cover
Contact Name
Noneng Siti Rosidah
Contact Email
noneng.strosidah@uika-bogor.ac.id
Phone
+6281384417091
Journal Mail Official
bahrum.subagiya@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Jalan K. H. Sholeh Iskandar KM. 2, Kedung Badak, Tanah Sereal, RT.03/RW.10, Kedungbadak, Kec. Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat 16162
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Prophetic Guidance and Counseling Journal
ISSN : -     EISSN : 27227936     DOI : http://dx.doi.org/10.32832/pro-gcj
Core Subject : Education,
The scope of the Pro-GCJ Journal is Islamic Guidance and Counseling, Child and Youth Counseling, Adult and Elderly Counseling, Family Counseling, School Counseling, Higher Education Counseling, Crisis and Risk Counseling, Occupational Counseling, Cyber Counseling, Educational Counseling, Educational Psychology, School Counseling, Higher Education Counseling, Higher Education Counseling, Crisis and Risk Counseling, Work Counseling, Cyber Counseling, Educational Counseling, Educational Psychology, Counseling and Guidance, Counseling Rehabilitation, Use of technology in Counseling, Counseling and Guidance for Special Education, and Counselor Education.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021)" : 5 Documents clear
Peran Orang Tua dalam Mengatasi Stres Sekolah Online Melalui Keterampilan Psychological First Aid (PFA) Rusdi Kasman; Nuha Lutfiah; Hadining Hadining; Hafsah Nur Afifah; Hikmah Khamelia; Hanisa Hanisa
Prophetic guidance and counseling journal Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.805 KB) | DOI: 10.32832/pro-gcj.v2i1.5144

Abstract

The situation of the Corona Virus Disease 2019 pandemic or Covid-19 which is endemic throughout the world, including Indonesia.These conditions have changed every field of human life, one of which is the field of education. The government then determined that the learning process was carried out at home through online or distance learning to provide a meaningful learning experience for students. Online learning has an impact on students, both positively and negatively. One of the negative impacts is psychological pressure. The written idea submitted is an idea related to efforts to deal with online school stress faced by students during the COVID-19 pandemic. The alleviation of the problem in question is through the Psychological First Aid skill approach. Ways to realize PFA activities include, preparing the PFA concept to deal with online school stress by students. Next, ideas are submitted to the education and culture office to be known and provide legality. Socialization of PFA ideas to schools at every level of education.AbtrakSituasi pandemi Corona Virus Disease 2019 atau dikenal Covid-19 yang mewabah seluruh dunia termasuk Indonesia. Kondisi tersebut telah merubah setiap bidang kehidupan manusia, salah satunya adalah bidang pendidikan. Pemerintah kemudian menetapkan proses belajar dilaksanakan di rumah melalui pembelajaran daring (online) atau jarak jauh dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Pembelajaran daring memiliki dampak kepada peserta didik, baik secara positif maupun negatif. Salah satu dampak negatif adalah tekanan psikologis. Gagasan tertulis yang diajukan adalah gagasan terkait upaya penanganan stres sekolah online yang dihadapi peserta didik selama masa pandemi covid-19. Pengentasan permasalahan yang dimaksud melalui pendekatan keterampilan Psychological First Aid. Cara merealisasikan kegiatan PFA melputi, Penyusunan konsep PFA untuk mengatasi stres sekolah online oleh mahasiswa Selanjutnya, gagasan diajukan ke dinas pendidikan dan kebudayaan untuk diketahui serta memberikan legalitasSosialisasi gagasan PFA ke sekolah di setiap jenjang pendidikan.
Analisis Tingkat Manajemen Stres Siswa pada Masa Pandemi Covid- 19 Implimetasi Layanan Bimbingan Konseling Zakiatun Nufuus; Yeni Karneli
Prophetic guidance and counseling journal Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.555 KB) | DOI: 10.32832/pro-gcj.v2i1.4751

