cover
Contact Name
Muhamad Suhard
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah
ISSN : 27985741     EISSN : 27985733     DOI : https://doi.org/10.51878/action.v1i2.639
Core Subject : Science, Education,
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Classroom and School Action Research.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2023)" : 5 Documents clear
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X-IPA2 MAN 1 JEMBRANA PADA MATERI ELEKTROLIT MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING SECARA BLENDED LEARNING HENDAH TRI SULYANTARI
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v3i3.2427

Abstract

Learning Electrolyte Solutions for class X even semester of the 2020-2021 academic year emphasizes conceptual and abstract nature so that students do not understand it. During the Covid-19 pandemic and New Normal it was not easy to use learning methods like face-to-face learning. The method that is often used online is giving assignments. Preliminary test results obtained the lowest score 28 and the highest 85, learning completeness 16%. The low value of learning completeness causes the writer to want to change the learning method so that learning mastery is achieved. The method chosen by project based learning is blended learning. Learning outcomes increased learning outcomes from cycle 1 to 2, ranging from 12% in terms of absorption. Improved skills assessment 14%. Online learning with YouTube has improved learning outcomes, but attitudes, skills and affective assessments are less visible. Offline learning with practicum further improves learning outcomes, assessment of attitudes, skills and affective is clearly visible. ABSTRAKPembelajaran Larutan Elektrolit kelas X semester genap tahun pelajaran 2020-2021 menekankan konseptual dan bersifat abstrak sehingga kurang dipahami siswa. Dimasa pandemi Covid-19 dan New Normal tidak mudah menggunakan metode pembelajaran seperti pada pembelajaran tatap muka. Metode yang sering digunakan saat daring adalah pemberian tugas. Hasil tes awal didapat nilai terendah 28 dan tertinggi 85, ketuntasan belajar 16 %. Rendahnya nilai ketuntasan belajar menyebabkan penulis ingin merubah metode belajar sehingga ketuntasan belajar tercapai. Metode yang dipilih project based learning secara blended learning. Hasil pembelajaran terjadi peningkatan hasil belajar dari siklus 1 ke 2 berkisar 12 % dilihat dari daya serap. Peningkatan penilaian ketrampilan 14 %. Pembelajaran daring dengan youtube sudah meningkatkan hasil belajar tapi penilaian sikap, ketrampilan dan afektif kurang terlihat. Pembelajaran luring dengan praktikum lebih meningkatkan hasil belajar, penilaian sikap, ketrampilan dan afektif terlihat dengan jelas..
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KETERAMPILAN DI KELAS X IPA2 SIHONO SETYO BUDI
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v3i3.2428

Abstract

This research is aimed to find out if Project Base Learning Model can improve the independence of learning and learning achievement at class X IPA2 in MAN 1 Kulon Progo. The subject of this reasearch is the students of MAN 1 Kulon Progo at class X IPA2 for 28 students. The datum are obtained by using observation sheet and quantitative and qualitative data analysis. It is shown that there are significant improvements on cycle I, cycle II, and cycle III. The average scores independence of learning are 73,6 on cycle I, 76,5 on cycle II and 88,1 on cycle III. The learning achievements also show significant improvement between cycle I, cycle II and cycle III. The average scores of learning achievement are 67,5 on cycle I, 71,6 on cycle II and 73,5 on cycle III. ABSTRAKPenelitian ini betujuan untuk mengetahui apakah Model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan prestasi dan kemandirian belajar siswa di kelas X IPA2 MAN 1 Kulon progo. Subyek penelitian ini adalah siswa MAN 1 Kulon Progo kelas X IPA2 sebanyak 28 siswa. Data diperoleh dengan menggunakan lembar observasi, analisa data menggunakan kuantitatif dan kualitatif. Dari analisa ditemukan bahwa Model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan prestasi dan kemandirian belajar siswa. Terlihat terdapat peningkatan yang signifikan antara siklus I, siklus II dan siklus III. Presasi belajar mengalami peningkatan yang signifikan antara siklus I, siklus II dan siklus III. Jumlah skor rata-rata kemandirian belajar siswa mengalamai peningkatan, pada siklus I sebesar73,6 dan pada siklus II sebesar 76,5 dan siklus III sebesar 88,1. Jumlah skor rata-rata prestasi belajar pada siklus I sebesar 67,5 pada siklus II sebesar 71,6 dan siklus III sebesar 73,5.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA NARRATIVE TEXT SISWA KELAS 9H MENGGUNAKAN METODE BLENDED LEARNING DI SMP NEGERI 2 TEMANGGUNG LILIS SRI HARNINGSIH
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v3i3.2429

Abstract

This reseach was to improve English reading skills for 9H grade students at SMP Negeri 2 Temanggung by using Blended Learning method on Narrative Text material. This is a classroom action reasrch. The subjects involved in this study were 32 class 9H students of SMP Negri 2 Temanggung for the 2022/2023 academic year, consisting of 15 male students and 17 female students. The result of this study were inproving students’ Narrative Text skills using Blended Learning method at SMP Negeri 2 Temanggung. Students’ Narrative Text reading skills using Blended Learning method increase by 5,0% and student learning completeness increase by28,8 % ABSTRAKPenelitian ini untuk meningkatkan keterampilan membaca bahasa Inggris pada siswa kelas 9H di SMP Negeri 2 Temanggung dengan menggunakan metode Blended Learning pada materi Narrative Text. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subyek yang terlibat dalam penelitian ini ada 32 siswa kelas 9H SMP Negeri 2 Temanggung tahun pelajaran 2022/2023, yang terdiri dari 15 siswa laki laki dan 17 siswa perempuan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah peningkatan keterampilan membaca Narrative Text siswa menggunakan metode Blended Learning di SMP Negeri 2 Temanggung. Keterampilan membaca Narrative Text siswa menggunakan metode Blended Learning meningkat sebanyak 5,0 % dan ketuntasan belajar siswa meningkat sebanyak 28,8 %
PENERAPAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATERI HUDUD DAN HIKMAHNYA MATA PELAJARAN FIKIH SISWA KELAS XI MAN 4 KAMPAR NUR’AINI NUR’AINI
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v3i3.2430

