cover
Contact Name
Fitria Magdalena
Contact Email
fitria.magdalena@uniska-kediri.ac.id
Phone
+6282139028246
Journal Mail Official
cendekia.akuntansi@uniska-kediri.ac.id
Editorial Address
Jln. Sersan Suharmaji Nomor. 38, Manisrenggo, Kecamatan Ngronggo, Kediri, Provinsi Jawa Timur
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JCA (Jurnal Cendekia Akuntansi)
ISSN : 27230104     EISSN : 27230090     DOI : https://doi.org/10.32503/akuntansi
Core Subject : Economy, Social,
JCA (JURNAL CENDEKIA AKUNTANSI) adalah jurnal ilmiah yang mulai terbit tahun 2020, oleh Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Kadiri, dengan frekuensi terbit dua kali setahun, yaitu pada bulanJuni, Desember. Jurnal ini memuat tulisan yang berupa karya ilmiah atau artikel hasil penelitian bidang akuntansi. Penerbitan ini bertujuan untuk meningkatkan budaya menulis ilmiah para akademis, peneliti, birokrat, dan pemerhati ilmu pengetahuan baik dalam maupun luar negeri serta sebagai sarana dokumentasi perkembangan informasi pemikiran, penelitian yang ada hubungannya dengan ilmu Akuntansi.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2021): Juni" : 5 Documents clear
Pengaruh Intellectual Capital Terhadap Profitabilitas dan Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Makanan & Minuman Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2016-2020) Yunisa Azzahra
JCA (Jurnal Cendekia Akuntansi) Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Prodi Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.517 KB) | DOI: 10.32503/akuntansi.v2i1.1643

Abstract

Abstrak Salah satu metode yang dipakai untuk menilai asset tak berwujud ialah menggunakan pendakatan intellectual capital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intellectual capital terhadap profitabilitas serta nilai perusahaan. Sampel yang dipakai yaitu perusahaan sector makanan dan minuman yang tercantum di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2020. Data yang diolah berjumlah 40 data. Pengujian hipotesis pada penelitian ini memakai analisis regresi berganda. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa intellectual capital tidak memiliki pengaruh secara signifikan atas profitabilitas serta nilai perusahaan.
PENGARUH PENGENAAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 22 DAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG PERPAJAKAN GUNA MENENTUKAN PAJAK TERUTANG khasanah sahara; Dwi Ratna Utari
JCA (Jurnal Cendekia Akuntansi) Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Prodi Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.309 KB) | DOI: 10.32503/akuntansi.v2i1.2016

Abstract

Abstrak Perusahaan Tenun Ikat Medali Mas merupakan perusahaan yang tidak memiliki Angka Pengenal Impor atau yang biasa disebut dengan API. Berhubung tidak memiliki Angka Pengenal Impor (API), maka meminta bantuan pihak lain untuk menjadi pelaksanaa impor bahan dari perusahaan tersebut. Perusahaan Tenun Ikat Medali Mas selain terkena Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Perusahaan Tenun Ikat Medali Mas juga akan menanggung fee karena mengimpor melalui pihak lain dalam tahun berjalan yang harus di bayar oleh Wajib Pajak yaitu Pajak Penghasilan (PPh). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengenaan PPh Pasal 22 dan PPN berdasarkan Undang-Undang Perpajakan guna menentukan Pajak Terutang. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Variabel dalam penelitian ini adalah PPh Pasal 22, PPN, pajak terutang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yaitu dengan mendeskripsikan hasil nilai hitung dari data yang diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukkan jika Perusahaan Tenun Ikat Medali Mas melakukan impor sendiri tidak perlu membayarkan headling fee, tetapi jika melakukan impor dengan API pihak lain Perusahaan terkena PPh Pasal 22 dan PPN dalam menentukan Pajak Terutang dan masih terkena headling fee. Perusahaan menggunakan API sendiri maka PPh Pasal 22, PPN, dan Pajak Terutangnya lebih kecil, dibanding perusahaan menggunakan API perusahaan lain sehingga PPh Pasal 22, PPN dan Pajak Terutangnya lebih besar. Berdasarkan uairan diatas Perusahaan Tenun Ikat Medali Mas sebaiknya melakukan impor dengan menggunakan API sendiri, karena jika memiliki API sendiri, Perusahaan Tenun Ikat Medali Mas tidak perlu mengeluarkan dana untuk headling fee, PPh Pasal 22, Pajak Pertambahan Nilai, dan Pajak Terutang dari perusahaan lebih sedikit daripada menggunakan API perusahaan lain. Kata Kunci: PPh Pasal 22, Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Terutang
ANALISIS PENERAPAN PSAK NO.109 TENTANG ZAKAT, INFAQ DAN SHADAQAH PADA BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KABUPATEN NGANJUK Juwita Ima Febriani Putri; Putri Awalina
JCA (Jurnal Cendekia Akuntansi) Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Prodi Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.375 KB) | DOI: 10.32503/akuntansi.v2i1.2017