Abstract

The Covid-19 pandemic is the first and foremost health crisis in the world. A number of countries decided to close schools and colleges. The closure of various agencies in order to minimize the spread rate of Covid-19. Students who should receive direct learning, but must adapt to the LFH (learn from home) method. This condition creates a sense of stress in students. So the researchers are interested in conducting research on stress management for students of SMP Negeri 132 Jakarta during the Covid-19 pandemic. This is to find an overview of how students' stress management is, especially in this pandemic condition, which has more challenges than pre-pandemic conditions. This study aims to determine and describe the level of stress management of students at SMP Negeri 132 Jakarta during the Covid-19 pandemic. The research method used is descriptive quantitative. The sample used was 100 students who were selected using purposive sampling technique. This study uses a stress management scale based on the aspects of time management, building an optimistic attitude, managing activities wisely, avoiding procrastination, and maintaining harmonious communication. In the validity test using the product moment, there are 60 valid items with a reliability level of 0.948 in the very high category. The data analysis technique in this study used a categorization formula based on a normal distribution. The stress management of SMP Negeri 132 Jakarta as a whole is in the medium category with a total of 36 students, or 72%. Furthermore, for the high category there were 8 students or 16%. And the low category only amounted to 6 students or 12%. While the overall level of stress management is in the medium category with 34 students or 68%. Furthermore, for the high category there were 9 students or 18%. And the low category only amounted to 7 students or 14%. Therefore, guidance and counseling teachers can use the results of research to serve as guidelines for service delivery, so that students of SMP Negeri 132 Jakarta can reduce stress levels during the Covid-19 pandemic.AbstrakPandemi Covid-19 merupakan krisis kesehatan yang pertama dan menjadi terutama di dunia. Sejumlah negara memutuskan untuk menutup sekolah dan perguruan tinggi. Ditutupnya berbagai instansi guna meminimalisir tingkat penyebaran Covid-19. Siswa yang seharusnya memperoleh pembelajaran secara langsung, namun harus beradaptasi dengan metode LFH (learn from  home). Kondisi ini menimbulkan rasa stres dalam diri siswa. maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai manajemen stres siswa SMP Negeri 132 Jakarta di masa pandemi Covid-19. Hal ini untuk mengetahui gambaran bagaimana manajemen stres siswa terutama dalam kondisi pandemi ini, yang memiliki tantangan lebih dibanding kondisi pra pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan tingkat manajemen stres siswa SMP Negeri 132 Jakarta di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan berjumlah  100 siswa  yang dipilih menggunaka teknik purposive sampling.  Penelitian ini menggunakan skala Manajemen Stres berdasarkan aspek Manajemen waktu, Membangun Sikap Optimis, Mengatur Aktivitas Secara Bijak, Menghindari Kebiasaan Menunda, serta Menjalin Komunikasi yang harmonis. Pada uji validitas dengan menggunakan product moment terdapat 60 item valid  dengan tingkar reabilitas  0,948 pada kategori sangat tinggi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan rumus kategorisasi berdasarkan distribusi normal. Manajemen stres SMP Negeri 132 Jakarta secara keseluruhan berada pada kategori sedang dengan jumlah 36 siswa, atau 72%. Selanjutnya untuk kategori tinggi terdapat 8 siswa atau 16%. Dan kategori rendah hanya berjumlah 6 siswa atau 12%. Sedangkan tingkat manajemen stres secara keseluruhan berada pada kategori sedang dengan jumlah 34 siswa atau 68%. Selanjutnya untuk kategori tinggi terdapat 9 siswa atau 18% . Dan kategori rendah hanya berjumlah 7 siswa atau 14%. Oleh karena itu guru BK dapat memanfaatkan hasil penelitian untuk dijadikan pedoman pemberian layanan, supaya siswa SMP Negeri 132 Jakarta dalam menurunkan tingkat stress di masa pandemi Covid-19.
Konsep Kesehatan Mental Remaja dalam Perspektif Islam Rizka Nur Hamidah; Noneng Siti Rosidah
Prophetic guidance and counseling journal Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.741 KB) | DOI: 10.32832/pro-gcj.v2i1.5122

