cover
Contact Name
Syifa Saputra
Contact Email
bioumuslim@gmail.com
Phone
+6285260881631
Journal Mail Official
bioumuslim@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim Jl. Almuslim Kampus Timur Matanggumpangdua, Bireuen-Aceh
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Published by Universitas Almuslim
ISSN : 23021705     EISSN : 26560887     DOI : -
JESBIO memuat artikel-artikel yang berupa hasil penelitian dan kajian (review) kritis dan komperhensif dalam bidang pendidikan biologi dan ilmu biologi murni
Articles 145 Documents
STUDI PERBANYAKAN VEGETATIF PISANG RAJA WAAK (MUSA SP.) DENGAN INDUKSI BONGGOL: PENGARUH BOBOT STEK BONGGOL Safrizal .
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 2 No 1 (2013): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.049 KB)

Abstract

Pisang Waak termasuk dalam kelompok pisang Raja yang merupakan salah satu varietas pisang yang paling banyak ditemukan di sentra pisang tradisional di Indonesia setelah Pisang Ambon. Pisang Raja waak merupakan salah satu jenis pisang lokal yang banyak terdapat di Aceh dan mengandung nilai gizi tinggi. Namun demikian, untuk dibudidayakan dalam skala luas mengalami kendala ketersediaan bibit berkualitas dalam jumlah banyak dan waktu singkat belum tersedia. Percobaan ini bertujuan untuk mengembangkan teknik perbanyakan vegetatif dengan menggunakan stek pada berbagai ukuran berat bonggol. Percobaan menggunakan rancangan acak lengkap berfaktor tunggal, terdiri dari tiga taraf, yaitu 25-30 gram, 40-50 gram, dan 60-70 gram. Percobaan disusun dalam tiga ulangan dan masing-masing satuan terdiri atas 25 bibit. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pertumbuhan bibit asal stek bonggol bervariasi tergantung pada berat bonggol. Kemampuan tumbuh bibit dan persentase bibit hidup yang baik diperoleh pada bibit asal stek dengan bobot 40-50 gram dan stek 60 -70 gram. Kata Kunci : kemampuan tumbuh, persen bibit hidup, berat stek bonggol  
PENGARUH TANAMAN ANTI-OSTEOPOROSIS SIPATAH-PATAH (Cissus quadragularis Salibs) PADA GAMBARAN HISTOPATOLOGIS KELENJAR PARATIROID DAN TULANG TIKUS (Rattus norvegicus) Mustafa Sabri
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 2 No 1 (2013): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.14 KB)

Abstract

Osteoporosis merupakan suatu keadaan berkurangnya massa tulang dan mineral tulang yang disertai dengan atau tanpa kerusakan arsitektur tulang yang menyebabkan kekuatan tulang menjadi menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pemberian Cq dalam mempertahankan kepadatan tulang pada tikus. Penelitian ini menggunakan 20 ekor tikus betina (Rattus norvegicus) berumur 30 hari yang diperoleh dari Animallab-IPB Baranangsiang. Perlakuan terdiri atas 5 perlakuan yaitu G0 = tanpa Cq (kontrol), G1 = pemberian Cq mulai umur 30 hari, G2 = pemberian Cq mulai umur 60 hari, G3 = pemberian Cq mulai umur 90 hari, dan G4 = pemberian Cq mlai umur 120 hari. Pemberian ekstrak Cq sebanyak 750 mg/kg bb/hari pada tikus yang berumur 30 hari. Pemberian Cq dilakukan setiap hari berdasarkan perlakuan selama 180 hari. Parameter yang diamati adalah gambaran histologi tulang tibiafibula dan kelenjar paratiroid. Gambaran histologi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan pemberian Cq pada tikus menunjukan efek positif pada performa tulang dan kelenjar paratiroid. Performa tulang dan kelenjar tiroid pada tikus umur 30 hari memberikan hasil lebih baik dari umur 60,90,120 hari. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin cepat waku pemberian Cq, maka semakin baik  untuk mencegah  osteoporosis. Kata kunci:  Anti-osteoporosis,  kelenjar paratiroid sipatah-patah (Cissus quadragularis salibs),  Rattus norvegicus,  tulang tibiafibula
RESPON LAJU PERKEMBANGAN LARVA UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii de Man) PADA BERBAGAI LEVEL SALINITAS Syahrir .
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 2 No 1 (2013): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.776 KB)