Abstract

The learning that must be carried out by teachers in welcoming the 21st century must be able to improve higher-order thinking skills which are increasingly integral to the workplace today and in the future. Madrasas, which have two groups of subjects, namely general and religious, fiqh as a religious subject presented at madrasah aliyah are very urgent both for the needs of the madrasa, the life of the world and the hereafter, but most students are less active in learning fiqh. One of the causal factors is the use of inappropriate learning models. Now the researcher conducted classroom action research (PTK) in hudud material and lessons learned in class XI MIA 2 odd semesters using the numbered heads together (NHT) model, it turned out that this action was in accordance with expectations because from all the learning outcomes data obtained (data attached) can be understood by using the NHT model learning outcomes and learning motivation of students to be better. This is evident from the learning outcomes obtained from the two cycles, the average is 81%, while the success indicator is set at 75%. For this reason, it is true for educators that learning using various models is in accordance with KD and in accordance with the demands of a curriculum that prioritizes 4 C (critical thinking, creative, collaboration and communication) can increase motivation and activity and student learning outcomes. ABSTRAKPembelajaran yang harus dilakukan guru dalam menyongsong abad ke-21 harus dapat meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang semakin integral dengan tempat kerja saat ini dan di masa yang akan datang. Madrasah yang memiliki dua kelompok mata pelajaran yaitu umum dan agama, fikih sebagai mata pelajaran agama yang disajikan di madrasah aliyah sangat urgen baik untuk kebutuhan madrasah, kehidupan dunia maupun akhirat namun kebanyakan peserta didik kurang aktif dalam pembelajaran fikih. Salah satu faktor penyebab adalah penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat. Nah peneliti melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) dalam materi hudud dan hikmahnya pada kelas XI MIA 2 semester ganjil dengan menggunakan model numbered heads together (NHT),ternyata tindakan ini sesuai dengan harapan karena dari seluruh data hasil belajar yang diperoleh (data terlampir) dapat dipahami dengan menggunakan model NHT hasil belajar dan motivasi belajar peserta didik menjadi lebih baik. Hal ini terbukti dari hasil belajar yang diperoleh dari dua siklus rata-ratanya adalah 81% sementara indikator keberhasilan yang ditetapkan 75%. Untuk itu bagi para tenaga pendidik benar adanya bahwa pembelajaran dengan menggunakan model yang variatif sesuai dengan KD dan sesuai dengan tuntutan kurikulum yang mengedepankan 4 C (critical thinking, creatif, colaboration dan communication) dapat meningkatkan motivasi dan aktifitas serta hasil belajar siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI BANGUN RUANG BAGI SISWA KELAS VII G SMP NEGERI 1 PIYUNGAN SHEIRLY ERINE KAEMBA
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v3i3.2431

Abstract

This study aims to improve student learning outcomes by applying the Discovery Learning learning model. This research is a class action research (PTK) which consists of two cycles. Each cycle includes the stages of planning, implementing, observing, and reflecting. The subjects of this study were students of class VII G of SMP Negeri 1 Piyungan with a total of 30 students consisting of 15 male students and 15 female students. The data analysis technique used is descriptive qualitative. Based on the results and discussion, it can be concluded that the application of the Discovery Learning learning model to geometric material can improve student learning outcomes in class VII g of SMP Negeri 1 Piyungan. In cycle I, the average student learning outcomes is 77.78. A total of 21 students fulfilled the KKM (Minimum Completeness Criteria) with a percentage of 70%. Meanwhile, there were 9 students who did not fulfill the KKM with a percentage of 30%, so it was necessary to continue with the actions in cycle II. In cycle II, the average score was 83.83, which increased when compared to the average score in cycle I. The scores achieved by students in this knowledge assessment were 4 students whose scores were below the KKM or 13.33% of students who had not completed. Class completeness reached 86.67%. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas (PTK) yang mana terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII G SMP Negeri 1 Piyungan dengan jumlah 30 siswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovery Learning pada materi bangun ruang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII g SMP Negeri 1 Piyungan. Pada siklus I, rata-rata hasil belajar siswa 77,78. Sebanyak 21 siswa memenuhi KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) dengan persentase 70%. Sedangkan siswa yang tidak memenuhi KKM ada sebanyak 9 dengan persentase 30% sehingga perlu dilanjutkan dengan tindakan pada siklus II. Pada siklus II hasil nilai rata-rata adalah 83,83 mengalami peningkata jika dibandingkan dengan rata-rata nilai siklus I. Nilai yang dicapai siswa pada penilaian pengetahuan ini terdapat 4 siswa nilainya berada di bawah KKM atau 13,33% siswa yang belum tuntas. Ketuntasan kelas mencapai 86,67%.

Page 1 of 1 | Total Record : 5