu Astra Motor Indonesia pada periode tahun 2011-2012. Proses picking spare part memerlukan waktu yang lama. Ditemukan banyak hal-hal yang menyebabkan lamanya proses picking. Hal inilah yang membuat penulis ingin melakukan sebuah improvement dalam proses picking. Dari observasi yang dilakukan, penulis membuat perbaikan yaitu dengan memperbaiki sistem yang berhubungan langsung dengan proses picking. Dengan penambahan SOP (Standart Operation Procedure) berkaitan dengan improvement yang dilakukan. Dengan adanya improvement proses picking ini didapat penghematan waktu sampai 9,67 jam/bulan atau 5,8%.
MENINGKATKAN SUPPLY RATIO SPARE PART PADA PROSES PEKERJAAN PERAWATAN BERKALA UNTUK UNIT TIPE BARU DI BENGKEL ASTRA INTERNATIONAL BMW SALES OPERATION CABANG CILANDAK
Ambar Wanto Satmoko;
Fajrin Sunjaya
Technologic Vol 4, No 1 (2013): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52453/t.v4i1.115
Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan supply ratio pada proses pekerjaan perawatan berkala untuk unit tipe baru. Dengan begitu perlu adanya proses persediaan spare part untuk unit tipe baru ketika unit tipe baru tersebut telah launching. Untuk itulah penulis melakukan perubahan alur proses persediaan spare part pada proses pekerjaan perawatan berkala untuk unit tipe baru. Pada alur proses persediaan spare part saat ini penulis melakukan perbaikan, sehingga pada proses identifikasi nomer spare part pada unit tipe baru yang telah launching dilakukan oleh technical advisor agar memudahkan partman dalam melakukan proses order spare part. Sehingga ketika unit tipe baru tersebut telah masuk masa service permintaan akan spare part untuk proses pekerjaan perawatan berkala dapat tersupply langsung. Setelah melakukan perubahan pada alur proses persediaan spare part pada unit tipe baru, supply ratio mengalami peningkatan sebesar 19,44% dari bulan sebelumnya.
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL MESIN AUTO LATHE BERBASIS PLC MITSUBISHI FX3U – 64MR DAN INVERTER MISTUBISHI FR – E740
Heru Suprapto;
Rizqi Indra Silmi
Technologic Vol 4, No 1 (2013): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52453/t.v4i1.125
Pada makalah ini dibahas perancangan dan pembuatan sistem kontrol mesin auto lathe berbasis Programmable Logic Controller (PLC). Dalam hal ini dirancang mesin lathe (bubut) dengan slider ganda. Mesin tersebut bekerja secara otomatis menggunakan sistem kontrol PLC untuk menjalankan prosesnya. Dengan menggunakan inverter, kecepatan dapat diubah dengan cepat pada motor spindle dan dapat diatur sesuai dengan kebutuhan. Mesin ini diharapkan dapat memenuhi permintaan costumer dengan mendapatkan cycle time auto 51 detik dan menjalan kan proses kerja auto mesin Auto Lathe.