Abstract

Sebanyak 300 ekor larva udang galah yang berumur 1 hari dipelihara dalam 12 buah ember plastik hitam bervolume 10 L yang masing-masing diisi 5 L air payau dengan kepadatan 5 ekor/L. Tujuannya adalah untuk mengetahui level salinitas terbaik yang dapat menunjang perkembangan larva udang galah. Salinitas yang diujikan, yaitu (A) 5 ppt, (B) 10 ppt, (C) 15 ppt, (D) 20 ppt, dan masing-masing dilakukan 3 ulangan. Analisis ragam dan uji BNT digunakan untuk mengetahui masing-masing pengaruh perlakuan dan perbedaan nilai rata-rata perlakuan. Nilai rata-rata hari perkembangan larva udang galah tercepat dari tingkatan I–PL berturut-turut adalah 2.00, 1.00, 2.00, 3.67, 2.67, 4.33, 3.33, 2.67, 3.00, 3.67, 3.00, 2.67. Hasil analisis menunjukkan level salinitas yang dicobakan tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap masa metamorfosis larva udang galah dari tingkatan I–PL, kecuali pada tingkatan VI, IX dan PL. Salinitas 15 ppt memberikan waktu metamorfosis tercepat pada tingkatan VI dan IX, namun pada tingkatan PL masa metamorfosis tercepat terjadi pada salinitas 10 ppt. Kata kunci : laju perkembangan, Macrobrachium rosenbergii, salinitas.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KEMAMPUAN KERJA ILMIAH SISWA PADA KONSEP PERUSAKAN DAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DI SMA NEGERI 4 BIREUEN Jumiati .; Cut Nurmaliah; Razali .
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.712 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa pada konsep perusakan dan pencemaran lingkungan yang dibelajarkan dengan model problem based instruction (PBI) dan peningkatan hasil belajar siswa yang  dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional; (2) Peningkatan kemampuan kerja ilmiah siswa pada konsep perusakan dan pencemaran lingkungan yang dibelajarkan dengan model PBI yang dibandingkan dengan pembelajaran konvensional, Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 4 Bireuen dengan menggunakan metode kuasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa   kelas X  semester ganjil  pada Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 4 kelas paralel. Sampel diambil sebanyak 2 kelas yang ditentukan secara acak yang terdiri dari kelas eksperimen atau PBI dan kelas kontrol atau konvensional. Analisis data dilakukan dengan uji t dengan menggunakan program SPSS 16.0 for windows. Hasil penenelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan (ƿ>0,05) antara siswa yang dibelajarakan dengan model PBI dengan pembelajaran konvensional,  (2) terdapat perbedaan skor kemampuan kerja ilmiah siswa yang signifikan (ƿ>0,05) antara siswa yang dibelajarkan dengan model PBI dengan pembelajaran konvensional, Dapat disimpulkan bahwa : (1)  hasil belajar siswa pada konsep perusakan dan pencemaran lingkungan dengan model PBI lebih tinggi dibandingkan dengan hasil yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, (2) Skor kemampuan kerja ilmiah siswa dengan model PBI lebih tinggi dibandingkan dengan skor pembelajaran konvensional. Kata kunci: Problem Based Instruction, Hasil Belajar, Kerja Ilmiah Siswa, Perusakan dan Pencemaran Lingkungan.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN KONVENSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR, MOTIVASI DAN SIKAP ILMIAH SISWA PADA KONSEP SISTEM REPRODUKSI MANUSIA DI SMA NEGERI 2 KUTABLANG KABUPATEN BIREUEN Tutiliana .; Mustafa Sabri; Khairil .
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul penelitian ini adalah efektivitas pembelajaran STAD dengan konvensional terhadap hasil belajar, motivasi dan sikap ilmiah siswa pada konsep sistem reproduksi manusia di SMA Negeri 2 Kutablang Kabupaten Bireuen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar, motivasi, dan sikap ilmiah siswa dalam materi sistem reproduksi manusia yang dibelajarkan dengan pembelajaran STAD dengan pembelajaran konvensional. Metode penelitian ini adalah metode eksperimental semu. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Kutablang Kabupaten Bireuen, berjumlah 60 siswa yang berasal dari 2 kelas. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 2 kelas yang ditentukan secara random sampling  terdiri dari kelas eksperimen (dengan pembelajaran STAD) dan kelas kontrol (dengan pembelajaran konvensional). Instrumen penelitian ini menggunakan tes hasil belajar, angket motivasi, dan angket skala sikap ilmiah siswa. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji-t. Hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung  hasil belajar = 0,269, thitung  motivasi = 3,268, dan thitung  sikap ilmiah = 0,479. Dari hasil uji hipotesis pada taraf signifikan α = 0,05 diperoleh ttabel  = 2,00. Karena harga thitung >  ttabel maka Ha diterima dan harga thitung <  ttabel maka Ha ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa efektivitas pembelajaran STAD tidak selalu memberikan nilai yang lebih tinggi terhadap hasil belajar, motivasi, dan sikap ilmiah siswa dengan pembelajaran konvensional pada materi sistem reproduksi manusia di SMA Negeri 2 Kutablang Kabupaten Bireuen. Sebagai upaya untuk mengetahui hasil belajar, motivasi, dan sikap ilmiah siswa secara optimal, maka diharapkan khususnya bagi guru biologi untuk dapat menerapkan pembelajaran STAD yang dapat melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Kata kunci: Pembelajaran STAD, Hasil Belajar, Motivasi, Sikap Ilmiah, Sistem Reproduksi Manusia
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI REPRODUKSI MANUSIA YANG DIBELAJARKAN MELALUI MODEL KOOPERATIF STAD DENGAN MODEL JIGSAW DI SMA NEGERI 2 PEUSANGAN Darwani .
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.055 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa,  tanggapan siswa terhadap model kooperatif STAD dengan model Jigsaw, dan tanggapan siswa terhadap materi reproduksi manusia yang dibelajarkan dengan model kooperatif STAD dengan Jigsaw serta hubungan hasil belajar terhaadap tanggapan siswa terhadap penerapan model STAD dan Jigsaw di SMA Negeri 2 Peusangan. Metode yang digunakan adalah ekperimen dengan jumlah sampel 60 orang siswa terdiri dari 30 siswa kelas XI- A dan 30 siswa kelas  XI-B. Analisis data untuk mengetahui perbedaan hasil belajar menggunakan uji t pada taraf signifikan 0,05, dan untuk tanggapan siswa dengan deskripsi. Hasil uji t diperoleh terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada kedua kelas dengan thitung = 2,369 dan ttabel = 1,645. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model kooperatif STAD dan Jigsaw, Tanggapan siswa terhadap model kooperatif STAD 50,93% senang sedangkan kooperatif Jigsaw 47,37% senang. Tanggapan positif siswa yang diajarkan dengan model kooperatif STAD  43,5% senang, Tanggapan negatif siswa43% tidak senang. Tanggapan positif siswa yang diajarkan dengan model kooperatif Jigsaw 38,9% senang dan tanggapan negatif 37,9% tidak senang. Terdapat hubungan positif antara hasil belajar siswa dengan tanggapan siswa terhadap penerapan model kooperatif STAD dan Jigsaw. Kata kunci : STAD, Jigsaw, Hasil Belajar, Tanggapan Siswa, Reproduksi Manusia
KEBERADAAN DAN JENIS CACING TANAH DI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) SAMPAH COT BUKET KABUPATEN BIREUEN Zulfikar .
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.228 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat keberadaan dan jenis cacing tanah di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Cot Buket Kabupaten Bireuen yang telah dilaksanakan dari bulan Agustus sampai dengan September 2013. Parameter dalam penelitian ini adalah keberadaan dan jenis cacing tanah. Pengumpulan data dilakukan dengan metode hand sorting yang telah ditetapkan secara Purposive Random Sampling dan analisis data dilakukan dengan Deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di lokasi penelitian terdapat 2 jenis cacing tanah yaitu Pheretima sp dan Pantoscolex sp. Hasil analisis data jumlah cacing tanah dari seluruh lokasi penelitian di temukan 38 individu yang terdiri Pontoscolex sp 21 individu dan Pheretima sp sejumlah 17 individu. Berat basah keseluruhan individu pada seluruh lokasi penelitian, diperoleh total berat basah yaitu 41,3 gram yang terdiri dari Pontoscolex sp berjumlah 20,3 gram dan pheretima sp berjumlah 21 gram     Kata kunci : Populasi, jenis cacing, tempat pembuangan akhir sampah
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN KEPADA BALITA UMUR 6-12 BULAN DI GAMPONG BLANG GANDAI KECAMATAN JEUMPA KABUPATEN BIREUEN Asrita .; Siti Maryam; Rahmawati .
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.962 KB)