Abstract

The concept of mental health in adolescents is very important to understand, especially from an Islamic perspective. Because teenagers are vulnerable to an identity crisis, so the concept of mental health from an Islamic perspective can be the basis for teenagers in thinking and behaving. Therefore, this study aims to make individuals, especially teenagers, aware of how to maintain mental health and what changes occur during adolescence by exploring Islamic education patterns that are in accordance with the Qur’an and Sunnah. The research method used is library research. Retrieval of sources of date and information obtained through journals, books, newspaper or online information, and other sources. Based on the result of the search and date analysis, it can be concluded that the mental health of adolescents in an Islamic perspective, at least they can already know and implement worship practices according to Islamic teachings, are able to face various problems in life. Can adapt to changes new, establish a good relationship with the surrounding environment and strengthen the relationship with God.AbstrakKonsep kesehatan mental diusia remaja penting untuk dapat dicapai dalam prespektif Islam. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk dapat membuat semua individu dapat tersadarkan mengenai kesehatan mental yang terjadi dalam usia remaja dan dapat pula mengetahui apa saja perubahan kondisi dalam usia remaja dan juga dapat menerapkan pola pendidikan Islam yang sesuai dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah. Metode penelitian yang dilakukan adalah studi keperpustakaan ( library research) ) dengan jenis pendekatan pendekatan, dimana melakukan pengambilan sumber data dan informasi melalui jurnal, buku, artikel dsb.Kemudian pembahasan ini peneliti mengulas kembali dari hasil jurnal yang ditulis oleh Subur pada tahun 2006 yang berjudul “peran pendidikan agama Islam dalam perkembangan jiwa remaja”. Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya bahwa dapat dikatakan usia remaja seharusnya dapat mengetahui dalam penerapan praktik-praktik ibadah, dapat mengahadapi berbagai permasalahan yang dialaminya, dapat beradaptasi dengan perubahan-perubahan baru, menjalin hubungan yang baik dengan lingkungan sekitar lalu yang terpenting adalah mempererat hubungan dengan Tuhan. Sehingga hal tersebut dapat dikatakan kesehatan mental remaja yang baik dan sesuai dengan prespektif agama Islam.
Teknik Role Playing dalam Mengurangi bullying di SMP Muhammadiyah 3 Jakarta Siti Maemunah; Yeni Karneli
Prophetic guidance and counseling journal Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.826 KB) | DOI: 10.32832/pro-gcj.v2i1.4729

Abstract

School is a place to build relationships or change student behavior permanently in the personality as a member of society. In student social relations, there are many disturbances or problems. One of the actions that harm others that is of concern today is violence between students or what is known as bullying. bullying behavior occurs in the types of physical, verbal, relational, and cyber bullying. One of the guidance and counseling services that can be done is group guidance using role playing techniques. Role playing is considered to reduce bullying behavior through role playing. In role playing students play the role of other people so that the meaning of roles will be faster for students to understand. Thus, students can find out the negative impact that occurs on victims of bullying and can reduce bullying behavior. The method used in this research is the action research of Guidance and Counseling (PTBK) with the implementation of collaborative research with BK teachers at SMP Muhammadiyah 3 Jakarta, as tutor teachers, practitioners and researchers as observers. The data collection techniques used were interviews and observation. The results showed that there was a decrease in bullying behavior as seen from the comparison of the frequency of bullying behavior of students. This shows that role playing techniques are effective in reducing bullying behavior at SMP Muhammadiyah 3 Jakarta. AbstrakSekolah merupakan tempat membangun hubungan atau mengubah perilaku siswa cara menetap dalam kepribadian sebagai anggota masyarakat. Dalam hubungan sosial siswa, banyak terjadi gangguan atau masalah. Salah satu tindakan yang merugikan orang lain yang menjadi perhatian saat ini adalah tindakan kekerasan antar siswa atau yang dikenal dengan istilah bullying. Perilaku bullying terjadi dalam jenis bullying fisik, verbal, relasional, maupun cyber bullying. Salah satu layanan bimbingan dan konseling yang dapat dilakukan adalah bimbingan kelompok menggunakan teknik role playing. Role playing dianggap dapat mereduksi perilaku bullying melalui bermain peran. Dalam role playing peserta didik memainkan peran sebagai orang lain sehingga pemaknaan peranakan lebih cepat untuk dipahami peserta didik. Dengan demikian, peserta didik dapat mengetahui dampak negatif yang terjadi pada korban bullying dan dapat mereduksi perilaku bullying. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dengan pelaksanaan penelitian secara kolaboratif dengan guru BK SMP Muhammadiyah 3 Jakarta, selaku guru pamong, praktikan dan peneliti sebagai observer. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan perilaku bullying yang terlihat dari perbandingan frekuensi perilaku bullying peser terdidik. Hal tersebut menunjukkan bahwa teknik role playing efektif untuk mereduksi perilaku bullying di SMP Muhammadiyah 3 Jakarta.
Pola Pembentukan Perilaku Anak Melalui Ritual Peta Ega: Studi Deskriptif pada Budaya Masyarakat Tidore Rahmi Abd Radjak; Sitti Ummi Novirizka Hasan
Prophetic guidance and counseling journal Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.377 KB) | DOI: 10.32832/pro-gcj.v2i1.5151

