cover
Contact Name
Mujahidah Basarang
Contact Email
mujahidahbasarang@yahoo.com
Phone
+6285255011014
Journal Mail Official
jurnalmedika@poltekkesmu.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No. 101 / Jl. Tupai No. 112 Makassar Email: jurnalmedika@poltekkesmu.ac.id
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Medika: Media Ilmiah Analis Kesehatan
ISSN : 25407910     EISSN : 27971260     DOI : https://doi.org/10.53861/jmed
Core Subject : Health, Science,
Media Ilmiah Analis Kesehatan merupakan terbitan berkala untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian dan pengembangan di bidang Analis Kesehatan (Laboratorium Medis) yang terbit 2 (dua) nomor dalam satu tahun, yaitu bulan Juni dan Desember. Media Ilmiah diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan pISSN; 2540-7910, eISSN; 2797-1260, menerima artikel hasil penelitian bidang teknologi laboratorium medis dengan fokus dan ruang lingkup yaitu; kimia klinik, mikrobiologi, parasitologi, imunoserologi, toksikologi klinik, hematologi, dan sitohistoteknologi.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2017)" : 14 Documents clear
KORELASI HIGIENE PRIBADI DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN HELMINTHIASIS DI KELURAHAN RAPPOCINI Nurul Ni'ma Azis; Andi Fatmawati; Fitriyani Fitriyani
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.847 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v2i1.134

Abstract

Helminthiasis (kecacingan) menurut World Health Organization (WHO) adalah infestasi satu atau lebih cacing parasit usus yang terdiri dari golongan nematoda usus. Sebagian besar dari nematode ini adalah penyebab masalah kesehatan masyarakat di dunia. Nematoda golongan STH yang penting dan menginfeksi manusia adalah Ascaris lumbricoides, Necator amaericanus, Ancylostoma dudonelae, Trichuris trichuira dan Strongiloides stercoralis. Infeksi Soil Transmitted Helmiths (STH) masih merupakan endemik di banyak daerah di dunia, terutama di negara yang sedang berkembang dengan sanitasi lingkungan dan kebersihan diri yang sangat kurang. Diperkirakan sekitar 807 juta manusia di dunia terinfeksi Ascaris lumbricoides, sekitar 604 juta menderita trikuriasis dan hookworm (A.duodenale dan N. americanus) menginfeksi sekitar 576 juta manusia di seluruh dunia. Jumlah infeksi STH sangat banyak di Asia Tenggara termasuk Indonesia, Letak geografis Indonesia yang beriklim tropis sesuai untuk perkembangan parasit. Adapun prevalensi kecacingan STH di Indonesia berkisar 40-60% dan masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting (Akhsin, 2011). Prevalensi tertinggi terdapat di Papua dan Sumatera Utara dengan prevalensi antara 50% hingga 80%. Tingginya prevalensi ini sangat didukung oleh keadaan alam yang cocok, higiene perorangan dan sanitasi lingkungan yang rendah, pengetahuan dan kurangnya penyuluhan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis korelasi higiene pribadi dan sanitasi lingkungan dengan kejadian helminthiasis di Kelurahan Rappocini. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan metode pemeriksaan sedimentasi. Hasil analisis korelasi korelasi mengahsilkan adanya korelasi higiene pribadi dan sanitasi lingkungan dengan kejadian helminthiasi di kelurahan rappocini. Hal ini berdasarkan uji korelasi nilai p(0.00)<0.05.
ANALISIS PAC (POLY ALUMINIUM CHLORIDE) DALAM MENURUNKAN KADAR COD AIR LIMBAH JASA LAUNDRY Wa Ode Rustiah; Yuli Andriani Deli
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.431 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v2i1.135

