JITEL (Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Elektronika, dan Listrik Tenaga)
JITEL (Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Elektronika, dan Listrik Tenaga) merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel hasil penelitian, studi kasus, dan articles review di bidang Teknik Elektro. JITEL diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bandung dengan frekuensi terbitan 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu Maret dan September. JITEL telah teregistrasi dengan ISSN 2774-7972 (versi cetak) dan ISSN 2775-6696 (versi elektronik). Setiap artikel yang diterbitkan memiliki Digital Object Identifier (DOI) dari Crossref dengan prefiks 10.35313. Topik artikel yang diterima di JITEL mencakup dan tidak terbatas pada bidang: (1) Telekomunikasi meliputi Antena dan Perambatan Gelombang, Modulasi dan Pemrosesan Sinyal, Komunikasi Nirkabel dan Seluler, Teori dan Pengkodean Informasi, Komunikasi Elektronik dan Gelombang Mikro, Pencitraan Radar, Platform Terdistribusi, Jaringan dan Sistem Komunikasi, Layanan Telematika, Jaringan Keamanan, Komunikasi Radio, dan Internet of Things (IoT); (2) Elektronika meliputi Sistem Kendali, Mekatronika, Robotika, Optimasi Kendali, Sistem Tertanam, Kendali Terdistribusi, Kendali Cerdas, Kecerdasan Buatan, Instrumentasi Industri, Elektronika Optik, Material Elektronika, dan Jaringan Sensor; serta (3) Listrik Tenaga meliputi Otomasi Tenaga Listrik, Mesin Listrik, Elektronika Daya, Pembangkit Listrik, Transmisi dan Distribusi, Kualitas Daya, Energi Terbarukan, Kendaraan Listrik, Isolasi Tegangan Tinggi, Peralatan Tegangan Tinggi, Deteksi dan Perlindungan Petir, Analisis Sistem Tenaga, Perlindungan Sistem Tenaga, SCADA, dan Pengukuran Listrik.
Articles
132 Documents
Analisis Perbandingan Region Of Interest Untuk Pengukuran Frekuensi Denyut Nadi Secara Non-Kontak Menggunakan Algoritma POS Pada Citra Wajah
Ardoni Yeriko Rifana Gultom;
Martin Clinton Tosima Manullang
JITEL (Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Elektronika, dan Listrik Tenaga) Vol. 6 No. 2: July 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengukuran frekuensi denyut nadi (FDN) merupakan indikator penting dalam pemantauan kesehatan kardiovaskular. Metode konvensional berbasis kontak, seperti pulse oximeter, memiliki keterbatasan dalam hal kenyamanan dan potensi risiko infeksi. Teknologi remote photoplethysmography (rPPG) berbasis citra wajah menawarkan pendekatan non-kontak yang lebih aman dan praktis, namun performanya sangat dipengaruhi oleh pemilihan Region of Interest (ROI). Meskipun algoritma Plane Orthogonal to Skin (POS) terbukti efektif dalam ekstraksi sinyal rPPG, belum ada studi yang secara khusus membandingkan performa berbagai ROI dengan algoritma ini. Penelitian ini mengevaluasi tujuh ROI (dahi, pipi kanan, pipi kiri, hidung, mulut, nasion, dan dagu) untuk menentukan ROI terbaik dalam estimasi FDN menggunakan algoritma POS. Dengan menggukanan dataset PURE sinyal RGB dari masing-masing ROI diproses dengan POS dan bandpass filter, lalu dianalisis menggunakan metode peak detection. Hasil menunjukkan bahwa ROI hidung memberikan estimasi FDN paling akurat dengan MAE 6.86 dan RMSE 11.71, serta performa yang stabil dalam berbagai kondisi gerakan. Sistem berbasis Flask yang dikembangkan mampu melakukan estimasi secara real-time dengan latensi rendah sekitar 2 detik, lebih cepat dibandingkan pulse oximeter yang membutuhkan waktu 4–7 detik. Selain itu, akurasi sistem sangat mendekati hasil pengukuran oximeter, sehingga menunjukkan potensinya untuk digunakan dalam pemantauan kesehatan non-kontak secara efisien dan andal.
Implementasi WSN dengan Topologi Mesh berbasis IoT untuk Pemantauan Kualitas Udara
Rahmawati Hasanah
JITEL (Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Elektronika, dan Listrik Tenaga) Vol. 6 No. 2: July 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kualitas udara di pasar tradisional seperti Pasar Caringin sering terancam oleh pencemaran akibat tumpukan sampah dan aktivitas padat yang berdampak pada kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan kualitas udara menggunakan Wireless Sensor Network (WSN) dengan topologi jaringan mesh berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan ESP32 dan protokol komunikasi ESP-Now. Sistem terdiri dari tiga node sensor dan satu gateway yang mampu mendeteksi polutan udara seperti PM2.5, karbon monoksida (CO), dan hidrokarbon (HC) melalui sensor DSM501A, MQ-7, dan MQ-2. Validasi sensor dari tiap node dilakukan melalui pengujian pada tiga kondisi berbeda: udara bersih, paparan asap ringan dari kendaraan, dan paparan asap intensif. Hasil menunjukkan bahwa pembacaan sensor stabil dan rendah pada udara bersih, mengalami variasi moderat pada paparan asap ringan, dan meningkat secara bertahap pada paparan asap tinggi. Hal ini menunjukkan sensor mampu menangkap perubahan kualitas udara secara responsif dan sesuai dengan kondisi lingkungan aktual. Pengambilan data pengujian dilakukan di lingkungan Pasar Caringin selama 2 jam pada pagi, siang dan malam hari. Data dari tiap node kemudian dikirimkan ke gateway untuk kemudian dikirimkan secara real-time ke platform ThingSpeak serta notifikasi ke Telegram. Dalam hal kehandalan komunikasi, semua node mampu beroperasi secara bersamaan, dengan Node 1 dan Node 2 berperan ganda sebagai node dan relay yang meneruskan data dari Node 3 ke gateway. Sistem mampu mentransmisikan data dari ketiga node sensor ke gateway secara stabil, dengan throughput 544 kbps, packet loss 0 %, delay 46.6 ms, dan jitter 21.96 ms.