Abstract

Indonesia is one of the great nations and countries. Indonesia has a unique cultural diversity or diversity. This diversity is reflected in various fields of life, including the arts, social and family fields. In the family, cultural patterns have a role in influencing rituals in the family, one of which is the ritual the birth of a baby. The Peta Ega Ritual is a ritual to welcoming the birth of a baby in Tidore Island and North Maluku communities. The Ega Map ritual has its peculiarities. The people of Tidore believe that suggestions through the Peta Ega ritual can have an impact on children's behavior in the future. The Peta Ega ritual itself has a element of suggestion given by parents or pious people to the baby. The approach in this research is qualitative with descriptive methods. Respondents from communities on the island of Tidore. The pattern of forming children's behavior in the Peta Ega ritual is carried out in two ways, that is direct suggestions given directly and indirectly. Direct suggestions are given by people who Peta Ega to the baby, while indirect suggestions are through suggestions on the placenta and behavioral associations given by parents and close relatives that are repeated repeatedly until the baby grows up. The words of suggestion are also considered as prayers that strengthen children's behavior. Abstrak Indonesia adalah salah satu bangsa dan negara besar. Indonesia memiliki keanekaragaman atau keragaman budaya yang unik. Keberagaman ini tercermin dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang seni, sosial, dan kekeluargaan. Di dalam keluarga, pola budaya berperan dalam mempengaruhi ritual dalam keluarga, salah satunya adalah ritual kelahiran bayi. Ritual Peta Ega merupakan ritual penyambutan kelahiran bayi di masyarakat Pulau Tidore dan Maluku Utara. Ritual Peta Ega memiliki kekhasan tersendiri. Masyarakat Tidore percaya bahwa sugesti melalui ritual Peta Ega dapat berdampak pada perilaku anak di masa depan. Ritual Peta Ega sendiri memiliki unsur sugesti yang diberikan oleh orang tua atau orang yang shalih kepada sang buah hati. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Responden dari masyarakat di Pulau Tidore. Pola pembentukan tingkah laku anak dalam ritual Peta Ega dilakukan dengan dua cara, yaitu sugesti langsung yang diberikan secara langsung dan tidak langsung. Secara langsung diberikan oleh orang yang mempeta ega peta pada bayi, sedangkan sugesti tidak langsung melalui sugesti pada ari-ari bayi dan asosiasi perilaku yang diberikan oleh orang tua dan kerabat dekat yang diulang-ulang hingga bayi tumbuh besar. Kata-kata sugesti juga dianggap sebagai doa yang menguatkan perilaku anak

Page 1 of 1 | Total Record : 5