Abstract

PSAK No.109 tentang zakat, infaq dan shadaqah merupakan peraturan yang wajib diterapkan oleh lembaga pengelola zakat yang mendapat izin dari pemerintah seperti BAZNAS Kabupaten Nganjuk. PSAK ini bertujuan mengatur pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan transaksi zakat, infaq dan shadaqah. Dengan adanya PSAK ini diharapkan masyarakat luas dapat membaca laporan keuangan pengelola zakat dan dapat mengawasi pengelolaannya, sehingga terbangun kepercayaan masyarakat untuk menyerahkan zakat, infaq dan shadaqahnya kepada BAZNAS Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara untuk data primer dan data sekunder dari laporan atau catatan BAZNAS Kabupaten Nganjuk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BAZNAS Kabupaten Nganjuk belum menerapkan PSAK No.109 mulai dari saat pengakuan, pengukuran setelah pengakuan, hingga penyajian dan pengungkapannya. Hal tersebut dilihat dari hasil analisis perbandingan dengan yang tidak sesuai dan belum disajikannya 5 komponen laporan yang diatur dalam PSAK No.109. Selain itu, belum diungkapkan dana bagian amil dalam laporan keuangan dan juga kebijakan terkait penyaluran dana zakat, infaq dan shadaqah untuk amil dan mustahik nonamil. Kata Kunci: PSAK No.109, zakat, infaq, shadaqah, BAZNAS.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN BLITAR Rumanintya Lisaria Putri
JCA (Jurnal Cendekia Akuntansi) Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Prodi Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.222 KB) | DOI: 10.32503/akuntansi.v2i1.1640

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Keuangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar Tahun 2016-2019 dilihat dari Rasio Kemandirian, Rasio Efektivitas dan Rasio Efisiensi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan perhitungan rumus Rasio Kemandirian, Rasio Efektivitas dan Rasio Efisiensi. Hasil analisis menunjukan bahwa Kinerja Keuangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar Tahun 2016-2019 dilihat dari Rasio Kemandirian dapat dikategorikan Mandiri, karena rata-rata rasio Kemandiriannya sebesar 96,66%. Rasio Efektivitas tergolong kurang efektif karena belum memenuhi target tiap tahunnya. Sedangkan Rasio Efisiensi tidak bisa dihitung dengan rumus rasio efisien karena biaya yang dikeluarkan untuk Pendapatan Asli Daerah pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar biaya yang dikeluarkan bukan dari hasil Pendapatan Asli Daerah melainkan dari APBD. Maka dari itu Rasio Efisien di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar tidak bisa didefinisikan kinerja keuangannya. ABSTRACT This study aims to see the financial performance of the Blitar Regency Industry and Trade Service 2016-2019 seen from the Independence Ratio, Effectiveness Ratio and Efficiency Ratio. This research is a quantitative quantitative research. This research was conducted at the Industry and Trade Office of Blitar Regency. Data collection using the documentation method. The technical analysis of the data used is descriptive quantitative with the calculation of the formula of the independence ratio, effectiveness ratio and efficiency ratio. The results of the analysis show that the Financial Performance of the Blitar Regency Industry and Trade Service 2016-2019 seen from the Independence Ratio can be categorized as Independent, because the average ratio of Independence is 96.66%. The effectiveness ratio is classified as less effective because it has not met the target each year. Meanwhile, the efficiency ratio cannot be calculated using the efficient ratio formula because the costs incurred for Regional Original Revenue at the Blitar Regency Industry and Trade Service are not the costs incurred from the original Regional Revenue but from the APBD. Therefore, the Efficient Ratio in the Office of Industry and Trade in Blitar Regency cannot be defined for its financial performance.
ANALISIS PENGARUH PELUNCURAN SISTEM E-MONEY DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERHADAP INFLASI DI INDONESIA Kalam Kalbuadi
JCA (Jurnal Cendekia Akuntansi) Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Prodi Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.716 KB) | DOI: 10.32503/akuntansi.v2i1.1671

Abstract

Kemajuan teknologi memiliki kontribusi penuh di berbagai bidang termasuk ekonmi yang menciptakan uang elektronik (e-money). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel Jumlah Uang Beredar (JUB), dan e- money terhadap inflasi di Indonesia. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diakses dari website Bank Indonesia dan juga Badan Pusat Statistik. Populasi dalam penelitian adalah inflasi, JUB, dan e-money. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial hubungan antara JUB dan e-money terhadap inflasi memiliki pengaruh yang signifikan. E-money terhadap inflasi tidak berpengaruh signifikan, sedangkan JUB mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap inflasi di Indonesia. Implikasi singkat penelitian ini diharapkan dapat membantu otoritas moneter dalam menstabilkan laju inflasi. Pengendalian inflasi tidak hanya dilakukan dari sisi kebijakan moneter tetapi secara simultan juga melalui kebijakan fiskal

Page 1 of 1 | Total Record : 5