Abstract

Each family wants to have a healthy and intelligent child to be grown up as a worthwhile person for parents and nation in the future. The purpose of this study was to describe the level of mother’s knowledge and supplementary feeding for infants aged 6-12 months in Gampong Blang Gandai, Jeumpa, Bireuen. The approach used in this study was quantitative approach, whereas the type of research is survey research. The research was conducted on 15 to 23 July, 2013. The results showed that the level of mother's knowledge about food additives majority was good (72.72%) and interest of the mother to give extra food was also good (81.81%). Information about food additives as well as supplementary feeding in children were in good level in amount of 77.27% and 90.90%. Keywords: supplementary feeding,  infants,  Gampong Blang Gandai
GAMBARAN POLA ASUH MAKAN DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA 1 – 3 TAHUN DI GAMPONG MEUNASAH BARO KECAMATAN MUARA BATU KABUPATEN ACEH UTARA Siti Maryam
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.2 KB)

Abstract

Children aged 1-3 years is the period which their need food and nutrition in sufficient and adequate quantities. Lack of nutrition during this period can cause growth disorders. This study aimed to determine the relationship between meal parenting style and nutritional status of children aged 1-3 years in the Gampong Meunasah Baro, Muara Batu, Aceh Utara. This research used descriptive analytic study with cross-sectional design. Data obtained by direct interviews using questionnaires to the mothers with children aged 1-3 years. The results showed the majority of children aged 1-3 years had a normal nutritional status, as much as 92.11 %, most of meal parenting included in good category, as much as 78.95. To mothers who are already applying good parenting, suggested to keep doing it. To mothers who have children who nourished skinny, needs to be given counseling by health workers about good meal parenting in order to improve the nutritional status of children. Keywords: parenting style, nutritional status, children aged 1-3 years
KEBERADAAN BURUNG DAN PENGGUNAAN HABITAT DI KAWASAN PANTAI KECAMATAN SYIAH KUALAKOTA BANDA ACEH Abdullah .
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.94 KB)

Abstract

Penelitian keberadaan burung dan penggunaan habitat di Kawasan Pantai Gampong Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh, telah dilakukan pada bulan November 2012. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui jumlah spesies burung yang hadir, (2) sumber daya yang digunakan dan, (3) waktu kunjungan tertinggi dari spesies burung. Metode yang digunakan adalah metode jelajah, analisis data untuk jumlah kehadiran burung menggunakan frekuensi kehadiran dan untuk tingkat penggunaan habitat digunakan persamaan tingkat penggunaan habitat. Hasil penelitian pada pengamatan I ditemukan 9 spesies, pada pengamatan II 8 spesies dan pada pengamatan III 8 spesies. Sumber daya yang digunakan terdiri dari fauna seperti kepiting capit satu dan flora seperti tumbuhan biduri dan pohon cemara. Waktu kunjungan meliputi pagi hari dan sore hari. Kesimpulan diperoleh adalah jumlah spesies burung yang mengunjungi Kawasan Pantai Gampong Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh adalah 15 spesies, sumber daya yang mendukung kehadiran burung adalah tersedianya makanan, tempat istirahat, tempat tidur, dan tempat berbiak. Sebagian besar waktu digunakan untuk mencari makanan. Kata kunci: kehadiran burung, penggunaan habitat, waktu kunjungan

Page 2 of 15 | Total Record : 145