Abstract

Masalah pencemaran air saat ini sudah sangat memprihatinkan, apalagi di zaman modern saat ini banyak usaha jasa cuci pakaian atau laundry yang berada disekitar rumah warga, dimana limbah jasa cuci pakaian ini merupakan derivatik zat organik. Kandungan zat organik pada air limbah jasa cuci pakaian ini mengakibatkan tingginya kadar COD air, sehingga dapat menyebabkan pencemaran bagi lingkungan dan dapat menyebabkan toksik bagi kehidupan di dalam air. Oleh karena itu perlu dilakukan solusi untuk mengatasi pencemaran tersebut, salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan proses koagulasi menggunakan koagulan Poly Aluminium Chloride. Tujuan penelitian ini untuk menentukan efektifitas Poly Aluminium Chloride dalam menurunkan kadar COD pada limbah cair jasa laundry. Penelitian ini meliputi proses koagulasi menggunakan PAC dan uji penurunan kadar COD pada air limbah jasa laundry. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan variasi berat, maka dapat disimpulkan bahwa penurunan COD yang sangat baik diperoleh pada 0,3 gram yang dapat menurunkan COD sebesar 307,70 mg/L
MULTIPLEX PCR UNTUK MENDETEKSI Candida Spp Anita Anita; Asaad Maidin; Nasrum Massi
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.102 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v2i1.136

Abstract

Candida spp merupakan infeksi jamur tersering pada manusia yang dapat menyebabkan infeksi primer dan sekunder pada penderita tuberkolosis paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur keakuratan (sensitifitas dan spesifitas ) Multiplex PCR untuk mendeteksi Candida spp. Desain penelitian adalah observational studi dengan jumlah sampel 55 sputum BTA positip yang dipilih berdasarkan propotional ramdoms sampling. Pengambilan sputum, data faktor biomedis meliputi: umur, jenis kelamin, riwayat tentang penyakit tuberkulosis, riwayat penyakit lainnya, riwayat pengobatan dikumpulkan oleh petugas laboratorium yang terlatih. Analisis data digunakan untuk mengukur sensitifitas dan spesifitas Multiplex PCR untuk mendeteksi Candida spp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok umur 29-33 tahun dan 40-45 tahun memiliki resiko terinfeksi oleh jamur Candida spp, sebanyak 7 orang (20%). 6 orang (17.1 %) laki-laki dari kelompok umur 29-33 tahun dan 1 orang (2.8 %) dari kelompok umur 40-45 tahun sedangkan untuk perempuan terdapat 3 orang (8.5 %) dari kelompok umur 46-51 tahun memilki resiko untuk terinfeksi jamur Candida spp.Untuk Multiplex PCR memiliki sensitivitas dan spesifitas yaitu 100%. Multiplex PCR mendeteksi Candida albicans, Candida krusei, Candida parapsilosis, Candida tropicalis, dan Candida dubliniensis. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa untuk mendeteksi Candida spp dari sputum pasien tuberkulosis dapat menggunakan Multiplex PCR yang merupakan metode identifikasi yang sensitif, akurat, dan cepat. Oleh karena itu kami menyarankan untuk dilakukan penelitian tentang identifikasi Candida spp dari berbagi sumber specimen.
IDENTIFIKASI FUNGI PATOGEN PADA Musca domestica Andi Fatmawati; Muh Rifo Rianto
Jurnal Medika Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.44 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v2i1.137

Abstract

Lalat rumah (Musca domestica) merupakan salah satu vektor penyakit karena lalat ini biasanya hidup berasosiasi dengan manusia, Selain dapat mengganggu ketentraman dalam rumah, lalat rumah dapat membawa beberapa jenis jamur patogen yang dapat mengakibatkan penyakit pada manusia seperti diare, tipoid dan disentri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya jamur pada lalat rumah. Jenis penelitian ini merupakan observasi laboratorik yang bersifat deskriptif. Sampel yang diteliti adalah 20 lalat rumah yaitu 10 sampel rumah makan dan 10 sampel tempat sampah.Hasil penelitian yang diperoleh dari rumah makan dan tempat sampah adalah ditemukan jamur Aspergillus niger, Aspergillus flavus,Aspergillus fumigatus, Aspergillus nidulans, Malassezia sp.

Page 2 of 2 | Total Record : 14