cover
Contact Name
Romindo
Contact Email
romindo@yp3a.org
Phone
+6281365598807
Journal Mail Official
jurnal.pakmas@gmail.com
Editorial Address
PaKMas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) merupakan jurnal yang didedikasikan untuk mempublikasi hasil-hasil kegiatan Pengabdian yang dilakukan oleh Mahasiswa, Dosen dan seluruh lapisan masyarakat yang bertujuan untuk menyebarluaskan hasil pemikiran dan gagasan konseptual, serta tentang kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat. PaKMas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) juga meliputi kegiatan pengabdian, seperti: bidang ilmu pengetahuan, sosial, ekonomi, kesehatan, budaya, terapan, pengembangan TIK, dan pelayanan administrasi. Serta pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan, pertanian, informasi dan komunikasi, pengajaran, pemberdayaan komunitas (komunitas pelajar dan pemuda) dan organisasi masyarakat secara berkelanjutan. Jurnal PaKMas terbit 2 kali setahun pada bulan Mei dan November.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28080920     DOI : https://doi.org/10.54259/pakmas
PaKMas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Masyarakat adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan pada jurnal PaKMas meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di jurnal PaKMas maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. PaKMas menerima naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: 1. Pengembangan TIK dan Teknik 2. Sosial 3. Politik 4. Hukum 5. Ekonomi dan Manajemen 6. Kesehatan 7. Seni dan Desain 8. Pendidikan 9. Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan, pertanian, informasi dan komunikasi, pengajaran, pemberdayaan komunitas (komunitas pelajar, pemuda-pemudi) dan organisasi masyarakat secara berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 281 Documents
Increasing the Productivity of Fried Shallot "Emak" Kediri MSMEs with Appropriate Technology and Business Management Assistance Riswan Eko Wahyu Susanto; Agus Dani; Yohan Bahtiar; Miftakhul Huda; Setiyo Rojikin
PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/pakmas.v5i2.6162

Abstract

The grand harvest of shallots is a time when almost all shallot farmers harvest simultaneously, resulting in an abundant supply of shallots and a plentiful supply of fried shallot ingredients at low prices. In contrast, during the lean season, shallot prices become expensive, leading to inflation (price fluctuations of shallots). This has a direct impact on the ‘Emak’ Fried Shallots MSMEs located in Kediri Regency. Another problem faced by partners is that the production process is carried out using small-capacity machines, and premium fried shallots are produced manually, so the production process requires a lot of labour, time and production costs. With the implementation of PKM and the application of Appropriate Technology (red onion/shallot slicing machine), it is hoped that the production process can be accelerated and the output of MSMEs increased. The tangible results have been delivered in the form of two Appropriate Technology machines to MSME partners, for the production of premium and Grade A/B/C fried shallots, with a production increase of 10 minutes per kg and a daily production of 40 kg. Based on data from the Fried Shallots MSMEs, the average profit increase over three months reached 118.04% (equivalent to 14.36 million rupiah). The highest profit increase was achieved in September 2024, reaching 125% (equivalent to 15.9 million rupiah). The lowest value in October 2024 reached 80.51% (equivalent to 12.26 million rupiah). This difference in value was mainly due to the fluctuating price of shallots as a raw material and market demand, which increased when prices fell and decreased when the price of fried shallots rose, thereby affecting the profits of MSMEs.